Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Pemerintahan Desa dalam Melakukan Praktik Pembangunan Infrastruktur Hilman, Yusuf Adam; Asmoro, Yusuf Redi
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 1 No. 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (806.103 KB) | DOI: 10.47134/villages.v1i2.10

Abstract

Peran pemerintahan desa sebagai pihak yang memiliki kewenangan dituntut supaya mampu melaksanakan amanat undang – undang, yakni mewujudkan kesejahteraan masyarakat, melalui praktik pembangunan di desa, khususnya pembangunan di bidang infrastruktur, karena posisinya penting untuk meningkatkan mobilitas masyarakat dalam rangka menunjang aktifitas ekonomi desa. Tujuan penelitian ingin melihat pemerintahan desa dalam menjalankan praktik. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan jenis data nya berupa data primer dan sekunder, seperti: wawancara, dokumentasi serta dokumen, data yang terkumpul kemudian di uji keabsahan, melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian memperlihatkan peran pemerintahan desa dalam proses pembangunan Infrastruktur sangat efektif, dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat, dan juga melaporkan kegiatan pembangunan secara transparan. 
Dinamika Pengembagan Desa Wisata Mloko Sewu di Desa Pupus Kecamatan Ngebel Kabupaten Ponorogo Lestari, Dewi; Hilman, Yusuf Adam; Widiyahseno, Bambang; Triono, Bambang
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 2 No. 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.857 KB) | DOI: 10.47134/villages.v2i2.22

Abstract

Desa wisata merupakan sebuah desa yang hidup mandiri dengan potensi yang dimilikinya dan tepat dapat menjual berbagai atraksi-atraksinya sebagai daya tarik wisata tanpa melibatkan investor. Berdasarkan hal tersebut pengembangan desa wisata merupakan realisasi dari undang-undang otonomi daerah (UU No.22/99), maka setiap Kabupaten perlu memprogramkan pengembangan desa wisata demi meningkatkan pendapatan daerah, dan menggali potensi desa. Kawasan desa Pupus Kecamatan Ngebel mempunyai potensi sumber daya alam yang melimpah, Salah satu wisata alam di desa Pupus kecamatan Ngebel adalah Mloko Sewu. Mloko sewu adalah inisiatif dari sebagian atau sekelompok pemuda di desa pupus untuk di jadikan desa wisata selama proses pembersihan lahan di hutan perhutani kurang lebih 6 bulan kelompok desa tersebut keberatan karena dalam proses tersebut dari pihak pemerintah desa pupus belum yakin bahwa akan di jadikan wisata karena waktu sudah di tetapkan oleh pihak perhutani belum terselesaikan maka lahan tersebut di tawarkan kepada pihak lain atau investor .dan setelah di pegang oleh pihak lain yang di kelola selama 3 bulan jadilah wisata mloko sewu dan sudah di pasarkan. Dalam Dinamika pengembangan desa wisata Mloko Sewu di Desa Pupus Kecamatan ngebel Kabupaten Ponorogo terdapat masalah antara pihak masyarakat dan pihak investor dalam pengembangan dan pengelolaan desa wisata Mloko Sewu yang ada di desa Pupus. penyelesaian masalah telah di selesaikan secara damai oleh pemerintah daerah. Yang tujuanya adalah mengelola bersama desa wisata Mloko Sewu.
Implementasi Kebijakan Pemerintah Daerah Ponorogo tentang Ketertiban dan Kenyamanan di Kawasan Alon-Alon Kabupaten Ponorogo: Indonesia Hilman, Yusuf Adam; Puthut Hermansyah; Wahjuni DJ, Ekapti; Nur Ridho, Irvan
Interaktif : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 16 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.interaktif.2024.016.01.4

Abstract

This research aims to determine the implementation of regional policies in improving order and comfort for people carrying out trading activities and visitors, especially in the Alon-Alon Ponorogo area. This type of research is descriptive research aimed at describing what already exists and is applicable. Apart from that, descriptive research is also a problem-solving procedure that is investigated by moving and describing the current wealth of subjects, research objects (individuals, community institutions, etc.) based on visible facts. The results of this research are that the implementation of Ponorogo Regency Regional Government policies is carried out in a good manner, and full of togetherness, followed by high awareness among each interested party. In terms of controlling street vendors in Ponorogo, especially the Ponorogo Regency Square. There has been good communication between the government and the traders and no one has done anything to damage or harm the street vendors in that location. Keywords: Policy Implementation, Ponorogo Government
PEMANFAATAN LIMBAH TEMBAKAU SEBAGAI PESTISIDA ALAMI DALAM MENGENDALIKAN HAMA TANAMAN Widya Putri, Larasati Kansa; Restining Tyas, Nuzlia Enggar; Puspitasari, Ika Febi; Indrawati, Septiana Dika; Hilman, Yusuf Adam
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 05 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini mengevaluasi potensi limbah tembakau sebagai pestisida organik untuk mengendalikan hama tanaman di Desa Biting, Ponorogo. Hasil rendaman daun dan batang tembakau terbukti efektif dalam mengendalikan kutu daun. Kandungan nikotin dalam tembakau berperan sebagai insektisida alami yang mengganggu sistem saraf hama. Penggunaan pestisida tembakau menawarkan keuntungan ekonomis dan ramah lingkungan karena memanfaatkan limbah pertanian. Namun, kegiatan pengabdian lebih lanjut diperlukan untuk mengoptimalkan konsentrasi dan metode aplikasi, serta mengevaluasi dampak jangka panjangnya terhadap ekosistem dan potensi resistensi hama. Studi ini menyarankan integrasi pestisida tembakau dengan metode pengendalian hama lainnya untuk mencapai hasil yang lebih optimal dan berkelanjutan.
BATIK ECOPRINT SOLUSI EDUKASI SISWA SEKOLAH DASAR UNTUK PENGENALAN RASA CINTA TERHADAP LINGKUNGAN Widyaningrum, Destria Putri; Khansa, Ilyana; Kusuma , Yanuar Vip Bagas; Saputra, Redy Devanda; Hafizha, Nikmatul; Hilman, Yusuf Adam
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 04 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana menerapkan pembangunan berkelanjutan dengan mengembangkan produk batik ecoprint di Desa Karangan dalam upaya untuk meningkatkan kemakmuran masyarakat lokal. Fokus utama penelitian ini adalah batik ecoprint, yang menggunakan bahan alami dan ramah lingkungan. Program ini memberikan kepada siswa sekolah dasar, sehingga mereka memiliki kepedulian terhadap rasa cinta terhadap kelestarian lingkungan. Hasil dari program ini memperlihatkan bagaimana siswa sekolah dasar dapat membuat tas yang rmaah lingkungan, sehingga bisa digunakan dalam kegiatan sehari-hari. Selain itu, program ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem melalui praktik produksi yang ramah lingkungan. Akibatnya, program ini meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Karangan dan berfungsi sebagai model pembangunan desa yang berkelanjutan yang mengintegrasikan elemen lingkungan, ekonomi, dan sosial secara harmonis.
Implementasi Peraturan Desa Babadan Nomor 7 Tahun 2022 dalam upaya pengaktifan BUMDES Lesmana, Febry Alvian Surya; Ridho, Irvan Nur; Hilman, Yusuf Adam; Triono, Bambang
Jurnal Media Birokrasi Jurnal Media Birokrasi, Vol. 6 No. 2, Oktober, 2024
Publisher : PRODI ADMINISTRASI PEMERINTAHAN DAERAH FAKULTAS MANAJEMEN PEMERINTAHAN IPDN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jmb.v6i2.4629

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implemntasi peraturan Desa No 7 Tahun 2022 dalam upaya pengaktifan BUMDes Sido Jaya Mukti Mandiri di Desa Babadan Ponorogo, masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana implementasi peraturan desa dalam upaya pengaktifan BUMDES. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif didasarkan pada data primer dan sekunder, yang dihimpun dari beberapa informan, menggunakan teknik purposive sampling, informannya antara lain: Kepala Desa Babadan, Perangkat Desa Babadan, Ketua BUMDes Sido Jaya Mukti Mandiri. Teori implementasi yang digunakan adalah model George C. Edward III meliputi: komunikasi, sumberdaya, disposisi, struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan tingkat partisipasi dan komunikasi pengurus BUMDes Sido Jaya Mukti Mandiri kurang maksimal disebabkan berbagai faktor yang mempengaruhinya yaitu kurangnya pengetahuan mengenai kepengurusan BUMDes di desa, anggaran dana yang keluar terlalu tinggi dibanding pemasukan, sulitnya masyarakat dalam mengembalikan dana desa dan juga pengurus BUMDes yang memiliki kesibukan lain sehingga kurangnya komunikasi yang menyebabkan kepengurusan terbengkalai. Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Pengaktifan BUMDes, Pemerintahan Desa.
ANALISIS KEBUTUHAN SUMBER DAYA MANUSIA PEMERINTAHAN DESA PONGGOK KECAMATAN PACITAN KABUPATEN PACITAN HILMAN, YUSUF ADAM; Muamanah, Victaria Roiffatul; Sya’diah, Halimatus; Amelia, Riska; Zulaikah, Siti
Wacana: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Interdisiplin Vol. 11 No. 1 (2024): Wacana: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Interdisiplin
Publisher : Jurusan Ilmu Pemerintahan Universitas Palanfka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/wacana.v11i1.12433

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk melakukan analisis kebutuhan SDM Pemerintahan di Desa Ponggok Kecamatan Pacitan Kabupaten Pacitan berdasarkan regulasi atau undang undang No.6 Tahun 2014. Penelitian ini berjenis deskriptif kualitatif, dengan sumber data yang diperoleh dari hasil wawancara dan juga dokumen, peneliti melakukan uji triangulasi untuk memperoleh keabsahan data. Maka kemudian diperoleh hasil penelitian bahwa perangkat Ponggok dapat dikatakan telah cukup ideal yakni dengan tingkat pendidikan para perangkat yang sebanyak 44% lulusan SLTA, 31 % lulusan Sarjana yang telah sesuai dengan ketetapan undang-undang. Namun masih terdapat 25% perangkat desa yang lulusan SLTP dan belum sesuai dengan ketetapan undang-undang. Selain dari pendidikan formal perangkat desa Ponggok juga mengikuti berbagai pelatihan yang dapat menunjang untuk memberikan pelayanan public pemerintahan desa guna kesejahteraan masyarakat. Dalam hal usia perangkat desa ponggok dikatakan dalam usia yang produktif yakni 26-55 tahun yang telah sesuai dengan ketetapan undang-undang, serta pemerintah desa ponggok melakukan regenerasi perangkat desa.
Analisis Konflik Kepentingan dalam Penerapan e-Parkir di Kabupaten Ponorogo Septiana, Leni; Darwis Nasution, Robby; Hilman, Yusuf Adam; Nur Ridho, Irvan
Brawijaya Journal of Social Science Vol. 4 No. 1 (2024): Sociology of Everyday Things
Publisher : Sociology Department, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.bjss.2024.004.01.3

Abstract

Conflict of interest is a complex phenomenon that can arise in various areas of life. Effective management of conflicts of interest involves transparency, integrity, clear regulations, procedures, and efforts to achieve a balance between different interests. Parking space is also crucial because all activities require space for parking facilities. It cannot be denied that land or parking space issues can cause problems, especially in management. The problem in this research is about conflicts of interest in the implementation of e-parking in Ponorogo. Researchers used qualitative research methods. The Ponorogo District Government has not been able to implement the eparking system because parking attendants have shown resistance to this e-parking system due to new changes in technology that make it difficult to adapt to new rules. The conclusion of this research is that this change has a significant impact on the dynamics between parking attendants and users. The conflict that arises between them is caused by difficulties in adapting to new technology and new rules. A real example from the Ponorogo District shows that the introduction of eparking has sparked debate and dissatisfaction among stakeholders, with some parking attendants showing resistance to change. Abstrak Konflik kepentingan merupakan fenomena yang kompleks dan dapat muncul di berbagai bidang kehidupan. Pengelolaan yang efektif terhadap konflik kepentingan melibatkan transparansi, integritas, peraturan, prosedur yang jelas, dan upaya untuk mencapai keseimbangan antara kepentingan yang berbeda. Lahan parkir juga sangat penting keberadaannya karena semua aktivitas kegiatan memerlukan ruang untuk sarana tempat parkir. Tidak dapat dipungkuri permasalahan lahan atau ruang parkir dapat menimbulkan masalah terutama dalam pengelolaan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah konflik kepentingan dalam penerapan eparkir di Ponorogo. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif. Pemerintah Kabupaten Ponorogo belum bisa menerapkan sistem e-parkir di Ponorogo karena para petugas parkir menunjukkan respon penolakan pada sistem e-parkir ini. Perubahan baru terhadap teknologi mengakibatkan petugas parkir kesulitan dalam beradaptasi dengan aturan yang baru. Kesimpulan dari penelitian, perubahan ini memiliki dampak signifikan terhadap dinamika antara petugas parkir dan pengguna. Konflik yang muncul antara keduanya disebabkan oleh kesulitan adaptasi dengan teknologi baru dan aturan baru yang diterapkan. Contoh nyata dari Kabupaten Ponorogo menunjukkan bahwa pengenalan e-parkir telah memicu perdebatan dan ketidakpuasan di antara pihak terkait, dengan beberapa petugas parkir menunjukkan resistensi (sikap atau tindakan yang menentang) terhadap perubahan.
Sikap Masyarakat terhadap Pemilu Presiden 2024: Studi Kasus Desa Jebeng Kecamatan Slahung: Indonesia Wardana, Yusuf Vreda Adi; Hilman, Yusuf Adam; Harsono, Jusuf; Widyahseno, Bambang
Interaktif : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 14 No. 2 (2022): December
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.interaktif.2022.014.02.5

Abstract

Presidential election is a form of democracy that is implemented in Indonesia. In this case, the community responds with various perceptions. People's attitudes in responding to the presidential election that will be held in 2024 have various kinds. This study uses a qualitative descriptive method with interview techniques with informants, namely the people of Jembeng Village, Slahung District. The use of this method as a way to strengthen the data that will be obtained by researchers. And the use of the documentation method is to match the findings in the field with community responses. The results of this study are the people of Jebeng Village, Slahung District, know about the presidential election through billboards that are installed on the side of the road. The public also has knowledge about the 2024 presidential election and the chances of a candidate pair winning. Keywords: Public Attitude, Election
Implementation of the Sustainable Quality Family Village Program in Bedagung and Tapen Villages, Magetan Regency Suryati, Lisa; Hilman, Yusuf Adam; Triono, Bambang; Ridho, Irvan Nur
Jurnal Pallangga Praja (JPP) Vol 6 No 2 (2024): October
Publisher : Institut Pemerintahan Dalam Negeri Kampus Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61076/jpp.v6i2.5009

Abstract

Bedagung Village and Tapen Village are the implementers of the Quality Family Village (Kampung Keluarga Berkualitas) Program in Magetan Regency. These two villages are both classified as sustainable, but in their implementation, they have varying outputs. Therefore, this research is important to understand how the program is implemented in each village. This study aims to analyze the implementation of the Sustainable Quality Family Village Program in Bedagung Village and Tapen Village, Magetan Regency. This research uses a qualitative descriptive approach with data collection techniques including interviews, observation, and documentation. The technique for determining informants combines two methods: snowball and purposive sampling. This study employs Edward III's Public Policy Implementation Theory to analyze the data. The results show that the implementation of the Sustainable Quality Family Village Program in Bedagung Village and Tapen Village, Magetan Regency, has successfully improved the quality of life of their communities. The communication carried out aligns with the dimensions of clarity and consistency. Its implementation is also supported by trained human resources as well as adequate financial support and facilities. Additionally, there is a clear commitment among policy implementers and a new bureaucratic structure that facilitates the program's execution. Despite some challenges, such as a shortage of PLKB officers, the program has progressed with cross-sectoral support and active community participation.
Co-Authors Aditya, Dimas Apriyani, Yenti Arviana, Ekyk Asmoro, Yusuf Redi Astuti, Antin Nurvidi Ayub Dwi Anggoro, Ayub Dwi Bambang Widiyahseno, Bambang Chatarina Umbul Wahyuni Darwis Nasution, Robby Dewi Lestari DJ, Ekapti Wahjuni Djuwitaningsih, Ekapti Wahjuni Dwijayanti, Ekapti Wahjuni Eli Purwati, Eli Elok Putri Nimasari, Elok Putri Fistiana, Inka Fitriana Fitriana Fitriani, Intan Fransisca Fitriani, Lisa Dwi Hafizha, Nikmatul Hazmi, Ananda Excelga Indah Sari, Resti Nur Indrawati, Septiana Dika Irvan Nur Ridho Irvan Nur Ridho Jusuf Harsono Khansa, Ilyana Khoirrurosyidin, Khoirurrosyidin Khoirurrosyidin, Khoirurrosyidin Khorunnisak, Nevi Kurniawan, Wahyudi Kusuma , Yanuar Vip Bagas Laily, Salsa Nadia Lesmana, Febry Alvian Surya Luqman, Muhammad Aliba Nur Lutvian Alfrianto, Redi Muamanah, Victaria Roiffatul Muhamad Chairul Basrun Umanailo N, Moh Uzma Nada , Karisma Dwi Putri Nanda Praptiwi, Elista Nizah, Zachrotun Novikasari, Febriana Nugraha, Herlambang Septa Nugroho, Dimas Eko Nurcahyo Nur Ridho, Irvan Nurfaidah, Galuh Diah Salsa Okolie, Ugo Chuks Prastiyo, Danang Puspitasari, Ika Febi Puthut Hermansyah Putri, Ellsa Diana Putri, Larasati Kansa Widya Ramadhan, Aldy Soni Ramadhani, Muhammad Ridwan Redha, Moch. Rifqi Mei Restining Tyas, Nuzlia Enggar Ridho, Guruh Riska Amelia Rizky Rahma, Hernanda Ayudya robby darwis nasution, robby darwis RR. Ella Evrita Hestiandari Ruiyati, Febri Anggita Saputra, Redy Devanda Saputro, Bayu Rohmani Sari, Mega Kumala Saskia, Meilia Gita Septiana, Leni Shahrum Shah Abdullah Siti Zulaikah Suryati, Lisa Susanto Susanto Sya’diah, Halimatus Tiani, Fitri Agus Tiansari, Anggie Eka Tricana, Deny Wahyu Triono, Bambang Triono, Bambang Utari, Ainun Putri Wahjuni DJ, Ekapti Wardana, Yusuf Vreda Adi Wardhani, Shelia Gian Wardinelsa, Fadila Wibowo, Putra Anugerah Widiyanseno, Bambang Widya Putri, Larasati Kansa Widyahseno, Bambang Widyaningrum, Destria Putri Wijayanti, Adelia Yana Syafriyana Hijri