Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Berbasis Neurosains terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Pada Pembelajaran PAI Wiranata, Erik; Nasution, Aida Rahmi; Sutarto, Sutarto; Sari, Dewi Purnama
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30109

Abstract

Penelitian ini bertujuan pertama, mengetahui penerapan model problem based learning (PBL) berbasis Neurosains pada pembelajaran PAI. Kedua, mengetahui keterampilan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran PAI. Ketiga, mengetahui pengaruh model problem based learning (PBL) berbasis Neurosains terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran PAI. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, populasi sebanyak 36 dan sampel semua populasi dijadikan sampel. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertama, dalam pembelajaran PAI, peserta didik 0% sangat tidak setuju, 4% tidak setuju, 22% netral, 46% setuju dan 34% sangat setuju penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbasis Neurosains pada pembelajaran PAI. Kedua, hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran PAI, bahwa 31% memiliki keterampilan berpikir kritis sangat baik, 38% memiliki keterampilan berpikir kritis baik, 26% memiliki keterampilan berpikir kritis cukup, 5% memiliki keterampilan berpikir kritis kurang dan 0% siswa-siswi dalam pembelajaran PAI memiliki keterampilan berpikir kritis sangat kurang Ketiga, terdapat pengaruh penerapan model Problem based learning (PBL) berbasis neurosains terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran PAI dengan nilai rhitung > rtabel atau 0.398 > 0.334, dengan hasil uji-t 2.528 signifikan 0.016.
Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Berbasis Neurosains terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Pada Pembelajaran PAI Wiranata, Erik; Nasution, Aida Rahmi; Sutarto, Sutarto; Sari, Dewi Purnama
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30229

Abstract

Penelitian ini bertujuan pertama, mengetahui penerapan model problem based learning (PBL) berbasis Neurosains pada pembelajaran PAI. Kedua, mengetahui keterampilan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran PAI. Ketiga, mengetahui pengaruh model problem based learning (PBL) berbasis Neurosains terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran PAI. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, populasi sebanyak 36 dan sampel semua populasi dijadikan sampel. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertama, dalam pembelajaran PAI, peserta didik 0% sangat tidak setuju, 4% tidak setuju, 22% netral, 46% setuju dan 34% sangat setuju penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbasis Neurosains pada pembelajaran PAI. Kedua, hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran PAI, bahwa 31% memiliki keterampilan berpikir kritis sangat baik, 38% memiliki keterampilan berpikir kritis baik, 26% memiliki keterampilan berpikir kritis cukup, 5% memiliki keterampilan berpikir kritis kurang dan 0% siswa-siswi dalam pembelajaran PAI memiliki keterampilan berpikir kritis sangat kurang Ketiga, terdapat pengaruh penerapan model Problem based learning (PBL) berbasis neurosains terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran PAI dengan nilai rhitung > rtabel atau 0.398 > 0.334, dengan hasil uji-t 2.528 signifikan 0.016.
PEMANFAATAN VIDEOSCRIBE OLEH GURU PAI: PERSPEKTIF DAN TANTANGAN DALAM PENGAJARAN DI SMK NEGERI 1 EMPAT LAWANG Abdiyantoro, Restu; Diana Sari, Novita; Kristina, Epa; Rahmi Nasution, Aida
Al-Hasanah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 10 No 01 (2025): Al-Hasanah : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Pelabuhan Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to find out the utilisation of Sparkol VideoScribe by Islamic Education (PAI) teachers at SMK Negeri 1 Empat Lawang in improving student engagement in learning. The background of this research focuses on technological advances that can support the teaching and learning process, where VideoScribe as an innovative tool allows the creation of interactive and visually appealing content. The method used is a qualitative descriptive approach, with data collection through interviews with PAI teachers and analysis of related literature. The results showed that VideoScribe successfully captured students' attention, especially for those with visual learning preferences, despite challenges such as limited projector availability and unstable internet connectivity. The conclusion of this study confirms that while VideoScribe offers great potential to enhance religious education, it is important to address infrastructure and engagement issues for all students to utilise this technological advancement in their learning experience. The implications of this study indicate the need for further support for the integration of technology in education.
Pendekatan Konseling Multidimensional Pada Remaja Menyikapi Dampak Bulliying Adeko, Uun; Rizal, Syamsul; Sari, Dewi Purnma; Nasution, Aida Rahmi
Jurnal Literasiologi Vol 13 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v13i3.965

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas pendekatan konseling multidimensional dalam membantu remaja menghadapi dampak bullying di SMKN 4 Kepahiang. Pendekatan ini mengintegrasikan lima dimensi utama: emosional, kognitif, sosial, fisik, dan spiritual untuk memberikan dukungan secara holistik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini mampu membantu siswa korban bullying dalam mengelola emosi, membangun kepercayaan diri, memperbaiki pola pikir negatif, memperkuat hubungan sosial, dan meningkatkan ketenangan spiritual. Keberhasilan konseling sangat dipengaruhi oleh hubungan suportif antara konselor dan siswa, keterlibatan aktif guru BK, serta dukungan lingkungan sekolah. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa konseling multidimensional merupakan strategi yang efektif dan komprehensif untuk pemulihan psikologis siswa korban bullying.
Upaya Konseling Kelompok Islami Dalam Mengatasi Perilaku Menyimpang Pada Mahasiswa Di Perguruan Tinggi Islam Wirawan, Pandy Akbar; Azwar, Beni; Ristianti, Dina Hajja; Sari, Dewi Purnama; Nasution, Aida Rahmi
Jurnal Literasiologi Vol 13 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v13i3.966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya konseling kelompok Islami dalam mengatasi perilaku menyimpang pada mahasiswa di Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Curup. Konseling kelompok Islami merupakan pendekatan bimbingan yang memadukan teknik konseling modern dengan nilai-nilai ajaran Islam, seperti pembacaan ayat Al-Qur’an, doa bersama, dzikir, dan diskusi reflektif. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling kelompok Islami efektif membantu mahasiswa menyadari dampak negatif perilaku menyimpang, meningkatkan kesadaran religius, memperkuat kontrol diri, dan membangun komitmen untuk berubah. Pelaksanaan konseling dilakukan melalui tahapan perencanaan, pembentukan kelompok, pelaksanaan sesi konseling, hingga evaluasi berkala. Kendati terbukti memberikan dampak positif, program ini menghadapi kendala berupa keterbatasan jumlah konselor yang kompeten dan kurangnya fasilitas penunjang. Oleh karena itu, diperlukan dukungan institusi dan sinergi dengan organisasi kemahasiswaan agar konseling kelompok Islami dapat diterapkan secara berkelanjutan sebagai model pembinaan karakter mahasiswa yang holistik dan kontekstual.
Social Studies Learning Needs Analysis Based on Local Wisdom di Rejang Lebong Elementary School Nasution, Aida Rahmi; Ratnawati, Ratnawati; Supriatin, Atin; Amanisa, Rabbyatul
Al-Mudarris Vol 7 No 1 (2024): Al-Mudarris
Publisher : Jurusan Tarbiyah,IAIN PALANGKARAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/mdr.v7i1.7491

Abstract

21st-century learning is both a challenge and a great opportunity for teachers in presenting learning innovations that are more contextual and meaningful. Local wisdom is considered to contribute positively to shaping the ability to communicate, collaborate, critically thinking, and also an innovation of students' work because the learning patterns presented are concrete and close to daily activities. Need analysis is one way to obtain data related to teacher and student perspectives on local wisdom-based learning. This research uses a qualitative approach based on case studies with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. Data analysis using Creswell includes data display, data reduction, and conclusions. The findings of this study resulted in; 1) based on the needs analysis of the interview this model needs to be developed; 2) the percentage of teachers is 80.85% in the "needed" category and 61.34 students in the "needed" category; 3) Based on observations and interviews, the model is intended to be developed by presenting products in the form of learning modules.
Hambatan dan Solusi Guru PAI dalam Mengembangkan Media Pembelajaran Inovatif di Sekolah Menengah Atas : Studi Kasus SMAN 2 RL Wiranata, Erik; Setiawan, Jamil; Aulia, Fairus; Kristina, Epa; Nasution, Aida Rahmi
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i3.1059

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hambatan-hambatan yang dihadapi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengembangkan media pembelajaran inovatif, serta mengidentifikasi solusi dan peran sekolah dalam mendukung proses tersebut di Sekolah Menengah Atas. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari guru PAI, kepala sekolah, dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum yang dipilih secara purposive. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI menghadapi beberapa hambatan utama dalam pengembangan media pembelajaran inovatif, yaitu keterbatasan kemampuan teknologi, kurangnya kreativitas, minimnya fasilitas pendukung, serta beban administrasi yang tinggi. Meskipun demikian, guru berupaya mengatasinya dengan memanfaatkan media sederhana berbasis digital seperti Canva dan PowerPoint, mengikuti pelatihan daring, serta berkolaborasi melalui kelompok kerja guru (MGMP). Peran sekolah sangat berpengaruh dalam menciptakan lingkungan yang mendukung inovasi, melalui penyediaan fasilitas, pelatihan, serta apresiasi terhadap guru yang berinovasi.
Hambatan Pengembangan Media Pembelajaran PAI Berbasis Buku Teks (Studi Kasus di MIN 4 Rejang Lebong) Irama, Debi Irama; Dewanti, Asri Hajar; Marinda, Aflia Bela; Kristina, Epa; Nasution, Aida Rahmi
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i3.1063

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hambatan yang dihadapi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis buku teks di MIN 4 Rejang Lebong, serta menganalisis faktor penyebab hambatan, upaya guru dalam mengatasinya, dan bentuk dukungan madrasah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI menghadapi beberapa hambatan utama, antara lain keterbatasan waktu, minimnya kemampuan teknis dalam memodifikasi buku teks menjadi media yang menarik, serta rendahnya ketersediaan media pembelajaran di madrasah. Faktor penyebab hambatan meliputi kurangnya pelatihan, tingginya beban administrasi, keterbatasan fasilitas, dan dukungan sarana yang belum optimal. Meskipun demikian, guru melakukan sejumlah upaya seperti memanfaatkan media sederhana, menggunakan sumber belajar digital, serta berkolaborasi melalui MGMP. Dukungan madrasah berupa penyediaan fasilitas dasar dan akses pelatihan turut membantu, meskipun masih perlu ditingkatkan agar pengembangan media pembelajaran dapat berjalan secara lebih efektif. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi guru dan penyediaan fasilitas madrasah untuk memperkuat pengembangan media pembelajaran PAI berbasis buku teks.
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DALAM MEMBINA KECERDASAN SPIRITUAL SISWA DI SMP NEGERI 4 REJANG LEBONG Hanila, Sasi; Marhama, Revan; Hidayatullah, Hafidz; Daheri, Mirzon; Nasution, Aida Rahmi
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i3.1066

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membina kecerdasan spiritual siswa di SMP Negeri 4 Rejang Lebong. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menelusuri bagaimana guru menerapkan pembinaan spiritual di lingkungan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki peran sentral sebagai pendidik, pembimbing, dan teladan dalam membimbing siswa menginternalisasi nilai-nilai Islam. Kecerdasan spiritual dikembangkan melalui keteladanan guru, pelaksanaan kegiatan keagamaan rutin seperti salat dhuha dan tadarus Al-Qur’an, serta pengintegrasian nilai-nilai spiritual dalam proses pembelajaran di kelas.Penelitian ini juga menemukan beberapa tantangan seperti keterbatasan waktu pembelajaran, motivasi siswa yang rendah, serta pengaruh negatif media sosial. Secara keseluruhan, guru PAI memberikan kontribusi yang signifikan dalam membentuk karakter spiritual siswa, meskipun diperlukan kerja sama yang lebih kuat antara sekolah, keluarga, dan lingkungan pendidikan yang lebih luas untuk mengoptimalkan upaya tersebut.Penelitian ini menegaskan pentingnya strategi pembinaan yang holistik, konsisten, dan kontekstual dalam menumbuhkan kecerdasan spiritual pada remaja.
Sistem Kerja Otak pada Neurosains dalam Upaya Meningkatkan Pembelajaran PAI di Era Society 5.0 Restu Abdiyantoro; Sutarto Sutarto; Dewi Purnama Sari; Aida Rahmi Nasution
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 2 No. 2 (2024): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijim.v2i2.75

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai penggunaan neurosains dalam pembelajaran PAI, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagian dan sistem kerja otak serta peranannya dalam pembelajaran PAI di era society 5.0, sumber primer dan sumber sekunder, Sumber data primer dalam penelitian ini menggunakan Guru Milenial dan tantagan society 5.0 yang di tulis oleh Hani Rafiqo dan Richardus eko indrajid serta jurnal mengenai neurosains dan data sekunder yang di gunakan jurnal dan buku buku yang relavan, hasil penelitian ini menunjukan bahwa pentingnya seorang guru memahami fungsi otak dalam merancang, melaksanakan pembelajaran serta komunikasi antara guru dan siswa agar pembelajaran dapat berjalan dengan optimal.
Co-Authors Abdiyantoro, Restu Adeko, Uun Aini, Jannatun Alzairi Hendrik Amanisa, Rabbyatul Andi Irma Sarjani Andika, Joko Aniska Sabena Aniska Septi Sabena Atikah Syamsi Atin Supriatin Atin Supriatin, Atin Aulia, Fairus Aziz, Toher Azwar, Beni Ceshelya Astra Ceshelya Astra Daheri, Mirzon Dewanti, Asri Hajar Dewi Pernama Sari Dewi Purnama Dewi Purnama Sari Dewi Purnama Sari Dewi Purnamasari Diah Yupita Sari Diana Sari, Novita Dina Hajja Ristianti Dina Hajja Ristianti, Dina Hajja Epa Kristanti Epa Kristanti Erwanto Erwanto Feni Karya Utami Fitriyani, Desti Gunawan Gunawan Hafizah, Tamama Hamengkubuwono Hanila, Sasi Hati, Lisa Hendrik, Alzairi Herwin Wijaya Hidayatullah, Hafidz Idi Warsah Indrayanto Indrayanto Irama, Debi Irama Jerri Sundari Jumira Warlizasusi Khoirun Nisa Kristina, Epa Kusen Kusen Larasi Watia M. Azimmullah Ilyas M. Yogi Riyantama Isjoni Marhama, Revan Marinda, Aflia Bela Mega Fitri Meldiana, Tika Meldina, Tika Meldina, Tika Muhammad Husein Mutiara Mahardika Nafaisul Mustajada Nafaisul Mustajadah Nofita Sari Novita Diana Sari Novita Sari Nurjannah, Aulia Nurwijayanti Perawati Perawati, Perawati Putri, Feby Lestari Rajab Martadi Tanjung Rana Meiyanda Ratnawati Ratnawati Reki Tri Andriani Reni Dianti Rukmini Reni Dianti Rukmini Restu Abdiyantoro Revan Marhamah Rio Pujangga riskan junaidi Roja Saputra Sari, Dewi Purnma Sasi Hanila Selvi Pransiska Setiawan, Jamil Solina Balqis Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Sutrisno Syamsi, Atikah Syamsul Rizal Syamsul Rizal Syarfuni Syarfuni Tiara, Meza Tika Meldina Tri Wulandari Wahyu Asbabul Jannah Wijaya, Sukma Eka Wiranata, Erik Wirawan, Pandy Akbar Wiwik Damayanti Wiwik Damayanti Wiwik Handayani Yonita, Wezi Yusefri, Yusefri