Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELULUSAN DALAM UJI KOMPETENSI NERS INDONESIA (UKNI) DI REGIONAL SULAWESI Takdir Tahir
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32419/jppni.v2i2.57

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian : Mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kelulusan dalam pelaksanaan UKNI di institusi regional Sulawesi.Metode: Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan model pendekatan Cross Sectional Study. Sebanyak 72 orang lulusan  ners sebagai sampel dari berbagai institusi keperawatan di wilayah Sulawesi,  pengambilan sampel dilakukan secara kluster sampling, lalu diberikan kuesioner saat brefing H-1 sebelum Ujian Kompetensi Ners.  Uji statistik yang digunakan yaitu uji Pearson Correlation dengan tingkat kemaknaan  p-value =0.05Hasil: Ada hubungan kesiapan ujian (p=0.001), try out UKNI (p=0.03), prestasi akademik (p=0.03), peran institusi (p=0.005) dengan tingkat kelulusan uji kompetensi ners dan  tidak ada hubungan kondisi fisik   (p=0.555),  praktik profesi  dengan tingkat kelulusan uji kompetensi ners.Kesimpulan: Faktor yang paling dominan berhubungan dengan kelulusan uji kompetensi adalah kesiapan uji kompetensi. Perlu dilakukan penelitian lanjutan yang terkait sistem bimbingan profesi, pemahaman blue print dengan kelulusan uji kompetensi ners. Kata Kunci: Uji Kompetensi, Tingkat Kelulusan, Prestasi Akademik  ABSTRACTObjective: Determine the factors associated with ners’s graduate rate in the implementation of the Indonesian ners competence test (UKNI) in institution at Sulawesi Methods: This study use survey analitic model with cross sectional approach. Study using a questionnaire with Guttman scale. The sampling technique using Cluster Random Sampling and obtained the number of samples in the study was 72 teenagers. The statistical test used was the Pearson Correlation test with a significance level of p-value = 0.05.Result: This study used Pearson test and obtained that there is a relationship between prepared test and graduation rate (p=0,001), academic achievement and graduation rate is related (p=0,03), physical condition and graduation rate found no correlation (p=0,555), institutional role and graduation rate is related (p = 0.005), UKNI’s try out and graduation rate is related (p=0,03). profession practice system and graduation rate found no correlation (p=0,437).Discussion  Based on this study’s result, from six factors there are four factors that related to the ners’s passing rate in implementation of UKNI. There are prepared test, academic achievement, institutional role and UKNI’s try out. The most related factor of these four is prepared test. Meanwhile, factors that have no correlation is physical condition and profession practice system. Conclusion: The most dominant factor related to the graduation of competency test is the readiness of the competency testKeywords: UKNI, graduation rate.accademic achievement
Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Readmisi 30 Hari terhadap Pasien Congestive Heart Failure (CHF) Ardiansyah Rasyid; Syahrul Syahrul; Takdir Tahir
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 3 No 1 (2021): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joting.v3i1.2260

Abstract

This study aimed to identify the literature exploring the relationship between LACE scores (length of stay, acuity of admission, comorbidities and number of emergency room visits in the past six months) and health care costs for unplanned hospitalizations within 30 days of discharge, as well as the completeness of administrative data from the status of hospital medical records. The research method uses a literature review by tracing the results of publications between 2017-2020. The databases used were PubMed, ScienceDirect and ProQuest, with the results of 76 articles. The results identified eight studies that met the inclusion criteria and resulted in significant improvements using the LACE score in assessing and preventing readmission and lowering hospital costs. In conclusion, a predictor device application that uses electronic data or medical records is needed to manage CHF patients' readmissions. The use of the LACE score has the potential to aid clinical decisions as well as prevent future hospital readmissions. The higher the LACE score, the higher the readmission of CHF patients for 30 days, resulting in higher hospital costs. Keywords: Hospital Costs, Congestive Heart Failure, LACE Score
Efek penggunaan ekstrak buah naga (Hylocereus Sp) pada penyembuhan luka: Tinjauan sistematis Erwin Purwanto; Takdir Tahir; Yuliana Syam
NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan Vol 8, No 1 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Islam Sultan Agung, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/nurscope.8.1.59-69

Abstract

Pendahuluan:Luka membutuhkan rangkaian proses perawatan yang bertujuaan mempercepat proses penyembuhan. Buah naga (Hylocereus sp) memiliki kandungan fitokimia yang dapat membantu proses penyembuhan luka. Tujuan literatur review ini adalah merangkum hasil penelitian sebelumnya terkait efek penggunaan ekstrak buah naga pada proses penyembuhan luka. Metode:Literatur review ini memberikan ringkasan dari hasil penelitian sebelumnya dalam bentuk naratif. Pencarian artikel menggunakan enam databased : Wiley Online Library, Science Direct, ProQuest, EBSCO, Garuda, dan Google Scholar. Hasil:Dari 483 artikel, diambil 8 artikel yang memaparkan efek dari penggunaan ekstrak buah naga (Hylocereus sp) seperti mengontrol tahapan penyembuhan luka sehingga berlangsung lebih cepat dan tidak memanjang, memodulasi biomarker, dan mempercepat penutupan luka sehingga meningkatkan proses penyembuhan luka. Simpulan:Penggunaan ekstrak buah naga (Hylocereus sp) memberikan manfaat yang positif dengan mempercepat proses penyembuhan luka.
FAKTOR YANG TERKAIT DENGAN BURNOUT PERAWAT DI PERAWATAN INTENSIVE CARE UNIT: AN INTEGRATIVE REVIEW Nurfadhila Nurfadhila; Kusrini Kadar; Takdir Tahir
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 8, No 1 (2022): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2022
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat analisis sistematis literatur yang berkaitan dengan burnout perawat di perawatan intensif serta melihat faktor apa saja yang berkaitan. Tinjauan ini mencakup penelitian yang dilakukan antara tahun 2011-2021 yang : Ditulis dalam bahasa Inggris, penelitian asli, dapat diakses secara terbuka dan tersedia dalam teks lengkap, mengeksplorasi isu yang berkaitan dengan (stres terkait pekerjaan, kelelahan), berfokus pada perawat yang bekerja di ruangan Intensive Care Unit. Kriteria Eksklusi adalah perawat yang tidak berkerja di ruangan Intensive Care Unit, artikel berisi tentang review dan tidak berbahasa Inggris. Instrumen kritisi jurnal Cross Sectional Study dari CEBM (Center for evidence based management). Panduan rekomendasi dari Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis Protocols (PRISMA-P). Pencarian dilakukan dalam database PubMed, Pro Quest, Science Direct, dan Wiley. Sepuluh Artikel teridentifikasi, dengan hasil artikel tersebut membahas factor terkait burnout perawat yaitu faktor organisasi, hubungan kerja, dan karakteristik pribadi yang akan mempengaruhi terjadinya burnout pada perawat yang berkerja khusunya di ruangan Intensive Care Unit atau Critical care. Burnout lebih sering terjadi pada lingkungan perawatan kritis yang terkait erat dengan perkembangan sindrom ini. Dalam penelitian ini menjelaskan factor terkait burnout perawat yang bekerja di intensive care unit.Kata Kunci: Kelelahan perawat, sindrom kelelahan, perawatan intensif
TERAPI MUSIK TERHADAP PERUBAHAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN KANKER PAYUDARA: LITERATURE REVIEW Dian Ika Pertiwi; Kadek Ayu Erika; Takdir Tahir
Jurnal Kesehatan Vol 15 No 2 (2022): JURNAL KESEHATAN
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kesehatan.v15i2.29108

Abstract

Background and aims: Breast cancer is a malignant tumor that grows in the breast tissue. Anxiety has an influence that can worsen health conditions in breast cancer patients. Therefore, this review was conducted to assess the effect of music therapy on changes in anxiety levels of breast cancer patients. Methods: This study was a literature review obtained from six databases, including Scopus, Wiley Online Library, PubMed, Science Direct, DOAJ, and Gray Literature. This review followed the guidelines based on PRISMA 2020. All inclusion articles included English and Indonesian articles and were published in the last five years. Results: Five articles were obtained from this study, each using an intervention research method. Conclusion: Based on these findings, music therapy can be used as an additional intervention to help patients with breast cancer reduce anxiety levels. Keywords: Breast Cancer Patients, Music Therapy, Anxiety Levels
Reposisi dan Massage Menurunkan Derajat Dekubitus pada Pasien Immobilisasi dengan Gangguan Neurologis: Case Report Najihah; Ita Sulistiani; Ferly Yacoline Pailungan; Musdalifah; I Kade Wijaya; Abdul Thalib; Alfian Mas’ud; Takdir Tahir; Titi Iswanty Afelya
Window of Nursing Journal Vol. 1 No. 1 (Juni, 2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/won.v1i1.245

Abstract

Stroke dan penyakit gangguan fungsi neurologis lainnya akan mengakibatkan berbagai macam gangguan fungsi tubuh seperti gangguan fungsi kognitif, sirkulasi, kekuatan otot, fungsi perifer, fisiologis yang akan berpengaruh pada sistem sensorik dan motorik penderitanya. Hal ini membuat pasien mengalami immobilisasi. Immobilisasi yang lama akan menimbulkan resiko kerusakan pada permukaan tubuh yang tertekan yang disebut dengan dekubitus terutama pada daerah-daerah yang menonjol. Oleh karena dilakukan pemberian tindakan reposisi dan massage untuk menurunkan derajat dekubitus pasien imobilisasi dengan gangguan neurologis. Penelitian ini merupakan penerapan Evidence Based Nursing Practice (EBNP) dengan pendekatan studi kasus yang melihat perubahan pada luka dekubitus yang terjadi setiap hari. Populasi dalam penerapan EBNP ini adalah seluruh pasien yang dirawat di Ruang perawatan Lontara 3 Neuro RS dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, sampel ditentukan berdasarkan Number Needed to Treat (NNT) dari jurnal utama yang digunakan sebagai pedoman penerapan EBNP. Hasil implementasi EBNP ditemukan bahwa pemberian reposisi dan massage selama 7 hari dapat menurunkan ukuran diameter luka, memberikan perubahan warna mendekati warna kulit di sekitar, lebih cepat menurunkan derajat luka pada dekubitus derajat 1, dan lebih cepat menurunkan derajat dekubitus pada bagian Heel. Disimpulkan bahwa reposisi dan massage efektif dalam menurunkan dekubitus derajat 1 dan 2 pada pasien imobilisasi dengan gangguan neurologis di Ruang Lontara 3 Neuro RS dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Sehingga perawat sebaiknya melakukan screening dekubitus dan jika ditemukan tanda-tanda dekubitus derajat 1 dan 2 sebaiknya dilakukan kombinasi reposisi tiap 2 jam dan massage 2 kali sehari minimal selama 7 hari.
Korelasi Indeks Prestasi Kumulatif dan Masa Studi dengan Uji Kompetensi Perawat Jarman Jarman; Takdir Tahir; Syahrul Syahrul; Rosyidah Arafat; Nurmaulid Nurmaulid
Jurnal Kesehatan Manarang Vol 8 No 1 (2022): April 2022
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Mamuju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33490/jkm.v8i1.406

Abstract

Nursing competency test is a process that must be passed by nursing students to measure the suitability between knowledge, skills and student behavior against competency standards of graduates who meet work competency standards. Only students who pass the competency test are able to enter health services. Passing competency test is certainly influenced by various aspects, some of them are GPA and study period. Both of these things are an important role in the teaching and learning process that a student goes through. GPA is an indicator to assess learning achievement and the length of study is the time taken by the student to complete his studies. However, recently there has been an assumption among students that a high GPA does not guarantee in passing competency test and a prolonged study period does not prevent students from first passing the competency test, therefore researchers are interested in seeing the correlation of the two things. Objective The aim of the reasearch was to determine the correlation between Grade Point Average (GPA) and the period of study toward passing the Nursing Competency Test in Nursing Departement of the Health Polytechnic of the Ministry of Health in Mamuju. Method This research is an analytic study with cross sectional design using secondary data. This research used total sampling with a sample size of 138. The Result showed that GPA had p<0,001 with correlation r= 0,908 and the study period had p<0,001 with correlation r=0,291. The Conclusion of the research is GPA had positive corelation very strong and the study period also had positive corelation but poor corelation.
Faktor Penyebab Rendahnya Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien di Rumah Sakit: Literature Review Nofita Tudang Rombeallo; Takdir Tahir; Ariyanti Saleh
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 3 (2022): Jurnal Keperawatan: Supp September 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.99 KB)

Abstract

Pelaporan masalah keselamatan pasien sangat penting dalam sistem perawatan kesehatan, karena pelaksanaannya di rumah sakit belum optimal. Sulit untuk mengidentifikasi kesalahan karena rendahnya tingkat pelaporan begitu banyak kendala yang dialami oleh petugas kesehatan dalam pelaksanaannya keselamatan pasien di rumah sakit. untuk mengetahui faktor yang menyebabkan rendahnya pelaporan insiden keselamatan pasien di rumah sakit. Penelusuran artikel dilakukan melalui empat database PubMed, Science Direct, EBSCO/CINAHL, dan Garuda dengan menggunakan kata kunci Healthcare professional OR Doctors OR Nurse OR Nurses AND event reporting OR patient safety reporting OR incident reporting OR adverse event OR medical error AND Hospital. Artikel teridentifikasi n=1.132, tetapi hanya 12 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi tersisa 8 artikel. Pelaporan insiden keselamatan pasien di rumah sakit yaitu hambatan pada individu itu sendiri takut dihukum, disalahkan, dinilai tidak kompeten, merusak reputasi, waktu, tidak ada niat karena tidan ada umpan balik, dan menerima konsekuensi hukum serta intimidasi apabila melaporkan insiden. Kurangnya pendidikan, pengetahuan, pelaporan tidak dianggap sebagai kewajiban dan pelatihan tentang tatacara melaporkan insiden, serta kurangnya persiapan dan keterampilan komunikasi dalam melaporkan insiden. penyebab dalam melaporkan insiden tentunya menghambat peningkatan keselamatan pasien sehingga diperlukan upaya untuk mengatasinya. Komitmen para pembuat kebijakan memainkan peran penting dalam meningkatkan sistem pelaporan insiden keselamatan pasien.
Intervensi Rehabilitasi Paru-Paru Pasca Perawatan Covid-19: A Scoping Review Elieser Toding Mendila; Takdir Tahir; Kusrini Kadar
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 4 (2022): Jurnal Keperawatan: Desember 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.399 KB)

Abstract

Hari perawatan COVID-19 berbeda – beda berdasarkan virulensinya, sehingga pasien pulang pasca perawatan masih butuh intervensi rehabilitasi paru – paru. Intervensi rehabilitasi masih sangat bervariasi baik intervensinya maupun efeknya.  COVID-19 yang telah pulih perlu tindakan yang dapat memperbaiki fungsi paru-paru. Review ini bertujuan untuk memetakan jenis intervensi rehabilitasi paru-paru dan efeknya pada pasien  pasca perawatan COVID-19. Metode penelitian yang dilakukan adalah scoping review untuk memetakan intervensi rehabilitasi paru-paru pasca COVID-19. Pencarian artikel melalui PuBmed, ProQuest, Ebsco, dan Google Sholar. Pencarian mengidentifikasi sebanyak 16 artikel. Hasil review artikel didapatkan sebanyak 5 artikel yang sesuai dengan kristeria inklusi. Secara umum membahas intervensi rehabiltasi paru-paru dalam penelitian; semua studi menunjukkan bahwa pasien telah mendapatkan parawatan di rumah sakit; semua studi menunjukkan bahwa intervensi rehabilitasi paru-paru dapat meningkatkan pernapasan. Hasil review kami secara keseluruhan mendukung intervensi rehabilitasi paru-paru pada pasien pasca COVID-19.  
Kredensial terhadap Peningkatan Mutu Layanan Keperawatan: An Integrative Review Muhammad Idhan; Kadek Erika; Takdir Tahir
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 4 (2022): Jurnal Keperawatan: Desember 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.376 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v14i4.526

Abstract

Kredensial merupakan cerminan terhadap penetapan persyaratan dan evaluasi dari individu maupun organisasi atas perkembangan profesionalitas, pelatihan dan kompetensi yang dibutuhkan dalam bentuk sertifikat. Untuk mengetahui kredensial dalam penigkatan mutu layanan keperawatan. Pendekatan integrative review. Data base yang digunakan dalam pencarian litertatur berasal dari publikasi ilmiah  yang dilakukan penelusuran pada 4 database  yaitu PubMed, ScineDirect,Proquest dan  Google Scholar dengan rentang tahun 2011-2021. Berdasarkan hasil pencarian di PubMed berjumlah 1 artikel, Science Direct 1 artikel, Proquest 1 artikel, dan Google Scoolar 2 artikel sehingga jumalah artikel yang memenuhi syarat dalam penulisan integrative review totalnya adalah 5. Perspektif tentang evaluasi kredensial tentang tren masa depan peraturan implikasi yaitu komponen evaluasi yang perlu dipersiapkan meliputi pendidikan keperawatan, akreditasi, bukti registrasi praktik, dan kemahiran berbahasa Inggris. Adapun pemetaan karir perawat tentang studi kasus kualitatif dari rumah sakit menghasilkan 7 tema yang secara bersama-sama menggambarkan keseluruhan proses pemetaan karir. Kemudian terdapat pengaruh pelatihan kredensial perawat terhadap peningkatan pengetahuan, sikap perilaku dan deskripsikan partisipan terindikasi empat tema yaitu: 1) penetapan penatalaksanaan proses kredensial keperawatan secara manual, 2) penetapan menggunakan teknologi informasi berbasis web dalam pelaksanaan kredensial keperawatan, 3) harapan penggunaan teknologi informasi berbasis web dalam pelaksanaan proses kredensial keperawatan, dan 4) penerapan kewenangan klinis belum sesuai dengan SPKK dan SKKK.
Co-Authors Abdul Majid Ade Irma Rahayu, Ade Irma Ade Irma Suryani Afelya, Titi Iswanty Ahmad Mushawwir Ahmar, Hamdiah Ake, Julianus Alfian Mas'ud Alia Andriany Alia Andriany Andriany, Alia Anita Rosman Ardiansyah Rasyid Ariyanti Saleh Awal Darmawan Ayu Hartina Bahriah, Bahriah Bahtiar Yusuf Dian Ika Pertiwi Elieser Toding Mendila Elly Lilianty Sjattar Erfina Erfina Erwin Purwanto Fatamorgana Abdullah Fatimah Farah Nur Suci Shabir Fitria Amrullah Fitriani Sangkala Gala, Merry Hade, Nurwahidah Hade, Nurwahidah Harisa, Akbar Harni Harniati Hasanuddin Nuru Hasanuddin Nuru Hasriyani Hasriyani Hasriyani Hasriyani, Hasriyani Huddu, Risma I Kade Wijaya Ilhamjaya Patellongi Ilkafah Ilkafah, Ilkafah Irwan, Andi Masyitha Iskandar Zulkarnaen Ita Sulistiani Jannah, Uyunul Jarman Jarman Julianus Ake Julianus Ake Kadek Ayu Erika Kadek Ayu Erika Kadek Ayu Kadek Ayu Kadek Erika Kasmawati Khoirul Anam Krismayanti Kusrini Kadar Kusrini S. Kadar Kusrini Semarwati Kadar Lande'eo, Imelda Olviana Lestari, Ima Mustika Tri Lilian Arifka Juli Abdullah M. Alfian Rajab Makbul Aman, Makbul Maria Jeinny Regar Maryunis Maryunis Mas’ud, Alfian Midawati Djafar Moh Gifari S Moh Gifari S Muhammad Adjiz Zuhri Muhammad Hidayat Muhammad Idhan Muhrawi Yunding Musdalifah Musdalifah Musdalifah Musdalipah Musdalipah Najihah Najihah, Najihah Nofita Tudang Rombeallo Nur Febrianti Nur Isriani Nur Khalid Nurawaliah Rasyid Nurbaya Nurbaya Nurfadhila Nurfadhila Nurfiah, Nurfiah Nurhaya Nurdin Nurmaulid Nurmaulid Nurpa Masahude, Tendri Mariadjeng Nurwahidah Nurwahidah Nurwahidah Nurwahidah Paridah Paridah Putri, Egi Trisnayanti Ramla Wati Rasyid, Nur Awaliah Reni Astuti Risnah Risnah, Risnah Rosman, Anita Rosyidah Arafat, Rosyidah S, Moh Gifari Saldy Yusuf Saldy Yusuf Saldy Yusuf Sitti Rahmatiah Sitti Salmawati Sjattar, Elly L. Sri Bintari Rahayu Rahayu Sri Wahyuni Yunus Kanang Sriwahyuni Sriwahyuni Sriwahyuni St Syahriyani Suaib Suaib Suhirman Suhirman Sulistiani, Ita Suprataba Suprataba Suryadi Suryadi Suwardha Yunus Syahrul Ningrat Syahrul Ningrat Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul, Syahrul Syakib Bakri Syam, Yuliana Syam, Yuliana Tawil, Selviana Thalib, Abdul Titi Iswanty Afelya Upik A. Miskad, Upik A. Uyunul Jannah Uyunul Jannah Wafiq Aulia Ramadhani Wijaya, I Kade Yacoline Pailungan, Ferly Yodang Yodang Yuliana Syam Yuliana Syam Yuliati - Yuliati Yuliati Yusuf, Bahtiar