Claim Missing Document
Check
Articles

Perbandingan Efektifitas Teknik Code Splitting dan Lazy Loading dalam Meningkatkan Efisiensi Website ReactJS (Studi Kasus: Website Pemesanan Perkemahan Bedengan) Prakoso, Gideon Aji; Kharisma, Agi Putra; Rahman, Muh. Arif
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 8 (2025): Agustus 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Performa website merupakan hal yang krusial dalam menilai keberhasilan sebuah website. Sebuah website ReactJS yang memiliki visual kompleks seringkali mempunyai bundle JavaScript besar yang dapat menghambat waktu muat dan interaktivitas. Dua teknik optimasi front-end yang umum digunakan adalah code splitting dan lazy loading. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektifitas kedua teknik tersebut dalam meningkatkan performa website ReactJS. Penelitian ini menggunakan pendekatan non-implementatif analitik dengan studi kasus berupa website Pemesanan Perkemahan Bedengan. Website ini dimodifikasi menjadi dua versi: versi dengan code splitting dan versi dengan lazy loading. Pengujian dilakukan menggunakan Google Lighthouse untuk mengukur metrik First Contentful Paint (FCP), Largest Contentful Paint (LCP), Total Blocking Time (TBT), dan Speed Index. Data hasil dari pengujian dianalisis secara statistik mengunakan uji komparatif ANOVA dan Kruskal-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik code splitting dan lazy loading efektif dalam menurunkan waktu pemuatan website ReactJS dibandingkan tanpa optimasi. Namun, lazy loading menunjukkan keunggulan yang spesifik pada Total Blocking Time (TBT). Hasil ini mengindikasikan bahwa lazy loading relevan untuk website dengan banyak aset dan struktur halaman yang panjang. Sementara untuk code splitting efektif untuk website dengan banyak rute yang diakses oleh pengguna.
Analisis Kebergunaan Aplikasi Android Pemesanan Paket Wisata (Studi Kasus : PT Anugrah Travel) Achzubi, Muhammad Rayhan; Kharisma, Agi Putra; Arwan, Achmad
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 8 (2025): Agustus 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor pariwisata memiliki kontribusi besar dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, khususnya melalui kemudahan akses layanan perjalanan. PT Anugrah Travel merupakan salah satu penyedia layanan paket wisata yang masih menerapkan sistem pemesanan melalui WhatsApp. Berdasarkan wawancara dengan pelanggan, ditemukan bahwa proses pemesanan yang ada kurang efisien dan menyulitkan dalam pengisian data serta konfirmasi pembayaran. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk merancang dan menganalisis kebergunaan aplikasi mobile berbasis Android menggunakan metode Design Thinking. Aplikasi ini dilengkapi dengan Firebase untuk penyimpanan data paket dan pemesanan. Evaluasi dilakukan melalui usability testing dengan membandingkan aspek efektivitas, efisiensi, dan kepuasan pengguna antara aplikasi dan metode WhatsApp. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan pada aspek efektivitas. Namun, terdapat perbedaan signifikan pada aspek efisiensi dengan nilai T-Test sebesar 0,0000000133 dan effect size masing-masing 49,09 ± 4,05 untuk WhatsApp dan 17,64 ± 1,19 untuk aplikasi. Pada aspek kepuasan, juga terdapat perbedaan signifikan dengan nilai T-Test sebesar 0,000502 dan effect size sebesar 55,42 ± 11,07 untuk WhatsApp dan 84,58 ± 6,20 untuk aplikasi.
Pengembangan Front-End Aplikasi Mobile Penyewaan Busana pada Seasha Wardrobe dengan Metode Design Thinking Azzahra, Daniswari Yurin; Kharisma, Agi Putra; Pramukantoro, Eko Sakti
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 9 (2025): September 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi mobile di Indonesia membuka peluang digitalisasi layanan penyewaan busana, termasuk pada Seasha Wardrobe yang sebelumnya masih berjalan secara manual. Permasalahan seperti kurangnya transparansi informasi, ketidakefisienan pemesanan, dan minimnya dokumentasi transaksi berdampak negatif terhadap interaksi pengguna dan layanan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan antarmuka (front-end) aplikasi mobile penyewaan barang di Seasha Wardrobe dengan pendekatan Design Thinking, yang berfokus pada pemahaman kebutuhan pengguna untuk menghasilkan solusi yang berpusat pada manusia. Proses dilakukan melalui penggalian kebutuhan, perumusan masalah, pencarian ide, pembuatan prototipe, dan pengujian. Aplikasi penyewa mencakup fitur daftar, masuk, memilih busana, melakukan pemesanan, riwayat penyewaan, dan notifikasi. Aplikasi karyawan mencakup halaman masuk, melihat detail busana, menambah busana, konfirmasi pesanan siap, konfirmasi penyerahan, konfirmasi pengembalian, melihat penghasilan, dan melihat notifikasi. Evaluasi dilakukan berdasarkan efektivitas, efisiensi, dan kepuasan pengguna. Efektivitas diukur dengan success rate, efisiensi melalui time on task. Hasil pengujian menunjukkan lima dari enam tugas pada aplikasi penyewa berhasil 100%, satu tugas 80%. Aplikasi karyawan mencapai 100% pada seluruh tugas. Total waktu penyelesaian pada aplikasi penyewa adalah 160,569 detik ± 48,087, sedangkan aplikasi karyawan 306,02 detik. Skor SUS masing-masing adalah 81,5 (“Excellent”) dan 72,5 (“Good”).
Studi Empiris Analisis Perbandingan Pengalaman Pengguna Antara Instagram Dan Rancangan Aplikasi Mobile Dalam Pemilihan Paket Haji Dan Umrah Fadhlan, Rafi Ahmad; Kharisma, Agi Putra; Tolle, Herman
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 9 (2025): September 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong pelaku industri perjalanan ibadah, termasuk layanan haji dan umrah, untuk memanfaatkan platform digital dalam menjangkau konsumen. Salah satu penyedia layanan lokal, Mazq, masih mengandalkan Instagram sebagai media utama untuk menyampaikan informasi paket ibadah. Namun, penggunaan Instagram memiliki keterbatasan, seperti informasi yang tidak terstruktur, ketiadaan fitur pencarian dan filter, serta minimnya personalisasi. Kondisi ini menyulitkan calon jamaah dalam menemukan dan membandingkan paket sesuai kebutuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan memvalidasi prototipe aplikasi mobile menggunakan pendekatan Human-Centered Design (HCD) yang berfokus pada kebutuhan pengguna. Validasi dilakukan secara kuantitatif dengan mengukur efektivitas, efisiensi, dan kepuasan pengguna dalam membandingkan performa Instagram dan aplikasi. Partisipan penelitian adalah calon jamaah berusia 30–50 tahun yang berdomisili di Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun tidak terdapat perbedaan signifikan dalam hal efektivitas (p = 0,7815), aplikasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam efisiensi (p = 0,000385) dan kepuasan pengguna (p = 0,0000516). Waktu pencarian rata-rata berkurang dari 68,9 detik (Instagram) menjadi 16,6 detik (aplikasi), sementara skor kepuasan meningkat dari 4,28 menjadi 6,55. Temuan ini menunjukkan bahwa aplikasi yang dirancang dapat memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik dan menjadi solusi potensial untuk meningkatkan daya saing Mazq di pasar digital.
IMPROVING THE LOGIN AND NEWS FEATURES WITH FINGERPRINT AND CARD LAYOUT: AN EVALUATION OF CONVERSION RATE AND USABILITY Yogastama, Reyhan Ardiya; Kharisma, Agi Putra; Santoso, Nurudin
JEMIS (Journal of Engineering & Management in Industrial System) Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Industrial Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The discipline of human factors or also known as ergonomics focuses on interactions between humans and artifacts. One example of such an artifact is a smartphone. Currently, many smartphones are equipped with various sensors, one example is the fingerprint sensor. Fingerprint sensors offer various conveniences, an example of their use is to simplify the login process. This research uses the Gapura UB application as a case study. Currently the Gapura UB application does not yet implement fingerprint login, so it is not yet known whether Gapura UB users will prefer to log in using the conventional method (email and password) or using a fingerprint. Apart from that, this research also investigated the usability of news features of Gapura UB when implementing a card layout (as a treatment) compared to the original version which uses a list layout (as a control). To answer these research problems, this research uses an experimentation with the research subjects from the students of Teknik Informatika, FILKOM UB and the research objects are conversion rate and usability. The conversion rate measurement involved 30 unmoderated participants, whereas the usability measurement involved 10 moderated within group participants. The results obtained on the fingerprint login conversion rate show that most participants prefer to use fingerprint login (73% ± 17%) rather than conventional login methods. Meanwhile, the results of the usability test on the news feature using the card layout showed that there was an increase in retention time (51 ± 15 seconds) compared to the original version which used the list layout (31 ± 14 seconds). The score of measurements using the system usability scale also show an increase in the card layout (90 ± 5) compared to the list layout (65 ± 15).
Pengembangan Aplikasi Berlatih Membaca Cepat Berbahasa Inggris Berbasis Progressive Web App dengan Metode Prototyping Alfath, Muhammad Fajar; Fanani, Lutfi; Kharisma, Agi Putra
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 11 No 5: Oktober 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2024117982

Abstract

Membaca merupakan proses memahami, menafsirkan, dan mengekstraksi informasi dari serangkaian kata yang memerlukan waktu. Melalui internet, akses membaca semakin luas dengan adanya konten seperti artikel, e-book, jurnal, dan lainnya yang mayoritas disajikan dalam bahasa Inggris. Melalui survei terhadap 30 mahasiswa mengenai kegiatan membaca cepat dan relevansinya terhadap bahasa Inggris, sebanyak 76.7% darinya tidak mengetahui kecepatan membaca mereka dan 56.7% mengaku sering membaca teks berbahasa Inggris. Ada baiknya jika kemampuan membaca cepat dilatih dengan penggunaan bahasa Inggris untuk membangun motivasi terhadap literasi digital yang luas. Melalui pengamatan tersebut, dikembangkan aplikasi berbasis progressive web app (PWA) menggunakan metode SDLC prototyping. Melalui proses prototyping sebanyak 2 kali iterasi, dihasilkan aplikasi PWA ‘Speed Reader’ yang bertujuan untuk membantu berlatih membaca cepat secara senyap dengan materi bacaan berbahasa Inggris. Hasil evaluasi pengujian menunjukkan bahwa aplikasi ini kompatibel pada perangkat mobile dan dapat berjalan secara cross-browser. Setiap fitur berhasil dijalankan dengan tingkat validitas 100% pada pengujian efektivitas. Melalui pengujian efisiensi, didapatkan waktu penyelesaian tugas sebesar 0,156 tugas per detik. Hasil pengujian kepuasan pengguna melalui pengukuran System Usability Scale (SUS) mencapai nilai 84 dengan kategori grade B dan tergolong acceptable. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengguna berhasil mencapai tujuan mereka dan aplikasi ini layak untuk digunakan.   Abstract   Reading is a process of understanding, interpreting, and extracting information from a series of words that takes time. The internet has significantly broadened reading access, providing abundant content like articles, e-books, journals, predominantly in English. A survey conducted among 30 students explored their engagement in speed reading and its relevance to English. Surprisingly, 76.7% of participants were unaware of their reading speed, while 56.7% acknowledged frequent reading of English texts. To foster extensive digital literacy, it is advisable to train speed reading skills specifically using the English language. Based on this observation, a Progressive Web App (PWA) was developed utilizing the SDLC prototyping method. The development of an app called 'Speed Reader' was aimed to facilitate the practice of silent speed reading with English materials. Evaluation tests demonstrated the application's compatibility with mobile devices and its cross-browser functionality. Each feature achieved a 100% validity rate in effectiveness testing. Moreover, efficiency testing revealed a task completion time of 0.156 tasks per second. User satisfaction assessments, conducted using the SUS method, yielded a score of 84, categorizing it as grade B and considered acceptable. It can be concluded that the users have successfully achieved their goals, and this application is deemed suitable.
Pengembangan Aplikasi Inventaris Berbasis Android Pada Toko Plastik HS Bekasi (Studi Kasus: Toko Plastik HS Bekasi) Haikal Fajri, Muhamad; Kharisma, Agi Putra; Bayu Priyambadha
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 10 (2025): Oktober 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era industri 4.0 teknologi menjadi semakin canggih merupakan bukti bahwa zaman sudah berkembang pesat. Era industri 4.0 memberikan dampak besar pada UMKM dengan mengintegrasikan teknologi digital dalam operasional bisnis mereka. Namun, dari 56 juta UMKM di Indonesia, hanya 17,1% yang menggunakan teknologi digital dalam bisnis mereka. Salah satu pelaku UMKM yang masih menggunakan cara konvensional dalam menjalankan operasional bisnis mereka merupakan Toko Plastik HS Bekasi. Aplikasi Mobile Toko Plastik HS dirancang untuk membantu para pegawai Toko Plastik HS Bekasi untuk dapat melakukan pekerjaan secara lebih efisien. Aplikasi ini memiliki fitur Utama yaitu mencatat penjualan, mencatat pembelian, dan menyimpan data barang yang ada pada toko. Aplikasi ini dikembangkan dengan metode waterfall sehingga pengembangan dapat dilakukan secara bertahap, mulai dari analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, hingga pengujian. Aplikasi ini menggunakan sistem operasi android, dan dikembangkan menggunakan Bahasa pemrograman kotlin. Pada tahap pengujian dilakukan dua tahap pengujian yaitu pengujian unit dan pengujian validasi untuk kebutuhan fungsional dan pengujian SUS untuk kebutuhan non-fungsional.Pada pengujian validasi berhasil menghasilkan status valid dari keseluruhan kebutuhan yang ada berdasarkan flow utama dan flow alternative dari use case scenario yang ada. Pada pengujian SUS terdapat 5 responden yang mengisi form SUS setelah meggunakan aplikasi. Hasil dari pengujian SUS mencatat total skor 250 dari 3 responden dengan skor rata-rata yaitu 83.33, yang mana skor rata-rata tersebut melebihi nilai minimum SUS yaitu 68. Dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa aplikasi yang dikembangkan dapat meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan kepuasan pengguna.
Analisis Perbandingan Kinerja Database Room dan SQlite dalam Penanganan Data Multimedia Pada Aplikasi Pencatatan Rachman, Ramadhani; Kharisma, Agi Putra; Tolle, Herman
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 10 (2025): Oktober 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan aplikasi mobile menuntut efisiensi tinggi dalam pengelolaan data multimedia. SQLite dan Room merupakan dua database lokal yang umum digunakan pada platform Android, namun perbandingan kinerjanya sering kali terbatas pada data teks sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kinerja Room dan SQLite dalam menangani data multimedia melalui pengembangan aplikasi pencatatan berbasis Android. Aplikasi yang dikembangkan mampu menyimpan catatan berupa teks, gambar, dan audio secara lokal tanpa koneksi internet. Pengujian dilakukan terhadap empat operasi utama: Create, Read, Update, dan Delete (CRUD), dengan parameter pengujian meliputi waktu eksekusi, penggunaan CPU, dan penggunaan RAM. Setiap pengujian dijalankan sebanyak 30 kali pada kedua database. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji t berpasangan untuk mengevaluasi perbedaan performa. Karena uji t mengasumsikan data berdistribusi normal, maka dilakukan uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk. Hasil menunjukkan sebagian data tidak berdistribusi normal, sehingga digunakan uji Wilcoxon Signed-Rank sebagai alternatif non-parametrik untuk memverifikasi konsistensi signifikansi hasil. Berdasarkan Central Limit Theorem, uji t tetap dipertimbangkan karena ukuran sampel yang memadai (n ≥ 30). Hasil menunjukkan bahwa SQLite unggul dalam operasi Create dari sisi kecepatan dan efisiensi CPU, sedangkan Room menunjukkan performa lebih baik dalam operasi Read, Update, dan Delete dari segi kecepatan. SQLite secara konsisten lebih efisien dalam penggunaan CPU, sementara perbedaan signifikan pada RAM hanya terjadi pada Room saat operasi Read. Temuan ini dapat menjadi acuan bagi pengembang dalam memilih database lokal yang efisien untuk pengelolaan data multimedia.
Analisis Perbandingan Performa RxJava dan Coroutines Terhadap Aplikasi Berbasis Android (Studi Kasus: Aplikasi Pencari Pekerjaan) Rabbani, Achmad Daffa; Kharisma, Agi Putra; Al Huda, Fais
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 10 (2025): Oktober 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan aplikasi Android modern memerlukan penanganan proses asinkron yang efisien. Dua pendekatan utama untuk ini adalah RxJava, yang berbasis aliran data, dan Kotlin Coroutines, yang menggunakan model sekuensial. Akan tetapi, belum ada studi yang melakukan perbandingan di antara keduanya menggunakan fitur-fitur pengembangan Android terkini, seperti Jetpack Compose sebagai framework dalam membangun antarmuka pengguna. Selain itu, pemilihan pustaka yang tidak sesuai dapat mengurangi kualitas pengalaman pengguna dan meningkatkan kemungkinan pengguna untuk meng-uninstall aplikasi tersebut. Oleh karena itu, penelitian terhadap kedua pustaka tersebut perlu dilakukan dengan harapan untuk dapat memberikan solusi kepada developer dalam memilih pustaka pemrograman reaktif yang sesuai dengan kebutuhan aplikasi. Pengujian dilakukan dengan mempertimbangkan metrik-metrik performa yang sesuai dengan ISO/IEC 25010, yaitu durasi eksekusi dan penggunaan memori. Pengumpulan data dilakukan dengan bantuan Android Macrobenchmark. Fitur yang dijadikan skenario pengujian adalah fitur mengunggah lowongan pekerjaan dan melihat informasi lowongan pekerjaan. Skenario pengujian dilakukan sebanyak 30 kali. Hasil pengujian menyatakan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan untuk metrik waktu eksekusi dari kedua pustaka. Sementara itu, Kotlin Coroutines mengungguli RxJava pada metrik penggunaan memori secara umum dari kedua skenario pengujian.
Performance Evaluation of Machine Learning and Deep Learning for Rainfall Forecasting Soebroto, Arief Andy; Limantara, Lily Montarcih; Mahmudy, Wayan Firdaus; Sholichin, Moh.; Hidayat, Nurul; Kharisma, Agi Putra
International Journal of Engineering, Science and Information Technology Vol 5, No 4 (2025)
Publisher : Malikussaleh University, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52088/ijesty.v5i4.1179

Abstract

Climate change is a significant challenge for both humans and the environment, with its impacts increasingly felt across various regions of the world. The most evident consequence is the alteration of extreme weather patterns, which often lead to destructive and life-threatening natural disasters. Among these, extreme rainfall was the most damaging factor, frequently triggering floods. However, the increasing occurrence of related events outlined the urgent need for developing more accurate rainfall forecasting systems as a strategic measure for disaster risk reduction. This research adopted daily rainfall data from Samarinda City, collected between 2004 and 2012, to conduct prediction using both machine and deep learning methods. The implementation of machine learning methods, such as Support Vector Regression (SVR), enabled the model to learn from historical data and uncover complex patterns, resulting in accurate forecasts and improved adaptability to climate variability. Meanwhile, deep learning models, including Recurrent Neural Networks (RNN) and Long Short-Term Memory (LSTM), enhanced prediction performance by capturing more intricate and abstract data relationships. Performance evaluations conducted using Mean Absolute Error (MAE) and Mean Squared Error (MSE) showed that deep learning outperformed machine learning in accuracy. The LSTM model achieved the best performance, with loss values of 0.0482 and 0.0527 for MSE and MAE, respectively. The advantage of deep learning lies in its ability to build more complex models for handling non-linear problems and to learn data representations at various levels of abstraction, which has led to more accurate results. Furthermore, LSTM surpassed RNN by effectively overcoming the vanishing gradient issue, allowing for more stable and efficient training that led to superior predictive performance.
Co-Authors Achmad Arwan Achzubi, Muhammad Rayhan Adam Hendra Brata Agriani, Elsa Chintia Akbar, Muhammad Aminul Al Huda, Fais Al Kindi, Cheka Cakrecjwara Alfath, Muhammad Fajar Alvanro, Hafez Alvaresyufa, Mohammad Nafi Anggraheni, Hanna Shafira Ardhani, Maharani Fawwaz Arief Andy Soebroto Aristiani, Cantika Shinta Aryo Pinandito Aziza, Poppy Marcelia Azzahra, Daniswari Yurin Bayu Priyambadha Bayu Priyambadha Budidarwanto, Anargya Hassya Chafith, Mochammad Nafisa Dewantoro, Mury Fajar Efendi, Ridho Aqli Eko Sakti Pramukantoro, Eko Sakti Fadhlan, Rafi Ahmad Farah, Najla Alia Farys, Sholeh Al Fawwaz Haryono, M. Naufal Firmansyah, Maulana Zidhan Haikal Fajri, Muhamad Hakeem, Rayhan Haris Halim, Abdul Herman Tolle Hernando, Neo Huda, Fais Al Ihsan, Andhika Ihsan, Miftahul Jonemaro, Eriq Muhammad Adams Juan, Patrick Kusuma Dewi, Elok Nuraida Kusuma, Muhammad Cakra Pandu Lily Montarcih Limantara Lutfi Fanani Maghfiroh, Dirgahayu Tyas Maharani, Monalisa Mahardeka Tri Ananta, Mahardeka Tri Millah, Munirotul Mochamad Chandra Saputra, Mochamad Chandra Moh. Sholichin Muh. Arif Rahman Muhammad Zainul Arifin Muhammad Zaki Mulya, Azka Isnandaru Fajrina Nisar, Bahrum Nugraha, Muhammad Huda Nurul Hidayat Patra, Dwi Satria Prakoso, Gideon Aji Pratondo, Alistya Fikri Prayoga, Bagus Vernanda Adi Putra Pandu Adikara Putri, Safinatunnajah Mutiara Rabbani, Achmad Daffa Rachman, Ramadhani Rahman, Muhammad Arif Rahmansyah, Muhammad Dzikri Ratih Kartika Dewi Riswan Septriayadi Sianturi Rumagutawan, Fahmi Noordin Salam, Mahrus Shafa Santoso, Nurudin Saputra, Arlinno Ganda Saputro, Aditya Ikhwan Sucipto, Faiz Ahmad Sukma Valenta, Avidhyana Syahril, Fadira Bima Wardani, Dhamar Santi Kusuma Wayan Firdaus Mahmudy Yogastama, Reyhan Ardiya Zayyannarantis, Kautsarratu Athaya