Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Humano: Research Journal

KOMPETENSI GURU IPA SMP PULAU BACAN KABUPATEN HALMAHERA SELATAN Mardia Hi. Rahman; Zulkifli Ahmad
Humano: Jurnal Penelitian Vol 7, No 2 (2016): Periode November
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.709 KB) | DOI: 10.33387/humano.v7i2.319

Abstract

ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan memetakan kompetensi pedagogik dan profesional guru IPA SMP di Bacan Kabupaten Halmahera Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan ex-postfacto. Penelitian ini akan dilaksanakan di SMP negeri maupun swasta di bawah binaan Depertemen Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Halmahera Selatan, dengan subyek penelitiannya adalah guru IPA SMP. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan test. Test diberikan kepada guru IPA untuk menguji kompetensi guru, baik kompetensi profesional, maupun kompetensi pedagogic. Intrumen test untuk kompetensi profesional adalah dengan menggunakan soal-soal test yang telah baku (soal-soal tes UKA), sedangkan untuk soal-soal tes kompetensi pedagogik disusun sendiri oleh peneliti dengan berdasarkan indikator: (a) Menguasai karakteristik peserta didik; (b) Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran IPA; (c) Mengembangkan kurikulum IPA; (d) Menyelenggarakan pembelajaran IPA yang mendidik; (e) Pemanfaatan teknologi sebagai media pembelajaran IPA; (f) Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik; (g) Mampu berkomunikasi secara efektif, empatik dan santun dengan peserta didik; dan (h) Pemanfaatan hasil penilaian untuk perbaikan pembelajaran IPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) Kompetensi profesional guru IPA SMP di Bacan rata-rata berada pada kategori sedang sebanyak  57,70 %,  kategori baik sebanyak 26,92 %, dan kategori rendah sebanyak 15,38 %; (b) Kompetensi pedagogik guru IPA SMP di Bacan  rata-rata berada pada kategori rendah yaitu sebanyak 65,38 % (17 guru), kategori baik 3,85 % (1 guru) dan kategori sedang  30,77% (8 guru).Kata kunci: Kompetensi, Pedagogik, Bacan ABSTRACT. This research aims to knowledge and map the pedagogical competence and professional science teacher (IPA) at the junior high school at Bacan South Halmahera District. The method is  used in this research with a qualitative approach ex-post facto. This research will be conducted in public and private junior high school (SMP) under the guidance of Department of Education and Culture of South Halmahera District, with the subjects of the research is the junior high science (IPA SMP) teacher. The data in this study were obtained using a test. Test given to science teachers to test the competence of teachers, both professional competence, as well as pedagogic competence. Test instrument for professional competence is used test questions that have been standard test (test questions UKA), while for the test questions pedagogical competence alone arranged by researcher with the basis of indicators: (a) Mastering the characteristics of learners; (B) Mastering of  educational theories and principles of science teaching; (C) Develop curriculum IPA; (D) Conducting educational science teaching; (E) The utilization technology as a medium of learning science; (F) To facilitate the development potential of learners; (G) Ability to communicate effectively, empathetic and polite with learners; and (h) Utilization of the assessment results to improve science teaching. The research result showed that (a) Professional competence junior high science teacher in Bacan average middle category as much as 57.70%, both categories as much as 26.92%, and the low category as much as 15.38%; (B) pedagogic competence junior high science teacher in Bacan average are in the low category is as much as 65.38% (17 teachers), the category of either 3.85% (1 teacher) and the category was 30.77% (8 teachers). Keywords:Competence, Pedagogic, Bacan
PENGGUNAAN PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEPEDULIAN LINGKUNGAN Mardia Hi. Rahman dan Rohima Wahyu Ningrum
Humano: Jurnal Penelitian Vol 8, No 1 (2017): Periode Juni
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.811 KB) | DOI: 10.33387/humano.v8i1.492

Abstract

ABSTRAK. Pembelajaran di perguruan tinggi menuntut untuk mengembangkan kemampuan akademik mahasiswa (hard skill) dan kemampuan personal (soft skill). Salah satu model pembelajaran yang dapat mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kecakapan hidup terutama pada matakuliah fisika lingkungan adalah model pembelajaran berbasis proyek (project based learning). Pembelajaran berbasis proyek ini lebih memusatkan pada masalah kehidupan yang bermakna bagi mahasiswa, dimana peran dosen hanya menyajikan masalah, mengajukan pertanyaan dan memfasilitasi mahasiswa dalam merancang sebuah proyek yang mereka lakukan. Tujuan penelitian ini adalah pertama, untuk meningkatkan sikap kepedulian lingkungan dan kemampuan kognitif mahasiswa dengan menggunakan model pembelajaran berbasis proyek. Kedua, untuk memetakan sikap kepedulian lingkungan mahasiswa setelah mempelajari materi-materi fisika lingkungan dengan menggunakan model pembelajaran berbasis proyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan  masing-masing variabel sebelum pembelajaran dan sesudah pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran project based learning. Peningkatan sikap kepedulian lingkungan mahasiswa setelah pembelajaran dengan model project based learning berada pada kategori sangat yaitu sebesar 80,4%. Prestasi belajar setelah pembelajaran dengan model project based learning mengalami peningkatan yang secara rata-rata berada pada kategori tinggi sebesar 62,6 %. Kata Kunci: kepedulian lingkungan, prestasi belajar, project based learning  ABSTRACT. Learning in college demands to develop students' academic skills (hard skills) and personal skills (soft skills). One of the learning models that can encourage students to develop life skills, especially in the environmental physics course is a project based learning model. This project-based learning focuses on meaningful life issues for students, where lecturer roles only present problems, ask questions and facilitate students in designing a project they undertake. The purpose of this research is first, to improve the attitude of environmental awareness and cognitive ability of students by using project-based learning model. This project-based learning focuses on meaningful life issues for students, where lecturer roles only present problems, ask questions and facilitate students in designing a project they undertake. The purpose of this research is first, to improve the attitude of environmental awareness and cognitive ability of students by using project-based learning model. Second, to map the attitude of students' environmental awareness after studying the materials of environmental physics by using the model of project-based learning. The results showed that there is an increase of each variable before learning and after learning using project based learning model. Increased attitude of students' environmental awareness after learning with project based learning model is in the very category that is equal to 80.4%. Learning achievement after learning with project based learning model experienced an increase which on average was in the highest category of 62.6%  Keywords: environmental awareness; learning achievement; project based learning