Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN KESADARAN DIRI DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN DIET PADA PENDERITA HIPERTENSI DI DESA TAMBELANG Ahmat Maulana Rahima; Rizka Yunita; Alwin Widhiyanto
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 1 (2026): Februari
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i1.8206

Abstract

Hipertensi adalah salah satu penyakit tidak menular yang sering tidak disadari oleh penderitanya, namun dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak dikendalikan. Salah satu cara penting untuk mengendalikan hipertensi adalah dengan mematuhi diet sehat rendah garam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kesadaran diri dan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet pada penderita hipertensi di Desa Tambelang.Jenis penelitian ini analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh penderita hipertensi di Desa Tambelang sebanyak 47 responden, penentuan sampel menggunakan total sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pengumpulan data meliputi coding, editing, tabulating dan kemudian data dianalisis secara manual dan menggunakan SPSS dengan uji Regresi Binary Logistik.Hasil penelitian menunjukkan kesadaran diri penderita hipertensi yang rendah sebanyak 20 responden (42,6%), dukungan keluarga yang diberikan dalam kategori cukup sebanyak 21 responden (44,7%) dan sebagian besar responden tidak patuh sebanyak 31 responden (66,0%). Uji spearman rank menunjukkan ada hubungan yang sangat signifikan antara kesadaran diri dengan kepatuhan diet (p = 0,000) dan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan diet (p = 0,000). Analisis multivariat menunjukkan bahwa kesadaran diri merupakan faktor yang paling dominan berpengaruh terhadap kepatuhan diet dengan nilai Exp(B) 25,693.Kesadaran diri memiliki hubungan yang signifikan dan merupakan faktor paling dominan dalam memengaruhi kepatuhan diet pada penderita hipertensi. Peningkatan kesadaran diri melalui edukasi kesehatan dan pendekatan individu menjadi strategi penting dalam upaya meningkatkan kepatuhan diet untuk pengendalian hipertensi.
Analisis Hubungan Media Sosial Tipe Kepribadian Dan Tingkat Pendidikan Orang Tua Dengan Kesehatan Mental Remaja Di MTs Negeri 11 Jember Sahrul Gunawan; Maulida N Oktaviana; Alwin Widhiyanto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i1.2062

Abstract

Remaja sedang mengalami masa transisi penting. Di era digital, penggunaan media sosial seperti Instagram, TikTok, dan YouTube meningkat dan berpotensi memengaruhi kesehatan mental. Tipe kepribadian dan pendidikan orang tua juga berperan, di mana remaja introvert dan dari keluarga berpendidikan rendah lebih rentan mengalami gangguan psikologis. Penelitian ini menganalisis hubungan ketiga faktor tersebut Dengan kesehatan mental remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan cross-sectional. Sampel sebanyak 97 responden dipilih secara purposive. Instrumen berupa kuesioner, dengan analisis data mencakup uji univariat (distribusi frekuensi), bivariat (uji Chi-Square), dan multivariat (regresi logistik ordinal). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja menggunakan media sosial tingkat sedang (55,7%), berkepribadian ekstrovert (53,6%), dan memiliki orang tua dengan pendidikan terakhir SD (45,4%), sedangkan kesehatan mental terbanyak berada pada kategori rendah dan tinggi (34%). Uji Chi-Square menunjukkan media sosial (p = 0,000), tipe kepribadian (p = 0,000), dan pendidikan orang tua (p = 0,001) berhubungan signifikan dengan kesehatan mental, namun uji regresi logistik ordinal memperlihatkan hanya media sosial (p = 0,000) dan tipe kepribadian (p = 0,037) yang berhubungan signifikan, sementara pendidikan orang tua (p = 0,481) tidak berhubungan. Media sosial menjadi faktor dominan yang memengaruhi kesehatan mental remaja, diikuti oleh tipe kepribadian. Temuan ini menekankan pentingnya pengawasan penggunaan media sosial dan pemahaman karakter remaja dalam menjaga kesehatan mental.
Co-Authors Abidin, Akhmad Zaenal Achmad Agil Mustaqim Achmad Kusyairi Achmad Kusyairi Achmad Ahmad effendi Ahmad Fathoni Aziz Ahmad Fauzan Ahmad Wildan Fahrizi Ahmat Maulana Rahima Ainul Yakin Salam Ainul Yaqin Ainul Yaqin Salam Ali Syahbana Ana Fitria Nusantara Anisaul Mukodimah Davi Nur Ainun Arifin Dimas Eka Saputra Dodik Hartono Dodik Hartono Dodik Hartono Dodik Hartono Dwi Rifanika Dwi Sulistiyo Agustin Dyah Esti Pratiwi Erica Sroka Firda Dwi Cahyaningtias Fran Asiska Dwi Maulinda Grido Handoko Sriyono Habibah Abdillah Hasanah, Yulia Rachmawati Heni Pujiastuti Holidatur Riskiyah Ida Rochani Idi Mashuri Indah Nurkholizah Indriwati Indriwati Intan Dewi Irfanda Isnani Mauly Masruri Isnawati, Iin Aini Isvina Fawaidar Rohmah Iwan Efendi Iwan Efendi Kholifatur Rizqiyah Laeilatul Mukarromah Lia Herlina Lia Herlina Liana Riskiyatus Sholehah M Zainul Arifin Mariani Mariani Mariani Mashuri Maulida N Oktaviana MUHAMMAD ARIF BASTOMI NASAH HUDIN Nafolion Nur Rachmat Nafolion Nur Rahmat Nafolion Nur Rahmat Nafolion Nur Rahmat, Nafolion Nur Nanin Isharianti Novitasari, Yeni Nur Aulia Utami Nur Hamim Nur Hamim Nur Hartatik Nur Maulidiah Nurul Laili Pranoto Prasetyanto, Deni Puji Affan Dwi Miriyanto Pujita Anggraeni Putri Aliya Antasya Putri Meilinda Pristiwati Nenobesi Putri, Putri Sekar Arum L T Riska Wati Rizka Yunita RizkaYunita Rizqi Naimatul Fitriana Sahrul Gunawan Setyo Budi Laksono Siti Faaradila N.L.M Siti Laelatul Badriah Siti Sulaiha Suhari Suhari Suhari Suhari Suhari Sunanto Sunanto Syafi’udin Hasan Syaiful anwar effendi Titik Suhartini Tiwik Suryanti Umi Wardana Vannifal Rizky Alfiandra Vika Febriayu W.Q, Al Firdaus Widya Addiarto Yeni Eka Irawati Yuli Maulidil Warid Yulia Rachmawati H Yulia Rachmawati hasanah Yulia Rachmawati Hasanah Yulia Rahmawati Yulia Rahmawati Hasanah Yulita Roospuspitasari Zainal Abidin