p-Index From 2021 - 2026
9.356
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al-Ulum Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam TARBAWI: Jurnal Pendidikan Agama Islam REFLEKSI EDUKATIKA Jurnal Ilmiah Didaktika : Media Ilmiah Pendidikan dan Pengajaran FITRAH:Jurnal Kajian Ilmu-ilmu Keislaman Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam At-Ta'dib: Jurnal Ilmiah Prodi Pendidikan Agama Islam TAZKIR: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial dan Keislaman Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman JUSPI (Jurnal Sejarah Peradaban Islam) Journal of Contemporary Islam and Muslim Societies Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Ta'dibuna: Jurnal Pendidikan Islam JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH AT-TURAS: Jurnal Studi Keislaman Generasi Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Reflektika Psikoislamedia : Jurnal Psikologi IJISH (International Journal of Islamic Studies and Humanities) Al-Fatih: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Instructional Development Journal MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Bidayah: Studi Ilmu-Ilmu Keislaman Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan Journal of Education and Teaching Learning MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia Dini Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Jurnal Pendidikan AURA (Anak Usia Raudhatul Atfhal) Al-Mujahidah : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Continuous Education : Journal of Science and Research Al-Riwayah : Jurnal Kependidikan Ar-Rasyid: Jurnal Pendidikan Agama Islam Journal Of Human And Education (JAHE) Fikrah: Jurnal Ilmu Aqidah dan Studi Keagamaan Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Mudabbir: Journal Research and Education Studies el-Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies Khazanah : Journal of Islamic Studies ISTIQRA: JURNAL HASIL PENELITIAN JEER (Journal of Elementary Educational Research) Journal of Educational Sciences Bunayya: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Tadris: Jurnal Pendidikan Islam Action Research Journal Indonesia (ARJI) Indonesian Journal of Early Childhood : Jurnal Dunia Anak Usia Dini Indonesian Journal of Education Research (IJoER) Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran GENIUS: Indonesian Journal of Early Childhood Education Bustanul Ulum Journal of Islamic Education Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam Dan Pendidikan Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Maharot : Journal of Islamic Education International Journal of Educational Qualitative Quantitative Research Al Hikmah: Indonesian Journal of Early Childhood Islamic Education Hadlonah : Jurnal Pendidikan dan Pengasuhan Anak PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia Dini Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam Reflektika Urwatul Wutsqo : Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam Journal Emerging Technologies in Education At Turots: Jurnal Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Nilai-Nilai Pendidikan Pada Kisah Nabi Adam AS Napitupulu, Dedi Sahputra
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12 No 2 (2017)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.619 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v12i2.1395

Abstract

Abstrak:Sebagai bapak dari seluruh manusia, tentu kisah Nabi Adam sangat menarik untuk di bincangkan, banyak hikmah yang terselip disana. Mulai dari asal kejadiannya, proses pengajaran yang di berikan Allah secara langsung hingga Adam diberikan mandat untuk menjadi khalifah di bumi sampai akhirnya ia terusir dari surga oleh karena kelihaian setan dalam menggoda. Akan lebih menarik lagi jika kisah tersebut di kaitkan dengan pendidikan dan berbagai aspeknya. Tulisan ini akan lebih fokus membahas mengenai nilai-nilai pendidikan yang berkenaan dengan nilai sikap dan perilaku, nilai yang berkaitan dengan tujuan pendidikan dan nilai yang berkaitan dengan materi pendidikan serta nilai-nilai yang berkaitan dengan metode pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka terhadap beberapa kitab tafsir serta buku yang terkait dengan tujuan mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam kisah Nabi Adam As.
Efektivitas Metode Storytelling dalam Penanaman Nilai Karakter Islami pada Anak Usia Dini Perspektif Kurikulum Pendidikan Islam Mursal Aziz; Dedi Sahputra Napitupulu; Fatimah Fatimah
Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 18 No. 1 (2026): Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Wathan Samawa Sumbawa Besar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35964/almunawwarah.v18i1.521

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penanaman nilai karakter Islami pada anak usia dini yang masih menghadapi kendala dalam pembelajaran yang cenderung kurang menarik dan belum menyentuh aspek afektif secara optimal. Metode storytelling dipandang sebagai alternatif yang mampu menyampaikan nilai-nilai moral secara kontekstual, menyenangkan, dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode storytelling dalam penanaman nilai karakter Islami pada anak usia dini dalam perspektif kurikulum pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif yang dilaksanakan di PAUD Kasih Anggun Pasar Bilah, dengan subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, orang tua, dan anak usia dini. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode storytelling efektif dalam menanamkan nilai karakter Islami seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan empati, yang terlihat dari perubahan perilaku anak baik di sekolah maupun di rumah. Selain itu, storytelling meningkatkan keterlibatan, antusiasme, dan pemahaman anak terhadap nilai-nilai moral melalui pengalaman belajar yang menyenangkan. Keberhasilan metode ini didukung oleh kreativitas guru, kebijakan lembaga, dan peran orang tua, meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan waktu dan media pembelajaran. Dengan demikian, storytelling merupakan strategi yang relevan dan efektif dalam pembelajaran berbasis kurikulum pendidikan Islam untuk membentuk karakter anak usia dini secara holistik.
Learning Model of Prophet Stories in the Islamic Education Curriculum to Instill the Value of Honesty in Children at Raudhatul Athfal Mursal Aziz; Dedi Sahputra Napitupulu; Suciati Suciati
Bustanul Ulum Journal of Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2026): Bustanul Ulum Journal of Islamic Education
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Bustanul `'Ulum Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62448/bujie.v4i1.584

Abstract

This research is motivated by the importance of instilling honesty values ​​from an early age through the Islamic Education curriculum amidst the decline in children's moral character in everyday life. One effort is to implement a learning model of the stories of the prophets as an interesting character education medium and appropriate for early childhood development. This study aims to describe the learning model of the stories of the prophets in the Islamic Education curriculum to instill the value of honesty in children at RA Miftahul Ilmu. The study used a qualitative descriptive approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. Research informants consisted of the principal, teachers, parents, and students. The results showed that the learning model was implemented through storytelling methods, habituation, teacher role models, educational games, and direct interaction with children. The story of the Prophet Muhammad SAW as an example of honesty became the main material in the learning. The impact of this implementation model is seen in changes in children's behavior such as daring to tell the truth, admitting mistakes, and taking responsibility. This study concludes that the learning model of the stories of the prophets is effective in instilling honesty values ​​and shaping Islamic character in early childhood gradually and sustainably.  
Kaderisasi Ulama di Sumatera Utara: Antara Pesantren dan Pendidikan Kader Ulama (PKU) Napitupulu, Dedi Sahputra; Asari, Hasan; Arsyad, Junaidi
FIKRAH Vol 11, No 2 (2023): December 2023
Publisher : Prodi Aqidah dan Filsafat Islam, Fakultas Ushuluddin, Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/fikrah.v11i2.19286

Abstract

This study aims to analyze the regeneration of ulama in North Sumatra carried out by pesantren and Pendidikan Kader Ulama (PKU). This research uses the literature study method by collecting written sources in the form of authoritative books and journals. The theory used in this study is the theory put forward by Azyumardi Azra, that the function of pesantren in the past was the transmission and transfer of Islamic sciences, preserving Islamic traditions, and being a place to reproduce ulama. Currently, there seems to have been a shift towards the theory that pesantren can no longer be expected as a forum for cadre ulama, so the alternative solution is to establish an independent clerical cadre institution. The results of this study show that there is currently a scarcity of ulama. Many pesantren that once functioned as appropriate reproducing ulama can no longer be expected because they have been contaminated with the current of modernization. Pesantren can reformulate the curriculum as before and also it can develop Ma'had 'Aly. PKU is an alternative solution that can be used as an effort to regenerate ulama. Then, another important thing is that the mastery of the yellow book for prospective ulama must be strengthened because it is an absolute qualification for ulama. The real contributions from this research are to provide recommendations for pesantren to reinstate their original function, namely producing clerical cadres. Then, the efforts to regenerate ulama must be supported by Islamic mass organizations as a legacy of ulama which are also responsible for establishing clerical regeneration institutions.
Inovasi Manajemen Pembelajaran PAUD untuk Mengoptimalkan Kesiapan Sekolah Anak di RA Humayroh Dedi Sahputra Napitupulu; Hairullah Hairullah; Ayu Sahputri
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i2.325

Abstract

Kualitas pembelajaran PAUD sangat menentukan kesiapan anak untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan dasar. Namun, dalam praktiknya, lembaga PAUD seperti RA Humayroh masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal inovasi manajemen pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran bagaimana inovasi manajemen pembelajaran PAUD untuk mengoptimalkan kesiapan sekolah anak di RA Humayroh. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan penelitian lapangan (field research). Penelitian ini dilakukan di sekolah RA Humayroh Kabupaten Labuhanbatu Utara, pada bulan Desember 2024 sampai bulan Februari 2025. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi dokumen. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, verifikasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah RA Humayroh belum berhasil dalam menerapkan pembelajaran sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh Kemendikbud yakni kurikulum merdeka yang mengikuti perkembangan zaman. Untuk mengoptimalkan pendidikan yang berkualitas ada beberapa usaha yang harus dilakukan oleh guru dan juga tenaga ahli yaitu seperti pengembangan kompetensi guru, pengembangan manajemen PAUD, pengembangan kurikulum PAUD serta pengembangan sarana dan prasarana yang akan mendukung kegiatan pembelajaran. Inovasi dalam pengelolaan PAUD harus terus ditingkatkan guna memberikan pelayanan yang lebih baik kepada anak-anak PAUD. Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa manajemen pembelajaran yang inovatif dapat meningkatkan kualitas pendidikan di RA Humayroh dan lembaga PAUD lainnya. Oleh karena itu, disarankan adanya peningkatan kompetensi guru, penguatan manajemen PAUD, pengembangan kurikulum yang relevan, serta penyediaan sarana dan prasarana pendukung. Inovasi dalam pengelolaan PAUD perlu terus didorong agar mampu memberikan layanan pendidikan yang optimal dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak.
KARTUN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN AKHLAKUL KARIMAH ANAK USIA DINI Mursal Aziz; Dedi Sahputra Napitupulu; Juliyanti Siahaan
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v6i1.2613

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana kartun digunakan sebagai media pembelajaran dalam membentuk akhlakul karimah anak usia dini. Studi ini dilaksanakan di TK Hatinia Barokah Desa Suka Ramai Kecamatan Kualuh Hulu Kabupaten Labuhanbatu Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Adapun kesimpulan penelitian ini adalah Akhlakul karimah yang ditanamkan di TK Hatinia Barokah Desa Suka Rame, Kecamatan Kualuh Hulu, Labuhanbatu Utara adalah sikap religius, cinta lingkungan, cinta tanah air, jujur, peduli terhadap teman-teman, dan orang tua. Dalam pelaksanaan menanamkan sikap akhlakul karimah tersebut digunakan media dengan penayangan kartun Nussa dan Rara. Pemilihan media ini sangat tepat sebab mayoritas anak suka menonton dan menirukan apa yang mereka lihat. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa pembelajaran anak usia dini dengan menggunakan media kartun berhasil membentuk akhlakul karimah siswa.
KARTUN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN AKHLAKUL KARIMAH ANAK USIA DINI Mursal Aziz; Dedi Sahputra Napitupulu; Juliyanti Siahaan
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v6i1.2613

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana kartun digunakan sebagai media pembelajaran dalam membentuk akhlakul karimah anak usia dini. Studi ini dilaksanakan di TK Hatinia Barokah Desa Suka Ramai Kecamatan Kualuh Hulu Kabupaten Labuhanbatu Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Adapun kesimpulan penelitian ini adalah Akhlakul karimah yang ditanamkan di TK Hatinia Barokah Desa Suka Rame, Kecamatan Kualuh Hulu, Labuhanbatu Utara adalah sikap religius, cinta lingkungan, cinta tanah air, jujur, peduli terhadap teman-teman, dan orang tua. Dalam pelaksanaan menanamkan sikap akhlakul karimah tersebut digunakan media dengan penayangan kartun Nussa dan Rara. Pemilihan media ini sangat tepat sebab mayoritas anak suka menonton dan menirukan apa yang mereka lihat. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa pembelajaran anak usia dini dengan menggunakan media kartun berhasil membentuk akhlakul karimah siswa.
Mitigating Digital Era Challenges Through Curriculum Integration: Islamic Education and Pancasila Student Profile in Primary Schools Mursal Aziz; Dedi Sahputra Napitupulu; Maisah Erawati
International Journal of Educational Qualitative Quantitative Research Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Qualitative and Quantitative Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58418/ijeqqr.v5i1.201

Abstract

Amidst escalating digital disruptions and emerging ethical vulnerabilities among primary school learners, establishing robust self-regulatory character anchors has become an international educational imperative. Drawing on Values Cultivation and Digital Citizenship frameworks, this exploratory qualitative case study examines the operationalization of an integrated curriculum merging the Islamic Education Curriculum and the national Pancasila Student Profile to mitigate digital-era moral degradation in a peripheral public primary school setting. Data were accrued through prolonged participant observations, semi-structured interviews with key institutional stakeholders (the principal, educators, students, and parents), and extensive textual documentation, which were systematically processed using rigorous thematic analysis to ensure data trustworthiness. The findings illuminate a tripartite structural mechanism driving integration: spiritual-affective habituation (routine worship), behavioral modeling by educators, and institutional value-embedding within the school culture, structurally reinforced through the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5). This synergistic curriculum effectively fosters critical character tenets, including social discipline, moral accountability, honesty, and empathy, which serve as cognitive anchors that insulate students from virtual-space distractions and behavioral fragmentation. However, systemic bottlenecks persist, including pervasive digital inequities, pedagogical conservatism, and infrastructural deficits. To circumvent these barriers, the institution deploys multi-stakeholder synergetic networks and iterative character tracking. Ultimately, this study conceptualizes a 'Civic-Religious Synergistic Pedagogy' model, concluding that a symbiotic alignment between religious education and civic profiles provides a scalable, sustainable framework for developing nations navigating the critical nexus of rapid technological integration and youth moral stabilization.
Implementasi Akhlakul Karimah untuk Mencegah Bullying: Studi Kasus di RA Al-Arifin Rahuning Devi Sulistiyanti; Dedi Sahputra Napitupulu; Tarmiji Siregar
TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 11 No. 01 (2026): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/b1drn279

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji konsep penanaman akhlakul karimah pada anak usia dini dan relevansinya dalam mencegah bullying di RA Al-Arifin Rahuning. Menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, hasil penelitian menunjukkan bahwa akhlakul karimah anak telah berkembang cukup baik melalui pembiasaan sopan santun, kejujuran, dan tolong-menolong, meski masih terdapat perilaku bullying ringan. Strategi penanaman nilai dilakukan melalui empat pendekatan: keteladanan guru dan orang tua, pembiasaan harian, internalisasi nilai lewat cerita islami dan permainan edukatif, serta kolaborasi sekolah dan keluarga. Faktor pendukung meliputi kurikulum berbasis Islam, lingkungan inklusif, dan komunikasi efektif, sedangkan penghambatnya antara lain keterbatasan pemahaman moral anak dan pengaruh media digital. Secara keseluruhan, penanaman akhlakul karimah terbukti berperan penting dalam mencegah bullying serta membentuk karakter anak yang berempati, santun, dan berakhlak mulia. Kata kunci: Akhlakul karimah, bullying, RA al-Arifin Rahuning
Strategi Guru Tahfidz dalam Meningkatkan Kemampuan Menghafal Al-Qur'an di SD Islam Terpadu Al Fikri Kampung Pajak Mursal Aziz; Dedi Sahputra Napitupulu; Sri Haryuni
Instructional Development Journal Vol. 7 No. 3 (2024): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui strategi guru tahfidz dalam meningkatkan hafalan Al Qur'an peserta didik SDIT Al Fikri kampung pajak Labuhanbatu Utara Tahun Ajaran 2023/2024 (2) untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat strategi guru tahfidz dalam meningkatkan hafalan Al Qur'an peserta didik SDIT Al Fikri kampung pajak Labuhanbatu Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan. Hasil dari penelitian yang dilakukan; (1) strategi guru tahfidz dalam meningkatkan hafalan Al Qur'an peserta didik yaitu menggunakan metode tiqror, metode talaqqi dan metode tasmi '. (2) Faktor pendukung dalam penerapan strategi guru tahfidz terdiri dari faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal berasal dari diri peserta didik itu sendiri berupa minat, bakat dan kecerdasan dalam menghafal Al Qur'an. Faktor eksternal berasal dari luar diri peserta didik yaitu lingkungan sosial di sekitar peserta didik, motivasi guru, dorongan dari orang tua dan tempat menghafal. Faktor penghambat dalam penerapan strategi guru tahfidz adalah kurangnya minat peserta didik dalam menghafal Al Qur'an, peserta didik yang belum bisa membaca Al Qur'an, dan pengaruh teman atau kelompok dalam menghafal Al Qur'an.
Co-Authors Amiruddin Siahaan Anggi Ariska Annisa Okatafera Annisa Okatafera Anwar Soleh Harahap Asmidar Sianipar Asrin, Ahmad Ayu Sahputri Azrun Zamil Bagus Purnomo Bahasan, Azmi Shahih Rezilla Baho, Rosvita Br Damanik, Faridah Dari Ayu Lestari Devi Sulistiyanti Djody Priantono Dwi Yudha Lesmana Dwi Yudha Lesmana Fachruddin Azmi, Fachruddin Fadilani Azmi Parapat Fatimah Fatimah fatimah Fatimah Hadi Widodo Hairullah Hairullah Hairullah Hairullah, Hairullah Hasan Asari Hasan Bakti Nasution Hikmah Bayani Situmorang IRA PRATIWI Ismayani Ismayani Izma Khoiruna Jamil, Azrun Juli Andriyana Juliani Juliyanti Siahaan Junaidi Arsyad, Junaidi Khairani, Zamzam Khoiruna, Izma Lestari, Dari Ayu Linda Hayati Lubis, Robi’atul Hafizoh Mahariah Mahariah Mahdalena Maisah Erawati Mariana Haenuri Marpaung, Khoirunnisah Masdawati Masdawati Masdawati, Masdawati Mir’atun Hayati Monica Chandra Mursal Aziz mutia salwa Nasution, Hasan Bakti Nasution, Zulkipli Novita Sari Nurtita Dewi Rambe Pitri, Pitri Priantono, Djody Rahmadhani, Viki Rita Novita Sari Panjaitan Rizki Wulandari Rohman Sagala, Nurdalila Armita Sagala, Risa Alvina Saiful Akhyar Lubis Salim, Muhammad Qolbi Salminawati salwa, mutia Selamat Pasaribu, Selamat Siahaan, Juliyanti Siregar, Ainurrizkani Siregar, Yus Erlina Effendi Siti Alfiyah Siti Rabiatul Adawiyah Siti Rabiatul Adawiyah Sitorus, M.Walimsyah Situmorang, Hikmah Bayani Solihah Titin Sumanti Sri Haryuni Suciati Suciati Surianto Surianto Suriaty, Suriaty Syafaruddin Siahaan Syafaruddin Syafaruddin Tanjung, Fitri Zahriani Tanjung, Siti Aminah Tarmiji Siregar Tarmiji Siregar Umami, Nurul Liza Viki Rahmadhani Yenni Fitri Yuliana Siregar Yuni Sarah Harahap, Rizky Zulkipli Nasution