Claim Missing Document
Check
Articles

Turnover Intention ditinjau dari Work Family Conflict pada Karyawati/ Pegawai Wanita Universitas Prima Indonesia Hartini, Sri; Cempaka, Rosari Ratna; Lufthiansyah, Muhammad Fariz; Sekali, Otniel Karo; Elvinawanty, Rianda; Simatupang, Mahisar
Jurnal Diversita Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v10i1.11717

Abstract

Tujuannya studi ini ialah untuk mengenali ada tidaknya hubungan sebab akibat antara masalah pekerjaan-keluarga dengan keinginan untuk keluar dari organisasi tempat seseorang bekerja. Untuk keperluan studi ini, 146 pegawai perempuan Universitas Prima Indonesia dipilih melalui penggunaan metode seleksi purposif. Periset memakai alat ukur Turnover Intention yang terdiri dari 31 item dan skala pengukuran Work Family Conflict yang terdiri dari 32 item. Untuk keperluan analisis data studi ini dipakai metode korelasi Pearson Product Moment. Temuan studi yang diperoleh melalui uji linieritas dan normalitas memakai IBM SPSS Statistics 25 mengungkapkan yakni konflik pekerjaan-keluarga berkorelasi positif bersignifikan dengan niat berpindah. Karena tingkat signifikansi sejumlah 0,000 (p < 0,05) dan koefisien korelasi sejumlah 0,552, maka bisa menyimpulkan yakni keinginan pekerja perempuan untuk meninggalkan jabatannya saat ini meningkat ketika tingkat konflik pekerjaan-keluarga meningkat, dan menurun ketika tingkat konflik pekerjaan-keluarga menurun.
PELATIHAN ADAPTASI DENGAN MASYARAKAT SERTA PENINGKATAN ETIKA DAN TATA KRAMA Mentari Rezeki, Sabrini; Elvinawanty, Rianda; Giovani Aritonang, Marsela; Liharni Purba, Flora
ABDI DALEM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : PT. ANAN PUBLISHER CENDEKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70585/abdidalem.v1i2.27

Abstract

Pelatihan adaptasi dengan masyarakat serta peningkatan etika dan tata krama merupakan aspek penting dalam membentuk karakter anak sekolah, terutama dalam menghadapi tantangan sosial di lingkungan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi program pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan adaptasi sosial serta pemahaman tentang etika dan sopan santun di kalangan siswa. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, permainan peran, dan diskusi kelompok yang difasilitasi oleh tenaga pendidik terlatih. Hasil menunjukkan bahwa program ini efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya tata krama dalam interaksi sehari-hari dan keterampilan mereka untuk beradaptasi dengan berbagai situasi sosial. Selain itu, pelatihan ini juga membantu siswa dalam membangun hubungan yang positif dengan lingkungan sekitar, yang dapat mendukung perkembangan sosial dan emosional mereka. Temuan ini mengindikasikan bahwa program pelatihan semacam ini dapat menjadi bagian penting dari upaya pendidikan karakter di sekolah.
Emotional Labor ditinjau dari Perceived Organizational Support pada Pegawai Negeri Sipil di Badan Kepegawaian Provinsi Sumatera Utara Calista; Hartini, Sri; Ikhsan, Muhammad; Veni; Elvinawanty, Rianda
Journal of Psychology Students Vol. 4 No. 2 (2025): JoPS: Journal of Psychology Students
Publisher : Faculty of Psychology Sunan Gunung Djati Islamic University of Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jops.v4i2.50031

Abstract

Tingginya tuntutan emotional labor pada Pegawai Negeri Sipil (PNS) dapat menimbulkan stres, kelelahan emosional, serta penurunan kinerja, terutama ketika dukungan organisasi dan sosial yang dirasakan tidak memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris hubungan antara perceived organizational support dengan emotional labor. Desain penelitian menggunakan metode total sampling dengan melibatkan 94 Pegawai Negeri Sipil di Badan Kepegawaian Provinsi Sumatera Utara sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui skala penelitian yang terdiri atas 37 item valid pada skala emotional labor dan 38 item valid pada skala perceived organizational support. Untuk memastikan validitas analisis, analisis data melibatkan uji asumsi seperti uji normalitas dan linieritas. Hubungan antara kedua variabel dianalisis menggunakan Product Moment (Pearson Correlation). Hasil penelitian menunjukkan koefisien Pearson Correlation r = 0,371 dan signifikansi p = 0,000 yang mengindikasikan adanya hubungan positif dan signifikan antar kedua variabel. Sumbangan efektif R Square (R²) = 0,138 mengindikasikan bahwa perceived organizational support memberikan pengaruh sebesar 13,8 persen terhadap emotional labor, sementara sisanya di pengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Temuan ini memberikan landasan bagi penelitian selanjutnya untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang memengaruhi emotional labor pada pegawai negeri sipil di Badan Kepegawaian Provinsi Sumatera Utara secara lebih menyeluruh.
Analisis Keterkaitan antara Workplace Spirituality dengan Organizational Citizenship Behavior pada Tenaga Kesehatan Rumah Sakit Advent Medan Lidia Novi Fitriani; Rianda Elvinawanty; Ronauli Samosir; Laura Permata Indah Br Sinaga; Sri Hartini
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Desember 2025 - Januari 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i5.1504

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang analisis keterkaitan antara workplace spirituality dan organizational citizenship behavior (OCB) pada tenaga kesehatan di Rumah Sakit Advent Medan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, serta menggunakan kuesioner dalam memperoleh data yang diberikan kepada 127 tenaga kesehatan. Hasil analisis penelitian ini mengindikasikan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara workplace spirituality dan OCB (r = 0.356, p < 0.05). Koefisien determinasi sebesar 0.126 menunjukkan bahwa workplace spirituality memberikan kontribusi sebesar 12.6% terhadap OCB. Temuan ini menunjukkan pentingnya membangun lingkungan kerja yang mendukung spiritualitas untuk mendorong perilaku kerja sukarela yang positif.
The Effectiveness of Gratitude Training to Improve the Subjective Well-Being of Broken Home Adolescents in The Child Care Community (KOPA) Medan Elvinawanty, Rianda; Jasmine, Jasmine; Harefa, Lidia Permata; Tanujaya, Marcell; Theresia, Jesslyn
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 11, No 2 (2022): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v11i2.7713

Abstract

In this modern area, internet is very easy to be accessed, most of adolescents like to compare themselves with others. Because of comparing themselves, they are less gratitude and have low subjective well-being. The aim of this research is to prove whether gratitude training can increase the subjective well-being of broken home adolescents in the Childcare Community (KOPA) Medan. This research is experimental research with non equivalent control group design. Shapiro Wilk is used as normality test. Scale is used for data collection techniques. There are thirty adolescents who joined pre-test to see their level of subjective well-being dan it shows that 28 of adolescents have low and medium subjective well-being. Analysis technique in this research is quantitative research. The quantitative research uses non-parametric test which is Mann Whitney U Test with the help of SPSS (Statistical Product dan Service Solution) Program version of 25. The result of statistical test for Mann Whitney U Test and Wilcoxon shows that this research has Sig. value 0.002. In statistic, if Sig. value <0.05, hypothesis is accepted. Because of that, in conclusion, gratitude training has effect in increasing the subjective well-being of broken-home adolescents in Childcare Community (KOPA) in Medan. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk melihat apakah pelatihan kebersyukuran memiliki dampak untuk meningkatkan subjective well-being remaja broken home di Komunitas Peduli Anak (KOPA) Medan. Hipotesa pertama dalam penelitian ini adanya perbedaan yang signifikan pada subjective well-being remaja broken home sebelum dan sesudah diberikan pelatihan kebersyukuran, dengan asumsi subjective well-being meningkat setelah diberikan pelatihan kebersyukuran. Hipotesa kedua yaitu subjective well-being pada kelompok yang diberikan pelatihan kebersyukuran akan lebih tinggi daripada yang tidak mendapatkan pelatihan kebersyukuran pada remaja broken home di Komunitas Peduli Anak (KOPA) Medan. Penelitian ini ialah jenis penelitian eksperimen dengan non equivalent control group design. Data diperoleh melalui uji normalitas Shapiro Wilk. Teknik analisis dalam penelitian ini yaitu kuantitatif. Analisis kuantitatif menggunakan uji non parametris yaitu teknik analisis Mann Whitney U Test dengan bantuan program SPSS (Statistical Product and Service Solution) versi 25. Hasil dari uji statistik Mann Whitney U Test dan uji Wilcoxon yang telah digunakan pada penelitian ini memperoleh nilai Sig. sebesar 0.002. Secara statistik, jika nilai Sig.<0.05 maka hipotesa diterima. Oleh karena itu, berdasarkan hasil analisa tersebut kesimpulan yang diambil adalah bahwa pelatihan kebersyukuran berpengaruh untuk meningkatkan subjective well-being pada remaja broken home di Komunitas Peduli Anak (KOPA) Medan
Resilience as a Driver of Organizational Citizenship Behavior: An Empirical Study Situmorang, Elis Fani; Elvinawanty, Rianda; Elizabeth Simanjuntak, Cinthya; Claudia Hotnauli Rumahorbo, Yolanda; Hartini, Sri
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 14, No 1 (2026): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v14i1.23887

Abstract

This research focuses on the importance of resilience in the context of Organizational Citizenship Behavior (OCB), which is increasingly relevant in today’s high-pressure work environments. The aim of this study is to examine the relationship between individual resilience and organizational citizenship behavior, as well as to explore the factors influencing these variables. This study employs a quantitative research method using a survey design, involving 115 respondents Belawan Type A Class I Navigation District. Data were collected using Likert scales to measure resilience and OCB, which were previously validated. The results reveal a significant positive relationship between resilience and organizational citizenship behavior. The findings suggest that individuals with higher resilience are more likely to engage in proactive behaviors, such as helping coworkers, showing initiative, and actively participating in organizational life. The implications of this research indicate that organizations should develop resilience training programs to enhance employee engagement, improve organizational culture, and boost overall performance.
A Quantitative Analysis of Organizational Citizenship Behavior and Its Impact on Employee Performance at PT Maju Bersama Viona Kumalasari; Rianda Elvinawanty; Verawaty; Tiara Mastari Purba; Mukhaira El Akmal
IJIP : Indonesian Journal of Islamic Psychology Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Da'wa Faculty of Islamic State University Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/ijip.v7i2.4795

Abstract

In the workforce, proactive behavior has rapidly developed into a standard practice. This guideline refers to an individual's ability to take initiative, act before problems arise, and adapt to changes, which can be reflected in employee performance. The aim of this study is to identify the relationship between Organizational Citizenship Behavior (OCB) and employee performance at PT Maju Bersama. The study used a sample of 105 employees from PT Maju Bersama. A quantitative approach was the research method applied. The analysis results showed that the Pearson correlation value obtained was 0.597, with a significance level (p-value) of 0.000 (p<0.05). These results indicate a significant positive relationship, suggesting a strong and meaningful connection between these variables. Additionally, the study noted that the coefficient of determination for the OCB variable towards performance was 0.356, indicating that OCB contributes 35.6% to performance.
Hubungan Antara Technostress Dengan Work Life Balance Pada Karyawan di PT X Rahel Silitonga; Intan Kristiani Lature; Ivanka Natalia Silalahi; Eunike Ekanina Br Ginting; Mukhaira El Akmal; Rianda Elvinawanty
Ganaya : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 9 No 2 (2026)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/ganaya.v9i2.5387

Abstract

This study aims to analyze the relationship between technostress and work-life balance among employees at PT X in the digital era. A quantitative approach was employed involving 134 employees selected through purposive sampling. Data were collected using Likert-scale questionnaires consisting of a technostress scale (25 valid items) and a work-life balance scale (27 valid items). Data analysis was conducted using Pearson Product-Moment correlation. The results indicate a significant positive relationship between technostress and work-life balance (r = 0.820; p < 0.001), leading to the rejection of the initial hypothesis that proposed a negative relationship. Technostress contributed 67.2% to work-life balance, while the remaining variance was influenced by other factors. Categorization results show that the majority of respondents fall into the moderate category for both technostress (78.4%) and work-life balance (65.4%). These findings suggest the presence of effective adaptation mechanisms or coping strategies, where technology is perceived as a supportive tool in integrating work demands and personal life.
Perbedaan Intensi Berwirausaha antara Wirausahawan dan Non-Wirausahawan Ditinjau dari Kepribadian Rianda Elvinawanty; Ivory -; Tjeng Ferra Dhammayanti; Elvina Yaputri; Mega Elfrida Sihombing; Inka Natalia
Psikologi Prima Vol. 3 No. 1 (2020): Psikologi Prima
Publisher : unprimdn.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/psychoprima.v3i1.1195

Abstract

Wirausahawan dapat membantu mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan di Indonesia. Seseorang yang hendak berwirausaha dapat dilihat dari intensi berwirausahanya. Wirausahawan dan non wirausahawan (Pegawai Negeri Sipil) memiliki karakteristik kepribadian yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara kepribadian dan pekerjaan dengan intensi berwirausaha, serta perbedaan intensi berwirausaha antara wirausahawan dan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Subjek pada penelitian ini sebanyak 100 wirausahawan dan 100 PNS yang dipilih dengan metode purposive sampling. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan skala Likert, yaitu skala kepribadian (35 item, α = 0,923) dan skala intensi berwirausaha (24 item, α = 0,899). Analisis data menggunakan analisa kovarians (ANAKOVA) dengan bantuan SPSS 16 for Windows. Hasil analisa data menunjukkan bahwa kepribadian berhubungan positif dengan intensi berwirausaha (Sig. = 0,000 < p = 0,05), pekerjaan mempengaruhi intensi berwirausaha (Sig. = 0,000 < p = 0,05), serta terdapat perbedaan mean intensi berwirausaha antara wirausahawan (73,67) dengan PNS (71,58), dimana intensi berwirausaha wirausahawan lebih tinggi daripada PNS.
RESILIENSI DITINJAU DARI PERSEPSI TERHADAP DU SOSIAL DAN LOCUS OF CONTROL INTERNAL TERHADAP REMAIN VANG BROKEN HOME Sri Hartini; Sabrini Mentari; Nurvica -; Rianda Elvinawanty; Kimiko Khohiro
Psikologi Prima Vol. 6 No. 1 (2023): Psikologi Prima
Publisher : unprimdn.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/psychoprima.v6i1.4163

Abstract

This study aims to determine the relationship between resilience with perceptions of social support and internal locus of control. The hypothesis proposed in this study is that perceptions of social support and internal locus of control affect resilience. This study uses multiple regression analysis through the help of SPSS 17 for Windows. It is concluded that there is a positive and significant relationship between perceptions of social support and resilience in adolescents who are in broken homes in Medan City, which can be proven by the results of multiple regression analysis with a value (r) of 0.801, (e) of 0.612 with a significance level of 0.000 (P <0.05). This shows that the predictor of perception of postal support shows that if the score of perception of social support increases by 0.048 units, then resilience also increases by 0.048 units. The predictor of internal locus of control shows that if the locus of control score increases by 0.832, resilience also increases by 0832 units. It can be used as a predictor to predict resilience with the contribution given by perceptions of social support and internal locus of coeternal adolescents who are broken home by 64.20%. Moreover, the results of this study can conclude that the significant hypothesis is that there is a relationship between perceptions of social support and maternal locus of control with the resilience of broken home adolescents.
Co-Authors -, Nurvica Adek Oktaviani Adela Natasya Anastasya Anastasya Angelita Hulu, Stefany Ardila, Rizky Juliani Ariani, Benita Arsandi, Ervina Atrizka, diny Beby Astri Tarigan Bernhard Branyaga Baluya Bianca Herlianti Kusuma Br Silalahi, Julia Ningsih C Christover Calista Cempaka, Rosari Ratna Chandra, Angelina Charlie Sanlie Christiawan Christiawan Christopher Christopher Citra, Yennie Chairani Claresta Kangginata Claudia Hotnauli Rumahorbo, Yolanda Claura Noi Br Simangunsong Condinata, Frida Cuangga, Evangelyn Grafany David Junovandy Desi Desi Dwi Nova Nauli, Made El Akmal, Mukhaira Elizabeth Simanjuntak, Cinthya Elvina Yaputri Elvira Hardy Emi Emi Enzelin Regina S. Meliala Erina Septianti Eunike Ekanina Br Ginting Evelinadela Margaretta Fendro Chandra Fernanda Advenlia Samosir Ferry, Ferry Firda Amelia Fransiscus Fery Anto Silaen Fransiscus Josua Fredy Fredy Gianina Arta Rizka Giawa, Theodora Ananda Giovani Aritonang, Marsela Gisela Gurning Haposan Lumbantoruan Harefa, Lidia Permata Hasanuddin Hendriyo, Hendriyo Hulu, Niceh Christiani Husadi, Leany Hutagalung, Mida Uli I Nyoman Sujana Ina Evita Sari Pasaribu Inka Natalia Intan Kristiani Lature Ivanka Natalia Silalahi Ivory - Jasmine, Jasmine Jason Kosasi Jeffrey Wong Jeni Mentari Panjaitan Jenny Jenny Jesslyn Wijaya Jovian Julius Julius Juni Santy Theresia Sihotang Junovandy, David Kelly, Grace Kelsi Amanda Khairuddin Khairuddin Khairunnisa Kho, Cecillia Khohiro, Kimiko Kimiko Khohiro Kosasi, Jason Laia, Bernadet Selfiana Laura Permata Indah Br Sinaga Lidia Novi Fitriani Liharni Purba, Flora Lim, Vlam Liza, Winda Lorenza, Lorenza Lufthiansyah, Muhammad Fariz Lusiati br Silaban Lydia Yusnita Machiko, Machiko Manurung, Wilda Manurung, Yulinda S. marpaung, winida Martogi Maristella Enjeli Naibaho Martono, Anggitha Faradiba Mega Elfrida Sihombing Mentari, Sabrini Merri Hafni Mery Christin Panjaitan Michelle, Michelle Muhammad Ikhsan My Dora Sinambela Natalia Natalia Nathalia Yesica Nathalie Fransisca Ndruru, Bernad Ekarisman Nikki Lauda Novlyncia Novlyncia Nur Afni Safarina, Nur Afni Nurmaizar Nilawati Siregar Nurvica - Oktaviani, Adek Orlana Devina Ariestha Zebua Petrisely, Welsi Prapanca, Cherin Putri Manurung, Nada Natasya Putri, Yumelia Rahel Silitonga Rina Mirza Ronauli Samosir Sabrini Mentari Sabrini Mentari Rezeki Salim, Alvin Karuna Salim, Ricky Sandy Sanjaya sanlie, charlie Sarinah Sarinah Saulina Serpi Situmeang Sekali, Otniel Karo Sella Sepriani br Sinaga Septa, Adam Siahaan, Eirene Ratushyinkaya Sianturi, Hari Partogi Siauwira, Valesca Silalahi, Lamtiar Simanjorang, Helentina Simatupang, Mahisar Sinaga, Refina Lestari Siregar, Nurmaizar Nilawati Situmorang, Elis Fani Soemarco Chaiyadi Sri Hartini Sri Hartini Sri Hartini Sri Hartini Sri Hartini Sri Linda Barus Stephanie Stephanie Syamantha, Arbana Sylvana, Sylvana Tamba, Marsinta Tambunan, Clara Elizabeth Tanary, Christy Tanujaya, Marcell Theresia, Jesslyn Thionardi, Felycia Thomas, Jesslyn Tiara Mastari Purba Tito Salim Tjeng Ferra Dhammayanti Untario*, Evelyn Vanissa Vanissa Veni Verawaty Veronica Rania Vicky Firmansyah Siagian Vidi Marsha Lorenza Silitonga Vinanda, Vinanda Viola, Viola Viona Kumalasari Vivian Vivian Vivian Vivian Widya Christiani Sembiring Widyaningtyas Caturini Pratisya Wijaya, Amanda Priscilia Wijaya, Katherine Winda Liza Wiryateja, Jocelin Wong, Jeffrey Xevyra, Fanni Yedida Triwara Pasaribu Yennie Chairani Citra Yesika Situmorang Yulinda Septiani Manurung Yulinda Septiani Manurung, Yulinda Septiani Yumelia Putri Yunica Graselica Yusliza Surbakti, Nursyadiva