Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Evaluasi Tata Kelola Teknologi Informasi pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Situbondo Berdasarkan Kerangka Kerja COBIT 2019 Yahya, Annisa Lutfia; Suprapto; Perdanakusuma, Andi Reza
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 7 (2025): Juli 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tata kelola teknologi informasi (TI) yang efektif merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kualitas layanan publik di sektor pemerintahan. Penelitian ini mengevaluasi tingkat kapabilitas tata kelola TI pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Situbondo menggunakan kerangka kerja COBIT 2019. Fokus kajian difokuskan pada dua proses utama, yaitu DSS04 (Managed Continuity) dan DSS05 (Managed Security Services). Hasil penilaian menunjukkan bahwa DSS04 berada pada level kapabilitas 1 dan DSS05 pada level 2, yang masih di bawah target organisasi (masing-masing level 3 dan 4). Gap analysis mengindikasikan perlunya peningkatan dalam hal dokumentasi, prosedur operasional, serta pelatihan SDM. Rekomendasi strategis mencakup penyusunan BCP dan DRP, pembentukan tim tanggap insiden, serta penerapan kebijakan keamanan informasi yang komprehensif. Studi ini memberikan kontribusi terhadap perbaikan tata kelola TI pada instansi pelayanan publik, khususnya dalam konteks keberlanjutan layanan dan keamanan informasi.
Pengembangan Arsitektur Enterprise Integrasi Teknologi Informasi Menggunakan Zachman Framework (Studi Kasus: Aplikasi Pendukung Administrasi Akademik Bagi Mahasiswa Universitas Brawijaya) Desmala, Sri Veranda Lucky; Perdanakusuma, Andi Reza; Nugraha, Dwi Cahya Astriya
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 8 (2025): Agustus 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lembaga pendidikan tinggi merupakan lembaga dengan keberagaman birokrasi. Lembaga pendidikan tinggi dituntut untuk melaksanakan transformasi digital pada teknologinya. Universitas Brawijaya sebagai salah satu lembaga pendidikan tinggi dengan 17 fakultas telah menerapkan aplikasi pendukung administrasi akademik—SIAM dan GapuraUB versi Mobile. Namun, beberapa fakultas mengembangkan aplikasi mandiri seperti FilkomApps, SIFIA, dan SIFAPET. Aplikasi fakultas belum terintegrasi secara otomatis dengan aplikasi lainnya, sehingga menyebabkan masalah data dan pengalaman pengguna. Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini mengembangkan arsitektur enterprise menggunakan Zachman Framework perspektif scope, business, system, dan technology, serta kolom what, how, where, who, dan why. Pemodelan dilakukan pada kondisi as-is dan to-be dengan bahasa ArchiMate. Data diperoleh melalui studi literatur, observasi, dan wawancara. Masalah arsitektur as-is ditemukan dengan menerapkan teori lean, usability, dan utility. Hasil penelitian menunjukkan hanya 5 fakultas yang memiliki aplikasi dan 6 aplikasi dianalisis lebih lanjut. Arsitektur as-is menunjukkan kurangnya integrasi dan efisiensi sistem. Sedangkan, arsitektur to-be menghasilkan rancangan Platform GapuraUB berbasis microservice yang terhubung melalui Application Programming Interface. Kedua arsitektur dinilai valid secara sintaks, semantik, dan pragmatis. Penelitian ini juga menghasilkan 14 gap arsitektur dan 33 rekomendasi aksi implementasi. Evaluasi menunjukkan usulan memiliki potensi integrasi untuk jangka panjang, namun memerlukan tata kelola lintas unit untuk implementasinya.
The Influence of Gamification Affordance on Customer Loyalty among E-Commerce in Indonesia Zega, Luther Risman Luosaro; Perdanakusuma, Andi Reza; Hariyanti, Uun
Journal of Information Systems Engineering and Business Intelligence Vol. 11 No. 2 (2025): June
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jisebi.11.2.115-125

Abstract

Background: The e-commerce industry in Indonesia is experiencing competition due to the rising number of users and price-sensitive consumers, making user loyalty a major challenge for companies. Although gamification, such as task/quest type, was recognized as a strategy to boost loyalty, previous studies showed inconsistent results regarding its impact on hedonic and utilitarian values.  Objective: This study aimed to explore the relationships among task/quest-type gamification affordance (GA), hedonic value (HV), utilitarian value (UV), satisfaction (SA), and loyalty (LOY) among Indonesian e-commerce users.   Methods: A total of 284 e-commerce app users who had engaged in task/quest-type gamification were selected as participants using a convenience sampling method. A quantitative method was adopted and survey data were examined by covariance-based structural equation modeling (CB-SEM) conducted in SmartPLS4.  Results: The analysis showed that gamification affordance significantly impacted users’ perceived hedonic and utilitarian values. An increase in these values significantly enhanced user satisfaction, and strongly correlated with loyalty. Gamification affordance also indirectly influenced loyalty through hedonic value, utilitarian value, and satisfaction.  Conclusion: Task/quest-type gamification affordance effectively enhanced user loyalty in Indonesian e-commerce by improving perceived hedonic and utilitarian values and satisfaction. These results suggested that gamification strategies focusing on task/quest-type elements could foster loyalty in a competitive e-commerce environment.  Keywords: Gamification Affordance, Hedonic Value, Utilitarian Value, Satisfaction, Loyalty
Penerapan TAM pada Food Delivery App: Analisis Kepuasan Pelanggan Aplikasi Mobile Kopi Jago Winarno, Adimasta Raffindani; Perdanakusuma, Andi Reza; Hariyanti, Uun
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 13 (2025): Publikasi Khusus Tahun 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Naskah ini akan diterbitkan di COMMIT
Analisis Kualitas Layanan HaloFilkom Menggunakan Pendekatan Zone of Tolerance Erlangga, Alif Muhammad Abrar; Perdanakusuma, Andi Reza; Hariyanti, Uun
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 13 (2025): Publikasi Khusus Tahun 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Naskah ini akan diterbitkan di Journal the winners
Applying Zone of Tolerance to a Customer Service App in a Public Higher Education Institution Abrar Erlangga, Alif Muhammad; Perdanakusuma, Andi Reza; Hariyanti, Uun
Journal The Winners Vol. 26 No. 2 (2025): Journal The Winners (In Progress)
Publisher : Bina Nusantara University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21512/tw.v26i2.13863

Abstract

Rapid technological evolution has compelled many higher education institutions to adopt digital-based customer service systems to improve efficiency and productivity. At the same time, service quality in higher education institutions influences credibility and competitiveness in the sector. Therefore, an evaluation of a web-based customer service platform at a university in Malang is necessary. This research aims to evaluate the service quality of this platform from a user perspective and identify priority areas for improvement using the Zone of Tolerance (ZOT) framework. This research applied a mixed-method design. The population consisted of 1,506 students from 2021 to 2023, and the sample consisted of 102 respondents, obtained through questionnaires and one interview. Quantitative analysis measured desired, adequate, and perceived services using the DeLone and McLean model, while qualitative analysis applied thematic analysis to enrich the findings. Results show that no indicators fall below the ZOT, 13 indicators are within it, and one exceeds user expectations. This research is novel in applying the ZOT for the first time to evaluate an online customer service platform in higher education and in using the DeLone and McLean model rather than the commonly applied SERVQUAL instrument. The findings provide insights for improving service quality and enhancing user satisfaction.
Analisis Potensi Pemanfaatan Non-Fungible Token di Kalangan Mahasiswa: Studi Kualitatif Setiawan, Rendra Bayu; Sianturi, Riswan Septriayadi; Perdanakusuma, Andi Reza
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 12 No 5: Oktober 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2025125

Abstract

Perkembangan teknologi blockchain telah membuka peluang baru bagi mahasiswa untuk memanfaatkan Non-Fungible Token (NFT) sebagai aset digital yang memiliki potensi besar di bidang seni, teknologi, dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pemanfaatan NFT di kalangan mahasiswa, dengan fokus pada pengalaman, motivasi, serta tantangan yang dihadapi dalam menggunakan NFT. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kualitatif konten dengan teknik wawancara kepada 4 responden mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa tertarik terhadap NFT karena pengaruh tren, komunitas, dan potensi keuntungan finansial. Reputasi kreator, eksklusivitas, dan utilitas tambahan menjadi pendorong utama dalam keputusan pembelian. Namun, risiko keamanan pada dompet digital, fluktuasi harga, serta kurangnya literasi teknologi menjadi tantangan signifikan. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana mahasiswa dapat memanfaatkan NFT untuk mendukung kreativitas dan peluang investasi, serta menyarankan implikasi praktis untuk integrasi topik blockchain dalam kurikulum kampus atau program literasi digital.   Abstract The development of blockchain technology has opened new opportunities for students to utilize Non-Fungible Tokens (NFTs) as digital assets with significant potential in art, technology, and economics. This study aims to analyze the potential utilization of NFTs among students, focusing on their experiences, motivations, and challenges in using NFTs. The research employs qualitative content analysis with interviews conducted among 4 student respondents. The findings reveal that students are drawn to NFTs due to trends, community influence, and financial profit potential. Creator reputation, exclusivity, and additional utilities are key drivers in purchase decisions. However, challenges such as digital wallet security risks, price fluctuations, and limited technological literacy remain significant barriers. This study provides insights into how students can leverage NFTs to enhance creativity and investment opportunities, with practical implications for integrating blockchain topics into university curricula or digital literacy programs.
Evaluasi Maturitas Teknologi Informasi Pada Proses Problem Management PT. XYZ Menggunakan Kerangka Kerja COBIT 5 Pratama, Muhammad Naufal; Perdanakusuma, Andi Reza; Rachmadi, Aditya
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 2: April 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.20236406

Abstract

Teknologi berkembang dengan cepat sehingga peran teknologi informasi semakin krusial serta dapat mempengaruhi dan merubah cara beraktivitas suatu organisasi, sehingga dalam pemberdayaan teknologi informasi diperlukan tata kelola TI untuk mengatur dan sebagai pedoman pelaksanaan serta penerapan teknologi informasi. Hal ini di Indonesia diatur dalam PER-02/MBU/2013 “Tentang Panduan Penyusunan Pengelolaan Teknologi Informasi Badan Usaha Milik Negara” sehingga mengharuskan entitas-entitas BUMN wajib melakukan penerapan tata kelola TI, jika dalam penerapan tersebut tidak optimal maka dalam penggunaan teknologi informasi berpotensi terjadinya permasalahan yang dapat merugikan perusahaan. Hal ini terjadi pada PT. XYZ selaku salah satu anak  Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak pada bidang jasa kepelabuhan yang dimana dalam pemanfaatan teknologi informasi service desk cukup sering menerima laporan permasalahan terhadap layanan maupun infrastruktur TI sehingga diperlukan manajemen permasalahan teknologi informasi yang efisien dan efektif agar dampak dari permasalahan yang timbul dari penggunaan teknologi infomasi dapat diminimalisir. Berdasarkan permasalahan yang terjadi, maka diperlukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui capability level terhadap proses pengelolaan masalah yang diterapkan oleh perusahaan dengan menggunakan framework COBIT 5 sebagai alat ukur untuk Capability level pada sub proses Manage Problem (DSS03). Hasil dari penelitian ini pada proses Manage Problems (DSS03) berada pada level 1 dengan capaian rating scale kategori largely achieved serta targeted level berada pada level 3 sehingga nilai kesenjangannya yaitu sebesar 2 level. Terdapat rekomendasi yang diberikan untuk mencapai target level dan roadmap dengan kurun waktu 5 tahun. AbstractTechnology is developing rapidly to the point where the role of information technology is increasingly crucial and could influence and change the way an organization operates, in empowering information technology, IT governance needs to regulate and make law as a guide for the implementation and application of information technology. In Indonesia, this is regulated in PER-02/MBU/2013 "Guidelines for Compilation of Information Technology Management for State-Owned Enterprises" thus requiring SOE entities to implement IT governance, if the application is not optimal then the use of information technology has the potential for the occurrence of problems that can harm the company. The issue happened to PT. XYZ as one of the State-Owned Enterprises (SOE) subsidiary which is engaged in the field of port services and the utilization of information technology, service desk quite often receives reports of problems with services and IT infrastructure so that efficient and effective management of information technology problems is needed so that the impact of the issues arising from the use of information technology can be minimized. Based on the issues, it is necessary to conduct research that aims to determine the capability level of the problem management process implemented by the company using the COBIT 5 framework as a measuring tool for the Capability level in the Manage Problem sub-process (DSS03). The results of this study on the Manage Problems (DSS03) process are at level 1 with the achievement of the rating scale in the largely achieved category and the targeted level being at level 3 so that the value of the gap is 2 levels. There are recommendations are given to achieve the target level and roadmap within 5 years.
Evaluasi Tata Kelola Teknologi Informasi Menggunakan Framework COBIT 5 Pada Domain BAI (Studi Kasus: CV Siap Integrasi) Putra, Farhan Zaki; Rachmadi, Aditya; Perdanakusuma, Andi Reza
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 4 (2025): April 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi tata kelola teknologi informasi di CV Siap Integrasi menggunakan framework COBIT 5, khususnya pada subdomain BAI04 (Manage Availability and Capacity) dan BAI06 (Manage Changes). Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan tingkat kapabilitas proses, menganalisis kesenjangan, dan menyusun peta jalan perbaikan. Metode penelitian meliputi wawancara, observasi, dan analisis dokumen yang dianalisis menggunakan pendekatan capability level berbasis ISO/IEC 15504. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa BAI04 dan BAI06 berada pada Level 0 (Incomplete), yang berarti proses telah dilaksanakan tetapi belum memiliki manajemen yang terstruktur. Analisis kesenjangan menunjukkan kekurangan signifikan dibandingkan target Level 1 (Performed), khususnya dalam dokumentasi proses, pemantauan kinerja, dan mitigasi risiko perubahan. Sebagai rekomendasi, disusun peta jalan perbaikan yang mencakup penguatan dokumentasi, peningkatan pemantauan kinerja, serta penerapan manajemen perubahan yang terstandarisasi. Implementasi peta jalan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi downtime, dan menyelaraskan teknologi informasi dengan tujuan bisnis perusahaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa framework COBIT 5 memberikan panduan komprehensif untuk mengevaluasi dan meningkatkan tata kelola teknologi informasi, serta menyarankan eksplorasi domain lain untuk mendukung tata kelola yang lebih menyeluruh.
Analisis Kelayakan Pengembangan Proyek Data Warehouse pada Lembaga XYZ Darmawan Subarkah, Rakha; Perdanakusuma, Andi Reza; Wardani, Niken Hendrakusma
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 9 (2025): September 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis kelayakan pengembangan proyek data warehouse pada lembaga XYZ, sebuah lembaga keuangan khusus yang didirikan pemerintah untuk mendukung pembiayaan ekspor nasional. Sistem data warehouse ini direncanakan sebagai solusi untuk mengatasi masalah fragmentasi data serta memenuhi kebutuhan akan sistem pelaporan yang cepat, terintegrasi, dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kelayakan proyek dari tiga aspek utama, yaitu operasional, ekonomi, dan teknikal. Metode analisis yang digunakan meliputi fit-gap analysis untuk aspek operasional, cost-benefit analysis untuk aspek ekonomi, dan analisis familiarity, project size, dan compatibility untuk aspek teknikal. Pengumpulan data dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) dengan pemangku kepentingan dan pihak yang terlibat dalam implementasi proyek dan studi dokumen resmi proyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang direncanakan layak secara operasional karena mampu memenuhi seluruh kebutuhan bisnis yang tidak dapat dipenuhi sistem saat ini. Dari aspek ekonomi, proyek ini diproyeksikan memberikan manfaat kuantitatif dengan Break-Even Point (BEP) yang tercapai dalam waktu ±1,5 tahun. Secara teknikal, proyek dinilai layak karena didukung oleh vendor berpengalaman, kesiapan infrastruktur, dan kompatibilitas teknologi yang tinggi. Berdasarkan analisis tersebut, proyek pengembangan data warehouse pada lembaga XYZ dinyatakan layak untuk dijalankan.