Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis dan Perbaikan Proses Bisnis Menggunakan Business Process Improvement (BPI) (Studi Kasus : PKL Filkom UB) Pardede, Yudi; Saputra, Mochamad Chandra; Wicaksono, Satrio Agung
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 6 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya sebagai institusi pendidikan tinggi memiliki proses administrasi Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang penting bagi mahasiswa. Namun, dalam pelaksanaannya, proses pendaftaran dan pelaporan PKL masih ditemukan kendala seperti keterlambatan pengajuan form, verifikasi manual, dan koordinasi antar pihak yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memperbaiki proses bisnis PKL dengan pendekatan Six Sigma menggunakan metode DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Proses bisnis dimodelkan menggunakan Business Process Model and Notation (BPMN), didukung oleh analisis FMEA dan diagram sebab-akibat (fishbone) untuk mengidentifikasi akar permasalahan. Perancangan proses bisnis usulan (To-Be) dilakukan dengan menerapkan sistem terintegrasi, pengingat otomatis, serta pelacakan status dokumen secara digital. Hasil simulasi menggunakan Bizagi menunjukkan peningkatan efisiensi pada fase pendaftaran sebesar 40,38% dan fase pelaporan sebesar 7,77% dibandingkan model proses sebelumnya (As-Is). Dengan demikian, implementasi metode DMAIC dan pemodelan BPMN mampu memberikan solusi efektif untuk meningkatkan efisiensi layanan administrasi PKL secara signifikan.
Penerapan Aspect-Based Sentiment Analysis untuk Identifikasi Masalah Kualitas Layanan Aplikasi Mobile iPusnas berdasarkan Persepsi Pengguna Rahmajati, Hanifah; Saputra, Mochamad Chandra; Herlambang, Admaja Dwi
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 7 (2025): Juli 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluasi kualitas merupakan langkah penting untuk memastikan kualitas aplikasi yang dapat dilakukan dengan menganalisis ulasan pengguna untuk mengidentifikasi dan memahami secara lebih spesifik fitur, kemampuan, dan peningkatan yang diharapkan, salah satunya menggunakan Aspect-Based Sentiment Analysis (ABSA). iPusnas, aplikasi perpustakaan digital di Indonesia, memiliki beberapa masalah dan kelemahan, diindikasikan dengan rendahnya rating di Google Play Store sebesar 3,3. Penelitian ini bertujuan mengetahui aspek yang paling banyak dibahas dan sentimen dalam ulasan pengguna iPusnas menggunakan ABSA serta mengetahui akar masalah sentimen negatif menggunakan Root Cause Analysis (RCA). Dijalankan topic modeling menggunakan Latent Dirichlet Allocation (LDA) untuk mengetahui aspek yang paling banyak dibahas dan analisis sentimen menggunakan Valence Aware Dictionary for sEntiment Reasoning (VADER) untuk mengetahui sentimen ulasan pengguna. Teridentifikasi 2 aspek ulasan utama, yaitu reliability dan functional suitability. Hasil evaluasi menunjukkan LDA memiliki nilai accuracy keseluruhan sebesar 0,82, precision 0,83, recall 0,82, dan F1-score 0,82. Adapun VADER menunjukkan nilai accuracy keseluruhan sebesar 0,53, precision 0,87, recall 0,53, dan F1-score 0,60. Teridentifikasi 3 masalah pada reliability, yaitu kegagalan login terus menerus, eror dan bug setelah update version, dan aplikasi tidak bisa dibuka akibat crash terus menerus. Pada aspek functional suitability, teridentifikasi 3 masalah, yaitu kegagalan meminjam, membaca, dan mendownload buku, fitur pencarian tidak akurat, dan bookmark tiba-tiba hilang. Dilakukan identifikasi akar masalah dan perumusan saran perbaikan untuk masalah yang ditemukan.
Perancangan Ulang UI Website BPBKT Integrasi Hasil PSSUQ dan Analytical Hierarchy Process dalam Pembuatan Prototype Aziz, Hisyam Nur; Saputra, Mochamad Chandra; Wicaksono, Satrio Agung
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 8 (2025): Agustus 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merancang ulang User Interface (UI) Website Badan Pengelola Beasiswa Kalimantan Timur (BPBKT) melalui integrasi Post-Study System Usability Questionnaire (PSSUQ) dan Analytical Hierarchy Process (AHP). Latar belakang didasari masalah usability website BPBKT seperti navigasi tidak efektif, fungsionalitas pengaduan terputus, dan tampilan informasi yang flat berdasarkan wawancara stakeholder. Tujuan penelitian adalah menghasilkan prototype UI berbasis prioritas perbaikan terstruktur. Metode menggabungkan pendekatan kualitatif-kuantitatif: (1) Identifikasi masalah UI menggunakan PSSUQ dan analisis konten, (2) Penentuan prioritas perbaikan dengan AHP melibatkan developer, dan (3) Pengembangan conceptual prototype. Hasil temuan menunjukkan 3 (tiga) elemen UI bermasalah: System Usefulness (Navigasi, Konsistensi, Feedback Sistem), Information Quality (Error Handling, Mikro-kopi, Visualisasi Data), dan Interface Quality (Visual Design, Aksesibilitas, Responsivitas). Prioritas perbaikan tertinggi: Navigasi (bobot 0.70), Error Handling (0.66), dan Visual Design (0.70) berdasarkan analisis AHP. Prototype mencakup re-design 7 halaman utama yang muatan perbaikannya sesuai arahan prioritas. Integrasi PSSUQ-AHP efektif menentukan prioritas perbaikan UI. Rekomendasi prototype diharapkan meningkatkan kualitas layanan informasi beasiswa di Kalimantan Timur.
Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Stok dengan Metode Incremental Delivery beserta Penerapan Algoritma Sistem Rekomendasi Berbasis Frekuensi-Kebaruan (Studi Kasus: Rifa Digital Print & Copy Centre) Habibi, Irfan Hanif; Wicaksono, Satrio Agung; Saputra, Mochamad Chandra
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 9 (2025): September 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen stok di Rifa Digital Print & Copy Centre menghadapi kendala operasional akibat ketergantungan pada aplikasi vendor yang terbatas dan proses pencatatan yang masih manual. Tantangan teknis utama muncul dari praktik penggunaan satu kode barcode untuk beberapa varian produk yang dijual khususnya dari produsen UMKM, yang menimbulkan ambiguitas data saat proses pemindaian dan berpotensi menurunkan akurasi input stok. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui dua pendekatan utama: pertama, merancang dan mengembangkan sebuah sistem informasi manajemen stok berbasis web dengan menerapkan metode Incremental Delivery; dan kedua, membuktikan bahwa algoritma sistem rekomendasi HFR-RS (Hybrid Frequency-Recency) yang diusulkan mampu menghasilkan peningkatan akurasi yang signifikan secara statistik dalam menangani skenario pemindaian ambigu. Proses pengembangan sistem dilaksanakan dalam dua increment fungsional dengan arsitektur client-server menggunakan React dan Spring Boot. Untuk mengevaluasi kinerja algoritma, dilakukan pengujian komparatif terhadap metode pengurutan abjad dengan metrik Akurasi Peringkat Pertama. Analisis statistik menggunakan Uji McNemar (α = 0,05) menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kinerja yang signifikan antara kedua metode (p-value < 0,05). Hasil penelitian membuktikan bahwa metode Incremental Delivery berhasil diterapkan untuk membangun sistem yang fungsional dan diterima sepenuhnya oleh pengguna melalui User Acceptance Testing. Lebih lanjut, disimpulkan bahwa penerapan algoritma HFR-RS secara signifikan lebih unggul dalam meningkatkan akurasi penempatan barang target pada posisi teratas dibandingkan metode standar, sehingga efektif menjadi solusi untuk permasalahan ambiguitas data.
Pembangunan Dashboard Business Intelligence Data Akademik SMPN 1 Nguling Pahlevie, Rheza; Purnomo, Welly; Saputra, Mochamad Chandra
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 9 (2025): September 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan teknologi informasi di dunia pendidikan menjadi salah satu strategi penting untuk meningkatkan kualitas pengelolaan data akademik. Namun, di SMP Negeri 1 Nguling, pengelolaan data akademik siswa masih dilakukan secara manual menggunakan file Excel yang terpisah, sehingga proses pemantauan dan evaluasi capaian belajar siswa kurang efektif, terfragmentasi, dan memerlukan waktu yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah dashboard interaktif sebagai implementasi konsep Business Intelligence (BI) yang dapat mengintegrasikan berbagai sumber data akademik menjadi informasi yang terstruktur, ringkas, dan mudah dianalisis. Pengembangan dilakukan dengan pendekatan Kimball Dimensional Lifecycle menggunakan Talend Open Studio, DBMS MySQL, dan visualisasi melalui Google Looker Studio. Dashboard yang dibangun dievaluasi menggunakan Dashboard Assessment Usability Model (DATUS) melalui teknik perekaman berdasarkan skenario tugas dan penyebaran kuesioner. Hasil pengujian menunjukkan tingkat penyelesaian tugas sebesar 96,67% dengan rata-rata waktu 23,93 detik per tugas, sedangkan hasil kuesioner menunjukkan skor rata-rata di atas 4,50 pada semua dimensi DATUS. Temuan ini membuktikan bahwa dashboard memiliki kegunaan tinggi dan mampu mendukung pengambilan keputusan akademik secara lebih objektif, efisien, dan berbasis data.
Analisis Pengaruh Media Pembelajaran Augmented Reality, Video, dan Slide Terhadap Hasil Belajar dan Daya Ingat Siswa Kelas X pada Mata Pelajaran Informatika di SMK Negeri 6 Malang Pujakesuma, Dicky; Pinandito, Aryo; Saputra, Mochamad Chandra
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 12 No 4: Agustus 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.124

Abstract

Penelitian ini berawal dari permasalahan adanya perbedaan signifikan dalam hasil belajar siswa di tiga kelas yang berbeda. Perbedaan ini dipengaruhi oleh keterbatasan akses ke laboratorium komputer, di mana kelas dengan fasilitas yang lebih baik mencapai nilai rata-rata yang lebih tinggi. Memori juga berperan penting dalam mempertahankan pemahaman, bahkan ketika digunakan kembali di masa mendatang. Teknologi Augmented Reality (AR) dianggap mampu mengatasi masalah ini dengan menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan imersif. Penelitian ini melibatkan 96 siswa (N=96) dan membandingkan efektivitas media pembelajaran AR, video, dan slide dalam meningkatkan hasil belajar dan daya ingat siswa yang menggunakan metode eksperimen pre-test post-test control group design. Hasil belajar diukur pada tiga waktu yaitu pre-test, post-test, dan delayed-test satu minggu setelah perlakuan. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dan efektivitas media dianalisis menggunakan Cohen’s D. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang menggunakan AR mengalami peningkatan yang lebih signifikan dalam hasil belajar, dengan ukuran efek sebesar 2.21 dibandingkan kelas video dan 2.24 dibandingkan kelas slide. Daya ingat siswa juga lebih baik di kelas AR, dengan ukuran efek sebesar -0.10, yang menunjukkan bahwa meskipun terjadi penurunan skor, AR memiliki pengaruh kuat dalam mempertahankan informasi. Kesimpulannya, AR lebih efektif dibandingkan media pembelajaran video dan slide. Media pembelajaran Augmented Reality (AR) lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan mempertahankan daya ingat siswa, karena menawarkan pengalaman belajar yang interaktif, imersif, dan mendalam melalui visualisasi yang kuat dan pembelajaran multisensori.   Abstract This study began with the problem of significant differences in student learning outcomes in three different classes. This difference is influenced by limited access to computer labs, where classes with better facilities achieve higher average scores. Memory also plays an important role in maintaining understanding, even when reused in the future. Augmented Reality (AR) technology is considered capable of overcoming this problem by creating a more interactive and immersive learning experience. This study involved 96 students (N=96) and compared the effectiveness of AR, video, and slide learning media in improving student learning outcomes and memory using the experimental method pre-test post-test control group design. The results after learning were measured at three times, namely pre-test, post-test, and Delayed-test one week of treatment. Data were analyzed using the Wilcoxon test and media effectiveness was analyzed using Cohen's D. The results showed that students who used AR experienced a more significant increase in learning outcomes, with an effect size of 2.21 compared to the video class and 2.24 compared to the slide class. Students’ retention was also better in the AR class, with an effect size of -0.10, indicating that despite the decrease in scores, AR had a strong influence in retaining information. In conclusion, AR is more effective than video and slide learning media. Augmented Reality (AR) learning media is more effective in improving learning outcomes and maintaining student retention, because it offers an interactive, immersive, and deep learning experience through strong visualization and multisensory learning.
Analisis Usability Pada Website Universitas Brawijaya Dengan Heuristic Evaluation Mustikaningtyas, Bella Aulia; Saputra, Mochamad Chandra; Pinandito, Aryo
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 3 No 3: September 2016
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.925 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201633194

Abstract

AbstrakUsability merupakan sejauh mana kelayakan suatu sistem berdasarkan efektivitas, efisiensi, dan satisfaction pada konteks tertentu. Pentingnya usability untuk mengukur kualitas kelayakan suatu sistem yang mengarah pada beberapa metode pengujian. Website resmi Universitas Brawijaya dengan domain ub.ac.id adalah media informasi online yang berisikan informasi tentang UB. Berdasarkan Pelayanan  Informasi dan Komplain (PIDK) UB terdapat keluhan tentang dokumentasi resmi UB yang belum diperbarui, selain itu menurut Pusat Jaminan Mutu belum terdapat adanya standar khusus, dan  TIK UB belum pernah melakukan evaluasi website.  Oleh karena itu, dibutuhkan evaluasi usability untuk mengetahui permasalahan yang ada pada sistem dan supaya mencapai tujuan tertentu secara efektif, efisien, dan mencapai kepuasan user. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka diangkatlah penelitian dengan judul Analisis Usability pada Website Universitas Brawijaya dengan Heuristic Evaluation (HE). HE adalah metode untuk mencari masalah usability dengan Nielsen’s heuristic dengan melibatkan para ahli.Penelitian dimulai dengan melakukan pengumpulan data, pengujian website, dan analisis hasil heuristik dan uji preferensi user. Dengan berpedoman pada sekumpulan heuristik, para ahli mencari dan menilai usability pada website UB. Kemudian uji preferensi user dengan PSSUQ juga dilakukan untuk mengetahui respon user umum terhadap website UB, dan didapatkan hasil berupa perbandingan hasil analisis antara HE dengan uji preferensi user.Kata kunci: Usability, Heuristic Evaluation, Uji Preferensi UserAbstractUsability is part of user experience to know how properness a system based on effectiveness, efficiency, and satisfaction in specific context. The importance of usability is to measure quality of a system which tends to evaluation methods. Official website of University of Brawijaya (ub.ac.id) is online media containing information regarding to UB. Based on the problems such as complaint about official documentation that has not been updated, no specific standard for the website, UB website has never been evaluated. Thus, it is a necessary to do usability evaluation to know defects in the system and to achieve better in terms of effectiveness, efficiency, and user satisfaction. Based on the problems mentioned, this research is named Analysis of Usability on Official Website University of Brawijaya using Heuristics Evaluation. HE is a method to look for usability defects by involving expert perspectives.Research starts from collecting data, evaluating data, and analyzing result of evaluations. Heuristics evaluation is a method to look for usability defects/problems using Nielsen’s heuristic by involving experts as evaluators in this research. Then, User Preference Evaluation with PSSUQ is needed to know responses of general users about UB website. From the result, it will be obtained and mapped result from Heuristic Evaluation and user preference testing concerning usability.Keywords: Usability, Heuristic Evaluation, User Preferences Testing
Evaluasi Kebijakan, Kelembagaan, Infrastruktur, Aplikasi, dan Perencanaan E-Goverment di Pemerintahan Kota Batu Herlambang, Admaja Dwi; Saputra, Mochamad Chandra; Fadhlurrahman, Ridho
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 6 No 6: Desember 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2419.257 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.2019661322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan e-government di Pemerintah Kota Batu dengan melakukan studi kasus di Dinas Komunikasi dan Informasi; Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda); dan Dinas Pertanian Kota Batu. Penilaian dilakukan menggunakan kerangka kerja Pemeringkatan e-government Indonesia (PeGI) yang terdiri dari lima variabel pengukuran, yaitu kebijakan, kelembagaan, infrastruktur, aplikasi, dan perencanaan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan alat pengukuran berupa kuesioner, wawancara, dan observasi. Berdasarkan hasil penilaian, penerapan e-government di Dinas Kominfo, Bapelitbangda, dan Dinas Pertanian berada pada kategori Kurang. Hasil evaluasi merekomendasikan bahwa prioritas utama yang perlu diperbaiki dalam waktu dekat adalah variabel kebijakan, infrastruktur, dan perencanaan.  AbstractThis study aims to evaluate the implementation of e-government in Kota Batu Government by conducting case studies at the Communications and Information Department; Regional Development Planning, Research and Development Department (Bapelitbangda); and Agriculture Department. The assessment was conducted using the Indonesian e-government Ranking Framework (PeGI) consisting of five measurement variables, namely policy, institutional, infrastructure, application, and planning. The research approach used is qualitative with questionnaires, interviews, and observations as measurement tools. Based on the assessment, the implementation of e-government in the Communications and Informatics Department, Bapelitbangda, and the  Agriculture Department categorized as Less. The evaluation results recommend that the main priorities that need to be improved in the near future are policy, infrastructure, and planning variables.
Perbandingan antara Metode Advance Use Case point dan Revised Use Case Point untuk Evaluasi Biaya Pengembangan Sistem Informasi Reservasi Ruangan Saputra, Mochamad Chandra; Herlambang, Admaja Dwi; Fahrunisa, Savira
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 7 No 1: Februari 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek-proyek pengembangan perangkat lunak seringkali mengalami kegagalan karena tidak terpenuhinya batasan ruang lingkup, biaya dan waktu. Pada CV Gumcode Indonesia beberapa proyek mengalami keterlambatan dan kelebihan biaya karena metode perhitungan estimasi yang digunakan berupa campuran perhitungan dan dugaan, sehingga menghasilkan estimasi yang tidak tepat. Evaluasi terhadap metode estimasi dibutuhkan untuk menghasilkan estimasi yang lebih baik. Penelitian ini menjelaskan tentang estimasi biaya, waktu dan sumber daya yang dibutuhkan untuk pengembangkan Sistem Informasi Reservasi Ruangan yang mengacu pada Work Breakdown Structure dan menjadwalkan ke dalam Gantt Chart menggunakan metode Advance Use Case Point dan Revised Use Case Point. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara kepada Manajer Proyek dan observasi pada sistem, yang diolah menjadi use case diagram dan use case scenario. Dari metode Advance Use Case Point diperoleh estimasi hours of effort sebesar 2.229,4 jam kerja dengan total biaya Rp 110.558.733,00 dan dikerjakan oleh 26 orang. Sedangkan, dari metode Revised Use Case Point diperoleh estimasi hours of effort sebesar 1.679,8 jam kerja dengan total biaya Rp 83.303.382,00 dan dikerjakan oleh 26 orang. Berdasarkan analisis perbandingan hasil kedua metode, metode Advance Use Case Point lebih direkomendasikan karena mencangkup fitur End-User Development yang dibutuhkan dalam Sistem Informasi Reservasi Ruangan.AbstractMany software development projects failed because they didn’t meet the limits of scope, cost and time. In CV Gumcode Indonesia, some projects experienced delay and the cost was overrun because the estimation method used is a mixture of calculations and guesses, resulting in incorrect estimates. This study described the cost, time and resource estimation needed to develop a Room Reservation Information System that referred to the Work Breakdown Structure and scheduled it into the Gantt Chart using the Advance Use Case Point and Revised Use Case Point methods. Data is collected by interviewing the Project Manager and observing the system, which is processed into a use case diagram and use case scenario as input for both methods. The Advance Use Case Point method produces hour of effort estimate of 2,229.4 hours of work with a total cost of Rp 110,558,733.00 and is done by 26 people. The Revised Use Case Point method produces hours of effort estimation of 1,679.8 working hours with a total cost of Rp. 83,303,382.00 and is done by 26 people. Based on the results of the comparative analysis, the Advance Use Case Point method is more recommended because it covers the End-User Development features needed in the Room Reservation Information System.
Penerapan Pendekatan Human Centered Design dan CRM dalam Perancangan Antarmuka Sistem E-Complaint Rokhmawati, Retno Indah; Evantio, Yhouga Beta; Saputra, Mochamad Chandra
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 6 No 4: Agustus 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3627.748 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.2019641332

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan antarmuka sistem e-complaint dengan menerapkan HCD dan CRM. Komplain merupakan bentuk reaksi pelanggan terhadap produk atau jasa yang harus segera ditangani perusahaan. Dengan kondisi pencatatan komplain yang masih manual, menghambat upaya perusahaan untuk mencapai goal mempertahankan pelanggan. Oleh karena itu antarmuka sistem e-complaint hadir sebagai desain solusi yang dikembangkan dengan menerapkan HCD yang unggul dalam hal pendefinisian kebutuhan dari sisi pengguna dan stakeholder. Melalui HCD dapat diketahui bagaimana desain yang familiar bagi pengguna, dalam hal ini website dashboard. Dengan menerapkan CRM, pengembangan antarmuka sistem e-complaint dapat mengakomodasi kebutuhan perusahaan yang ingin proses bisnis dan kebutuhan fungsionalnya tetap menjadi pertimbangan utama. Penelitian ini menghasilkan 16 kebutuhan fungsional dan menyediakan hak akses untuk dua aktor yaitu sales dan leader. Hasil pengujian menunjukkan bahwa secara keseluruhan, antarmuka dan interaksi yang disediakan telah memenuhi kebutuhan stakeholder untuk mencapai goal. Namun, perlu menambahkan tampilan untuk segmentasi pelanggan untuk pengembangan desain berikutnya.AbstractThe purpose of this research is to develop an e-complaint system interface by implementing HCD and CRM. A complaint is a customer reaction to a product or service that the company must address immediately. In the as-is condition of recording complaints are still manual, inhibits the company's efforts to achieve the goal of retaining customers. Therefore the interface of the e-complaint system comes as a design solution developed by applying HCD which is good for defining needs from the users and stakeholders. Through HCD can be known how the design is familiar to users, in this case the dashboard style. By implementing CRM, the development of the e-complaint system interface can accommodate the needs of companies that want their business processes and functional needs to be the main consideration. This study finds 16 functional requirements and provides access rights for two actors, namely sales and leader. The test results show that overall, the interfaces and interactions provided have met the needs of stakeholders to achieve the goal. However, it is necessary to add a view for customer segmentation for future design development.