Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Finger Painting Terhadap Perkembangan Kognitif Pada Anak Prasekolah Usia 3-4 Tahun Di PAUD TP Al Ikhlas Desa Plaosan Kecamatan Krucil Kabupaten Probolinggo Siti Sulaiha; Dodik hartono; Alwin widhiyanto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 10 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i10.1937

Abstract

Perkembangan kognitif merupakan salah satu teori yang dapat mengungkapkan bagaimana anak mampu beradaptasi dan menginterpretasikan diri pada perkembangan kognitif kemampuan berfikir anak usia 3-4 tahun ialah mengelompokkan benda sesuai warna, membedakan besar kecil bola, membedakan warna. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh finger painting terhadap perkembangan kognitif pada anak prasekolah usia 3-4 tahun.Metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian pre experimental design dengan one group pre post test design. Jumlah Populasi sebanyak 30 anak dengan tekhnik pengambilan sample total sampling. Data yang di peroleh yaitu dengan uji Wilcoxon signed rank test.Hasil penelitian ini didapatkan perkembangan kognitif pada saat pre-post. Menunjukkan hasil perkembangan kognitif pada pretest mayoritas kategori mulai berkembang sebanyak 22 anak (73,3%).pada data post test mayoritas kategori mulai berkembang sesuai harapan 23 anak (76,7%). Hasil uji Wilcoxon didapatkan ada pengaruh finger painting terhadap perkembangan kognitif pada anak prasekolah usia 3-4 tahun dengan P value = 0,000.untuk meningkatkan pengetahuan terkait dengan finger painting dengan cara mengaplikasikan setiap pembahasan dan kegiatan yang telah diberikan oleh peneliti yakni finger painting atau melukis menggunakan jari untuk meningkatkan perkembangan kognitif pada anak.
Pengaruh Health Education Menggunakan Metode Vidio Animasi Terhadap Kemampuan Kebersihan Personal Hygiene Premenstruasi Vika Febriayu; Nur Hamim; Alwin widhiyanto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 10 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i10.1966

Abstract

Fase pramenstruasi merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan yang ditandai dengan gejala fisik, psikologis, emosional, serta perubahan perilaku yang dapat mengganggu hubungan interpersonal dan kualitas hidup remaja putri. Kurangnya pengetahuan dan praktik mengenai kebersihan saat menstruasi menyebabkan siswi merasa tidak siap dalam menghadapi menstruasi pertama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh health education menggunakan metode video animasi terhadap kemampuan kebersihan personal hygiene pramenstruasi pada siswi kelas IV hingga VI di SD Asembagus Kraksaan. Desain penelitian yang digunakan adalah pre-experimental dengan pendekatan one group pre-post test. Populasi dan sampel terdiri dari 34 siswi yang dipilih melalui teknik total sampling.penelitian dilakukan satu kali dengan pemutaran video 45 menit Instrumen penelitian berupa kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan edukasi, mayoritas responden (85,3%) berada dalam kategori kurang dalam menjaga kebersihan pramenstruasi. Setelah di berikan edukasi, mayoritas responden (73,5%) berada dalam kategori baik. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan dari health education dengan metode video animasi terhadap kemampuan kebersihan personal hygiene pramenstruasi. Dari hasil penelitian ini responden yang memiliki kemampuan kurang karna kurang terpapar informasi seputar personal hygiene mentruasi dan belum pernah mengalami mentruasi karna belom mendapatkan edukasi dengan adanya edukasi ini.Edukasi dengan video animasi mampu meningkatkan pengetahuan dan daya ingat siswi secara efektif serta menjadikan proses pembelajaran lebih menyenangkan Ketika nanti mereka mengalami mentruasi yang pertama kali.
Hubungan Self Efficacy Dan Self Care Dengan Stabilitas Kadar Glukosa Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Desa Ketompen Umi Wardana; Dodik Hartono; Alwin Widhiyanto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 10 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i10.1968

Abstract

Diabetes mellitus tipe 2 merupakan penyakit metabolic kronis yang di tandai dengan tingginya kadar glukosa darah akibat gangguan penggunaan insulin,Self Efficacy pada pasien diabetes melitus akan mempengaruhi pasien dalam berperilaku dan berkomitmen , sehingga dengan Self Efficacy yang kuat memiliki harapan yang besar terhadap suksesnya pencapaian tujuan, sedangkan individu dengan Self efficacy yang rendah memiliki keraguan dalam mencapai tujuannya. Kadar gula darah yang tidak normal dapat dipengaruhi beberapa faktor antara lain self care, setiap penderita DM dapat melakukan self care dengan baik sebagai usaha untuk menurunkan resiko terjadinya komplikasi. .Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self efficacy dan self care dengan stabilitas kadar glukosa darah pada penderita diabetes mellitus tipe 2 di desa ketompen.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain metode Korelatif dengan pendekatan cross-sectional. Menggunakan populasi 38 responden menggunakan teknik total sampling, menggunakan alat ukur kuesioner (General Perceived Self Efficacy Scale oleh Prasetyo, 2014), kuesioner DMSQ serta melakukan pemeriksaan gulda darah dengan menggunakan alat easy touch.Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar responden mempunyai nilai Self Efficacy baik sebanyak 33 responden (86.8%), self care sebagian besar responden mempunyai nilai Self care baik sebanyak 33 responden (86.8%), dan di dapatkan data stabilitas kadar glukosa darah Sebagian besar responden yang stabil ada 33 orang (86.8%) berdasarkan hasil penelitian di desa ketompen.Meningkatkan self efficacy dan self care sangat penting untuk penderita DM tipe 2 karena dengan self efficacy yang baik akan memiliki keyakinan maupun kesadaran diri akan sembuh dari penyakitnya sehingga kadar glukosa darah nya akan tetap stabil.
Related Parenting Patterns with Smartphone Use in Children Aged 4-5 Years Hasanah, Yulia Rachmawati; Widhiyanto, Alwin
JIKO (Jurnal Ilmiah Keperawatan Orthopedi) Vol. 7 No. 1 (2023): JIKO (Jurnal Ilmiah Keperawatan Orthopedi)
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Fatmawati Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46749/yvagzw15

Abstract

The parenting styles commonly applied include protective, demanding, dominant, indulgent, permissive, rejective, critic, and inconsistent. There are no activities outside the home, including learning activities at school. It is unavoidable, that the consequences of parenting greatly affect the growth and development of children. On the other hand, smartphones are already very attached and become a necessity in society in the current pandemic era. Without realizing it, smartphones have impacts on the next generation of the nation. There is a positive impact of smartphones on children's development, but there is a negative impact on children who are addicted to smartphone use. Based on a preliminary study conducted at Zainul Hasan Genggong Kindergarten in children aged 4-5 years out of 10 children familiar with smartphones, 2 children (20%) of them use smartphones belonging to their parents, and 8 children (80%) play their own smartphones that have been installed on their own. facilitated by their parents. Of the 10 children when they use a smartphone, 6 of them are limited in their use time but are not accompanied when using a smartphone, and 4 children (40%) are not restricted by their parents and are not accompanied when using a smartphone. The research design that will be used in this research is Cross Sectional. The population of this study were all parents who have children aged 4-5 years in Zainul Hasan Genggong Kindergarten, using purposive sampling technique, with a population of 60 mothers, with a sample of 40 mothers. Collecting data using questionnaires and analyzed by chisquer statistical test. The results obtained are a strong relationship between parenting patterns and the use of smartphones in children aged 4-5 years with a spearman correlation value of 0.045 <0.05.
The Effect Of Media Edutainment Education On Hand Washing Accurary In Grades 4 - 6 Students Widhiyanto, Alwin; Yunita, Rizka; W.Q, Al Firdaus; Prasetyanto, Deni
JIKO (Jurnal Ilmiah Keperawatan Orthopedi) Vol. 7 No. 2 (2023): JIKO (Jurnal Ilmiah Keperawatan Orthopedi)
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Fatmawati Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46749/vf9epa43

Abstract

Children in school age are a period of acquiring the basics of knowledge. Various diseases that attack school-age children such as diarrhea, ARI, hepatitis, typhoid and bird flu, are generally related to daily behavior. To avoid sickness in youngsters, it is vital to carry out health education on hand washing. Health education in delivered through entertaining and engaging media prevent disease in children, it is necessary to carry out health education on hand washing. Health education is provided in the form of interesting and not boring media, like edutainment. The purpose of this study is to ascertain the impactelementary school pupils in grades 4 – 6. This research method uses pre-experimental design with One group pre post test design. This research was conducted at SDN Banjarsawah 1. The population was 30 respondents. The sampling technique used Total Sampling with 30 sampleof 30 respondents. The research instrument used an observation sheet. Analysis of the data used in this study using the Wilcoxon test. According to the findings, up to 25 respondents (83,3%) were determined to fall into the incorrect category of hand washing before receining edutainment media education. As many as 28 respondents (93,3%) were categorizet as practicing proper hand washing after receiving edutainment media education. The results of the analysis test showed that there was an effect of edutainment media education on the accuracy of hand washing with r-value = 0.000 <α = 0.05. It can be concluded that there is an effect of edutainment media education on the accuracy of hand washing in school children. Edutainment media can increase the accuracy of hand washing in children, so that further research can be carried out in other fields of study with the abilities possessed by various ages and characters.
HUBUNGAN PENERAPAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PENCEGAHAN DIARE TERHADAP BALITA DI KELURAHAN SUMBERTAMAN PROBOLINGGO Indah Nurkholizah; Dodik Hartono; Alwin Widhiyanto
Journal Central Publisher Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v3i3.621

Abstract

Latar Belakang : Perilaku hidup bersih dan sehat adalah perilaku kesehatan yang berkaitan erat dengan perilaku individu, kondisi sehat dapat dicapai dengan mengubah perilaku di rumah tangga. Pola asuh yang baik akan membantu pemeliharaan kesehatan balita. Diare adalah penyakit yang sangat berbahaya dan bisa menyerang seluruh kelompok usia, tetapi penyakit diare dengan tingkat dehidrasi berat dengan angka kematian paling tinggi banyak di alami bayi dan balita. Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan penerapan PHBS dan pola asuh orang tua dengan pencegahan diare terhadap balita. Metode : Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 25 Juni 2024 dengan jumlah populasi 35 responden, dengan tekhnik Total Sampling. Instrument penelitian menggunakan Kuesioner. Dan analisa data menggunakan Uji Spearmank Rank. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian dari 35 responden sebanyak 32 responden (91,4%) menyatakan bahwa penerapan phbs kategori kurang baik, sebanyak 32 responden (91,4%) menyatakan bahwa pola asuh orang tua kategori permissif, sebanyak 29 responden (82,8%) bahwa pencegahan diare kategori kurang pada balita di kelurahan sumbertaman probolinggo. Hasil Uji statistik menyimpulkan bahwa ada hubungannya penerapan phbs dengan pencegahan diare dengan nilai p value 0.00 < 0.05 dan ada hubungannya juga pola asuh orang tua dengan pencegahan diare degan nilai p value 0.00 < 0.05. Kesimpulan : Dari hasil penelitian diharapkan ibu balita di kelurahan sumbertaman probolinggo untuk lebih memperhatikan tentang kesehatan balitanya dengan datang ke posyandu mengetahui tentang beberapa indikator PHBS dan bagaimana pola asuh yang baik dalam pencegahan diare pada balita.
Hubungan Letak Dan Lama Pemasangan Infus Terhadap Kasus Phlebitis Di Rumah Sakit Wijaya Kusuma Lumajang Siti Laelatul Badriah; Alwin Widhiyanto; Mashuri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 5 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infus merupakan prosedur invasif yang umum dilakukan di rumah sakit. Namun, terapi cairan intravena terus menerus meningkatkan kemungkinan komplikasi terkait cairan, khususnya flebitis. Flebitis adalah pembengkakan (peradangan) pada pembuluh darah vena. Angka kejadian flebitis terus meningkat dari tahun ke tahun dan angka ini merupakan salah satu indikator kualitas pelayanan rumah sakit. Faktor penyebab flebitis ada yang bersifat kimia, mekanik, dan bakteri. Pengetahuan staf perawat mengenai pencegahan flebitis sangat diperlukan untuk menurunkan angka kejadian flebitis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan (mekanisme) lokasi dan durasi infus (bakteri) terhadap kasus flebitis. Metode Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan teknik pengambilan sampel cross-sectional. Besar sampel penelitian ini adalah 257 responden. Gunakan analisis data peringkat Spearman. Lembar observasi adalah alat untuk itu. Hasil: Data penelitian menunjukkan bahwa 135 responden (52,5%) menjadi subjek infus 2 hari. Dalam 3 hari dia sebanyak 104 responden (40,5%). Dia juga memiliki 18 responden (7%) pada tanggal 1. Sedangkan hasil vena ceparica ditentukan dari lokasi vena dan berjumlah 149 (58%) responden. Metakarpal sebanyak 79 responden (30,7%). 15 orang (5,8%) menjawab med-cubiti dan 14 orang (5,4%) menjawab bacilika. Studi ini menemukan bahwa hubungan antara lokasi infus dan durasi mempengaruhi kejadian flebitis di rumah sakit. Diskusi Tim kesehatan rumah sakit dianjurkan untuk mengikuti protokol perawatan infus, terutama bagi pasien yang akan menerima infus lebih dari 2 hari, dan menghindari penempatan kepala untuk mencegah flebitis.
Pengaruh Latihan Genggam Bola Karet Gerigiterhadap Peningkatan Kekuatan Otot Ekstremitas Atas Pada Pasien Stroke Di Desa Brabe (Studi Di Maron Probolinggo) Firda Dwi Cahyaningtias; Dodik Hartono; Alwin Widhiyanto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 8 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke merupakan masalah kesehatan yang cukup serius dalam kehidupan sehari-hari, stroke juga dapat mengakibatkan kematian. Komplikasi yang bisa terjadi pada strokeyaitu kelumpuhan pada wajah atau sebagian anggota badan sebelah (hemiparesis). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan genggam bola karet gerigi terhadap kekuatan otot ekstremitas atas pasien stroke di desa brabe maron probolinggo.Jenis penelitian in adalah pre-eksperimental dengan desain one group pre-post desaign Populasi seluruh pasien stroke sebanyak 35 responden.Sampel yang sesuai kriteria inklusi peneliti sebanyak 32 responden, dengan teknik purposive sampling. Instrument yang digunakan adalah lembar observasi penilaian kekuatan otot ekstremitas atas otot MMT (Manual Muscle Testing), kemudian data dikumpulkan melalui proses editing, coding, scoring dan tabulating, dan dianalisis menggunakan hipotesis uji Wilcoxon signed rank test.Hasil penelitian ini didapatkan nilai nilai kekuatan otot sebelum diberikan intervensilatihan genggam bola karet gerigi nilai terbanyak yaitu nilai 4 (56,7%) dan setelah diberikan intervensi latihan genggam bola karet gerigi nilai terbanyak adalah nilai 4 (63,3%), hasil uji analisis menggunakan wilcoxon didapatkan ada Pengaruh Latihan Genggam Bola Karet Gerigi Terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Ekstremitas Atas Pada Pasien Stroke dengan nilai ρ valeu= 0.000.Latihan genggam bola bola karet gerigi merupakan suatu rangsangan pada otot dan tekanan untuk meningkatkan kembali kekuatan otot yang hilang pada ekstremitas atas sehingga disarankan untuk pasien stroke melakukan latihan ini untuk proses pemulihan keterbatasan atau kelumpuhan pada anggota gerak pada ekstremitas atas
Efektivitas Permainan Finger Paintingdan Montase Dalam Meningkatkan Perkembangan Motorik Halus Anak Prasekolah Di TK Aisyiyah Besuki Kabupaten Situbondo Holidatur Riskiyah; Nafolion Nur Rahmat; Alwin Widhiyanto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 9 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Finger painting merupakan salah satu kegiatan teknik melukis dengan mengoleskan cat pada kertas basah menggunakan jari jemari, dalam kegiatan ini dapat melatih motorik halus dan kreativitas yang dimiliki anak (Yunita Y H, (2011) dalam Putra K D S 2021).Montase adalah teknik melukis (lukisan tangan) dengan menempelkan bahanbahan tertentu, berupa bahan-bahan buatan atau bahan sisa (Desmareza, 2012) Dalam annuar H, Ett all. 2021). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas permainan finger painting dan muntase terhadap perkembangan motorik halus pada anak.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre post test. Populasi perkembangan motorik halus anak prasekolah di tk aisyiyah besuki kabupaten situbondo sebanyak 44 responden, penentuan sampling menggunakan teknik total sampling. Instrument yang digunakan pre experimental design(Two Group Pretest-Postest Design).Selanjutnya dianalisis menggunakan uji komparasi.Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar responden terapi bermain finger painting montase berkembang sangat baik sebanyak 22 responden (100%).Dan untuk terapi bermain montase berkembang sangat baik sebanyak 22 responden (100%). Hasil uji analisis efektivitas permainan finger painting dan montase dalam meningkatkan perkembangan motorik halus anak prasekolah dengan nilai p=0,030 < α=0,05 artinya H0 ditolak dan H1 diterima, sehingga ada efektivitas permainan finger painting dan montase dalam meningkatkan perkembangan motorik halus anak prasekolah di tk aisyiyah besuki kabupaten situbondo.Hipotesis dalam penelitian ini diterima dan terbukti secara statistik. Permainan finger painting dan montase adalah serangkaian terapi untuk mengembangkan perkembangan motorik halus pada anak.Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk menambah variasi gambar dalam terapi bermain tersebut, lebih melakukan pendekatan kepada anak saat diberikan terapi bermain.
Hubungan Self Awareness (Kesadaran Diri) Orang Tuadengan Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Anak Di TK Mutiara Bangsa Didesa Banyuanyar Kabupaten Probolinggo Putri Meilinda Pristiwati Nenobesi; Alwin Widhiyanto; Ainul Yaqin Salam
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 9 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesadaran orang tua memiliki penting dalam mencegah Upaya kekerasan seksual pada anak. Upaya Pencegahan kekerasan seksual pada anak penting tujuannya agar anak mampu mengenali tindakan yang termasuk kekerasan seksual dan tahu cara mencegahnya. Penelitian ini bertujuan mengetahui adakah hubungan self Aawareness (Kesadaran diri) orang tua dengan Upaya penecegahan kekerasan seksual pada anak di Tk Mutiara Bangsa Desa Banyuanyar Kabupaten Probolinggo.Jenis penelitian ini adalah desain penelitian Analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi Seluruh orang tua anak di TK Mutiara bangsa di Desa Banyuanyar kabupaten Probolinggo sebanyak 49 responden. sampel penelitian ini sebanyak 49 responden dengan Teknik sampling yaitu purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah Lembar Kuesioner Pengelolahan data dengan editing,coding, tabulating,scoring, Data yang di peroleh dianalisis menggunakan uji statistikSpearman Rank.Hasil penelitian menunjukkan nilai rata rata kesadaran orang tua dengan Upaya pencegahan kekerasan seksual pada anak Hasil Uji statistika dengan menggunakan uji Spearmank dengan nilai p value= 0,005 dengan tingkat signifikan ρ value < α = 0,005, maka variabel independen Self Awarenes (kesadaran Diri) orang tua sehingga disimpulkan bahwa terdapat hubungan Self Awarenes (kesadaran Diri) orang tua dengan Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Anak di Tk Mutiara Bangsa Desa Banyuanyar Kabupeten Probolinggo. Penelitian ini diharapkan agar orang tua anak anak dapat meningkatkan kesadaran diri dalam Upaya pencegahan kekerasan seksual pada anak.Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk orang tua memberikan edukasi kepada anak seperti pemberian tanggapan positif pada anak, dan pengenalan beragam emosi pada anak.
Co-Authors Abidin, Akhmad Zaenal Achmad Agil Mustaqim Achmad Kusyairi Achmad Kusyairi Achmad Ahmad effendi Ahmad Fathoni Aziz Ahmad Fauzan Ahmad Wildan Fahrizi Ahmat Maulana Rahima Ainul Yakin Salam Ainul Yaqin Ainul Yaqin Salam Ali Syahbana Ana Fitria Nusantara Anisaul Mukodimah Davi Nur Ainun Arifin Dimas Eka Saputra Dodik Hartono Dodik Hartono Dodik Hartono Dodik Hartono Dwi Rifanika Dwi Sulistiyo Agustin Dyah Esti Pratiwi Erica Sroka Firda Dwi Cahyaningtias Fran Asiska Dwi Maulinda Grido Handoko Sriyono Habibah Abdillah Hasanah, Yulia Rachmawati Heni Pujiastuti Holidatur Riskiyah Ida Rochani Idi Mashuri Indah Nurkholizah Indriwati Indriwati Intan Dewi Irfanda Isnani Mauly Masruri Isnawati, Iin Aini Isvina Fawaidar Rohmah Iwan Efendi Iwan Efendi Kholifatur Rizqiyah Laeilatul Mukarromah Lia Herlina Lia Herlina Liana Riskiyatus Sholehah M Zainul Arifin Mariani Mariani Mariani Mashuri Maulida N Oktaviana MUHAMMAD ARIF BASTOMI NASAH HUDIN Nafolion Nur Rachmat Nafolion Nur Rahmat Nafolion Nur Rahmat Nafolion Nur Rahmat, Nafolion Nur Nanin Isharianti Novitasari, Yeni Nur Aulia Utami Nur Hamim Nur Hamim Nur Hartatik Nur Maulidiah Nurul Laili Pranoto Prasetyanto, Deni Puji Affan Dwi Miriyanto Pujita Anggraeni Putri Aliya Antasya Putri Meilinda Pristiwati Nenobesi Putri, Putri Sekar Arum L T Riska Wati Rizka Yunita RizkaYunita Rizqi Naimatul Fitriana Sahrul Gunawan Setyo Budi Laksono Siti Faaradila N.L.M Siti Laelatul Badriah Siti Sulaiha Suhari Suhari Suhari Suhari Suhari Sunanto Sunanto Syafi’udin Hasan Syaiful anwar effendi Titik Suhartini Tiwik Suryanti Umi Wardana Vannifal Rizky Alfiandra Vika Febriayu W.Q, Al Firdaus Widya Addiarto Yeni Eka Irawati Yuli Maulidil Warid Yulia Rachmawati H Yulia Rachmawati hasanah Yulia Rachmawati Hasanah Yulia Rahmawati Yulia Rahmawati Hasanah Yulita Roospuspitasari Zainal Abidin