Claim Missing Document
Check
Articles

Optimalisasi Pekarangan Rumah Sebagai Kebun Toga Untuk Kesehatan Keluarga pada Desa Bukit Lawang Saputri, Muharni; Dasopang, Eva Sartika; Nerdy; Margata, Linda; Ramzayani, Astuti; Kamila, Tazkia; Dhafi, Muhammad
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v5i1.250

Abstract

Pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai upaya menjaga kesehatan mandiri di tingkat rumah tangga masih belum optimal di sebagian masyarakat pedesaan. Minimnya pengetahuan masyarakat terhadap pengobatan tradisional menjadi alasan kurangnya minat terhadap tanaman yang berkhasiat sebagai obat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan minat warga Desa Bukit Lawang dalam mengelola pekarangan rumah sebagai kebun TOGA yang fungsional dan berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi perkenalan, pretest, pemaparan materi, diskusi terkait pemanfaatan tanaman obat secara sederhana, dan di tutup dengan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman warga tentang jenis-jenis tanaman TOGA dan manfaatnya bagi kesehatan keluarga. Hasil kuisioner menunjukkan adanya kenaikan persentase pada pemahaman tentang TOGA dari 39% menjadi 94% dan pengetahuan terhadap manfaat TOGA juga mengalami kenaikan dari 31% menjadi 92%. Selain itu, warga mulai termotivasi untuk menjadikan TOGA sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan ketahanan kesehatan keluarga berbasis kearifan lokal. Hal ini terlihat dari antusiasme warga mulai menanam TOGA dipekarangan rumahnya 1 hari setelah kegiatan berlangsung. Kegiatan ini menunjukkan bahwa sosialisasi terhadap TOGA harus bisa dilakukan secara rutin di daerah-daerah khususnya yang masih minim jaringan informasi dan kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan sehat dan mandiri dalam pengelolaan kesehatan keluarga melalui tanaman obat tradisional.
Edukasi Pencegahan Penyakit Asam Urat Dengan Menggunakan Obat Herbal di Desa Pekan Bahorok Dasopang, Eva Sartika; Nadia, Syarifah; Anggreini, Dea; Sihotang, Supran Hidayat
ABDIMASKU : Jurnal Pengabdian Masyarakat UTND Vol 4 No 1 (2025): Edisi Januari 2025 - Juni 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/jpmtnd.v4i1.1603

Abstract

Dalam upaya menjaga kesehatan, mencegah penyakit, dan memberikan perawatan medis, masyarakat Indonesia telah lama memanfaatkan tanaman herbal sebagai obat tradisional. Namun, seiring berjalannya waktu, penggunaan obat tradisional semakin ditinggalkan, beralih kepada obat konvensional yang dinilai lebih cepat dan praktis dalam memberikan efek. Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan kegiatan penyuluhan yang bertujuan meningkatkan pemahaman dan minat masyarakat terhadap pemanfaatan tanaman herbal. Dengan demikian, kita dapat mendorong pemanfaatan obat tradisional sebagai langkah mengurangi resiko dan penyembuhan penyakit, guna meningkatkan kualitas hidup di Kecamatan Pekan Bahorok. Metode Ceramah digunakan dalam penyuluhan ini terhadap 50 orang masyarakat setempat dan pengurus puskesmas pekan bahorok, juga tanya jawab diikuti dengan kegiatan pengecekan kadar asam urat. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman tambahan kepada warga sekitar serta manfaat dari penggunaan tanaman herbal sebagai cara menurunkan takaran asam urat di darah. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa masyarakat sangat tertarik mengikuti setiap tahap acara, dari awal hingga akhir, dan bersungguh-sungguh dalam program pengabdian ini. Kata Kunci: Sosialisasi, Penyuluhan, Penyakit Asam Uratt, Pencegahan
Analisis Efektivitas Biaya Penggunaan Aromaterapi Pada Nyeri Menstruasi Mahasiswi Farmasi Siahaan, Desy Natalia; Dasopang, Eva Sartika; Lubis, Salmah Handayani; Pahmi, Latipah
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 8 (2024): Volume 4 Nomor 8 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i8.14587

Abstract

ABSTRACT Before or during menstruation, some women often experience menstrual pain. There are two ways that can be done to deal with menstrual pain, namely by pharmacological therapy and non-pharmacological therapy. The use of pain medication is a pharmacological therapy, this therapy is most commonly used for dysmenorrhea sufferers. Aromatherapy is a non-pharmacological therapy that is believed to reduce the level of menstrual pain. This research is to look at more effective treatment between the use of several aromatherapy and pain relievers for menstrual pain using cost effective analysis. This research is a pre-experimental study with a two group pre-post test design using aromatherapy and medicine. The research sample was pharmacy students according to the inclusion criteria. Respondents were given aromatherapy and medicine according to their wishes, then also distributed observation sheets to fill in the pain scale felt before and after treatment for menstrual pain. Then the data is analyzed and the ACER and ICER values are calculated. The results prove that the use of lavender aromatherapy is the most cost effective with an ACER value of Rp. 562.77 compared to rose and rosemary aromatherapy, while for the comparison of aromatherapy and medicine, the results obtained are that the drug (Feminax) is the most cost effective with an ACER value of Rp. 58.77 compared to aromatherapy. The ICER value obtained is IDR 200, which is the addition of the cost of rosemary aromatherapy to the cost of rose aromatherapy. Keywords: Analysis, Cost Effectiveness, Feminax, Menstruation, Painful   ABSTRAK Dismenorea merupakan nyeri yang dirasakan sebagian wanita menjelang atau ketika menstruasi. Ada dua cara yang bisa dilakukan dalam menanggulangi nyeri menstruasi yaitu dengan cara terapi farmakologi (obat) dan terapi nonfarmakologi (tanpa obat). Penggunaan obat analgetik seperti asam mefenamat umum digunakan pada penderita dismenorea. Aromaterapi digunakan untuk mengatasi dismenorea tingkat nyeri ringan sampai dengan nyeri sedang. Penelitian ini untuk menganalisis efektivitas biaya penggunaan beberapa aromaterapi pada nyeri menstruasi dengan kontrol obat analgetik. Penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperimental dengan rancangan two group pre-post test design menggunakan aromaterapi dan obat. Sampel penelitian ini mahasiswi farmasi sesuai kriteria inklusi. Responden dibagikan menjadi 4 kelompok. Kelompok 1, 2 dan 3 diberikan aromaterapi lavender, rose dan rosemary sedangkan kelompok ke 4 diberikan obat analgetik. Masing-masing kelompok terdiri dari 34 orang. Setiap responden diberikan lembar observasi untuk diisi skala nyeri yang dirasakan sebelum dan sesudah aromaterapi diberikan, demikian juga kelompok obat analgetik. Kemudian data dianalisis dan dihitung nilai ACER, ICERnya. Hasil membuktikan bahwa penggunaan aromaterapi lavender yang paling cost effective dengan nilai ACER Rp 562,77 dibandingkan aromaterapi rose dan rosemary, sedangkan untuk nilai ACER Rp 58,77 untuk obat dibandingkan aromaterapi. Nilai ICER pada aromaterapi rose Rp 200 yang berarti penambahan biaya pada aromaterapi rosemary sebesar Rp 200 untuk mendapatkan efektivitas seperti aromaterapi rose. Kata Kunci: Aromaterapi, Cost Effectiveness Analysis, Feminax, Menstruasi, Nyeri
Karakteristik pasien dan rasionalitas penggunaan obat demam berdarah dengue pada pasien anak rawat inap Lubis, Salmah Handayani Lubis; Dasopang, Eva Sartika; Siahaan , Desy Natalia; Hasanah, Fenny; Ndruru, Mei Kasih Murni; Aisyah , Teti
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 8 Nomor 1 (2025)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v8i1.633

Abstract

Dengue hemorrhagic fever (DHF) is an infectious disease that can affect children. The main principles of DHF treatment are supportive therapy that can reduce mortality to less than 1%, and maintenance of circulating fluid volume.  This study aims to determine the distribution of the proportion of DHF patients in children based on age, gender, clinical symptoms and the rationality of the use of DHF drugs in pediatric patients treated at Dr. Pirngadi Medan Hospital. This study was a descriptive nonanalytic study with a case study design. The population data in this study were all medical records of pediatric patients diagnosed with DHF who were treated in the period of 2022 at RSUD Dr. Pirngadi Medan.  This study concluded that most pediatric DHF patients were female (47.6%), age 0-35 years (42.7%), clinical symptoms of fever (82%), fever duration of 4 days (82.9%). The most common complaints of pediatric DHF disease were fever (100%), vomiting (81%), nausea (75%). In evaluating the rationality of drug use in the correct dose of analgesic and antipyretic paracetamol administration was obtained 100% (correct dose) and the administration of lactated ringer fluid 85.36% (not correct dose).
ACTIVITY TEST OF BESTSELLING MOISTURIZERS ON SHOPEE IN TREATING SKIN PROBLEMS Dasopang, Eva Sartika; Siahaan, Desy Natalia; Saputri, Muharni; Irnabila, Salsa
BIOLINK (Jurnal Biologi Lingkungan Industri Kesehatan) Vol. 10 No. 2 (2024): February
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/biolink.v10i2.10704

Abstract

Shopee is an e-commerce widely used by Indonesians to buy and sell products and can shop safely. Shopee shows that in 2020, moisturizers was the top selling product in the beauty category. The moisturizers sold have different ingredients, come from many brands, and have different price points. The objective of the study is to compare the 3 best-selling moisturizers in the shopee category that are more effective in improving skin problems. This study was a quantitative study using a true experimental design with a posttest only control group design consisting of 4 groups, namely 3 groups using 3 best-selling moisturizer brands based on the shopee category and 1 control group. The sample of this study was selected based on the inclusion criteria consisting of 20 volunteers and the test was conducted for 4 weeks of application on the volunteers' skin by looking at the measured parameters of moisture, pores, blemishes and wrinkles. The results showed that the activity test of moisturizer A had a faster recovery in increasing moisture content (54.8%), shrinking pore size (23.8%), reducing blemishes (19.9%) and wrinkles 28.9%.
UJI AKTIVITAS ANTIHIPERLIPIDEMIA EKSTRAK ETANOL DAUN ARA SUNGSANG (Asystasia gangetica) TERHADAP KADAR KOLESTEROL PADA MENCIT PUTIH JANTAN (Mus musculus) Muharni Saputri; Muflihah Fujiko; Dasopang, Eva Sartika; Shinta Naswa; Nova Arianti
Indonesian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research Vol. 7 No. 2 (2024): Indonesian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/idjpcr.v7i2.18083

Abstract

Hyperlipidemia can be treated with medication. However, the large side effects cause people to return to herbal medicine. Sungsang fig leaves contain flavonoid, tannin and saponin compounds that can reduce cholesterol levels. The stages of the procedure carried out are making simplisia, followed by cold extraction, namely maceration with ethanol p.a solvent as the solvent of choice. Furthermore, phytochemical screening of sungsang fig leaf extract and simplisia characterization studies were carried out. After that, anti-hyperlipidemia activity was tested in vivo using male white mice to determine the effect of reducing blood cholesterol levels with ethanol extract of sungsang fig leaves. The result of the decrease in cholesterol levels in white male mice from ethanol extract of sungsang fig leaves at a dose of 500 mg/kg BW was 41%. These results are 1.20 times greater than the dose of 125 mg/kg BW and 1.17 times greater than the dose of 250 mg/kg BW. Synergistic compounds to reduce cholesterol levels are flavonoids, tannins and saponins. The decrease in cholesterol levels from ethanol extract of sungsang fig leaves at a dose of 500 mg/kg BW is not significantly different from simvastatin 10 mg.
Analisis Karakteristik Pasien dan Penggunaan Obat Antiinflamasi Non Steroid (OAINS) pada Pasien Geriatri dengan Osteoartritis di RSUD Dr. Djasamen Saragih Kota Pematang Siantar Fenny Hasanah; Desy Natalia Siahaan; Eva Sartika Dasopang; Salmah Handayani Lubis; Arya Tata Prianka
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2697

Abstract

Obat antiinflamasi non steroid (OAINS) merupakan terapi farmakologi yang banyak digunakan dalam mengatasi nyeri pada pasien osteoartritis. Osteoartritis adalah kondisi degeneratif sendi yang umum terjadi pada populasi geriatri dan menyebabkan keterbatasan fungsi serta menurunkan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik pasien, penggunaan OAINS, dan menilai kerasionalan penggunaannya pada pasien geriatri di RSUD Dr. Djasamen Saragih Kota Pematang Siantar.Penelitian ini merupakan studi deskriptif observasional dengan pendekatan retrospektif terhadap 80 data rekam medik pasien geriatri dengan osteoartritis periode 2022–2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien berjenis kelamin perempuan (78,75%), memiliki komorbiditas (21,25%), dan mengalami nyeri sedang (96,25%). Natrium diklofenak adalah OAINS yang paling banyak digunakan (83,75%). Rasionalitas penggunaan obat dinilai berdasarkan lima indikator: tepat pasien, tepat indikasi, tepat obat, tepat dosis, dan tepat frekuensi; seluruhnya terpenuhi (100%).Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan OAINS pada pasien geriatri dengan osteoartritis di rumah sakit tersebut tergolong rasional
ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA BEBERAPA MOISTURIZER Dasopang, Eva Sartika; Hasanah, Fenny; Siahaan, Desy Natalia; Salsabila, Putri
Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia
Publisher : APDFI (Asosiasi Pendidikan Diploma Farmasi Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33759/jrki.v6i1.512

Abstract

The growth of e-commerce continues to increase in Indonesia, one of which is the Shopee application which can buy goods, sell various kinds of products, and shop safely. Shopee showed in early 2020 that the beauty category ranked highest in the best-selling product categories, one of which was Moisturizer. The purpose of this study was to determine the comparison of each moisturizer which is more cost effective. This type of research uses a true experimental method with a posttest only control group design to determine the before and after conditions between the control group (no moisturizer) and the experimental group (moisturizer X, moisturizer Y, moisturizer Z). The sample of this study consisted of 20 volunteers with observations carried out for 4 weeks to obtain the effectiveness of moisture recovery, pores, blemishes, wrinkles. The results showed that moisturizer Z for moisture is more cost effective with an ACER value of Rp. 859 ICER Rp. 886. While moisturizer Y for pores is more cost effective with an ACER value of Rp. 2,515 ICER Rp. 2,800. While moisturizer Y for blemishes is more cost effective with an ACER value of Rp. 2,427.7 ICER Rp. 2,581. Then moisturizer Z for wrinkles is more cost effective with an ACER value of Rp. 1,846 ICER Rp. 2,307. In conclusion, moisturiser C is the most cost effective for moisture and wrinkles while moisturiser B is more cost effective for pores and blemishes.
Penyuluhan Masker Peel-Off: Meningkatkan Pengetahuan Remaja tentang Pencegahan Jerawat Eva Sartika Dasopang; Linda Margata; Nerdy Nerdy; Siti Muliani Julianty; Naura Syakila; Nurul Fatia
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v5i3.321

Abstract

Jerawat merupakan masalah kulit yang paling sering dialami remaja dan dapat memengaruhi kepercayaan diri serta kualitas hidup. Salah satu metode sederhana yang banyak diminati remaja adalah penggunaan masker peel-off. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menilai efektivitas penyuluhan penggunaan masker peel-off dalam meningkatkan pengetahuan pencegahan jerawat. Penyuluhan dilakukan pada 30 siswa/i sekolah menengah atas (SMA) usia 16-18 tahun dengan metode edukasi interaktif berupa presentasi, diskusi, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata pengetahuan dari 5,2 menjadi 8,0 dan skor rata-rata sikap dari 15,6 menjadi 20,5. Temuan ini menegaskan bahwa penyuluhan efektif dalam meningkatkan pemahaman dan sikap positif remaja terhadap perawatan kulit. Edukasi berkelanjutan dengan pemantauan tetap diperlukan agar kebiasaan sehat dapat dipertahankan dalam jangka panjang.
The Relationship Between Covid-19 Vaccination And The Incidence Of Covid-19 At The Hospital Putri Hijau Hospital, Medan Eva Sartika Dasopang; Desy Natalia Siahaan; Fenny Hasanah; Salma Handayani Lubis; Yohana Yuni M; Ramona Pane
International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP) Vol. 4 No. 3 (2024): August 2024
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijhp.v4i2.338

Abstract

Vaccination is the process of entering vaccines to stimulate the body's immune system, as a preventive effort in reducing morbidity and mortality caused by the coronavirus. Putri Hijau Hospital in Medan City, which participated in the second dose of Covid-19 vaccination, confirmed that the respondents who were still affected by Covid-19 needed to be developed, so in particular knowing the number of cases of Covid-19 that appeared in respondents who had been infected. received a second dose of vaccination. The purpose of this study was to see whether there was a relationship between vaccination and the incidence of Covid-19 at Putri Hijau Hospital in Medan.This type of research uses a quantitative approach method by using a questionnaire distributed through the Google Form platform on a smartphone to store all the answers that have been filled in by the respondent based on the questionnaire guidelines that have been made previously with the target of respondents who have vaccinated the second dose of Covid-19.The results showed that from 100 respondents there were 28 male patients (28%) and 72 female patients (72%). Judging from the age of most patients at the age of 15 to 25 years. There were 8 people and 92 people who were not exposed. With the symptoms of Covid-19, such as fever, cough, sore throat, and loss of sense of smell. This is because the respondents had antibodies that were formed slightly after vaccination, were active outside the home, did not apply health protocols and maintained their immune system so that they were exposed to Covid-19.
Co-Authors Adinda Utami Agung Suharyanto Aisyah , Teti Akmal Simutuah Akmal Simutuah, Akmal Almunadia, Annisa Anggreini, Dea Anna Juniar Arianti, Nova Ariyanti Kesuma Wardani Arya Tata Prianka Boy Eric Hutabarat Chairul Nisak Dara Santika Daya, Verawati L. Dea Anggraini Debi Meilani Dessy Natalia Siahaan Desy Natalia Siahaan Desy Natalia Siahaan Desy Natalia Siahaan Desy Natalia Siahaan Dhafi, Muhammad Dinda Siti Sakila Elza Bazlina Emilia Hasibuan, Emilia Ernawaty Ginting Fatia Zahra Fenni Hasanah Fenny Hasanah FENNY HASANAH Fenny Hasanah Fujiko, Muflihah Hajatina Hajatina Handayani Lubis, Salma Handayani, Salmah Harefa, Niken Septriani Hasanah, Fenny HASANAH, FENNY IDA FAUZIAH Ida Fauziah, Ida Ika Julianti Tambunan Intan Purnama Sari Irnabila, Salsa Jamilah Nasution Julia Sari, Tahara Kamila, Tazkia Karolina Sitepu Karuna Affa Ade Dea Lathifur Rasyidah Tanjung Lince, Verawati Linda Margata Linda Margata Lubis, Salmah Handayani Lubis, Salmah Handayani Lubis Mariany Razali Mariany Razali Maulida Maulida Muflihah Fujiko Muflihah Fujiko Muharni Saputri Muliani, Wina Nadia Nuzulia Nadia, Syarifah Naswa, Shinta Naura Syakila Ndruru, Mei Kasih Murni Nerdy Nerdy, Nerdy Nilsya Febrika Zebua, Nilsya Febrika Nova Arianti Nurmala Sari Nurul Fatia Nuzuliai, Nadia Pahmi, Latipah Paradina Hayu Ningtyas Pravil Mistryanto Tambunan Putri Aisyah Perbrianti Rahayu, Rina Gusti Ramona Pane Ramzayani, Astuti Rasyida Lubis, Dina Yunisma Ratih Paramitha Razali Razali Rini Agnesia Ndruru Rosandra, Cinta Salma Handayani Lubis salmah handayani Lubis Salmah Handayani Lubis Salman Salman Salsabila, Putri Sandika, Thalita Saputri, Muharni Saputri, Muharni Shinta Naswa Siahaan , Desy Natalia Siahaan, Desy Natalia Sihotang, Supran Hidayat siti muliani julianty Siti Rahmi Ningrum siti rahmi ningrum Siti Syarah Suci Amanda Putri Sulaini Maspin Supran Hidayat Supran Hidayat Sihotang Susi Ari Kristina Syarah, Siti Syarifah Nadia TEDY KURNIAWAN BAKRI Thaharah, Yelda R. Thaharah, Yelda Ratu Thalita Sandika Utami, Adinda Verawati Lince Vriezka Mierza Yelda Ratu Thaharah Yessi Febriani Yessi Febriani Yessy Febriani Yohana Yuni M