Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Investigating Indonesian Beauty Contest Instagram Posts Sparking Feminism Henny Merizawati; Andini Anugrah Fitria; Feny Martina
Journal of English Education and Teaching Vol. 7 No. 2 (2023): Journal of English Education and Teaching
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jeet.7.2.253-273

Abstract

In a patriarchal country like Indonesia, feminism is still an extremely relevant movement that needs to be manifested to improve women's life. Social media has become the most effective platform to promote the idea of feminism. Nowadays, women have crucial roles during the COVID-19 pandemic such as a working women community participating in the digital age. Many other feminists or woman-related communities, such as beauty pageant groups, contribute to spreading the pandemic awareness using their media while displaying their feminist perspective. Relevant to these issues, this study intends to uncover how women are represented on a beauty pageant social media account during the COVID-19 era to exhibit how the feminism ideology is presented through the women’s representation. This study focuses on analyzing the pictures from the Puteri Indonesia Instagram account (@officialputeriindonesia) posted during the pandemic by employing Kress and van Leeuwen's social semiotics theory of visual grammar complemented by the Critical Discourse Analysis (CDA) method. Results of the study denote that women represent their roles day by day by posting their images while conducting various activities such as social, environmental, cultural and health activities in well-dressed outfits. Women are also portrayed as possessing various characteristics that challenge the patriarchal stereotypes. Furthermore, these indicate the positive portrayal of feminism that concerns giving women more chances to be independent of the stereotypes and be more engaged in various roles regardless of gender.
PELATIHAN PENYUSUNAN ARTIKEL ILMIAH BEBAS PLAGIASI Basiran Basiran; Henny Merizawati; Sri Hardianty; Helmi Ali; Marce Sherly Kase; Eko Cahyo Mayndarto
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.15386

Abstract

Pelatihan Penyusunan Artikel Ilmiah Bebas Plagiasi merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta tentang etika penulisan ilmiah, pencegahan plagiarisme, dan metode deteksi plagiarisme. Kegiatan ini dilaksanakan secara online melalui aplikasi Zoom pada tanggal 24 Februari 2023, dengan peserta terdiri dari guru, mahasiswa, dan dosen yang berjumlah sekitar 54 orang. Abstrak ini menjelaskan alasan pemilihan topik penelitian/pengabdian masyarakat ini, yaitu untuk menangani masalah plagiarisme yang sering terjadi dalam penulisan ilmiah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyampaian materi melalui presentasi, diskusi, dan praktik penyusunan artikel ilmiah. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta tentang etika penulisan ilmiah, pencegahan plagiarisme, serta kemampuan menggunakan metode deteksi plagiarisme. Peserta juga mengembangkan keterampilan penulisan ilmiah yang berkualitas. Kesimpulannya, kegiatan Pelatihan Penyusunan Artikel Ilmiah Bebas Plagiasi telah berhasil meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kesadaran peserta terkait etika penulisan ilmiah dan pencegahan plagiarisme. Peserta kini memiliki pengetahuan yang kuat tentang pencegahan plagiarisme, metode deteksi plagiarisme, serta keterampilan penulisan ilmiah yang berkualitas tinggi. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan integritas akademik dan kualitas penelitian di lingkungan akademik yang lebih luas.
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN DENGAN MENGGUNAKAN FITUR CANVA Wiranti Kusuma Hapsari; Lilis Nurteti; Didi Sudrajat; Irawan Irawan; Henny Merizawati; Dina Mayadiana Suwarma
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.18515

Abstract

Pelatihan Penggunaan Fitur Canva dalam Pembuatan Media Pembelajaran merupakan sebuah pengabdian masyarakat yang dilaksanakan secara daring pada tanggal 3 Agustus 2023. Kegiatan ini melibatkan 37 peserta dari berbagai kalangan, termasuk mahasiswa, guru, dan dosen. Penelitian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan keterampilan peserta dalam menggunakan Canva sebagai alat untuk menciptakan materi pembelajaran yang menarik dan efektif. Pentingnya topik ini terletak pada peran penting teknologi dalam pendidikan modern. Canva, sebagai alat desain grafis yang user-friendly, memiliki potensi besar untuk memperkaya pengalaman pembelajaran online. Namun, tidak semua individu memiliki pemahaman yang memadai tentang cara menggunakannya secara efektif. Oleh karena itu, pelatihan ini dipilih untuk membekali peserta dengan keterampilan yang relevan dalam pembuatan materi pembelajaran yang kreatif dan interaktif. Metode pelaksanaan pelatihan mencakup sesi teori, demonstrasi praktik, latihan mandiri, dan diskusi. Peserta diberikan pemahaman tentang dasar-dasar Canva dan kemudian diarahkan untuk mengaplikasikan pengetahuan tersebut dalam pembuatan materi pembelajaran secara mandiri. Hasilnya adalah peningkatan keterampilan peserta dalam desain grafis, yang dapat diterapkan dalam konteks pendidikan mereka. Kegiatan ini memiliki dampak yang luas, termasuk peningkatan kualitas pembelajaran online dan dukungan pengembangan sumber daya pendidikan yang lebih baik. Hasil positif dari pelatihan ini menggarisbawahi pentingnya penggunaan teknologi dalam pendidikan modern dan memberikan landasan untuk penelitian lebih lanjut dalam pengembangan metode pembelajaran yang inovatif dan efektif.
The Multimodal Analysis of Mask Images of COVID-19 Comics on Instagram Henny Merizawati; Nadia Eka Firnanda
Edu-Ling: Journal of English Education and Linguistics Vol. 5 No. 2 (2022): July
Publisher : English Education Study Program Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/edu-ling.v5i2.3941

Abstract

This research aims to find images related to masks from social media during the COVID-19 pandemic. The data were gathered by collecting comic pictures from three Instagram accounts: Evacomics, Ahviavia, and Weimankow. The samples of the data contained 18 (Eighteen) mask pictures. This research used Kress and Leeuwen's social semiotic approach, and the data were analyzed using Kress and Leeuwen's Multimodal analysis and Halliday's Systemic Functional Linguistics (SFL): ideational, interpersonal and textual forms. The findings showed that verbal and visual interpretation of mask images contains messages of health protocols for preventing COVID-19. In conclusion, people, including comic makers, can support the government program in promoting health protocols in the pandemic era.
NEW HORIZONS IN VOCABULARY ACQUISITION: EXPLORING THE ROLE OF ARTIFICIAL INTELLIGENCE IN ENGLISH LANGUAGE LEARNING APPS Henny Merizawati; Nining Huriati; Sayida Khoiratun Nisak; Azhariah Rachman; Nining Andriani
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 3 (2023): Volume 6 No. 3 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i3.19497

Abstract

Artikel literatur ini menggali ranah inovatif dari aplikasi pembelajaran bahasa Inggris, yang secara khusus berfokus pada dampak transformatif Kecerdasan Buatan (AI) dalam akuisisi kosakata. Di era di mana teknologi dengan cepat membentuk kembali pendidikan, penelitian ini menyelidiki hasil integrasi AI dalam aplikasi pembelajaran bahasa, memberikan wawasan tentang kemanjuran, keuntungan, dan masa depan akuisisi/pemerolehan bahasa.
Analysis of the Implementation of Project-Based Learning Methods in Teaching English Speaking Skills Siminto Siminto; Mike Nurmalia Sari; Nanda Pambudi; Devi Nurhastuti; Henny Merizawati
Journal on Education Vol 6 No 2 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i2.5170

Abstract

In the dynamic landscape of education, effective teaching methods for developing English speaking skills continue to evolve. This article analyzes the implementation of Project-Based Learning (PBL) in the context of teaching English speaking skills, aiming to evaluate its impact on language learners and provide insights into the effectiveness of this teaching strategy. We explore the theoretical foundations of PBL, analyze its application in language classrooms, and investigate the outcomes of its implementation in the context of English language acquisition.
Pelatihan dan Pertunjukan Tari Minangkabau bagi Mahasiswi Bersuku Jawa Henny Merizawati
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol. 1 No. 2 (2022): Juni: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpmi.v1i2.2311

Abstract

Tujuan dari Kegiatan Pelatihan dan Pertunjukan Tari Minangkabau bagi Mahasiswi Bersuku Jawa adalah untuk mengenalkan budaya Minangkabau kepada mahasiswi yang beretnis Jawa sehingga bisa meningkatkan toleransi terhadap budaya lokal lain. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini awalnya diikuti oleh Sembilan orang mahasiswi yang kemudian berkurang menjadi lima orang, dan pada akhirnya diikuti oleh tujuh orang mahasiswi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Akbar Surabaya. Adapun alasan pemilihan topik ini adalah untuk mengurangi narsisme terhadap budaya leluhur yang sering terjadi akhir-akhir ini dimana budaya lain dipandang sebelah mata dan dianggap tidak lebih baik dari budaya lokal sendiri. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyampaian materi, demonstrasi, praktik, evaluasi dan diskusi, serta pertunjukan. Hasil dari kegiatan ini adalah peningkatan dalam hal motivasi diri, kepemimpinan, kepedulian, kesadaran bertoleransi, Kesehatan, kepercayaan diri, konsentrasi, sosialisasi, dan peneriman terhadap kesalahan sendiri maupun orang lain. Kesimpulannya, kegiatan ini memiliki pengaruh yang positif terhadap penghargaan terhadap budaya lain dan meningkatkan kesadaran terhadap keberadaan budaya lain.
Is Tik-Tok a Helpful Application for Improving College Students’ English Pronunciation? Merizawati, Henny; Luana, Luana; Pakpahan, Marnangkok; Ariesta, Naura; Elliot, McCarty
Journal International of Lingua and Technology Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Hikmah Pariangan Batusangkar, West Sumatra, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55849/jiltech.v3i1.526

Abstract

Currently English is an international language that makes it easy to use it to be able to communicate between each other. This study aims to provide an overview of the use of social media as a medium of learning English to improve pronunciation or pronunciation, using the TikTok application as a learning medium. This research uses descriptive qualitative methods on 10 6th semester students majoring in English at Mahmud Yunus Islamic State University Batusangkaryang who have used the TikTok application. In collecting data, researchers used in-depth interviews with participants to explore information about TikTok as a learning media in improving pronunciation. From the interview, the researcher analyzed each answer from the respondent and the researcher found that the use of TikTok as a learning medium could improve the respondent's pronunciation or fluency in speaking English. Based on the results that researchers get, most students state that the TikTok application can improve their pronunciation skills and TikTok can be used as a learning media for pronunciation in English because it has many benefits and is effective in helping students and lecturers in teaching and learning activities.
PELATIHAN PEMANFAATAN MENDELEY DALAM MENYUSUN DAFTAR PUSTAKA DAN MENGELOLA REFERENSI PENELITIAN DI PERGURUAN TINGGI Solissa, Everhard Markiano; Syafii, Muhamad; Hikmah, Nurul; Sudarso, Hendra; Suprihartini, Yayuk; Merizawati, Henny
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.36311

Abstract

Pelatihan Pemanfaatan Mendeley Dalam Menyusun Daftar Pustaka dan Mengelola Referensi Penelitian di Perguruan Tinggi bertujuan untuk meningkatkan keterampilan akademisi dalam pengelolaan referensi penelitian, yang merupakan komponen penting dalam menghasilkan karya ilmiah berkualitas. Kebutuhan akan manajemen referensi yang baik semakin meningkat seiring dengan tuntutan publikasi di jurnal-jurnal terindeks internasional. Metode pelatihan ini melibatkan demonstrasi langsung dan praktik penggunaan Mendeley, sebuah perangkat lunak manajemen referensi yang membantu peneliti dalam mengorganisir sumber-sumber literatur dan menyusun daftar pustaka secara otomatis. Pelatihan dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom, dengan partisipasi dari 32 peserta yang terdiri dari dosen, mahasiswa, dan peneliti. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan peserta untuk mengelola referensi, terutama dalam hal penggunaan fitur sitasi otomatis dan pengelompokan referensi. Peserta juga menyatakan kepuasan yang tinggi terhadap materi yang disampaikan dan merasa lebih percaya diri dalam menerapkan Mendeley dalam penelitian mereka. Pelatihan ini berkontribusi terhadap peningkatan kualitas penelitian di perguruan tinggi dan mendukung pengembangan kapasitas akademik di era digital. Kesimpulannya, penguasaan alat seperti Mendeley dapat membantu peneliti mengelola referensi secara lebih efektif dan efisien, yang pada gilirannya meningkatkan kredibilitas ilmiah karya mereka.
TEACHER’S CORRECTIVE FEEDBACK STRATEGIES AND THEIR INFLUENCE ON STUDENTS’ SPEAKING FLUENCY IN EFL CONTEXTS Merizawati, Henny; Rasyimah, Rasyimah; Sudarso, Hendra; Riztya, Rinda; Wahyudi, Muhammad; Subroto, Desty Endrawati
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.44005

Abstract

This study aims to analyze the role and effectiveness of corrective feedback in improving students' speaking performance in English as a Foreign Language (EFL) classrooms. Corrective feedback is considered one of the essential strategies in the language learning process, especially in addressing students' language errors both directly and indirectly. Various types of corrective feedback, such as recasts, prompts, and explicit correction, are known to facilitate effective learner uptake and positively impact students' speaking accuracy and fluency. Based on a comprehensive review of academic literature, this study reveals that timely and context-appropriate corrective feedback significantly contributes to the development of students' speaking skills. Additionally, both teachers' and students' perceptions of the importance of corrective feedback play a crucial role in determining its effectiveness. Teachers who can select the appropriate feedback techniques based on students' characteristics and learning situations help learners build confidence and self-correct their language errors more effectively. This study suggests that English teachers should actively and consistently provide corrective feedback during speaking activities. The selection of feedback types and timing should be adjusted to maximize their impact on students' speaking development. Thus, corrective feedback serves not only as a correction tool but also as a pedagogical strategy that encourages students to engage more actively in the language learning process.