Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Edukasi Dengan Metode Penyuluhan Terhadap Sikap Pencegahan Infeksi Soil Trasmitted Helmint Pada Ibu Dengan Anak Usia Sekolah Di SD Negeri 3 Kendit Situbondo Davi Nur Ainun Arifin; Alwin Widhiyanto; Ainul Yakin Salam
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 11 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v3i11.1478

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi dengan metode penyuluhan terhadap sikap pencegahan infeksi Soil Trasmitted Helmint Pada Ibu dengan Anak Usia Sekolah Di SD Negeri 3 Kendit Situbondo. Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimental menggunakan Desain pra-eksperimental yang digunakan dalam penelitian ini adalah one group pretest-posttest. Adapun populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh Ibu yang mempunyai anak yang sekolah di SD Negeri 3 Kendit Kabupaten Situbondo kelas 4 yang berjumlah 35 siswa. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas 4 yang berjumlah 35 responden secara total sampling. Dalam penyusunan instrument penelitian menggunakan Kuesioner. Pengumpulan data meliputi editing, coding, scoring, dan tabulating. Kemudian dianalisis dengan Uji Spearman Rank Berdasarkan hasil penelitian ini, yaitu sikap pencegahan infeksi Soil Trasmitted Helmint sebelum dilakukan penyuluhan yaitu 24 responden mempunyai sikap baik dengan persentase 68,6% dan 11 responden dengan sikap kurang baik dengan persentase 31,4%. Ada peningkatan dari sikap pencegahan infeksi Soil Trasmitted Helmint sesudah dilakukan penyuluhan yaitu 30 responden mempunyai sikap baik dengan persentase 85,7% dan 5 responden dengan sikap kurang baik dengan persentase 14,3%. Hasil uji spearman rank yaitu diketahui bahwa p value sebesar 0,000. Nilai p value dalam penelitian ini menunjukkan bahwa p value α (0,05) yang berarti dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh edukasi dengan metode penyuluhan terhadap sikap pencegahan infeksi Soil Trasmitted Helmint pada ibu dengan anak usia sekolah di SD Negeri 3 Kendit Situbondo
Pengaruh Health Education Dengan Metode Role Play Terhadap Keterampilan Oral Hygiene Anak Kelas 1 Di SDN Brabe 1 Maron Probolinggo Dwi Rifanika; Alwin Widhiyanto; Ainul Yaqin Salam
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 11 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v3i11.1482

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut pada anak dapat merefleksikan kesehatan tubuh secara keseluruhan termasuk jika terjadi kekurangan nutrisi dan gejala penyakit lain di tubuh. Sehingga pada kasus ini diperlukan Health Education dengan Role Play. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh Health Education dengan metode role play terhadapa keterampilan oral hygiene anak. Jenis penelitian ini Pree experiment dengan pendekatan pretest-postest. Populasi sebanyak 40 siswa, penentuan sampel menggunakan tekhnik total sampling pada semua siswa sesuai kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 40 siswa. Instrumen yang digunakan lembar observasi keterampilan oral hygiene melalui proses editing, coding, scoring, dan tabulating. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil dari penelitian ini didapatkan keterampilan oral hygiene pada saat pree-post . Menunjukkan hasil keterampilan oral hygiene pada saat sebelum dinberikan intervensi mayoritas kategori kurang sebanyak 22 siswa (55%). Sedangkan keterampilan oral hygiene setelah diberikan intervensi mayoritas kategori baik sebanyak 26 siswa (65%). Hasil Uji Wilcoxon di dapatkan niali p value : 0.000. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh Health Education Dengan Metode Role Play Terhadap Keterampilan Oral Hygiene Anak Kelas 1 di SDN Brabe 1 Maron Probolinggo. Health Education dengan metode Role Play dapat mengembangkan inovasi dan kreativitas siswi sehingga pemberian Health Education keterampilan oral hygiene dapat berlangsung dengan efektif dan menyenangkan bagi responden, dan responden tidak terbebani dengan pembelajaran yang berlangsung.
Pengaruh Edukasi Tentang Perawatan ODGJ Terhadap Pengetahuan Keluarga Dalam Merawat Pasien ODGJ Di Wilayah Kerja Puskesmas Senduro Idi Mashuri; Mariani; Alwin Widhiyanto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i3.1658

Abstract

Gangguan jiwa merupakan kondisi dimana proses fisiologis ataumental seseorang kurang berfungsi dengan baik sehingga mengganggu fungsi sehari-hari. Kasus gangguan jiwa di Indonesia berdasarkan Riskesdas tahun (2018), menunjukkan prevalensi skizofrenia/psikosis di Indonesia sebanyak 7% per 1000 rumah tangga. Pengetahuan dan sikap keluarga merupakan awal usaha memberikan iklim kondusif bagi anggota keluarga yang menderita gangguan jiwa. Sebab keluarga adalah orang yang sangat dekat dengan pasien serta dianggap paling banyak memberikan pengaruh pada kehidupan individu pasien. Keluarga memiliki peran penting dalam merawat pasien ODGJ. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi tentang perawatan ODGJ terhadap pengetahuan keluarga dalam merawat ODGJ. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pra-eksperimental dengan one group pre-post test designd. Sampel dalam penelitian sebanyak 64 responden keluarga dengan ODGJ dengan populasi sebanyak 80 keluarga ODGJ, teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan kuesioner, proses pengolahan data dengan editing, coding, scoring, tabulating. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan keluarga sebelum diberikan edukasi berpengetahuan cukup sebanyak 43 (67,2%) responden, dan setelah diberikan edukasi tingkat pengetahuan responden baik sebanyak 48 (75%). analisa perbedaan Tingkat Pengetahuan Keluarga Dalam Perawatan ODGJ di wilayah kerja Puskesmas Senduro pada pengukuran pretest dan posttest setelah dilakukan intervensi edukasi perawatan pasien dengan ODGJ dengan P-value = 0,000 < α (α = 0,05). Hasil analisa menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna tingkat pengetahuan keluarga dalam merawat pasien dengan ODGJ. Pengetahuan dapat mempengaruhi seseorang dalam menjalin ikatan keluarga. Keluarga yang mempunyai tingkat pengetahuan baik akan dengan senang hati menerima dan merawat keluarga yang sedang mengalami gangguan jiwa. Sebaliknya apabila keluarga mempunyai tingkat pengetahuan yang kurang, maka akan butuh waktu lama keluarga tersebut menerima dan melakukan perawatan pada keluarga dengan gangguan jiwa. Sehingga pengetahuan adalah salah satu faktor dalam perawatan anggota keluarga yang memiliki masalah gangguan jiwa
Hubungan Tingkat Kecemasan Berdasarkan Taylor Manifest Anxiety Scale (T-Mas) Dengan Peningkatan Tekanan Darah Pada Pasien Pre Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL) Di RSUD Dr. Haryoto Lumajang Ainul Yaqin; Alwin Widhiyanto; Rizka Yunita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i4.1663

Abstract

Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy merupakan salah satu tindakan non invasif untuk memecah batu ginjal, salah satu masalah psikologis yang muncul pada pasien pre tindakan invasive maupun non invasif adalah kecemasan. Perlu diwaspadai karena cemas dapat mengakibatkan berbagai efek negatif baik secara fisik maupun psikologis salah satunya adalah peningkatan tekanan darah. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan tingkat kecemasan berdasarkan Taylor Manifest Anxiety Scale (T MAS) dengan peningkatan tekanan darah pada pasien Pre Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL) Di RSUD dr Haryoto Lumajang. Desain penelitian ini adalah korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien batu ginjal yang menjalani ESWL, dengan sampel penelitian sejumlah 30 responden, teknik pengambilan Accidental Sampling dan uji yang digunakan menggunakan spearman rank test. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner T-MAS dari tanggal 1 – 31 Agustus 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien pre ESWL yang mengalami kecemasan ringan sebanyak 16 responden (53.3%) dan yang mengalami peningkatan tekanan darah kategori hipertensi derajat 1 adalah sebanyak 16 responden (53.3%). Hasil uji analisis menggunakan Uji spearman rank test menunjukkan hasil nilai yaitu p = 0,000 dengan tingkat signifikan α=0,05 (p value = 0,000 ≤ 0,05), yang berarti ada hubungan antara tingkat kecemasan berdasarkan Taylor Manifest Anxiety Scale (T-MAS) dengan peningkatan tekanan darah pada pasien Pre Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL) Di RSUD dr Haryoto Lumajang. Tindakan ESWL membutuhkan banyak persiapan yang matang salah satunya dalam mempersiapkan psikologis pasien, pendekatan khusus dilakukan agar pasien lebih siap secara fisik maupun secara psikologis sehingga akan meminimalkan peningkatan tekanan darah karena sudah merasa lebih tenang, rileks dan siap menjalani tindakan yang akan dilakukan.
Hubungan Peer Pressure Dengan Psychological Weel-Being Pada Remaja Di SMK Zainul Hasan Genggong Probolinggo Dimas Eka Saputra; Alwin Widhiyanto; Ainul Yaqin Salam
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i4.1669

Abstract

Tekanan teman sebaya bersifat negative dan berdampak buruk terhadap ksejahteraan psikologis yang mampu menumbuh kembangkan karakter tidak baik bagi remaja serta mendorong perkembangan yang kurang optimal dari setiap aspek perkembangan yang ada pada remaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan korelasi antara Tekanan teman sebaya dengan kesejahteraan psikologis pada remaja. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan analitik korelasi Cross Sectional desain kuisioner, Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling pada semua siswa kelas X di SMK Zainul Hasan Genggong Probolinggo sesuai inklusi dan eksklusi dengan jumlah sampel sebanyak 38 responden. Hasil dari penelitian ini didapatkan Tekanan teman Sebaya sebagian besar dalam kategori sedang sebanyak 15 responden (39,5%) sedangkan Kesejahteraan psikologis sebagian besar ber kategori tinggi sebanyak 12 responden (31,6%). Hasil uji Spearmen Rank didapatkan nilai pvalue: 0.013 dapat disimpulkan bahwa ada hubungan tekanan teman sebaya dengan kesejahteraan psikologis pada remaja di SMK Zainul Hasan Genggong Probolinggo. Diharapkan remaja dapat memberikan dukungan antar teman khususnya dukungan emosional, mengingat satu aspek ini memiliki korelasi dengan kesejahteraan psikologis remaja. Untuk peneliti selanjutnya diharapkan dapat memperhatikan factor lain yang kemungkinan mempengaruhi variable kesejahteraan psikologis.
Pengaruh Titik Bekam Al-Katifain Terhadap Penurunan Kolesterol Dan Hipertensi Di Klinik Holistic Nursing Therapy Dringu Probolinggo Putri, Putri Sekar Arum L T; Alwin Widhiyanto; Ainul Yaqin Salam
Jurnal Keperawatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jkmc.v2i1.690

Abstract

Kolesterol dan hipertensi pada seseorang akan menyebabkan terjadinya komplikasi penumpukan kolesterol plak-plak pada pembuluh darah yang berlebihan dapat menyumbat aliran darah di dalam arteri yang lama kelamaan akan mengalami pecahnya pembuluh darah yang dapat menyebabkan kematian. Tujuan penelitian Untuk mengetahui, Pengaruh terapi bekam titik al-katifain terhadap penurunan kolesterol dan hipertensi di Klinik Holistic Nursing therphy Probolinggo. Jenis penelitian Pra Eksperimen, dengan desain studi One-group pre-post test design. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien dengan kadar kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi yang berjumlah 35 responden yang diambil dengan cara accidental sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai rata-rata sebelum dilakukan terapi bekam titik Al-katifain pada penderita kolesterol 224,97 mg/dl dan tekanan darah sistolik 156,57 mmHg dan diastolik 97,43 mmHg, dan nilai sesudah dilakukan terapi bekam titik al-katifain pada penderita kolesterol 198,43 mg/dl, dan tekanan darah sistolik 145,14 mmHg dan diastolik 92,83 mmHg, analisis hasil penelitian mengunakan uji wilcoxon didapatkan, (r-valeu= 0,000 < α =0,05) yang berarti ada pengaruh terapi bekam titik al-katifain terhadap penurunan kolesterol dan hipertensi di Klinik Holistic Nursing therphy Probolinggo. Bekam titik Al-Katifain merupakan tindakan farmakologi yang dapat diaplikasikan untuk menurunkan kadar kolesterol dan hipertensi dan memberikan rasa nyaman. Dengan demikian untuk menerapkan terapi bekam tersebut membutuhkan waktu pemulihan yang cukup agar lebih efektif
Pengaruh Terapi Hipnotis Lima Jari Terhadap Penurunan Kesepian Pada Lansia Di Desa Alastengah Besuk Ahmad Fauzan; Rizka Yunita; Alwin Widhiyanto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 11 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lansia sering mengalami perasaan kesepian akibat perubahan sosial dan psikologis, seperti kehilangan pasangan, berkurangnya interaksi sosial, serta keterbatasan fisik. Kesepian yang berkepanjangan dapat berdampak negatif terhadap kesehatan mental dan kualitas hidup lansia. Salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat digunakan untuk mengatasi kesepian adalah terapi hipnotis lima jari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi hipnotis lima jari terhadap penurunan tingkat kesepian pada lansia di Desa Alastengah, Kecamatan Besuk.Penelitian ini menggunakan desain Pre experiment dengan pendekatan pretest-postest desaign. Sampel penelitian terdiri dari 40 lansia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi. Intervensi berupa terapi hipnotis lima jari diberikan sebanyak 1 sesi selama 3 hari. Pengukuran tingkat kesepian dilakukan menggunakan kuesioner UCLA Loneliness Scale sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian sebelum diberikan terapi hipnotis 5 jari kesepian pada lansia dengan kategori sedang 27 responden (67,5) dan sesudah diberikan terapi hipnotis dengan kategori rendah 29 responden (72,5). Hasil uji analisa menunjukkan adanya penurunan signifikan tingkat kesepian setelah diberikan terapi hipnotis lima jari, dengan nilai p = 0,001 < α = 0,05. Terapi hipnotis lima jari efektif dalam menurunkan tingkat kesepian pada lansia. Intervensi ini dapat menjadi salah satu alternatif terapi non-farmakologis yang sederhana dan aplikatif untuk meningkatkan kesejahteraan emosional lansia di komunitas.
Hubungan Antara Kualitas Tidur Dan Tingkat Stres, Dengan Kadar Glukosa Darah Pada Pasien DM Tipe 2 Di Rumah Sakit Islam Lumajang Nur Hartatik; Nur Hamim; Alwin Widhiyanto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 12 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i12.2016

Abstract

Diabetes Melitus (DM) tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis yang memerlukan penatalaksanaan komprehensif, termasuk perhatian terhadap faktor psikologis dan kebiasaan tidur. Kualitas tidur yang buruk dan stres psikologis dapat memengaruhi regulasi glukosa darah, yang pada akhirnya berdampak pada kontrol penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas tidur dan tingkat stres dengan kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Rumah Sakit Islam Lumajang. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Populasi terdiri dari seluruh pasien DM tipe 2 yang dirawat inap pada Maret 2025, dengan total 35 responden yang dipilih melalui total sampling. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kualitas tidur yang buruk (51,4%), tingkat stres sedang (54,3%), dan kadar glukosa darah tinggi (57,1%). Uji korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan yang kuat dan signifikan antara kualitas tidur dengan kadar glukosa darah (r = 0,611; p = 0,000), serta antara tingkat stres dengan kadar glukosa darah (r = 0,703; p = 0,000). Koefisien korelasi positif menunjukkan bahwa semakin buruk kualitas tidur dan semakin tinggi tingkat stres, maka kadar glukosa darah pasien cenderung semakin meningkat. Temuan ini sejalan dengan literatur sebelumnya yang menyatakan bahwa gangguan tidur dan stres berkontribusi pada peningkatan glukosa darah melalui mekanisme hormonal. Oleh karena itu, intervensi manajemen tidur dan stres perlu diintegrasikan dalam perawatan pasien diabetes melitus tipe 2.
Pengaruh Terapi Buteyko Terhadap Dyspnea Pada Pasien Asma Di Rumah Sakit Islam Lumajang Putri Aliya Antasya; Nur Hamim; Alwin widhiyanto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 12 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i12.2018

Abstract

Asma adalah penyakit pernapasan kronis yang ditandai dengan sesak napas akibat penyempitan saluran napas, hiperrespons bronkial, dan hiperventilasi kronis. Salah satu metode nonfarmakologis yang digunakan untuk mengurangi sesak napas pada pasien asma adalah terapi Buteyko, yang berfokus pada pengaturan pernapasan untuk menormalkan kadar karbon dioksida (CO₂) dalam darah. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi terdiri dari 32 responden, dengan sampel sebanyak 30 pasien asma yang dirawat di Rumah Sakit Islam Lumajang, dipilih dengan teknik accidental sampling. Kriteria inklusi meliputi pasien berusia 15–44 tahun, bersedia menjadi responden, memiliki riwayat asma atau keluhan sesak napas, serta telah menerima terapi bronkodilator/nebulizer. Data dianalisis menggunakan uji statistik Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, 15 responden (50%) mengalami dispnea ringan dan 15 responden (50%) mengalami dispnea sedang. Setelah intervensi, terjadi perbaikan, dengan 13 responden (43,3%) mencapai kategori normal. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z sebesar -4,899 dengan signifikansi 0,000 (p < 0.05), yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi. Temuan ini memperkuat bukti bahwa terapi Buteyko dapat menjadi intervensi nonfarmakologis yang efektif untuk mengurangi dispnea pada pasien asma. Para peneliti meyakini bahwa terapi ini layak dipertimbangkan sebagai bagian dari perawatan komprehensif asma, terutama karena teknik ini sederhana, murah, dan dapat diajarkan kepada pasien untuk praktik mandiri jangka panjang.
Peningkatan Pengetahuan Dan Penerapan Komunikasi Verbal Dan Non Verbal Pada Kelompok Remaja Usia 12-15 Tahun Hasanah, Yulia Rachmawati; Widhiyanto, Alwin
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT SISTHANA Vol. 7 No. 2 (2025): Desember : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/pkmsisthana.v7i2.2074

Abstract

Latar Belakang: Remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak ke masa menuju dewasa dan selama perubahan tersebut akan ada terjadi perubahan baik secara hormonal, fisik, perilaku serta hubungan sosial. Kekerasan verbal dapat terjadi dimana saja, baik di lingkungan kerja, lingkungan rumah, sesama teman, maupun kedua orangtua terhadap anaknya. Kekerasan verbal tentu bukanlah hal yang dapat dinormalisasi dalam kehidupan. Kekerasan verbal merupakan kekerasan yang dilakukan dengan kata-kata kasar, hinaan, umpatan, olok kan, dan perkataan lain yang membuat lawan bicara marah, tersinggung, atau emosi. Studi pendahuluan pada remaja usia 12-15 tahun dari 5 anak (100%) tersebut semuanya sering menggunakan kata tidak baik, seperti anjay, resek, brengsek, kimey. Tujuan: peningkatan pengetahuan dan penerapan komunikasi verbal dan non verbal yang digunakan kelompok remaja usia 12-15 tahun Metode: Pengabdian masayarakt ini menggunakan motode ceramah dengan bentuk penyuluhan kesehatan Hasil: Penyuluhan yang dilakukan pada remaja yang awalnya sekitar 87% mereka kurang faham jenis komunikasi verbal dan non verbal yang baik dan benar untuk komunikasi sehari-hari, selama ini komunikasi yang digunakan dengan teman merupakan kata-kata umum dikalangan remaja sehingga menganggap kata-kata tersebut hal biasa menjadi 95% mengerti, bisa menerapkan komunikasi verbal dan non verbal yang baik, remaja mengerti bahwa kata-kata selama ini yang mereka ucapkan termasuk tindakan bullying. Kesimpulan: Komunikasi merupakan hal yang mempengaruhi tumbuh kembang anak remaja dalam menjalani kehidupan menuju dewasa nanti. Komunikasi yang baik akan memberikan dampak yang baik pula demikian sebaliknya jika komunikasi tidak baik maka akan terbawa hingga dewasa
Co-Authors Abidin, Akhmad Zaenal Achmad Agil Mustaqim Achmad Kusyairi Achmad Kusyairi Achmad Ahmad effendi Ahmad Fathoni Aziz Ahmad Fauzan Ahmad Wildan Fahrizi Ahmat Maulana Rahima Ainul Yakin Salam Ainul Yaqin Ainul Yaqin Salam Ali Syahbana Ana Fitria Nusantara Anisaul Mukodimah Anwar, Noer Riza Davi Nur Ainun Arifin Dimas Eka Saputra Dodik Hartono Dodik Hartono Dodik Hartono Dodik Hartono Dwi Rifanika Dwi Sulistiyo Agustin Dyah Esti Pratiwi Erica Sroka Firda Dwi Cahyaningtias Fran Asiska Dwi Maulinda Grido Handoko Sriyono Habibah Abdillah Hakim, Bawon Nul Handayani, Erna Hasanah, Yulia Rachmawati Heni Pujiastuti Holidatur Riskiyah Ida Rochani Idi Mashuri Ika Widiya Anggraeni Indah Nurkholizah Indriwati Indriwati Intan Dewi Irfanda Isnani Mauly Masruri Isnawati, Iin Aini Isvina Fawaidar Rohmah Iwan Efendi Iwan Efendi Kholifatur Rizqiyah Laeilatul Mukarromah Lia Herlina Lia Herlina Liana Riskiyatus Sholehah M Zainul Arifin Mariani Mariani Mariani Mariani Mashuri Maulida N Oktaviana MUHAMMAD ARIF BASTOMI NASAH HUDIN Nafolion Nur Rachmat Nafolion Nur Rahmat Nafolion Nur Rahmat Nafolion Nur Rahmat, Nafolion Nur Nanin Isharianti Novitasari, Yeni Nur Aulia Utami Nur Hamim Nur Hamim Nur Hamim Nur Hartatik Nur Maulidiah Nurul Laili Pranoto Prasetyanto, Deni Puji Affan Dwi Miriyanto Pujita Anggraeni Putri Aliya Antasya Putri Meilinda Pristiwati Nenobesi Putri, Putri Sekar Arum L T R Endro Sulistyono Riska Wati Rizka Yunita RizkaYunita Rizqi Naimatul Fitriana Sahrul Gunawan Setyo Budi Laksono Siti Faaradila N.L.M Siti Laelatul Badriah Siti Sulaiha Suhari Suhari Suhari Suhari Suhari Suhari Sunanto Sunanto Syafi’udin Hasan Syaiful anwar effendi Titik Suhartini Tiwik Suryanti Ulum, Moch. Fathul Umi Wardana Uswatun Hasanah Vannifal Rizky Alfiandra Vika Febriayu W.Q, Al Firdaus Widya Addiarto Yeni Eka Irawati Yuli Maulidil Warid Yulia Rachmawati H Yulia Rachmawati Hasanah Yulia Rachmawati Hasanah Yulia Rachmawati hasanah Yulia Rahmawati Yulia Rahmawati Hasanah Yulita Roospuspitasari Zainal Abidin