Claim Missing Document
Check
Articles

Pemanfaatan VideoScribe oleh Guru PAI: Perspektif dan Tantangan dalam Pengajaran di SMK Negeri 1 Empat Lawang Restu Abdiyantoro; Novita Diana Sari; Epa Kristina; Aida Rahmi Nasution
Journal on Education Vol. 7 No. 2 (2025): Journal on Education: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 In Progress (Januari-Februari
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i2.7681

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan Sparkol VideoScribe oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMK Negeri 1 Empat Lawang dalam meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Latar belakang penelitian ini berfokus pada kemajuan teknologi yang dapat mendukung proses belajar mengajar, di mana VideoScribe sebagai alat inovatif memungkinkan pembuatan konten yang interaktif dan menarik secara visual. Metodologi menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, pengumpulan data menggunakan wawancara dengan guru PAI dan analisis literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa VideoScribe berhasil menarik perhatian siswa, terutama bagi mereka yang memiliki preferensi pembelajaran visual, meskipun terdapat tantangan seperti ketersediaan proyektor yang terbatas dan konektivitas internet yang tidak stabil. Kesimpulan dari studi ini menegaskan bahwa meskipun VideoScribe menawarkan potensi besar untuk meningkatkan pendidikan agama, penting untuk mengatasi masalah infrastruktur dan keterlibatan agar semua siswa dapat memanfaatkan kemajuan teknologi ini dalam pengalaman belajar mereka. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan perlunya dukungan lebih lanjut untuk integrasi teknologi dalam pendidikan.
Perencanaan Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif untuk Meningkatkan Pemahaman Materi Pendidikan Agama Islam (PAI) Mega Fitri; Riskan Junaidi; Aida Rahmi Nasution; Epa Kristanti
Journal on Education Vol. 7 No. 2 (2025): Journal on Education: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 In Progress (Januari-Februari
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i2.7683

Abstract

Planning the development of interactive learning media to improve understanding of Islamic Religious Education (PAI) material is an important step in efforts to improve the quality of education in the digital era. Interactive learning media can create a more interesting and effective learning experience, by allowing students to interact directly with teaching materials through various multimedia elements such as text, images, audio, video, and animation. Interactive media-based learning provides an opportunity for students to understand Islamic religious concepts more deeply and applicatively, according to their characteristics and needs. In developing this learning media, careful planning is needed, starting from determining learning objectives, selecting appropriate materials, to designing an easy-to-use interface. In addition, technologies such as Learning Management Systems (LMS), mobile applications, and e-learning can be utilized to improve the accessibility and effectiveness of the teaching and learning process. With the implementation of good interactive learning media, it is hoped that students' understanding of PAI material will increase, and can shape their character and spirituality in everyday life.
Pengembangan Media Pembelajaran PAI Berbasis Mentimeter di MAN 01 Rejang Lebong Nofita Sari; Nafaisul Mustajadah; Aida Rahmi Nasution; Epa Kristina
Journal on Education Vol. 7 No. 2 (2025): Journal on Education: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 In Progress (Januari-Februari
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i2.7887

Abstract

Jurnal ini bertujuan untuk memungkinkan pembelajaran PAI lebih maju dan berkembang agar pembelajaran menjadi lebih efektif dan efisien. Seluruh lembaga pendidikan harus proaktif, kreatif dan produktif dalam membaca fenomena yang terjadi saat ini. Oleh karena itu peran media pembelajaran mentimeter sangat penting disini, menciptakan desain yang baik sebagai landasan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, serta menambah kegiatan pembelajaran pendidikan agama Islam dengan materi dan keterampilan dan menjalankan agama mencakup kegiatan belajar serta penguasaan. Namun kita juga harus bisa menggunakan pendekatan teknis dengan metode pembelajaran menggunakan media berbasis mentimeter ini. Selanjutnya peneliti akan memberikan informasi mengenai jenis penelitian yang akan dilakukan, rencana waktu pelaksanaan penelitian, dan kelas yang akan menjadi subjek penelitian. Hasil yang dicapai adalah proses pengembangan media pembelajaran PAI berbasis mentimeter, mulai dari tahap identifikasi awal atau pelaksanaan penelitian pendahuluan hingga tahap revisi akhir.
Pengembangan Media Pembelajaran Pai Berbasis Mentimeter di MAN 01 Rejang Lebong Nofita Sari; Nafaisul Mustajada; Aida Rahmi Nasution; Epa Kristina
Journal on Education Vol. 7 No. 2 (2025): Journal on Education: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 In Progress (Januari-Februari
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i2.7953

Abstract

This journal aims to enable Islamic Religious Education learning to be more advanced and developed so that learning becomes more effective and efficient. All educational institutions must be proactive, creative and productive in reading the phenomena that occur today. Therefore, the role of Mentimeter learning media is very important here, creating a good design as a foundation for the advancement of information and communication technology, as well as adding Islamic religious education learning activities with materials and skills and practicing religion including learning activities and mastery. However, we must also be able to use a technical approach with learning methods using this Mentimeter-based media. Furthermore, the researcher will provide information regarding the type of research to be conducted, the planned time for implementing the research, and the class that will be the subject of the research. The results achieved are the process of developing Mentimeter-based Islamic Religious Education learning media, starting from the initial identification stage or implementation of preliminary research to the final revision stage.
IMPLIKASI NEUROSAINS: PROJECT BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI DAN KOLABORASI SISWA PADA PEMBELAJARAN PAI DI SDN 91 REJANG LEBONG Nisa, Khoirun; Sari, Dewi Purnama; Nasution, Aida Rahmi
Jurnal Literasiologi Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v13i2.897

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui implikasi neurosains pada projek based learning dalam meningkatkan keterampilan komunikasi dan kolaborasi dalam pembelajaran PAI.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian field research. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini Penerapan Neurosains dalam model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) memiliki implikasi yang signifikan dalam meningkatkan keterampilan komunikasi dan kolaborasi siswa pada pembelajaran PAI di SDN 91 Rejang Lebong yaitu siswa menjadi lebih aktif dalam berbicara, percaya diri dalam menyampaikan pendapat, serta mampu bekerja sama dalam kelompok untuk menyelesaikan proyek.
PENERAPAN MODEL INQUIRY LEARNING DALAM MENGEMBANGKAN NEUROSAINS BEPIKIR KRITIS SISWA DI PEMBELAJARAN PAI SDIT RABBI RADHIYYA REJANG LEBONG Andika, Joko; sari, Dewi Purnama; Nasution, Aida Rahmi
Jurnal Literasiologi Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v13i2.903

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi adanya Penerapan model inquiry learning dalam mengembangkan neurosains siswa di pembelajaran pendidikan agama islam sdit rabbi radhiyya rejang lebong. Pada penerapannya tentu dalam pelaksanaanya terdapat hal hal yang perlu diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta menganalisis hal yang berkaitan dengan Penerapan model inquiry learning dalam mengembangkan neurosains siswa di pembelajaran pendidikan agama islam sdit rabbi radhiyya rejang lebong. Penelitian ini menggunakan pedekatan kualitatif yakni Penelitian ini menggunakan pedekatan kualitatif yakni penelitian lapangan yang menuntut secara langsung peneliti ke tempat yang diteliti untuk mendapatkan informasi secara langsung dari informan.Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (Field reaseach), yakni penelitian yang dilakukan secara langsung terjun ke lapangan untuk mendapatkan serta mengumpulkan informasi dari responden dan informan serta objek yang diamati melalui instrument pengumpulan data. Jenis penelitian adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu obervasi, wawancara dan dokumentasi. Penggunaan metode analisis dengan menggunakan model yang dikemukakan oleh huberman dan miles yang meliputi: Reduksi data, Display data, Pengambilan kesimpulan dan verifikasi. Kemudian, keabsahan data menggunakan sistem triangulasi yaitu triangulasi sumber,triangulasi teknik dan triangulasi waktu.Hasil penelitian diperoleh bahwa Penerapan model inquiry learning dalam mengembangkan neurosains siswa di pembelajaran pai sdit rabbi radhiyya rejang lebong dilakukan dengan beberapa langkah yakni membangkitkan rasa ingin tahu siswa, pemberian masalah, eksplorasi dan diskusi disetiap tahapannya memberikan peluang untuk siswa dalam mengembangkan berpikir kritis hal ini di lihat hasil wawancara maupun observasi baik guru maupun siswa dalam proses pembelajaran. Sedangkan untuk kendala dalam melaksanakan model inqury learning berbasis neurosains berpikir kritis siswa dalam pelaksanaan pembelajaran ada beberapa siswa yang kurang aktif dan kemudian keterbatasan waktu dalam pembelajaran.
PENERAPAN PRINSIP NEUROSAINS DALAM GAYA KOMUNIKASI GURU PAI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KEAGAMAAN SISWA DI MIN 1 LEBONG Dewanti, Asri Hajar; Nasution, Aida Rahmi; Sari, Dewi Purnama
Jurnal Literasiologi Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v13i2.910

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) berperan penting dalam membentuk karakter serta nilai-nilai keagamaan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip neurosains dalam gaya komunikasi guru PAI di MIN 1 Lebong dan dampaknya terhadap pemahaman keagamaan siswa. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pemahaman guru tentang prinsip neurosains bervariasi, penerapan strategi komunikasi berbasis neurosains seperti storytelling dan stimulasi visual telah memberikan dampak positif terhadap pemahaman siswa. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan untuk guru serta peningkatan fasilitas pembelajaran agar penerapan neurosains dalam komunikasi dapat dioptimalkan.
PENERAPAN NEUROSAINS DALAM EVALUASI PEMBELAJARAN DI SMA NEGERI 10 REJANG LEBONG Irama, Debi Irama; Sari, Dewi Purnama; Nasution, Aida Rahmi
Jurnal Literasiologi Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v13i2.915

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan prinsip-prinsip neurosains dalam pengembangan evaluasi pembelajaran di SMA Negeri 10 Rejang Lebong. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, pendekatan pendidikan di era modern menuntut pembelajaran yang tidak hanya mengutamakan hasil akhir, tetapi juga memperhatikan proses kognitif, emosional, dan psikologis siswa. Neurosains, sebagai ilmu yang mempelajari cara kerja otak manusia, menawarkan wawasan penting mengenai bagaimana otak menerima, memproses, dan menyimpan informasi, serta bagaimana emosi dan kondisi psikologis memengaruhi pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara terstruktur dengan tiga guru dari mata pelajaran yang berbeda, observasi pada proses evaluasi pembelajaran, dan studi dokumentasi mengenai metode evaluasi yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun beberapa guru telah memahami pentingnya memperhatikan perbedaan gaya belajar dan kondisi psikologis siswa, penerapan prinsip neurosains dalam desain evaluasi masih terbatas. Evaluasi yang dilakukan mayoritas masih berfokus pada ujian tulis dan tugas individu, dengan sedikit inovasi seperti portofolio dan penilaian proyek. Diperlukan pelatihan dan sosialisasi lebih lanjut mengenai konsep-konsep neurosains agar evaluasi pembelajaran di sekolah ini dapat lebih adaptif dan sesuai dengan cara kerja otak, sehingga mendorong perkembangan kognitif, emosional, dan sosial siswa secara lebih maksimal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan evaluasi pembelajaran yang lebih berpusat pada siswa dan mendukung prinsip-prinsip neurosains dalam pendidikan.
PENERAAPAN PRINSIP PEMBELAJARAN BERBASIS NEUROSAINS DALAM MENINGKATKAN EMPATI DAN AKHLAK SISWA DI MTS N 1 LEBONG Tiara, Meza; Sari, Dewi Purnama; Nasution, Aida Rahmi
Jurnal Literasiologi Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v13i2.927

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan prinsip pembelajaran berbasis neurosains dalam meningkatkan empati dan akhlak siswa di MTs N 1 Lebong. Latar belakang dari penelitian ini berangkat dari kebutuhan akan pendekatan yang lebih efektif dalam pendidikan karakter, khususnya di era digital yang penuh dengan distraksi. Neurosains sebagai pendekatan ilmiah menawarkan pemahaman baru terkait bagaimana otak memproses nilai moral dan sosial, dengan fokus pada struktur seperti prefrontal cortex, amigdala, dan hippocampus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus.Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan guru PAI, guru BK, serta wali kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi seperti role-playing, diskusi etika, pembelajaran berbasis pengalaman, dan latihan mindfulness mampu meningkatkan empati, regulasi emosi, serta kesadaran moral siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis neurosains dapat menjadi strategi alternatif yang efektif dalam pendidikan karakter berbasis Islam. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan bagi guru serta integrasi pendekatan neurosains dalam kurikulum untuk mendukung penguatan karakter siswa secara holistik.
Implementasi Model Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar hati, lisa; Sutarto; Rahmi Nasution, Aida
Al-Mau'izhoh: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 01 (2025): In Press Edisi Juni 2025
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/am.v7i01.10559

Abstract

This study explores the implementation of differentiated learning in Islamic religious education at State Elementary School 07 Rejang Lebong using the Merdeka Mengajar (Independent Teaching) platform. It aims to describe (1) the planning, (2) the implementation, and (3) the evaluation of the differentiated learning model in IRE. Using a qualitative descriptive case study approach, data were collected through observation, interviews, and documentation. The findings show that teachers planned learning by assessing students’ needs and preparing modules. In implementation, teachers used the platform to vary content, process, and product based on students’ readiness, interests, and learning profiles. Activities included calligraphy, creative projects, and flexible learning environments. Evaluation was conducted through reflection and adaptation, using the platform as a reference to improve instructional strategies. The study concludes that differentiated learning, supported by digital platforms, enhances the relevance and effectiveness of Islamic religious education instruction.
Co-Authors Abdiyantoro, Restu Adeko, Uun Aini, Jannatun Akbar Wirawan, Pandy Alzairi Hendrik Amanisa, Rabbyatul Andi Irma Sarjani Andika, Joko Aniska Sabena Astra, Ceshelya Atikah Syamsi Atin Supriatin Atin Supriatin, Atin Aulia, Fairus Aziz, Toher Azwar, Beni Ceshelya Astra Daheri , Mirzon Daheri, Mirzon Dewanti, Asri Hajar Dewi Pernama Sari Dewi Purnama Dewi Purnama Sari Dewi Purnama Sari Dewi Purnama Sari Dewi Purnamasari Diah Yupita Sari Diana Sari, Novita Dina Hajja Ristianti, Dina Hajja Epa Kristanti Epa Kristina Erwanto Erwanto Feni Karya Utami Fitri, Mega Fitriyani, Desti Gunawan Gunawan Hafizah, Tamama Hajja Ristianti, Dina Hanila, Sasi Hati, Lisa Hendra Harmi Hendrik, Alzairi Herwin Wijaya Hidayatullah, Hafidz Idi Warsah Ilyas, M. Azimmullah Indrayanto, Indrayanto Irama, Debi Irama Jerri Sundari Jumiatun Jumiatun, Jumiatun Jumira Warlizasusi Khoirun Nisa Kristanti, Epa Kristina, Epa Kusen Kusen Larasi Watia M. Azimmullah Ilyas M. Yogi Riyantama Isjoni Marhama, Revan Marinda, Aflia Bela Mega Fitri Meldiana, Tika Meldina, Tika Meldina, Tika Muhammad Husein Muhammad Husein Mutiara Mahardika Nafaisul Mustajada Nafaisul Mustajadah Nofita Sari Novita Diana Sari Novita Sari Nurwijayanti Perawati Perawati, Perawati Pransiska, Selvi Putri, Feby Lestari Rajab Martadi Tanjung Rana Meiyanda Ratnawati Ratnawati Reki Tri Andriani Reni Dianti Rukmini Restu Abdiyantoro Revan Marhamah Rio Pujangga riskan junaidi Roja Saputra Rukmini, Reni Dianti Sabena, Aniska septi Sari, Dewi Purnma Sasi Hanila Setiawan, Jamil Sibuan Sibuan Solina Balqis Sundari, Jerri Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Syamsi, Atikah Syamsul Rizal Syarfuni Syarfuni Tiara, Meza Tika Meldina Tri Wulandari Utami, Feni Karya Wahyu Asbabul Jannah Wijaya, Sukma Eka Wiranata, Erik Wirawan, Pandy Akbar Wiwik Damayanti Wiwik Damayanti, Wiwik Wiwik Handayani Yonita, Wezi Yusefri, Yusefri