Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Efektivitas Mesin Jahit Dengan Overall Equipment Effectiveness (OEE) Dan Failure Mode And Effect Analys (FMEA) (Study kasus : CV. Cahaya Setia Mulia) Pratama, Dendi; Yuamita, Ferida
Journal of Industrial Engineering UPY Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Univesitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jie.upy.v1i1.2368

Abstract

CV. Cahaya Setia Mulia adalah perusahaan di bidang tekstil memproduksi sarung tangan golf. Berdasarkan pengambilan data awal didapatkan beberapa produk yang mengalami kecacatan. Ada 4 jenis cacat yang terjadi yaitu open seam sebanyak 6%, berlubang sebanyak 2%, jaitan lompat sebanyak 4% dan salah size sebanyak 2% dalam kurun waktu 1 tahun. Terjadinya rework yang mengakibatkan cacat produk di lini produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai efektivitas mesin, mengetahui penyebab kegagalan mesin dan mencari solusi dari kegagalan tersebut. Penelitian ini menggunakan Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) sebagai langkah memperbaiki permasalahan yang ada. OEE digunakan untuk mengetahui nilai efektivitas mesin dan penyebab masalah dapat diselesaikan dengan menggunakan FMEA. Rata-rata nilai OEE untuk satu tahun dari bulan Januari-Desember 2020 adalah 54,27% masih jauh dari nilai ideal OEE menurut standar Institute of Plant Maintenance yaitu 84%. Sehingga dapat diketahui terdapat permasalahan pada mesin jahit sehingga mesin tidak memenuhi keefektivan nilai OEE karena tidak tercapainya faktor performance serta faktor quality dikarenakan masih banyaknya defect dari hasil produksi. Prioritas potensi kegagalan berdasarkan urutan nilai Risk Priority Number (RPN), didapatkan pada mode jahitan kencang kendur memiliki nilai RPN terbesar (288) dengan penyebab hasil jahitan tidak merekat tidak sempurna dan harus di jahit ulang.
Analisis Kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) oleh Pekerja Truk Tangki Minyak Mentah di PT. Sangkala Niaga Energi (SNE) Lembak Prabumulih Pratama, Dendi; Hanani, Atidira Dwi; Samat, Samat
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.1435

Abstract

Tranpostasi menjadi wadah bagi sektor jasa dalam berbagai kegiatan perekonomian dan pembangunan. Salah satu transportasi tersebut adalah transportasi truk tangki minyak mentah. Dalam pengoperasiannya, pekerjaan ini menjadi salah satu pekerjaan yang memiliki risiko tinggi dan dibutuhkan Standar Operasional Prosedur (SOP) bagi para sopir. Penelitian ini bertujuan untuk menggali tingkat kepatuhan sopir truk tangki minyak mentah terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) di PT. Sangkakala Niaga Energi (SNE) serta faktor- faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara terstruktur dengan 20 sopir, 1 leader, dan 1 HSE perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas sopir menganggap penerapan SOP sangat efektif untuk menjaga keselamatan, meskipun beberapa menyatakan adanya kesulitan terkait kondisi lapangan dan perlengkapan yang kurang memadai. Leader dan HSE memandang SOP sebagai instrumen krusial dalam mengatur proses kerja dan meningkatkan keselamatan. Evaluasi juga menyoroti pentingnya pengawasan dan pelatihan dalam meningkatkan kepatuhan terhadap SOP. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya sosialisasi intensif, peningkatan infrastruktur, dan pengawasan yang lebih ketat untuk memperkuat budaya kepatuhan terhadap SOP di tempat kerja.
Logo Kerupuk Mie "Kembang Matahari" dari Prespektif Estetika DeWitt Parker Rukiah, Yayah; Purnengsih, Iis; Pratama, Dendi; Dawami, Angga Kusuma
Magenta | Official Journal STMK Trisakti Vol. 3 No. 02 (2019): Magenta : Jurnal Ilmiah Komunikasi dan Media
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Media Komunikasi Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61344/magenta.v3i02.48

Abstract

Visual identity is the main thing that must be built by an entity to be known to the wider community through appropriate visual communication. The forms of visual communication carried out can take the form of anything, such as logos, corporate identities, to the visual formation of their branding. Visual communication that is constantly being built will make people more familiar with the products or services offered to the community. Mie Kupuk "Kembang Matahari" is trying to shape its visual identity, starting with the logo it made. The method used is descriptive qualitative method with visual analysis of identity. The approach to creativity and aesthetic theory is elaborated to find out more about how the Visual Identity will be built by Crackers Noodle "Kembang Matahari". Through excavation of ideas, construction of corporate identity, overall design, the visual identity to be built by crackers noodle and the making of "Kembang Matahari" is a superior product of the city of Bogor. This paper discusses the visual of a new logo on Crackers Noodle "Kembang Matahari" and the visual identity that the company wants to build by using the aesthetic theory formulated by Parker. This paper concludes that the new logo form that will be used as the visual identity of Crackers Noodle "Kembang Matahari" has the power of ideas that are sufficient to be introduced to the wider community as seen from the principle of Unity, Principle of principle, Principle of variation, Principle of balance, Principle of Development, Principle of Layout seen from the logo of Mie Kupuk "Kembang Matahari".
Adaptasi Bentuk dan Struktur Kayon sebagai Alternatif Ilustrasi berlatar Narasi Pandu Pramudita; Sarwanto Sarwanto; Soetarno Soetarno; Dendi Pratama
Jurnal Desain Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jd.v10i1.14696

Abstract

Kayon merupakan figur wayang kulit yang memiliki peran penting dalam pertunjukan dan juga memiliki keistimewaan dalam bentuknya. Keistimewaan bentuk tersebut telah diinterpretasikan oleh para desainer sebagai dasar dari bentuk logo yang memiliki identitas visual keindonesiaan. Selain itu, figur kayon juga sudah mulai dibidik sebagai media atau ruang untuk karya-karya ilustrasi. Namun, karya-karya ilustrasi tersebut khususnya yang berlatar belakang narasi hanya memanfaatkan bentuknya saja, padahal di dalam bentuk figur kayon terdapat struktur shape and fill yang dapat diadaptasi menjadi sebuah konsep ilustrasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan menjelaskan konsep desain ilustrasi sebagai alternatif basis dalam narasi melalui adaptasi bentuk dan struktur kayon. Teori yang digunakan sebagai analisis adalah teori adaptasi. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan research-led design. Pembahasan konsep ilustrasi kayon diawali dengan membahas aspek-aspek bentuk figur kayon yang dapat digunakan sebagai modal ilustrasi. Aspek-aspek tersebut meliputi bentuk dan struktur isian serta makna kayon yang terkandung dalam kedua aspek tersebut. Proses adaptasi kemudian dimulai dengan mendiskusikan kebutuhan ilustrasi, yaitu gaya visual, alur, karakter, dan penataan setting. Konsep ilustrasi kayon ini diharapkan dapat berguna sebagai alternatif ilustrasi yang dikemas dalam sebuah narasi yang memiliki identitas visual Indonesia dan perkembangan seni rupa, khususnya ilustrasi Indonesia.
Desain Elemen Branding dan Implementasi Digital Marketing sebagai Penguatan Daya Tarik Wisata Unggulan Pulau Kemaro Palembang Arief Rahman Pratama; Dendi Pratama; Ahmad Faiz Muntazori
Jurnal Desain Vol 9, No 3 (2022): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jd.v9i3.10120

Abstract

Pulau Kemaro memiliki keunikan tersendiri, berbeda dengan pulau lainnya jika dibandingkan dengan tempat wisata alam yang ada di Kota Palembang, Sumatera Selatan. Pulau Kemaro merupakan satu-satunya pulau yang menjadi tempat wisata di Kota Palembang. Pulau ini juga memiliki nama yang cukup menarik yaitu Pulau Kemaro yang memiliki arti pulau yang tidak pernah tergenang atau tidak tergenang air bahkan pada saat musim hujan. Pengamatan dilakukan pada 10 Desember, bertempat di Pulau Kemaro, 11 Desember bertempat di Benteng Kuto Besak, dermaga penyeberangan menuju Pulau Kemaro, 12-13 Desember, terletak di seberang Pulau Kemaro untuk melihat kehidupan sekitarnya. masyarakat yang bergantung di Pulau Kemaro. Setelah melakukan observasi langsung dengan mengunjungi Pulau Kemaro, Kota Palembang dan melakukan wawancara langsung dengan Pak Burhan, ditemukan beberapa peluang untuk meningkatkan kunjungan dan juga menjadikan Pulau Kemaro sebagai objek wisata unggulan. Dan salah satu aspek yang pertama harus dilakukan adalah melakukan visual branding identity tentang Pulau Kemaro itu sendiri. Berdasarkan permasalahan tersebut, praktisi membuat logo dan tagline untuk mendeskripsikan identitas Pulau Kemaro, Palembang, sehingga masyarakat sekitar atau masyarakat di luar Kota Palembang dapat dengan mudah mengenalinya. Desain logo Pulau Kemaro mengandung makna dan filosofi yang terdapat pada elemen yang terdapat pada logo tersebut.
Kajian Motif Batik Betawi Seraci Khas Bekasi Muhammad Rizky Srihardi; Dendi Pratama; Ahmad Faiz Muntazori
Jurnal Desain Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.968 KB) | DOI: 10.30998/jd.v9i1.10122

Abstract