Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search
Journal : PRISMA FISIKA

Identifikasi Sebaran Limbah Kelapa Sawit Di Dusun Panepat Desa Kuala Mandor A Menggunakan Metode Geolistrik Suryani, Suryani; Muliadi, Muliadi; Zulfian, Zulfian
PRISMA FISIKA Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Department of Physics, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.081 KB)

Abstract

Abstrak Dusun Panepat Desa Kuala Mandor A merupakan daerah yang terdapat kolam penampungan limbah kelapa sawit. Pada penelitian ini telah berhasil diketahui sebaran limbah kelapa sawit di sekitar  lokasi penampungan limbah. Metode yang digunakan adalah geolistrik resistivitas konfigurasi Wenner-Schlumberger. Pada penelitian ini dibuat sebanyak 4 buah lintasan untuk memperoleh penampang resistivitas 2D. Penampang resistivitas 2D tersebut mendeskripsikan struktur lapisan tanah daerah penelitian. Berdasarkan nilai resistivitas, tanah yang terkontaminasi limbah kelapa sawit memiliki nilai resistivitas 1,65 Ωm hingga 10,81 Ωm. Tanah yang terkontaminasi limbah kelapa sawit terdapat hingga ke arah Utara, Selatan dan Barat dari kolam penampungan limbah. Sebaran limbah menyebar sejauh 70 m ke arah Selatan, menyebar sejauh 8 m ke arah Barat, menyebar sejauh 55 m ke arah Utara dan menyebar sejauh 66 m ke arah Barat Daya dari kolam penampungan limbah kelapa sawit. Kata Kunci : Sebaran Limbah Kelapa Sawit, Geolistrik, Tahanan  Jenis.
Identifikasi Struktur Lapisan Bawah Permukaan Menggunakan Metode Geolistrik Tahanan Jenis sebagai Informasi Awal Rancang Bangun Pondasi Bangunan Kanyawan, Oktavia Erviana; Zulfian, Zulfian
PRISMA FISIKA Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v8i3.43675

Abstract

Penelitian tentang identifikasi struktur lapisan bawah permukaan sebagai informasi awal rancang bangun pondasi bangunan di Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri telah dilakukan menggunakan metode geolistrik tahanan jenis konfigurasi Wenner-Schlumberger. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penyusun lapisan bawah permukaan didominasi oleh lempung dan lanau yang berada hingga kedalaman 22.9 m di bawah permukaan tanah. Pembangunan kampus dapat dilakukan pada daerah ini dengan memperhatikan jenis pondasi yang digunakan. Lempung dan lanau dapat dijadikan sebagai dasar pembuatan pondasi dangkal untuk jenis bangunan yang tidak bertingkat. Sedangkan untuk bangunan bertingkat disarankan agar menggunakan pondasi dalam yang menjadikan pasir sebagai dasar pembuatan pondasi yaitu di kedalaman >22.9 m di bawah permukaan tanah.
Identifikasi Ketebalan Lapisan Tanah Gambut Menggunakan Metode Geolistrik Tahanan Jenis 3D (Studi Kasus : Daerah Parit Haji Husin II Kecamatan Pontianak Tenggara Kota Pontianak) Rahma, Aulia; Zulfian, Zulfian
PRISMA FISIKA Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v8i3.43909

Abstract

Penelitian ini berhasil mengidentifikasi ketebalan lapisan tanah gambut di Parit Haji Husin II Kecamatan Pontianak Tenggara dengan menggunakan metode geolistrik tahanan jenis konfigurasi Wenner-Schlumberger. Pengambilan data dilakukan pada 5 (lima) lintasan dengan panjang lintasan masing-masing 39 m. Hasil penampang tahanan jenis 2D pada lokasi penelitian menunjukkan bahwa struktur bawah permukaan terdiri dari tanah gambut dan tanah lempung. Berdasarkan interpretasi tersebut, tanah gambut memiliki nilai tahanan jenis berkisar antara 57 Ωm sampai 288 Ωm dengan ketebalan (1,2 - 2,6 m), sedangkan tanah lempung memiliki nilai tahanan jenis 3,6 Ωm sampai 56 Ωm dengan ketebalan hingga 7,88 m.  Interpretasi tersebut telah divalidasi berdasarkan data pengeboran sampel tanah pada lintasan 1. Hasil penampang citra 3D menunjukkan lapisan tanah gambut tersebar menutupi lokasi penelitian dengan gambut yang lebih tebal dominan ke arah Barat Laut dan Timur Laut.
Identifikasi Struktur Lapisan Bawah Permukaan Menggunakan Metode Geolistrik Tahanan Jenis (Studi Kasus : TPA Batu Layang, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak) Widyastuti, Anggi; Zulfian, Zulfian
PRISMA FISIKA Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v8i3.43591

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi struktur lapisan bawah permukaan di daerah sekitar TPA Batu Layang, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak sebagai acuan bagi pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah. Metode yang digunakan adalah metode geolistrik tahanan jenis konfigurasi Wenner-Schlumberger dengan tiga lintasan yang memiliki masing-masing panjang lintasan 117 m. Dari hasil penelitian didapatkan struktur lapisan bawah permukaan yang diidentifikasi sebagai tanah gambut, tanah lempung, dan pasir tersaturasi air. Nilai tahanan jenis tanah gambut adalah 43,2 – 243,25 Ωm, tanah lempung adalah 8,25 – 45,0 Ωm, dan pasir tersaturasi air adalah 1,13 – 6,6 Ωm. Struktur tanah yang padat adalah lapisan ketiga dan direkomendasikan sebagai pondasi bangunan untuk peletakkan pondasi tiang pancang.
Identifikasi Struktur Bawah Permukaan di Daerah Pariwisata Ai Sipatn Lotup Kabupaten Sanggau Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas Septiansyah, Muhammad Riyan; Muliadi, Muliadi; Zulfian, Zulfian
PRISMA FISIKA Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v8i3.43669

Abstract

Penelitian ini telah berhasil mengidentifikasi struktur bawah permukaan di daerah pariwisata Ai Sipatn Lotup Desa Sape Kecamatan Jangkang Kabupaten Sanggau dengan menggunakan metode geolistrik resistivitas konfigurasi Wenner-Schlumberger. Pengambilan data dilakukan pada empat lintasan dengan panjang lintasan 1, lintasan 2, dan lintasan 4 adalah 117 m sedangkan lintasan 3 sepanjang 141 m, dengan spasi elektroda terkecil sebesar 3 m. Hasil penampang resistivitas 2D dari empat lintasan menunjukkan nilai resistivitas pada lintasan 1 adalah 15,1 Ωm – 15379 Ωm, lintasan 2 adalah 15,25 Ωm – 4293 Ωm, lintasan 3 adalah 2,35 Ωm – 1748 Ωm, dan lintasan 4 adalah 1,15 Ωm – 5277 Ωm. Struktur bawah permukaan di daerah penelitian berdasarkan nilai resistivitas penampang 2D diidentifikasi tanah aluvial, pasir lempungan, batupasir, batu kuarsit, dan batu sabak.
Distribusi Konduktivitas Daerah Geowisata Sumber Air Panas Ai Sipatn Lotup Kabupaten Sanggau dengan Metode Elektromagnetik Pratomo, Rizky Dwi; Muliadi, Muliadi; Zulfian, Zulfian
PRISMA FISIKA Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v9i1.45473

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui distribusi nilai konduktivitas di daerah geowisata sumber air panas Ai Sipatn Lotup Sanggau menggunakan metode elektromagnetik. Kedalaman pengukuran bervariasi dengan menggunakan dua konfigurasi yaitu VCP (vertical coplanar) yang menghasilkan data kedalaman tiga meter dan HCP (horizontal coplanar) yang menghasilkan data kedalaman enam meter dari permukaan tanah. Hasil penelitian ini menunjukan variasi nilai konduktivitas berkisar 0 mS/m hingga 58 mS/m pada kedalaman tiga meter dan variasi nilai konduktivitas berkisar 0 mS/m hingga 40 mS/m pada kedalaman enam meter. Jenis batuan yang diduga terdapat pada kedalaman tiga dan enam meter memiliki kemiripan yaitu batu sabak, batu kuarsit, alluvium serta batu pasir. Suhu tertinggi pada kawasan geowisata sumber air panas ini ialah 52°C terletak pada kolam sumber air panas.
Analisis Struktur Bawah Permukaan Tanah Daerah Rawan Kerusakan Jalan di Tanjakan Semboja Kabupaten Sanggau dengan Metode Geolistrik Resistivitas Apriany, Rina; Muliadi, Muliadi; Zulfian, Zulfian
PRISMA FISIKA Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v9i1.45244

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang struktur bawah permukaan tanah di Tanjakan Semboja Kabupaten Sanggau. Ruas jalan di tanjakan Semboja ini sering mengalami kerusakan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode geolistrik resistivitas konfigurasi Wenner-Schlumberger. Lintasan yang digunakan sebanyak 4 buah lintasan yang masing-masing memiliki panjang 75 m. Berdasarkan penampang resistivitas, struktur bawah permukaan Lintasan 1 dengan nilai resistivitas 24,87 – 76,5 Ωm adalah tanah lanau pasiran basah dengan ketebalan 3,14 m dan tanah lanau pasiran kering dengan ketebalan 8,01 m. Lintasan 2 dengan nilai resistivitas 0,667 – 2211,83 Ωm diidentifikasi sebagai lapisan tanah lempung lanau basah lembek, lanau pasiran, lempung berbatu, pasir berkerikil dan batu pasir. Lapisan tanah lempung lanau basah lembek dengan ketebalan 9,9 m diduga sebagai penyebab jalan pada Lintasan 2 rentan terhadap kerusakan karena sifat lapisan tanahnya yang expansive. Lintasan 3 dengan nilai resistivitas 7,452 – 135,783 Ωm diidentifikasi sebagai lapisan tanah lempung lanau basah lembek bercampur pasir dengan ketebalan 4,2 – 8,3 m dan lapisan tanah lanau pasiran kering dengan ketebalan 2,5 – 3,8 m. Lapisan tanah lempung lanau basah lembek bercampur pasir diduga penyebab kerusakan pada Lintasan 3. Lintasan 4 dengan nilai resistivitas 19,15 – 158,72 Ωm diidentifikasi sebagai lapisan tanah lanau pasiran basah dengan ketebalan 6 − 9,9 m dan lapisan tanah lanau pasiran bercampur lempung berbatu dengan ketebalan 1,25 − 9,58 m. Lapisan tanah lanau pasiran basah diduga penyebab kerusakan pada Lintasan 4. Daerah yang sering mengalami kerusakan pada tanjakan Semboja memiliki struktur lapisan tanah lempung lanau basah lembek dan lapisan tanah lanau pasiran basah dengan nilai resistivitas 15 – 35,7 Ωm. Lapisan dengan sifat expansive ini memiliki ketebalan yang lebih besar dari lapisan yang tidak expansive.  Kata Kunci: metode geolistrik, resistivitas, Wenner-Schlumberger, tanjakan Semboja
Identifikasi Ketebalan Tanah Gambut Lahan Permukiman di Sungai Raya Dalam dengan Metode Geolistrik Resistivitas Rolita, Devia; Lapanporo, Boni Pahlanop; Zulfian, Zulfian
PRISMA FISIKA Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v8i2.42747

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai identifikasi ketebalan tanah gambut lahan permukiman di Sungai Raya Dalam. Resistivitas tanah gambut diukur menggunakan metode Geolistrik Resistivitas konfigurasi Wenner-Schlumberger. Pengambilan data dilakukan sebanyak 4 lintasan dengan panjang lintasan 62 meter dan jarak antar elektroda 2 meter. Data resistivitas tanah gambut dipetakan dalam bentuk 2D menggunakan perangkat Res2Dinv. Berdasarkan distribusi nilai resistivitas dapat diinterpretasikan bahwa struktur lapisan bawah permukaan lahan gambut di Sungai Raya Dalam terdiri dari tanah gambut dan lempung, Hasil penelitian menunjukkan lapisan gambut memiliki nilai resistivitas 29,4 hingga 151,6 Ωm. Ketebalan lapisan tanah gambut bervariasi mulai dari  4 hingga 7,91 meter
Identifikasi Lapisan Bawah Permukaan Lahan Gambut di Komplek Kayana Kabupaten Kubu Raya Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas Huaan, Hildegordis; Muliadi, Muliadi; Zulfian, Zulfian
PRISMA FISIKA Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v9i1.45265

Abstract

Penelitian tentang identifikasi lapisan bawah permukaan di Komplek Kayana Kabupaten Kubu Raya telah dilakukan dengan menggunakan metode geolistrik resistivitas konfigurasi Wenner-Schlumberger.  Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait struktur tanah  dalam rangka persiapan perancangan perumahan di lokasi penelitian.  Pengambilan data dilakukan pada empat lintasan dengan panjang tiap lintasannya 117 m dan jarak antar lintasan 10 m. Berdasarkan distribusi nilai resistivitas dapat diinterpretasikan bahwa struktur bawah permukaan Komplek Kayana terdiri dari 3 lapisan dengan lapisan teratas antara lain gambut, kemudian lempung dan lanau, serta pasir yang bercampur air tanah. Material lempung dan lanau terdapat pada 2 lapisan pada tiap lintasan.  Hasil pencitraan 2D menunjukkan kedalaman tanah gambut untuk masing-masing lintasan dari lintasan 1 hingga lintasan 4 secara berurutan 3,82 m; 5,64 m; 5,64 m, 3,82  m.Kata kunci:  geolistrik, resistivitas, Wenner-Schlumberger, ketebalan gamb
Identifikasi Struktur Bawah Permukaan Daerah Potensi Panas Bumi Pada Lembar Kota Agung Menggunakan Data Global Gravity Model Plus (GGMplus) Putra, Nurdin Satria; Arman, Yudha; Zulfian, Zulfian
PRISMA FISIKA Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v9i2.49545

Abstract

Tersedianya informasi gravitasi di daerah Lembar Kota Agung pada kawasan yang memiliki potensi panas bumi memberikan peluang dilakukan pemodelan struktur bawah permukaan. Memanfaatkan data anomali percepatan gravitasi yang diperoleh dari Global Gravity Model plus (GGMplus) dengan spasi antar titik sejauh 220 m. Hasil penafsiran data gravitasi berupa Anoamli Bougeur Lengkap (ABL) pada  daerah Lembar Kota Agung menunjukkan bahwa nilai anomali daerah ini dikelompokkan menjadi dua bagian, yaitu kelompok dengan nilai rendah dan nilai tinggi, yang masing-masing menggambarkan daerah busur vulkanik dan daerah lembah. Model gravitasi berbasis perhitungan dengan pemilihan nilai rapat massa dan geologi bawah permukaan menunjukkan bahwa struktur lapisan bawah permukaan di kawasan potensi panas bumi daerah Lembar Kota Agung berupa batuan pasir, batuan lempung, batuan andesit, batuan granit, dan untuk batuan breksi tersusun atas mineral penyusun berupa kuarsa dengan nilai densitas berkisar antara  2,314 g/cm3 hingga 2,782 g/cm3.Kata Kunci : Anomali Bougeur, GGMplus, Potensi Panas BumiTersedianya informasi gravitasi di daerah Lembar Kota Agung pada kawasan yang memiliki potensi panas bumi memberikan peluang dilakukan pemodelan struktur bawah permukaan. Memanfaatkan data anomali percepatan gravitasi yang diperoleh dari Global Gravity Model plus (GGMplus) dengan spasi antar titik sejauh 220 m. Hasil penafsiran data gravitasi berupa Anoamli Bougeur Lengkap (ABL) pada  daerah Lembar Kota Agung menunjukkan bahwa nilai anomali daerah ini dikelompokkan menjadi dua bagian, yaitu kelompok dengan nilai rendah dan nilai tinggi, yang masing-masing menggambarkan daerah busur vulkanik dan daerah lembah. Model gravitasi berbasis perhitungan dengan pemilihan nilai rapat massa dan geologi bawah permukaan menunjukkan bahwa struktur lapisan bawah permukaan di kawasan potensi panas bumi daerah Lembar Kota Agung berupa batuan pasir, batuan lempung, batuan andesit, batuan granit, dan untuk batuan breksi tersusun atas mineral penyusun berupa kuarsa dengan nilai densitas berkisar antara  2,314 g/cm3 hingga 2,782 g/cm3.Kata Kunci : Anomali Bougeur, GGMplus, Potensi Panas Bumi
Co-Authors . Apriansyah A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Muid Abdullah Abdullah Abriyanti, Okta Adi Rahmad Adiningsih, Nadia Adityo Raynaldo Agung, Medha Pradipta Alhuda, Ervan Andi Ihwan Apriany, Rina Asifa Asri Asifa Asri Auliansyah, Auliansyah Ayuningsih, Vita Lestari Azrual Azwar Azrul Azwar Bayangkari, Emilia Kristin Bintoro Siswo Nugroho Boni Pahlanop Lapanporo Can, Bella Ankara Carita, Hilda Grey Gayu D. Wahyuni Danti, Namira Deni Alpito Saputra Dian Rahmawati Dwihastuty, Leny Dwiria Wahyuni dzulfahmi, dzulfahmi Esau Cornelius Fahridhal Fahridhal Febriyadi Romadhan Fitriana, Zuliya Eka Galuh Utamia Dillayati Gustiani, Siska H. Gemma Hakim, Yusuf Umar Al Harmawanda, Salsabila Hartono Hartono Hasanuddin Hasanuddin Hendri Hendri Hidayat Hidayat Hidayat, Erik Saputra Hosea, Jeremi Huaan, Hildegordis Ilyas, Nail Radhy Indah Yuliastuti, Indah Indra Sanjaya Purba, Indra Sanjaya Irawan, Muhamad Fajar Irfana Diah Faryuni Isbiantoro, Ryan Isharianto, Isharianto Jakarius, Jakarius Jayawarsa, A.A. Ketut Joko Sampurno Joko Sampurno Jumarang, Muh Ishak Juwaini Juwaini Kanyawan, Oktavia Erviana Karno - Karno Kushadiwijayanto, Arie Antasari Kusumardana, Setra Maghfianti, Azzahara Marwan, Ade Zahara Marzuki, M. Fathin Shafly Mazlan, Muhamad Fakarudin Bin Mega Nurhanisa Mega Sari Juane Sofiana Muh. Ishak Jumarang Muhammad Sajidin Muhammad Yusuf Muhardi Muliadi Muliadi Muliadi Muliadi Multazam, Multazam Muqsit J.A, Ibrahim Noviandita, Dwi Ishika Novianti, Teti Amalia Nurhasanah Nurhasanah Nursalam, Lodri Khairul Oktavia, Dwi Intan Okto Ivansyah Pangestu, Yogi Prabowo Perdana, Radhitya Perdhana, Radhitya Pranata, Dedy Pratomo, Rizky Dwi Purnama, Freddy Surya Purry, Allishya Purwaningrum, Ratna Putra, Novfreezal Iskandar Putra, Nurdin Satria Radhitya Perdhana Rahayu Rahayu Rahma, Aulia Rasyidin, Muhammad Amrul Rifatul Auzan Risko, Risko Riza Adriat Rolita, Devia Rudianto, Arif Rusmayanti, Rusmayanti Rusmini, Hetti Safira, Cut Siska Santi, Maria Aventri Satria Putra, Yoga Septiansyah, Muhammad Riyan Sri Rahayu Ningsih Sunardi Sunardi Suryani Suryani Susanto, Yuris Suwiryo, Karto Tegar Dharmawan Triningsih, Endang Triyono Triyono Tusy Triwahyuni Utami, Pratita Budi Vietsaman, Dionisius Endy Vikki Vikki Waras Selviani Octavia Widyastuti, Anggi Wildan, Raina Yesi Dwi Jayanti Yoga Satria Putra Yudha Arman Yuliana Nurmala Dewi Yuris Sutanto Yusuf Arief Nurrahman Yusuf Umar Al Hakim Zibar, Zan