Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Benefits of Women's Empowerment in Midwifery Services: Scooping Review Juniarti, Shania; Ramayani, Ramayani; Gunarmi, Gunarmi; Mularsih, Sri
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 4 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i4.3396

Abstract

Empowering women in the health sector is an important element of women's human rights and reducing gender inequality towardsacceleration of SDGs achievement targets in the third and fifth "Decade of Action" goals in 2030. Objective: to find out evidence based on the benefits of women's empowerment in midwifery services in developing countries. This research uses a five-step framework adapted from Arksey and O'Malley. The review focuses on searching for articles using databases (PubMed and Science Direct), to find relevant articles published in 2014-2024 with the keywords used (women empowerment) AND (midwifery services). There were 207 articles found and sorted based on inclusion and exclusion criteria, resulting in 10 articles used in this research from which the data would then be extracted, as well as compiling, summarizing and reporting the results. Research shows that women's empowerment has a greater possibility of using contraception, improving sexual health, access to antenatal services, improving the quality of baby care and providing proper nutrition to children, complete vaccination, giving birth with professional staff. The importance of support pgovernment andmidwife in givingquality midwifery services, access to credible sources of information, and encouraging women's involvement so as to realize women's health and welfare globally.
PENYULUHAN TENTANG MAKANAN SEHAT DAN INOVATIF UNTUK ANAK USIA DINI Handayani, Noviasari; Gunarmi, Gunarmi; Isnawati Hadi, Selasih Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59963/2023.v1i2/308/5/juramas

Abstract

Early Childhood according to Law no. 20 of 2003 are children aged 0-6 years. The growth of early childhood is very dependent on the child's health which is influenced by the healthy food consumed. The health problem of early childhood caused by malnutrition which results in disrupted growth is stunting. This service aims to change the mother's lifestyle/habits after the child reaches an early age by providing food that is unbalanced and less attractive. This community service will be carried out in Sumurejo Village, Gunungpati District, Semarang City. The target was 18 families in Dawis Amarilis, Sumurejo Subdistrict. There are four competency points that are expected to be obtained by pregnant women and breastfeeding mothers after this counseling, namely: Knowledge (knowledge) Mothers will have knowledge and understanding regarding the benefits of healthy food innovation for early childhood. Mother's skills are able to process food to be more innovative and highly nutritious. Attitude (Behavior) To form a conscious attitude about the importance of preparing innovative and nutritious food. Product (product) Obtain a leaflet about innovative and nutritious food.
Pengaruh Penggunaan Gymball dan asuhan Sayang Ibu Terhadap Pengurangan Rasa Nyeri Pada ibu Bersalin Kala I Di Kilinik Budi Mulia Medika Tahun 2023 Theresia Shella Beredikta; Gunarmi, Gunarmi; Juda, Juda Julia Kristiani
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35325/kebidanan.v13i2.380

Abstract

Angka kematian ibu di Indonesia masih menjadi masalahutama hal tersebut disebabkan oleh nyeri persalinan yanglama diatasi saat menjelang maupun proses prasalianan.Nyeri yang tidak teratasi menyebabkan pernafasan dan denyutjantung ibu akan meningkat sehingga aliran darah dan oksigenke plasenta terganggu yang berdampak pada kematian ibu danbayi. Tujuan Penelitian ini adalah melihat PengaruhPenggunaan Gymball Dan Asuhan Sayang Ibu Terhadap RasaNyeri Persalinan Kala I Di Klinik Budi Mulia MedikaPalembang Tahun 2023. Metode penelitian ini merupakanjenis penelitian kuantitatif. Rancangan yang digunakan dalampenelitian ini adalah rancangan eksperimen (quasyexperiment) yaitu dengan melihat perubahan nyeri persalinankala I fase aktif menggunakan lembar observasi dankuesioner. Desain yang digunakan pada penelitian ini adalahtwo group only post test desain. Populasi dalam penelitian iniadalah semua ibu hamil yang bersalin pada bulan Maret 2023dengan Jumlah 30 orang ibu bersalin normal di Klinik BudiMulia Medika Palembang. Jadi total sampel dalam penelitianini adalah 30 ibu bersalin, yang dibagi menjadi 15 sebagaikelompok intervensi dan 15 kelompok kontrol. Tekniksampling yang digunakan yaitu nonprobability samplingdengan pendekatan purposive sampling. Kelompokeksperimen dan kelompok kontrol mayoritas tidak bekerja 9(60,0%) kelompok eksperimen 10 (66,7%). Pada uji pairetsampel t-Test kelompok ekperimen didapatkan p-value0,000< 0,05 dan kelompok kontrol diperoleh hasil p-value0,000< 0,05 sebelum dan sesudah intervensi terdapatpengaruh intervensi terhadap kelompok eksperimen dankelompok kontrol, namun pada uji Independen t-test tidakterdapat pergaruh yang efektif antara intervensi kelompokeksperimen dan kelompok eksperimen.Kesimpulan : Gymballdan Asuhan Sayang ibu merupakan upaya non farmakologiyang dapat digunakan dalam penurunan nyeri persalinan padaibu hamil Kala I fase aktif
The effect of relaxation gymnastics education on the anxiety of pregnant women in the new normal era Wulandari, Baiq Rina; Kusmiyati, Yuni; Gunarmi, Gunarmi
JNKI (Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia) (Indonesian Journal of Nursing and Midwifery) Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jnki.2024.12(1).96-108

Abstract

Background:  Currently the government is implementing a new normal policy regarding the Covid-19 pandemic. Pregnancy in the new normal era still causes anxiety among pregnant women because the Covid-19 pandemic as a whole has not yet ended due to information regarding the condition of pregnant women who are very likely to still be infected with the Covid-19 virus. Remembering that you have to be in the hospital and have direct contact with medical staff.Objectives: The research aims to determine the effect of relaxation exercise education using video and leaflet media on the anxiety of pregnant women in the new normal era.Methods: This research is an experiment with a pre-test-post-test control group design. There were 62 pregnant women respondents who were selected using simple random sampling technique. The instrument uses the Google-shaped Coronavirus Anxiety Scale (CAS) questionnaire. The analysis used the Independent T-test to determine differences in anxiety between treatment groups with video media and leaflet media.Results: The results of the study showed that there was an insignificant difference in reducing anxiety for pregnant women with relaxation training education using video media and leaflets. There was no significant difference in pre-posttest1, pre-posttest2 and pre-posttest3 anxiety scores (p>0.05). There is an influence of relaxation sports education using video media and leaflets on reducing the anxiety of pregnant women in the new normal era.Conclusions: Pregnancy exercise education using video media and leaflets can reduce the anxiety of pregnant women, so it is hoped that pregnant women will know and understand how important it is to deal with anxiety during pregnancy. The more often a mother does pregnancy exercises, the more calm she will be during pregnancy.
Edukasi Interaktif dalam Meningkatkan Peran Ibu Terhadap Ketahanan Pangan Keluarga di Puskesmas Siriwini Yulandari, Arlita Setiyani; Gunarmi, Gunarmi; Yulivantina , Eka Vicky
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1007

Abstract

Ketahanan pangan keluarga merupakan faktor penting dalam pencegahan masalah gizi, khususnya gizi kurang dan stunting pada balita. Rendahnya literasi gizi ibu menjadi salah satu determinan utama lemahnya ketahanan pangan rumah tangga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu mengenai ketahanan pangan keluarga melalui edukasi interaktif di Puskesmas Siriwini. Kegiatan dilaksanakan pada 29 November 2025 dengan melibatkan 20 ibu sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi edukasi interaktif melalui ceramah, diskusi kelompok, dan praktik sederhana, disertai evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu secara signifikan, ditandai dengan meningkatnya proporsi kategori pengetahuan baik dari 40% menjadi 70% serta peningkatan rerata skor pengetahuan dari 10,50 menjadi 12,90. Edukasi interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan literasi gizi ibu terkait prinsip gizi seimbang, pemanfaatan pangan lokal, dan pengelolaan pangan keluarga. Kegiatan ini berpotensi memperkuat peran ibu dalam mendukung ketahanan pangan keluarga secara berkelanjutan.
Edukasi Personal Hygiene sebagai Upaya Pencegahan Keputihan pada Remaja Putri di Pesantren Nurul Islam Husni, Fadhilla Ikhwa; Gunarmi, Gunarmi; Yulivantina, Eka Vicky
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.894

Abstract

Keputihan merupakan masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami remaja putri dan berkaitan dengan praktik personal hygiene. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai personal hygiene melalui edukasi dan buku saku ber-HAKI. Kegiatan dilaksanakan pada 20 November 2025 di Pesantren Nurul Islam dengan 25 peserta. Metode meliputi pre-test, penyuluhan interaktif, diskusi, demonstrasi, pembagian buku saku, dan post-test. Hasil Analisa data menunjukkan peningkatan signifikan, di mana saat pre-test peserta berada pada kategori kurang (24%), cukup (40%), dan baik (36%). Setelah edukasi, kategori baik meningkat menjadi 76% dan tidak ada lagi peserta dengan pengetahuan kurang. Rata-rata nilai meningkat dari 10.48 menjadi 13.24. Buku saku terbukti memperkuat pemahaman peserta, didukung oleh usia peserta 15–17 tahun yang berada pada tahap kognitif optimal. Secara keseluruhan, edukasi ini efektif mencegah keputihan melalui peningkatan personal hygiene. 
Edukasi Kesehatan Reproduksi melalui Pengenalan Metode Kontrasepsi pada Wanita Usia Subur di PMB Novi Herawati Mahfiyani, Mahfiyani; Gunarmi, Gunarmi; Purnamasari, Indah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1076

Abstract

Wanita Usia Subur (WUS) memiliki peran penting dalam perencanaan keluarga dan pencapaian Generasi Emas Indonesia. Namun, keterbatasan pengetahuan mengenai metode kontrasepsi masih menjadi salah satu faktor rendahnya pemanfaatan kontrasepsi yang tepat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan WUS tentang kesehatan reproduksi melalui edukasi pengenalan metode kontrasepsi. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan menggunakan media leaflet, diskusi interaktif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Peserta berjumlah 30 WUS yang mengikuti kegiatan di PMB Novi Herawati. Hasil pre-test menunjukkan sebagian besar peserta memiliki tingkat pengetahuan kurang (48%) dengan rata-rata skor 59,2. Setelah edukasi, hasil post-test menunjukkan peningkatan signifikan dengan 78% peserta berada pada kategori pengetahuan baik dan rata-rata skor meningkat menjadi 83,1. Kegiatan ini terbukti efektif meningkatkan pengetahuan WUS mengenai pengertian, jenis, manfaat, dan pemilihan metode kontrasepsi. Edukasi kesehatan reproduksi melalui media sederhana dan komunikatif dapat menjadi strategi promotif-preventif yang efektif dalam mendukung perencanaan keluarga dan pencapaian Generasi Emas Indonesia.
Penyuluhan Tanda Bahaya Kehamilan Sebagai Upaya Pencegahan Komplikasi dan Kematian Ibu Hamil di Desa Meunasah Geudong Kecamatan Baktiya Miswahyuni, Miswahyuni; Gunarmi, Gunarmi; Putri I H, Selasih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1077

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan berupa edukasi tanda bahaya kehamilan sebagai upaya pencegahan komplikasi dan kematian ibu hamil melalui kegiatan edukasi dengan leaflet dengan materi tanda bahaya kehamilan. Tujuan kegiatan ini mengedukasi tentang tanda bahaya kehamilan, serta menambah pengetahuan dan wawasan kepada masyarakat khususnya ibu hamil untuk mencegah komplikasi kehamilan. Sasaran dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah ibu hamil di Desa Meunasah Geudong Kecamatan Baktiya Kabupaten Aceh Utara. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan pemberian pre test berupa kuesioner terlebih dahulu selanjutnya edukasi tentang tanda bahaya kehamilan menggunakan leaflet dan yang terakhir dilakukan post test berupa pengisian kuesioner pada semua ibu hamil yang hadir dalam acara pengabmas tersebut. Hasil dari kegiatan pengabmas yaitu pengetahuan ibu meningkat dari pretest kategori pengetahuan ibu baik 24% setelah edukasi dan nilai post test dengan kategori pengetahuan ibu baik meningkat menjadi 64%. Kegiatan ini diharapkan dapat terus dilakukan secara terus menerus di masyarakat agar informasi tersampaikan ke masyarakat dengan harapan dapat menurunkan angka kesakitan maupun angka kematian ibu.
Edukasi berbasis leaflet dalam upaya pencegahan infeksi menular seksual pada mahasiswa kebidanan semester 2 STIKARA Sintang Hannisa, Silvia Finida; Gunarmi, Gunarmi; Navalia, Zesika Intan
JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 6 No. 2 (2026): JOURNAL of Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v6i2.3068

Abstract

Background: Sexually Transmitted Infections (STIs) in Indonesia are projected to increase by 2024, particularly among adolescents and young adults. More than 311,000 deaths from cervical cancer occur annually, and STIs directly impact sexual and reproductive health through stigmatization, infertility, cancer, and pregnancy complications, as well as increasing the risk of HIV. This situation indicates that STIs remain a serious health problem in Indonesia and require prevention efforts through effective health education, particularly among young people. Purpose: To increase students' knowledge, understanding, and awareness of STIs and their prevention using leaflets. Method: This community service activity was conducted in April 2026 at STIKARA Sintang and involved 60 second-semester Midwifery students from STIKARA Sintang as respondents. The material was delivered through lectures and interactive discussions using leaflets delivered in person. Evaluation used questionnaires administered before and after the educational activity (pre-test) and after the educational activity (post-test). The questionnaire results were analyzed descriptively to determine the increase in respondents' knowledge and understanding after the education. Results: None of the respondents' knowledge levels before the educational activity (pre-test) were in the good category, with 23 (38.3%) in the sufficient category, and 37 (61.7%) in the poor category. Meanwhile, the level of knowledge of respondents after the educational activity (post-test) was 28 (46.78%) in the good category, 25 (41.7%) in the sufficient category, and 7 (11.6%) in the poor category. Conclusion: The intervention activity, which involved education using leaflets, was highly effective in increasing the knowledge and understanding of second-semester midwifery students regarding sexually transmitted infections (STIs). This increased knowledge and understanding positively contributed to the students' role as future healthcare workers in providing STI education and prevention in the community. Suggestion: Educational institutions are encouraged to conduct further research using quasi-experimental and controlled designs to assess the effectiveness of the education. It is also recommended that healthcare institutions collaborate with students in providing education as an effective and applicable strategy to increase knowledge about STIs in the community. Keywords: Adolescents; Health education; Promotion and prevention; Sexually transmitted infections; Student role Pendahuluan: Infeksi Menular Seksual (IMS) di Indonesia pada tahun 2024 meningkat, terutama pada kelompok usia remaja dan dewasa muda. Lebih dari 311.000 kematian akibat kanker serviks setiap tahun dan Penyakit Menular Seksual (PMS) berdampak langsung pada kesehatan seksual dan reproduksi melalui stigmatisasi, infertilitas, kanker, dan komplikasi kehamilan, serta dapat meningkatkan risiko HIV. Kondisi ini menunjukkan bahwa IMS masih menjadi masalah kesehatan yang serius di Indonesia dan memerlukan upaya pencegahan melalui edukasi kesehatan yang efektif, khususnya pada kelompok usia muda. Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan kesadaran mahasiswa tentang Infeksi Menular Seksual dan pencegahannya dengan menggunakan media leaflet Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada bulan April 2026 di STIKARA Sintang dan melibatkan 60 mahasiswa Kebidanan Semester 2 STIKARA Sintang menjadi responden. Materi disampaikan melalui ceramah dan diskusi interaktif menggunakan media leaflet yang disampaikan secara langsung. Evaluasi penilaian menggunakan kuesioner yang diberikan sebelum kegiatan edukasi (pre-test) dan setelah kegiatan edukasi (post-test). Hasil kuesioner di analisa deskriptif untuk melihat peningkatan pengetahuan dan pemahaman responden setelah diberikan edukasi. Hasil: Menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan responden sebelum kegiatan edukasi (pre-test) tidak ada yang berada dalam kategori baik, sebanyak 23 (38.3%) dalam kategori cukup dan sebanyak 37 (61.7%) dalam kategori kurang. Sedangkan tingkat pengetahuan responden setelah kegiatan edukasi (post-test) menjadi sebanyak 28 (46.78%) kategori baik, sebanyak 25 (41.7%) dalam kategori cukup dan sebanyak 7 (11.6%) dalam kategori kurang. Simpulan: Kegiatan intervensi berupa edukasi dengan menggunakan media leaflet sangat efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mahasiswa Kebidanan Semester 2 mengenai Infeksi Menular Seksual (IMS). Peningkatan pengetahuan dan pemahaman mahasiswa memberikan kontribusi positif sebagai upaya promotif dan preventif terhadap peran mahasiswa sebagai calon tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi dan pencegahan IMS di masyarakat. Saran: Diharapkan kepada institusi pendidikan untuk dilakukan penelitian lebih lanjut dengan menggunakan desain quasi-eksperimental dan kontrol untuk menilai pencapaian efek edukasi. Diharapkan juga kepada lembaga kesehatan dapat berkolaborasi dengan mahasiswa dalam kegiatan memberikan edukasi sebagai strategi yang efektif dan aplikatif dalam meningkatkan pengetahuan tentang IMS di masyarakat.
Co-Authors Agusnawati, Agusnawati Agustina, Mia Dwi Ari Suminar Asma, Nurul Astuti, Retnaning Badi'ah, Atik Dedi, Bacius Dewi Arianti Dwi Agustiani, Mia Elvianita, Deasy Erwina, Masruhah Faizah, Ni’ma Tri fatmawati sinuhaji, fatmawati sinuhaji Fery Agusman Motuho Mendrofa Fonda, Yulia Gusra Nanda, Monika Hakim, Riska Ismawati Handayani, Noviasari Handayani, Riska Hannisa, Silvia Finida Hartati Hartati Herawati, Dina Herlia Kumala Wirdana, Andi Heru Subaris Kasjono, Heru Subaris Husni, Fadhilla Ikhwa Indah Purnamasari Ismawati, Riska Isnawati Hadi, Selasih Putri Issabella , Chentia Misse Issabella, Chentia Misse Juda, Juda Julia Kristiani Juniarti, Shania Kalidi, Nona Kasio, Yarike Kusuma, Novy Oktaviandri Lubis, Sri Wahyuni Luluk Khusnul Dwihestie Maemunatun, Sofiatun Mahfiyani, Mahfiyani Maidawati Merida, Yunri Miswahyuni, Miswahyuni Miyarsih, Retty Mukarrama, Mukarrama Navalia, Zesika Intan Navelia, Zesika Intan Nida, Yanti Ninik Wahyuni Noorhayati, Ariyana Nur Aulia, Shofa nurliah, nurliah Nurul Alfiah, Siti Pabidang, Siswanto Pangaribuan, Ingka Kristina Pramana, Cipta Prestawatiningsih Prestawatiningsih, Prestawatiningsih Purlina, Linda Putri I H, Selasih Ramayani Ramayani Rejeki, Yunaji Sri Retno Wulan Risnawati Risnawati Sinuhaji, Fatmawati Siswahyudianto Siti Maimunah Sofiana Sofiana, Sofiana Sri Mularsih, Sri Sri Wahyuni Suminar, Ari Syafriani Syafriani, Syafriani SYARIFA SYARIFA, SYARIFA Theresia Shella Beredikta umi istiqomah Vicky Yulivantina, Eka wahyuni, islah Wulandari, Arinda Wulandari, Baiq Rina Yulandari, Arlita Setiyani Yuliani, Istri Yulivantika, Eka Vicky Yulivantina , Eka Vicky Yulivantina, Eka Vicky Yulivantina, Vicky Yuni Kusmiyati Yuni Wijayanti, Margaretha Yusmarita, Rina Yustina Ananti