Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Program Edukasi dan Pelatihan Pengelolaan Sampah Untuk Meningkatkan Kualitas Lingkungan di SD Khairunnas Surabaya Lisa, Lisa; Merizawati, Henny
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Mayarakat: In-Progress
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v6i2.5859

Abstract

Tujuan dilaksanakannya pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian siswa sekolah dasar terhadap pentingnya memelihara lingkungan.dengan cara mengurangi sampah di sekolah. Masalah yang dihadapi terkait dengan kurangnya pengelolaan sampah di sekolah dasar disebabkan oleh rendahnya kesadaran siswa untuk menjaga kebersihan dan meminimalkan sampah yang dihasilkan. Fokus dari pengabdian masyarakat ini adalah mendampingi siswa kelas II A di SD Khairunnas Surabaya dengan program pendidikan dan pelatihan mengenai pengelolaan sampah yang berbasis di sekolah agar lingkungan menjadi lebih bersih. Penulis menggunakan metode pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD), yang menitikberatkan pada bagaimana memanfaatkan potensi, sumber daya, serta peran aktif siswa, guru, dan lingkungan sekolah sebagai modal utama. Kegiatan dilakukan melalui empat tahap: penemuan, impian, desain, dan takdir, dengan cara yang melibatkan partisipasi. Hasil dari pendampingan ini menunjukkan bahwa pemahaman siswa tentang berbagai jenis sampah meningkat, mereka juga belajar cara memilah sampah organik dan anorganik, dan bisa mendaur ulangnya menjadi barang kerajinan dan pupuk kompos sehingga menjaga kebersihan menjadi sebuah kebiasaan di sekolah. Program ini juga memberikan dampak positif pada peningkatan budaya peduli lingkungan di sekolah, yang penting untuk keberlanjutan pengelolaan sampah di kemudian hari.
Pelatihan dan Pertunjukan Tari Minangkabau bagi Mahasiswi Bersuku Jawa Henny Merizawati
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol. 1 No. 2 (2022): Juni: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpmi.v1i2.2311

Abstract

Tujuan dari Kegiatan Pelatihan dan Pertunjukan Tari Minangkabau bagi Mahasiswi Bersuku Jawa adalah untuk mengenalkan budaya Minangkabau kepada mahasiswi yang beretnis Jawa sehingga bisa meningkatkan toleransi terhadap budaya lokal lain. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini awalnya diikuti oleh Sembilan orang mahasiswi yang kemudian berkurang menjadi lima orang, dan pada akhirnya diikuti oleh tujuh orang mahasiswi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Akbar Surabaya. Adapun alasan pemilihan topik ini adalah untuk mengurangi narsisme terhadap budaya leluhur yang sering terjadi akhir-akhir ini dimana budaya lain dipandang sebelah mata dan dianggap tidak lebih baik dari budaya lokal sendiri. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyampaian materi, demonstrasi, praktik, evaluasi dan diskusi, serta pertunjukan. Hasil dari kegiatan ini adalah peningkatan dalam hal motivasi diri, kepemimpinan, kepedulian, kesadaran bertoleransi, Kesehatan, kepercayaan diri, konsentrasi, sosialisasi, dan peneriman terhadap kesalahan sendiri maupun orang lain. Kesimpulannya, kegiatan ini memiliki pengaruh yang positif terhadap penghargaan terhadap budaya lain dan meningkatkan kesadaran terhadap keberadaan budaya lain.
Enhancing Students’ Speaking Proficiency Through Storytelling Method at Education College of Togo Ambarsari Bondowoso Henny Merizawati; Ahmad Munawir; Indah Sulita; Syaadiah Arifin; Muta’allim
RETORIKA: Jurnal Ilmu Bahasa Vol. 9 No. 3 (2023)
Publisher : Program Studi Magister Ilmu Linguistik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jr.9.3.2023.321-330

Abstract

The use of the storytelling method at STITTA Bondowoso is investigated to measure its effectiveness in improving the English speaking skills of students. This research aims to examine the enhancement of students' speaking abilities through the implementation of the Storytelling method. The study falls under the category of qualitative research. The data in this study consist of students' storytelling discourse, with the data source being students enrolled in English courses at STITTA Bondowoso. The method used to collect data is the observe-participate-transcribe method. The researcher observed the context of English language learning in the classroom, particularly related to the Storytelling method. Additionally, interviews were conducted with English language instructors, students, and relevant parties at STITTA regarding the implementation and impact of the Storytelling method on improving students' speaking abilities, supplemented with recording and note-taking techniques. The collected data were then reduced and classified based on their types. Subsequently, data analysis and in-depth interpretation were conducted. The research results indicate that 1) STITTA students experience a significant improvement in speaking abilities in English learning; 2) students feel happy, enthusiastic, and entertained in learning English; 3) students are motivated to compete in English learning; and 4) students are eager to compete for achievements. The findings of this research demonstrate a positive correlation between the use of storytelling techniques and the improvement of students' speaking abilities. The depth and inherent appeal in the storytelling process not only enhance language retention but also create a more interactive and dynamic learning environment. The implications of this research have broad impacts, involving language educators, curriculum developers, and policymakers. This research emphasizes the urgency of integrating innovative methods and experiences to enhance speaking abilities in the context of language education. The contribution of this research lies in strengthening the discourse on effective language pedagogy, emphasizing the importance of adopting diverse and interactive teaching strategies to meet the evolving needs of students in the language learning process.
The Implementation of the Native English Program at Madrasah Ibtidaiyah Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya Faridatul Aliyah; Henny Merizawati
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2026): May - August 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v6i2.5326

Abstract

This study seeks to investigate the implementation of the Native English Program at Madrasah Ibtidaiyah Masjid Al-Akbar Surabaya as an innovation in English learning at Madrasah Ibtidaiyah Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya level. A descriptive qualitative approach was used to deepen understanding of implementation, effectiveness, obstacles encountered, and strategies adopted. Data collection was carried out through participatory observation and semi-structured interviews with one the madrasah principal, one cordinator program, four native English teachers, four local teachers, and four out of 100 students. They was consistently reported to improve students' communicative competence and classroom participation. This research is unique and important because there is still limited previous literature found by researchers regarding this issue. Despite the growing adoption of native English- teachers in language education, limited research has examined how such programs are implemented in Madrasah Ibtidaiyah and how they integrate religious values with authentic language learning. The findings extend the literature on bilingual and internationalized language education in faith- based schools and offer practical guidance for institutions seeking to implement sustainable native-speaker programs. The implementation of this program runs in a sustainable manner through collaborative support between native English teachers and local teachers. The obstacles faced included the limited quantity of native English teachers, the differences in teaching approaches, and the psychological readiness of students. The problem-solving strategies implemented included a continuous mentoring program, standardization of learning methodologies, pre-learning language orientation, and evaluation of monitoring mechanisms through the Fun Education approach. These results made a substantial contribution to the development of relevant, authentic, and globally oriented English learning innovations at Madrasah Ibtidaiyah Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya level.