Claim Missing Document
Check
Articles

Ukuran Lingkar Lengan Atas Menentukan Daya Tahan Otot Lengan pada Pemain Tenis Meja Putri di Nagaraja TTC Sukawati Gianyar Komang Sriasih; I Gede Arya Sena; I Made Yoga Parwata
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol 1, No 1 (2022): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.699 KB)

Abstract

AbstrakDaya tahan otot lengan diperlukan saat pertandingan tenis meja berlangsung agar dapat mempertahankan dan memenangkan pertandingan. Salah satu faktor yang mempengaruhi daya tahan otot lengan adalah ukuran lingkar lengan atas. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui ukuran lingkar lengan atas dapat menentukan hasil daya tahan otot lengan pada pemain tenis meja. Alat ukur lingkar lengan atas adalah pita ukur LiLA, sedangkan daya tahan otot lengan diukur dengan push up test. Rancangan penelitian menggunakan metode cross sectional dengan jenis penelitian korelasi dan didapatkan sampel sebanyak 14 orang. Hasil penelitian menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dengan nilai Sig. 0,002 dan korelasi koefisien 0,741 menunjukkan adanya hubungan signifikan yang sangat kuat ke arah positif antara ukuran lingkar lengan atas dengan daya tahan otot lengan pada pemain tenis meja.Kata kunci: Daya tahan otot lengan, ukuran lingkar lengan atas, pemain tenis meja.AbstractArm muscle endurance is required when a table tennis match occurs to maintain and winning matches. One of the factors that arm muscle endurance is the size of upper arm circumference. This study determined the upper arm circumferencecan determine the result of arm muscle endurancein table tennis players. The measuring instrument for upper arm circumference was the LiLA circumference measuring tape, while the push up testmeasured the arm muscle endurance. The research design used a cross-sectional method with a correlation research type and obtained 14 as the sample. The result of the Pearson Product Moment correlation test, the value of Sig. 0.002 and correlation coefficient 0.741 it showed a significant relationship with a very strong positive correlation between size of the upper arm circumference and arm muscle endurance of table tennis players.Keywords: Arm muscle endurance, upper arm circumference, table tennis players
Penerapan Seated Stretch Untuk Meningkatkan Fleksibilitas Hamstring Pada Pemain Futsal Talun Fc Di Tampaksiring I Made Manik Candra Yudi; I Made Yoga Parwata; Indah Pramita
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol 1, No 2 (2022): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.142 KB)

Abstract

                                                    Abstrak Salah satu komponen penting dalam cabang olahraga futsal adalah fleksibilitas hamstring. Fleksibilitas hamstring memegang peranan penting dalam permainan futsal mengingat otot hamstring bekerja dalam keadaan konsentrik, yaitu memendek dan terulur sesuai aktivitas yang dilakukan. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan fleksibilitas hamstring pada pemain futsal Talun FC di Tampaksiring dengan menerapkan latihan seated stretch. Penelitian ini melibatkan pemain futsal Talun FC dengan rentang umur 18-31 tahun. Metode penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan One Group Pretest and Posttest Desaign dengan jumlah sampel sebanyak 12 orang pemain futsal Talun FC yang dipilih melalui teknik purposive sampling yang menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengukuran fleksibilitas hamstring dilakukan dengan menggunakan v sit and reach test. Pemberian latihan seated stretch dilakukan dalam frekuensi 3 kali dalam seminggu, selama 4 minggu dengan durasi waktu 30 detik peregangan selama 3 pengulangan. Data dianalisis menggunakan uji parametrik dengan uji paired t test. Hasil penelitian didapatkan hasil yaitu p=0,001 yang berarti 0,001 < 0,005 maka hasilnya terdapat perbedaan signifikan. Peningkatan nilai fleksibilitas hamstring dari sebelum tes ke sesudah tes sebesar 14%. Hasil ini menunjukkan bahwa peregangan dengan teknik seated stretch dengan frekuensi yang tinggi berpengaruh terhadap peningkatan fleksibilitas hamstring.Kata kunci: Fleksibilitas, Hamstring, Seated Stretch                                                  Abstract One of the important components in futsal is hamstring flexibility. Hamstring flexibility plays an important role in futsal, considering that the hamstring muscles work in a concentric state, which is shortened and stretched according to the activity performed. Based on this, this study aims to increase hamstring flexibility in Talun FC futsal players in Tampaksiring by applying seated stretch exercises. This study involved Talun FC futsal players with an age range of 18-31 years. This research method is an experimental study with One Group Pretest and Posttest Design with a total sample of 12 Talun FC futsal players who were selected through purposive sampling technique using inclusion and exclusion criteria. Measurement of hamstring flexibility was carried out using the v sit and reach test. The provision of seated stretch exercises is carried out in a frequency of 3 times a week, for 4 weeks with a duration of 30 seconds, stretching for 3 repetitions. Data were analyzed using parametric test with paired t test. The results showed that p = 0.001 which means 0.001 < 0.005 then the results are significant differences. The increase in the value of hamstring flexibility from before the test to after the test was 14%. These results indicate that stretching with the seated stretch technique with high frequency has an effect on increasing hamstring flexibility.Keywords: Flexibility, Hamstring, Seated Stretch
Hubungan Kekuatan Otot Lengan dengan Kemampuan Servis Atas pada Pemain Bola Voli Club Portenang Ni Komang Indah Pradnya Utami; I Made Yoga Parwata; Agung Wahyu Permadi
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol 1, No 1 (2022): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.289 KB)

Abstract

AbstrakDalam permainan bola voli terdapat beberapa keterampilan teknik, salah satunya adalah servis atas. Servis merupakan tanda untuk memulai permainan dan serangan pertama untuk memperoleh poin. Untuk dapat melakukan servis atas dengan baik harus memiliki kondisi fisik yang baik salah satunya kekuatan otot lengan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kekuatan otot lengan dengan kemampuan servis atas pada pemain bola voli. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional korelasi. Penentuan sampel menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi didapatkan sampel sebanyak 15 orang. Hasil penelitian ini dianalisis menggunakan uji korelasi pearson product moment dengan nilai Sig. (2-tailed) 0,000 (p<0,05) dan nilai pearson correlation yaitu 0,943 yang berarti terdapat korelasi sangat kuat. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi antara kekuatan otot lengan dengan kemampuan servis atas bola voli.AbstractIn a volleyball there are several technical skills, one of which is the upper serve. Serve is the signal to start the game and the first attack to earn points. Must have good physical condition to serve well, one of which is arm muscle strength. The purpose of this study was to determine the relationship between arm muscle strength and upper serve ability in volleyball players using cross sectional correlation method. Determination of the sample using inclusion and exclusion criteria obtained a sample of 15 people. The results of this study were analyzed using the pearson product moment correlation test with the value of Sig. (2-tailed) 0.000 (p <0.05) and the pearson correlation value is 0.943 which means that there is a very strong correlation. Based on the results of this study, it can be concluded that there is a correlation between arm muscle strength and upper serve ability in volleyball.
HUBUNGAN HEMOGLOBIN DENGAN VOLUME OKSIGEN MAKSIMAL PADA ATLET: STUDI META-ANALISIS I Made Yoga Parwata; Ni Putu Dwi Larashati
Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Kesehatan Terpadu
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jkt.v7i1.2498

Abstract

Olahraga prestasi merupakan aktivitas yang sangat kompetitif, menuntut kesiapan fisik, teknik dan mental atlet pada level tertinggi. Dengan program pelatihan yang didasari penerapan IPTEK olahraga maka atlet dapat mencapai puncak prestasi. IPTEK merupakan salah satu komponen yang sangat berperan besar dalam pencapaian prestasi atlet. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, studi Meta-analis. Data dianalisis dengan bantuan software JASP V0.11. Untuk menghitung nilai effect size dan uji heterogenitas untuk menentukan model penggabungan, bila nilai p >0,05 atau I2 kecil maka model penggabungan dengan fixed effect, jika nilai p<0,05 atau I2 besar maka penentuan model penggabungan berdasarkan random effect model. Hasil uji nilai effect size gabungan sebesar 0,76 termasuk dalam katagori kuat, dan signifikan dimana nilai p=0.001 sehingga p < 0,05. Dari hasil analisis nilai effect size gabungan dalam katagori kuat. Sehingga studi meta-analisis ini mendukung dan menguatkan dari penelitian sebelumnya. Ini membuktikan adanya korelasi yang kuat dan signifikan antara hemoglobin dengan volume oksigen maksimal pada atlet
Hubungan Kelentukan Pergelangan Tangan terhadap Kemampuan Menggiring Bola pada Permainan Bola Basket Matilda Novian Bai; I Made Yoga Parwata; I Gede Arya Sena
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 1 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i1.2463

Abstract

Kebugaran fisik harus dimiliki pebasket dalam menjalankan sebuah permainan. Kelentukan merupakan salah satu komponen kebugaran fisik yang diperlukan oleh para pemain untuk menghasilkan teknik dalam permainan bola basket yang tepat seperti teknik menggiring bola atau dribbling. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan dari kelentukan pergelangan tangan (Fleksi) terhadap kemampuan dribbling pada permainan bola basket. Penelitian ini melibatkan remaja laki-laki dengan rentang umur 15 -17 tahun. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif tanpa memberikan latihan. Sampel penelitian terdiri dari 25 orang siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler bola basket yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengukuran kelentukan pergelangan tangan dilakukan dengan menggunakan goniometer, sedangkan dribbling test digunakan untuk mengukur kemampuan menggiring bola. Setelah melakukan pengujian dari data hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan yang kuat antara kelentukan pergelangan tangan terhadap kemampuan menggiring bola pada permainan bola basket yang berbading terbalik atau tidak searah.
Korelasi Posisi Kerja yang Menyebabkan Neck Pain pada Pekerja Eyelash Extension di Salon Lash and Beauty Denpasar, Bali Helena I Gusti Ayu Putu Lady Landiana; Indah Pramita; I Made Yoga Parwata
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i2.2597

Abstract

Eyelash extension merupakan trand atau gaya kosmetik yang digunakan untuk meningkatkan volume bulu mata seseorang yang bisa disebut dengan metode sambung bulu mata menggunakan bulu mata sintetis. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan di Salon Lash And Beauty Denpasar, Bali, posisi kerja pada pekerja eyelash extension yang gerakannya monoton dan tidak ergonomis dapat menyebabkan keluhan nyeri leher (neck pain). Posisi kerja adalah postur tubuh yang secara alami dibentuk oleh tubuh pekerja, dan postur yang berinteraksi dengan kebiasaan kerja dan peralatan yang digunakan dalam bekerja. Dalam penelitian ini dilakukan dua metode pengukuran. Pengukuran yang digunakan yaitu VAS dan RULA. Tujuan pengukuran VAS adalah untuk mengetahui nilai / skor nyeri yg dirasakan oleh pekerja eyelash extension yang didapatkan hasil VAS 4 orang dengan skor 3, 4 orang dengan skor 4 dan 4 orang dengan skor 5. Sedangkan tujuan pemeriksaan RULA adalah untuk mengetahui beban kerja tubuh bagian atas yang didapatkan hasil pengukuran RULA 3 orang dengan skor 4, 4 orang dengan skor 5, dan 5 orang dengan skor 6. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahi hubungan posisi kerja yang menyebabkan keluhan neck pain pada pekerja eyelash extension. Penelitian ini menggunakan metode korelasi yang menggunakan 12 sampel penelitian. Data dari ke 12 sampel ini akan dilakuan dengan menggunakan Uji SPSS dengan pengukuran Uji Linearitas Regresi dan Uji Hipotesis menggunakan metode pearson product moment. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikan yaitu P<0,005 yang berarti terdapat korelasi yang kuat dan terdapat hubungan yang positif pada posisi kerja pekerja eyelash extension dengan keluhan neck pain pada sampel penelitian.
Hubungan antara Indeks Massa Tubuh dengan Kelincahan pada Pemain Futsal Club Sikumana Maria Alfonsa Delegori Dhobe; I Made Yoga Parwata; Agung Wahyu Permadi
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i2.2598

Abstract

Kelincahan salah satu aspek kondisi fisik yang banyak diperlukan dalam cabang olahraga futsal. Hasil IMT dapat diperoleh dengan cara menghitung berat badan dalam satuan (kg) dan tinggi badan (m2). Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara IMT dengan kelincahan pada pemain futsal club Sikumana. Penelitian dilakukan pada laki-laki umur 20-25 tahun. Metode penelitian kuantitatif dengan studi korelasi analisis statistik deskriptif. Sampel penelitian terdiri 25 orang dipilih secara purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengukuran IMT dengan mengukur tinggi dan berat badan sampel, sedangkan pengukuran kelincahan dengan illinois agility test. Untuk menguji hipotesis penelitian ini dengan uji korelasi pearson product moment. Hasilnya ada hubungan antara IMT dengan kelincahan pada pemain futsal dengan nilai signifikan 0,000 yang menunjukkan adanya korelasi antara kedua variabel serta angka koefisien korelasi 0,694 menunjukkan hubungan antara kedua variabel sangat kuat. Hasilnya bahwa ada hubungan antara IMT dengan kelincahan pada pemain futsal club Sikumana.
Hubungan antara Forward Head Posture dengan Keseimbangan Dinamis pada Mahasiswi Universitas Dhyana Pura Edeltrudis Erlina Halyo; I Made Yoga Parwata; Indah Pramita
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i2.2601

Abstract

Forward Head Posture adalah salah satu jenis kelainan pada postural paling umum, dan umumnya digambarkan posisi anterior dari kepala dalam kaitannya dengan garis vertikal dari pusat gravitasi tubuh. Keseimbangan dinamis merupakan kemampuan dalam mempertahankan posisi tubuh dimana COG (center of gravity) terus berubah atau kemampuan untuk mempertahankan keseimbangan ketika bergerak pada landasan yang bergerak (dinamic standing) yang menempatkan tubuh ke dalam kondisi yang tidak stabil. Penelitian yang dilakukan adalah jenis penelitian korelasi dengan pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik sampling purposive dengan kriteria insklusi mahasiswi perempuan usia 20-24 tahun, mempunyai forward head posture. Selanjutnya dari hasil penelitian dilakukan analisis deskrptif dengan uji linearitas menggunakan anova, didapatkan dari kedua variabel berdistribusi normal dengan nilai signifikan sebesar 0,000 dan koefisien korelasi sebesar 0.899. Hal ini terdapat korelasi negatif yang sangat kuat antara forward head posture dan keseimbangan dinamis pada mahasiswi Universitas Dhyana Pura. Dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi nilai forward head test maka nilai maka nilai four square step test semakin rendah.
Hubungan Kekuatan Otot Tungkai terhadap Tinggi Loncatan Pemain Bola Basket di Lapangan Basket Kertalangu) Ida Ayu Gede Ratih Pradnya Swari; I Made Yoga Parwata; Daryono
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i2.2605

Abstract

Kekuatan otot tungkai sangat berperan penting terhadap tinggi loncatan pemain basket. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kekuatan otot tungkai terhadap tinggi loncatan pemain bola basket. Populasi pada penelitian ini berjumlah 20 orang, yang menjadi populasi dalam penelitian ini yaitu siswa laki-laki yang mengikuti ekstrakulikuler basket di SMA Negeri 2 Abiansemal. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara non probability sampling dengan metode purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini yaitu sampel laki-laki yang tergabung dalam ekstrakulikuler basket di SMA Negeri 2 Abiansemal sebanyak 20 orang. Dengan metode pengumpulan data menggunakan leg dynamometer untuk mengetahui kekuatan otot tungkai dan papan skala vertical jump untuk mengetahui tinggi loncatan pemain bola basket. Data yang dikumpul kemudian diolah oleh tenaga professional di bidang olah data dengan analisis univariate. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kekuatan otot tungkai terhadap tinggi loncatan pemain bola basket dengan tingkat kategori hubungan sangat tinggi dengan hasil uji korelasi pearson product moment 0,912 positif searah.
HUBUNGAN GANGGUAN SENSORIS PADA EKSTREMITAS BAWAH DENGAN PERUBAHAN POLA BERJALAN PADA PENDERITA HERNIA NUCLEUS PULPOSUS (HNP) LUMBAL I Made Astika Yasa; Luh Putu Ayu Vitalistyawati; I Made Yoga Parwata
Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan Terpadu
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jkt.v6i2.2377

Abstract

Meningkatnya angka penderita Nyeri Punggung Bawah akibat Hernia Nucleus Pulposus (HNP) Lumbal dapat berdampak pada terganggunya kemampuan sensoris, motoris serta refleks pada ekstremitas bawah. Munculnya keluhan nyeri dan kebas pada kedua tungkai secara tidak langsung akan mengubah pola berjalan pada penderita HNP lumbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gangguan sensoris pada ekstremitas bawah dengan perubahan pola berjalan pada penderita HNP lumbal. Rancangan penelitian menggunakan metode Cross-Sectional. Gangguan sensoris akan diukur menggunakan Numeric Pain Rating Scale (NPRS), sedangkan pola berjalan akan diukur dengan parameter panjang langkah. Sampel pada penelitian ini sejumlah 10 orang yang didapat berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Berdasarkan hasil Uji Pearson didapatkan hasil r= -0,639 dengan signifikansi p=0,047 yang berarti terdapat hubungan yang cukup ke arah negatif antara gangguan sensoris ekstremitas bawah dengan perubahan pola berjalan pada penderita Hernia Nucleus Pulposus (HNP) Lumbal Kata kunci: Hernia Nucleus Pulposus, HNP, NPRS, Gait Analysis
Co-Authors AA Gede Ardana, AA Gede Adnyana, I Gusti Ngurah Eka Agung Wahyu Permadi Antonius Tri Wahyudi Cahaya, I Made Elia CHRISTIANI ENDAH POERWATI . Daryono Devi Arya Wati Dwipayani, Kadek Priastuti Edeltrudis Erlina Halyo Goncalves, Francisco Araujo Helena I Gusti Ayu Putu Lady Landiana I Gede Arya Sena I Gede Arya Sena I Gusti Agung Trisna Jayantika I Komang Wisnu Budi Wijaya I Made Astika Yasa I Made Elia Cahaya I Made Kusuma Wijaya I Made Manik Candra Yudi I Nengah Sandi I Putu Gede Adiatmika I Putu Oktap Indrawan I Wayan Sumandya I Wayan Teresna, I Wayan I Wayan Widana Ida Ayu Gede Ratih Pradnya Swari Indah Pramita Jayantika, I Gusti Agung Trisna Kadek Shanti Indiyani Dharma Putri Shanti Karba, Septuaginta Kristian Komang Sriasih Komang Sukendra Kusuma, I Komang Pramana Darma Luh Putu Ayu Vitalistyawati Made Ari Nohantara Maria Alfonsa Delegori Dhobe Martina Puput Ayu Triwanty Matilda Novian Bai Ni Komang Ayu Trisna Devi Ni Komang Indah Pradnya Utami Ni Luh Kadek Alit Arsani Ni Luh Made Narisa Pradnyasari Ni Made Ayu Suryaningsih Ni Made Rininta Adi Putri, Ni Made Rininta Ni Nyoman Indah Meliani Suriawan Ni Putu Dwi Larashati Ni Putu Pratiwi Laksmi Dewi Parmithi, Ni Nyoman Poerwati, Christiani Endah Poerwati Putra, Gusti Agung Gede Bayu Putra, Ida Bagus Acarya Putri, Ni Made Rininta Adi Putri, Putu Ayu Maharani Eka putu bagus S.Ked. dr. Ni Made Sri Dewi Lestari . Sari, Ni Luh Made Reny Wahyu Sena, I Gede Arya Suapridana, I Komang Subagia, Ni Komang Theda Febrina Sudiarsa, I Wayan Sukendra, Komang Suparya, I Ketut Tismayanthi, Ni Komang Jely Wahyu Susihono Wati, Devi Arya Widana, I Wayan Wiradnyani, Ketut yasa, i made astika Yasoda, Ni Made Hari