Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

POTRET PEDAGANG KAKI LIMA DALAM PENDIDIKAN ANAK DI KOTA PALANGKA RAYA Canna Melykson Sinurat; Halna Paltina Sihombing; Saputra Adiwijaya
Jurnal Sosiologi UPR Vol. 8 No. 2 (2025): LIVELIHOOD DAN TRANSFORMASI DIGITAL
Publisher : Prodi Sosiologi FISIP UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59700/js.v8i2.21666

Abstract

This study explores the lives of street vendors (PKL) in supporting their children's education in Palangka Raya City, focusing on the experience of Ibu Siti. As part of the informal economic sector, Ibu Siti faces various challenges, particularly economic limitations that hinder her children's access to proper education. Although government programs are available to support education for low-income communities, children from street vendor families often struggle to obtain quality education. This research employs a descriptive qualitative approach, using in-depth interviews as the primary method of data collection. Ibu Siti, a long-time street vendor, was selected as the main informant. The findings reveal that despite financial constraints and limited knowledge about educational programs, Ibu Siti continues to prioritize her children's education through various strategies and personal sacrifices.
Kolaborasi BUMDes dan Program CSR dalam Pemberdayaan Masyarakat: Studi pada Petani Kopi di Desa Baloi, Kabupaten Murung Raya Novri Amdani Saragih; Saputra Adiwijaya; Ida Bagus Suryanatha
Journal of Economics and Social Sciences (JESS) Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : CV. Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/jess.1944

Abstract

This study analyzes community empowerment through the collaboration between BUMDes Baloi Usaha Mandiri and the CSR program of PT Maruwai Coal in developing the coffee commodity “Kopi Baloi” in Tumbang Baloi Village, Murung Raya Regency. Using a qualitative case study guided by an integrated Asset-Based Community Development (ABCD), Creating Shared Value (CSV), and social capital framework, primary interview data were triangulated with the company’s social mapping report and development master plan (RIPPM). The findings show that the collaboration successfully mobilized five community assets into value-added products, including Kopi Baloi and “Baloi’s Signature” coffee-leaf tea. However, the study reveals a central paradox: strong bonding social capital and downstream production contrast with weak bridging social capital, caused by limited production scale, unstable quality standards, lack of business legality (SPP-IRT), and minimal digital-logistic access, leaving the marketing chain dominated by local middlemen. Theoretically, this shows that BUMDes-CSR synergy in mining-ring villages can mobilize assets without building the market-linking cluster CSV theory identifies as essential for shared value creation. Practically, the study recommends a three-pillar strategy: strengthening BUMDes governance and B2C marketing, CSR-facilitated B2B partnerships with a gradual exit strategy, and district government support for logistics infrastructure and licensing.
Perubahan Sosial Akibat Game Online Pada Anak-Anak Kota Palangka Raya (Studi Komparatif Anak-Anak Dikawasan G. Obos Dan Flamboyan Bawah) Afri Ananta; Muhammad Hayyan Akbar; Zuwariyah Kartini; Elia Damayanti; Muhammad Zusanri Batubara; Saputra Adiwijaya
Jurnal Ilmu Politik dan Studi Sosial Terapan Vol 4 No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : PT Polstac Repositori Riset

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65974/jiposster.v4i2.29

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat perubahan sosial yang terjadi pada anak-anak yang terpengaruh game online di Palangka Raya, khususnya daerah G Obos dan Flamboyan Bawah. Perkembangan sosial pada anak-anak sangat terpengaruh oleh orang tua dan lingkungan sekitar mereka. Dengan melihat perkembangan gedget yang tersebar luas di masyarakat sekitar, tentu banyak kalangan yang mendapatkan dampak postif dan negatif terkhusus lagi pada anak yang haus akan pengetahuan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif guna menganalisis dampak erubahan sosial yang terjadi pada anak-anak usia 6-12 tahun yang lenih memilih bermain game online dibandingkan dengan bermain dan berinteraksi secara langsung. Hasil penelitian ini menunjukan perbedaan yang signifikan antara anak-anak-anak G obos dan Flamboyan Bawah. Tujuan penelitiam ini untuk memahami bagaimana dampak modernisasi dan respon orang tua terhadap kemajuan teknologi yang terjadi terhadap perkembangan anak.
Analisis Persepsi Masyarakat Pinggiran Kota Palangka Raya Tentang Kebijakan Kementerian ESDM Yang Mengatur Pembelian Gas Dengan Antrean. Studi Kasus: Masyarakat Petuk Katimpun Doni Dores; Erina; Ayu Wulansari; Elia Damayanti; Saputra Adiwijaya; Muhammad Zusanri Batubara
Jurnal Ilmu Politik dan Studi Sosial Terapan Vol 4 No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : PT Polstac Repositori Riset

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65974/jiposster.v4i2.30

Abstract

Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kg merupakan salah satu kebutuhan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari khususnya pada bidang memasak. Gas LPG 3 kg yang diperuntukan bagi masyarakat golongan bawah, sehingga pemerintah memberikan subsidi terhadap penjualan LPG 3kg sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat. Penelitian ini menggunakan teknik metode kuantitatif yang mana peneliti langsung terjun ke masyarakat dengan bantuan kuesioner untuk melihat bagaimana dan seperti apa persepsi masyarakat di Kelurahan Petuk Katimpun terhadap kebijakan pemerintah khususnya Kementerian ESDM, untuk melihat persepsi masyarakat terhadap kebijakan tersebut jadi, pembandingnya melihat dari segi ekonomi yaitu masyarakat golongan atas dan bawah. Secara garis besar, hasil yang didapatkan dari penelitian yang dilakukan, bahwa masyarakat setuju dengan adanya kebijakan ini karena memudahkan mereka untuk mendapatkan LPG tanpa harus merasa takut tidak kebagian, serta dengan adanya kebijakan ini pendistribusian gas bersubsidi dapat terealisasi secara merata dan tepat sasaran kepada masyarakat.
Dampak Revitalisasi Terhadap Kondisi Pedagang Sayur Pasar  Datah Manuah Di Kota Palangka Raya Anggelica Cleo Patra; Sonia Eprilia Kristina; Elia Damayanti; Muhammad Zusanri Batubara; Saputra Adiwijaya
Jurnal Ilmu Politik dan Studi Sosial Terapan Vol 4 No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : PT Polstac Repositori Riset

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65974/jiposster.v4i2.37

Abstract

Penelitian kualitatif deskriptif ini memberikan analisis pengaruh revitalisasi fisik Pasar Datah Manuah Palangka Raya terhadap pedagang sayur. Revitalisasi yang dilakukan meliputi penataan ulang pasar, perbaikan bangunan, dan fasilitas. Akibatnya menunjukkan pengaruh positif terhadap fasilitas dan lingkungan pasar. Akan tetapi, ada tantangan seperti penurunan pendapatan pedagang sayur karena mengalami penurunan konsumen pasca-revitalisasi karena penataan ulang kios dan perubahan lokasi. Begitu juga, pemulihan diharapkan dapat memperbaiki citra dan sisa pengunjung pasar tradisional di masa depan, mendukung keberlanjutan ekonomi penjual. Penelitian ini mengusulkan kerjasama pemerintah, penjual, dan masyarakat untuk mempertahankan kualitas layanan dan kebersihan pasar   
Perubahan Makna Sungai Kahayan Bagi Masyarakat di Desa Langkai, Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya Kamelia Simamora; Vanny Purba; Angga Angga; Elia Damayanti; Muhammad Zusanri Batubara; Saputra Adiwijaya
Jurnal Ilmu Politik dan Studi Sosial Terapan Vol 4 No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : PT Polstac Repositori Riset

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65974/jiposster.v4i2.38

Abstract

Sungai Kahayan, yang dulunya menjadi makna keberkahan dan sumber kehidupan masyarakat, kini mengalami kerusakan akibat aktivitas manusia, terutama penambangan emas ilegal dan pembuangan sampah sembarangan. Perubahan fisik sungai, seperti pendangkalan dan pencemaran air, berdampak signifikan pada ekosistem serta aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat sekitar. Mata pencaharian utama, seperti nelayan dan pekerja tambang, terpengaruh oleh perubahan ini, sementara mitos budaya dan tradisi lokal mulai merosot. Kondisi sungai yang dulunya bersih kini berubah menjadi tercemar, dangkal, dan kehilangan fungsi utamanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pencemaran sungai terhadap lingkungan, kesehatan, dan kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara, observasi, dan studi literatur.
STRATEGI BERTAHAN HIDUP PEDAGANG JAMU TRADISIONAL DI PASAR KAHAYAN KOTA PALANGKA RAYA Selfi Yunus; Saputra Adiwijaya; Atem Atem
Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama (JISA) Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Sociology of Religion Study Program, Faculty of Social Sciences, North Sumatra State Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jisa.v8i2.26873

Abstract

This study aims to explore the survival strategies of traditional herbal medicine vendors in Kahayan Market, Palangkaraya City, in maintaining their businesses, using a descriptive qualitative approach. Data were obtained through in-depth interviews with five traditional herbal medicine vendors using purposive sampling techniques, observation, and literature study. This study uses James C. Scott's theory of survival strategies (survival mechanisms). The findings show that the survival strategies applied by traditional herbal medicine vendors include (1) tightening their belts (by saving on expenses, buying only basic necessities, managing their finances wisely, and saving money), (2) alternative means of subsistence (taking on side jobs, helping to clean other people's houses, such as sweeping or tidying up, participating in social gatherings as an emergency fund, and implementing sales strategies) (3) social networks (utilizing relationships with family, relatives, to obtain capital assistance and financial support)). Trades also face several challenges such as (1) high competition in the market, (2) customer instability, and (3) difficulty in obtaining raw materials.
Pelatihan Teknologi Pemipih Purun sebagai Strategi Pemberdayaan Kelompok Usaha Pengrajin di Desa Tumbang Nusa: Training on Purun-Flattening Technology as a Strategy to Empower Artisan Business Groups in Tumbang Nusa Village Saputra Adiwijaya; Siti Unvaresi Misonia Beladona; Fitriana Selvia; Meiyanti Ratna Kumalasari; Laila Zahra; Irvan Maulana Fiqih; Muhamad Arief Rafsanjani
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 5 (2026): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v11i5.10949

Abstract

Tumbang Nusa Village, Pulang Pisau Regency, Central Kalimantan, has natural resource potential in the form of purun (Lepironia articulata), which grows abundantly in peatlands, swamps, and along riverbanks. Purun has long been utilized by the local community as raw material for handicrafts such as mats, bags, wallets, and eco-friendly straws. However, the purun-flattening process, which is still carried out manually, creates several challenges, including lengthy production times, inconsistent fiber quality, and heavy physical burdens on artisans. This community service activity aimed to provide training on the use of purun-flattening technology for the "Nusa Sehati" Joint Business Group to improve efficiency, quality, and production capacity. The implementation method included a pre-test, socialization, training, practical tool use, and a post-test to measure the activity's effectiveness. A total of 20 participants were involved, the majority of whom were women of productive age. The results indicated significant improvements in ease of use, time efficiency, product quality, and fatigue reduction. In the pre-test, only 40% of participants found manual flattening easy; after using the tool, this increased to 95% in the post-test. All participants (100%) stated that the tool saved production time and reduced fatigue, while 90% rated the fiber quality as very good. Regarding acceptance, 85% of participants stated they would definitely continue using the tool. Thus, training in the application of purun-flattening technology proved effective in enhancing artisans' skills, productivity, and competitiveness. This activity also contributes to strengthening the local economy by leveraging regional potential in a sustainable, environmentally friendly manner.
The Importance of Early Detection in Disease Management Rina Setyawati; Aldiana Astuti; Tyas Putri Utami; Saputra Adiwijaya; Dadang Muhammad Hasyim
Journal of World Future Medicine, Health and Nursing Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/health.v2i1.692

Abstract

Early detection in disease management is a key factor in improving the effectiveness of treatment and reducing the negative impact of disease on individuals and society. The importance of early detection is a topic that is receiving increasing attention in healthcare, given the importance of identifying diseases as quickly as possible to provide appropriate treatment. This study aims to explore the importance of early detection in disease management, and to understand the positive impact of early detection on treatment outcomes and public health in general. This research utilizes the literature analysis method, by reviewing various articles, scientific journals, and reference books related to the importance of early detection in disease management. The results of the study based on the literature analysis show that early detection has a very important role in reducing mortality from disease, reducing health care costs, and improving the quality of life of patients. Early detection can also help prevent the spread of infectious diseases in the community. The conclusion of this study is that early detection in disease management has a very important role in reducing the burden of disease on individuals and society as a whole. Raising awareness of the importance of early detection, developing innovative detection technologies, and improving access to health services are some of the key steps that need to be taken to improve early detection and support effective disease management efforts.
Co-Authors Adis Extrada Afdhal Chatra Afri Ananta Agustina Amalia Rahma Ahmad Rizani Aldiana Astuti Anam, M Syaeful Andrie Elia Embang Angga Angga Anggelica Cleo Patra Anisa Pebrianti Atem Atem Ayu Wulansari Canna Melykson Sinurat Dadang Muhammad Hasyim Diva Dwi Sasabila Doni Dores Dwi Nor Safitrianti Edelweiss Bandarmasih Edi Burga Satria Elia Damayanti Elia Damayanti Enjelita Enjelita Erina Farhan Adhim Ibnu Hafidh Fitriana Selvia Frederikus Vieri Harjum Fry Steven Steven Gogor Christmass Setyawan Halna Paltina Sihombing Helmi Helmi Ida Bagus Suryanath Ida Bagus Suryanatha Innola Theresia Simbolon Ioga Rivaldo Pelawi Irvan Maulana Fiqih Januarti Litania Hutajulu Joni Rusmanto Juli Natalia Silalahi Kamelia Simamora Laila Zahra Lasman Eddy Bachtiar Manya Anggela Melani Dwi Anggraini Meriyatie Miki Sepriadi Mili Dewanti Millenia Ardhia Garini Mr Dhanu Pitoyo Muhamad Arief Rafsanjani Muhammad Hayyan Akbar Muhammad Thoriq Dwianta Syahputra Muhammad Zusanri Batubara Nazwa Aqila Nuraisyah Novina Anggreni Novri Amdani Saragih Okta Osi Karina Saragih Paulus Alfons Yance Dhanarto Pipit A. Ningrum Pipit Anggriati Ningrum Putri Amelia Putri Azzahra Amalia Putri Eninta Br. Tarigan Radil Naufal Basmananda Raytuy Gading Resti Juniarti Rina Setyawati Ririn Ririn Rivana Silda Marie Purba Sari, Meiyanti Ratna Kumala Selfi Yunus Serniyati Serniyati Serniyati SILAEN, KARINA Siti Unvaresi Misonia Beladona Solly Aryza Sonia Eprilia Kristina Sridila Sridila Suita Ningsih Tomi Antuhni Tyas Putri Utami Vanny Evelina Purba Vanny Purba Willy Manao Windi Susetyo Ningrum Wiwin Pahlentesa Yovita Yovita Yovita Yovita Yovita Yovita Zuwariyah Kartini