Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Implementasi Sistem Manajemen Kinerja Dalam Meningkatkan Produktivitas Kerja Karyawan Pada PT. Pungkook Indonesia One Grobogan Laurensius Sandrio; Marius Yosef Seran; Hersanius Kurnia Peong; Yohanes Paulus Hanny Wadhi; Septian Hutagalung
Jurnal Penelitian Terapan Mahasiswa Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Penelitian Terapan Mahasiswa
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik eLBajo Commodus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penulisan karya ilmiah ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan sistem manajemen kinerja karyawan ang digunakan oleh PT. Pungkook Indonesia One. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan mengunakan observasi, wawancara kepada karyawan, observasi dan studi dokumen. Teknik analisis data menggunakan Triangulasi sumber untuk memvalidasi data yang diperoleh dari berbagai sumber. Triangulasi membantu memastikan keabsahan dan keandalan informasi yang digunakan dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Sistem Manajemen Kinerja (SMK) di PT. Pungkook Indonesia One dapat meningkatkan produktivitas kerja karyawan melalui beberapa elemen, seperti perencanaan, pengukuran, evaluasi, dan umpan balik. Namun, terdapat beberapa tantangan dalam implementasi SMK seperti kurangnya kesadaran para karyawan dan kendala teknologi informasi. Oleh karena itu, PT. Pungkook perlu melakukan beberapa upaya untuk mengatasi tantangan tersebut, seperti meningkatkan sosialisasi SMK dan meningkatkan investasi pada teknologi informasi. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan saran dan masukan bagi perusahaan dalam meningkatkan produktivitas kerja karyawan melalui implementasi SMK.
A Comparative Study on MPA’s and OECM’s Conservation Management: Key Findings and Lesson Learned MARIUS YOSEF SERAN; Septian Hutagalung; Kusnanto; Laurensius Sandrio; Roseven Rudiyanto
Jurnal Penelitian Terapan Mahasiswa Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Penelitian Terapan Mahasiswa
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik eLBajo Commodus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21076/jptm.v2i2.129

Abstract

Marine Protected Areas (MPAs) and Other Effective Area-Based Conservation Measures (OECMs) are two conservation approach models that offer conservation programs through activities related to protecting marine ecosystems and promoting social and economic sustainability issues. and culture. Even though they are two different approaches, they complement each other and have an important role in conservation activities. This study uses a comparative method to analyze the similarities and differences between MPAs and OECDMs. The research results show that these two approaches have the same main goal, namely protecting biodiversity and promoting sustainable ecosystems. Meanwhile, in relation to different aspects, there are several components such as definitions, approaches and implementation mechanisms. MPAs tend to be more focused on protecting specific areas with restrictions on human activity and activities, whereas OECMs offer greater flexibility by integrating conservation in a variety of land and resource use contexts. In terms of conservation objectives, both MPAs and OECDS aim to improve the quality of life of entire ecosystems, protect threatened species, and support local economic sustainability. This can be done through ecotourism and responsible resource management. Thus, the implementation of these two approaches can have a positive impact on all stakeholders involved in conservation and sustainable development.
The Role of Celebrity Endorsement in Fashion Product Purchasing Decisions at Shopee: A Qualitative Review Gracedelia Jeanywealsny Ngasa; Laurensius Sandrio; Septian Hutagalung; Irna Karina Josephine Kaban
Jurnal Penelitian Terapan Mahasiswa Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Penelitian Terapan Mahasiswa
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik eLBajo Commodus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the effect of celebrity endorsement on purchasing decisions for fashion products on the Shopee e-commerce platform. The research method used is a qualitative approach with non-probability sampling technique. Data was collected through in-depth interviews with Shopee consumers who have experience buying fashion products endorsed by celebrities. The results showed that celebrity endorsement plays a significant role in attracting consumer attention and building trust in the promoted product, which ultimately increases consumer purchase intention. The relationship between fans and celebrities is a key factor in influencing purchasing preferences and behavior. In addition, Shopee as an e-commerce platform also supports increased sales through various attractive features and promotions. This research provides valuable insights for marketers in developing more effective and consumer-oriented marketing strategies in today's digital era.
EVALUASI KESIAPAN HOMESTAY DI DESA WAE LOLOS, KABUPATEN MANGGARAI BARAT Roseven Rudiyanto; Laurensius Sandrio; Septian Hutagalung; Marius Yosef Seran; Irna K. J. Kaban
Jurnal Pariwisata Bisnis Digital dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pariwisata, Bisnis Digital dan Manajemen Periode Mei 2026
Publisher : LPPM Universitas Nusa Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33480/jasdim.v5i1.8449

Abstract

Homestay memainkan peran penting sebagai produk dalam pariwisata pedesaan. Sering kali, masyarakat belum siap untuk mengelola homestay. Desa Wae Lolos merupakan desa wisata yang banyak dikunjungi wisatawan, sehingga memiliki potensi permintaan terhadap layanan homestay. Adapun tujuan penelitian ini ialah untuk menilai kesiapan homestay di Desa Wae Lolos. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi langsung dan wawancara. Data kualitatif dianalisis dengan tiga tahap, yaitu mengidentifikasi data, mengelompokkan data, dan menggabungkan kategori daftar periksa sesuai dengan Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lima rumah yang diproyeksikan menjadi homestay di Desa Wae Lolos telah siap dari aspek produk. Namun demikian, seluruh rumah yang diteliti masih memerlukan perbaikan fasilitas untuk kenyamanan wisatawan, seperti tempat sampah dan kotak P3K. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat dua faktor yang memengaruhi kesiapan pemilik rumah: pertama, pemilik rumah yang tinggal di rumah yang diproyeksikan sebagai homestay; kedua, belum adanya kunjungan wisatawan yang konsisten dan menginap di Desa Wae Lolos. Kondisi ini menunjukkan fasilitas homestay difokuskan pada aspek fungsional. Penelitian ini masih memiliki beberapa keterbatasan, khususnya jumlah rumah yang relatif kecil sebagai sampel. Berdasarkan keterbatasan tersebut, peneliti mendorong studi lanjutan untuk melibatkan lebih banyak pemilik homestay. Selanjutnya, metode kuantitatif dapat digunakan dalam penelitian berikutnya untuk mengukur kepuasan wisatawan terhadap layanan homestay di Desa Wae Lolos.
Peran Housekeeper Dalam Tata Kelola Operasional di Hotel Bintang Kuta, Bali Yohanes Paulus Hanny Wadhi; Marius Yosef Seran; Laurensius Sandrio
Journal of Science Education and Management Business Vol. 5 No. 2 (2026): JOSEMB (Journal Of Science Education And Management Business)
Publisher : Riset Sinergi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62357/joseamb.v5i2.1031

Abstract

Housekeeping Department memiliki peran strategis dalam menunjang operasional hotel dan menciptakan kepuasan tamu, khususnya pada hotel berbintang yang menuntut standar tinggi dalam aspek kebersihan, keselamatan, dan kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Housekeeping Department dalam mendukung operasional hotel serta peningkatan pengalaman tamu di Bintang Kuta Hotel, Bali. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap aktivitas operasional housekeeping, wawancara mendalam dengan staf dan pihak manajemen hotel, serta studi dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif untuk menggambarkan pelaksanaan peran dan fungsi housekeeping secara komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Housekeeping Department menjalankan peran strategis melalui tiga fungsi operasional utama, yaitu room section, public area section, dan linen section. Pelaksanaan fungsi tersebut didukung oleh penerapan prosedur operasional standar (SOP), koordinasi antar departemen, pengawasan rutin, serta pelatihan sumber daya manusia secara berkelanjutan. Proses kerja ini berkontribusi dalam menciptakan lingkungan hotel yang bersih, aman, tertata, serta berdampak positif terhadap kualitas pelayanan, profesionalisme staf, kepuasan tamu, citra hotel, dan keberlanjutan operasional.
Evaluasi Kualitas Layanan Website Perpustakaan dan Kearsipan Manggarai Barat Menggunakan Metode WebQual 4.0 Modified and Importance Performance Analysis (IPA) Sisilia Fhelly Djun; Adelaide Hindelens Savio; Jufidah; Laurensius Sandrio; Indra Ratna Sari
Jurnal Sains Informatika Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Sains Informatika Terapan (Februari, 2026)
Publisher : Riset Sinergi Indonesia (RISINDO)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62357/jsit.v5i1.980

Abstract

Website Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Manggarai Barat digunakan sebagai media penyampaian informasi kepada masyarakat. Meningkatnya jumlah kunjungan menunjukkan pentingnya evaluasi terhadap kualitas layanan website tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kualitas layanan informasi digital menggunakan metode WebQual 4.0 yang meliputi dimensi usability, kualitas informasi, dan interaksi layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi usability berada pada kategori baik dengan tingkat kesesuaian sebesar 98,5%. Namun, masih terdapat kesenjangan rata-rata sebesar –0,24 yang menunjukkan perlunya perbaikan, terutama pada aspek kemudahan komunikasi. Rekomendasi pengembangan website disusun berdasarkan pedoman WCAG 2.0 guna meningkatkan kualitas layanan dan aksesibilitas bagi pengguna.
Peran Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik di PLN ULP Sungai Jawi Pontianak Kristoforus Toni harjo; Arif Mujiono; Hersanius Kurnia Peong; Laurensius Sandrio
Journal of Science Education and Management Business Vol. 5 No. 1 (2026): JOSEMB (Journal Of Science Education And Management Business)
Publisher : Riset Sinergi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62357/joseamb.v5i1.977

Abstract

Manajemen sumber daya manusia merupakan serangkaian aktivitas yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan dalam pengelolaan tenaga kerja, mulai dari proses rekrutmen, pengembangan karyawan, pemberian kompensasi, pemeliharaan hubungan kerja, hingga pemutusan hubungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi fungsi manajerial (POAC) serta fungsi operasional dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan publik di PLN ULP Sungai Jawi Pontianak. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi, ditemukan bahwa penerapan fungsi manajemen lebih banyak difokuskan pada aspek perencanaan, khususnya dalam menilai kebutuhan tenaga kerja yang kemudian diikuti dengan penerapan digitalisasi serta strategi alih daya (outsourcing). Pada fungsi pengorganisasian, perusahaan menitikberatkan pada pengawasan terhadap karyawan yang berada dalam lingkup BUMN. Selanjutnya, fungsi pengarahan dilakukan melalui upaya pemimpin dalam mempersiapkan karyawan agar mampu beradaptasi terhadap perubahan, antara lain melalui pengembangan bakat dan penerapan manajemen perubahan yang bersifat empatik. Sementara itu, fungsi pengawasan diwujudkan melalui evaluasi kinerja yang digunakan sebagai dasar penentuan kebutuhan pelatihan serta pemberian umpan balik secara positif. Secara keseluruhan, penerapan fungsi-fungsi manajemen tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas layanan di PLN ULP Sungai Jawi dengan memperbaiki pengelolaan sumber daya manusia, meskipun masih dihadapkan pada tantangan digitalisasi serta keterbatasan jumlah teknisi. Selain itu, Indikator Kinerja Kunci (KPI) memiliki peran strategis dalam pengembangan karyawan dan proses pengambilan keputusan, dengan fokus pada penguatan budaya kerja yang profesional serta peningkatan efektivitas organisasi.
Beyond Policy Rhetoric: Tata Kelola Pariwisata Berkelanjutan Berbasis Masyarakat di Desa Wae Lolos Laurensius Sandrio; Roseven Rudiyanto; Marius Yosef Seran; Septian Hutagalung; Irna Karina J. Kaban
Journal of Science Education and Management Business Vol. 5 No. 1 (2026): JOSEMB (Journal Of Science Education And Management Business)
Publisher : Riset Sinergi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62357/joseamb.v5i1.1000

Abstract

Pengembangan pariwisata di Kabupaten Manggarai Barat meningkat pesat seiring penetapan Labuan Bajo sebagai destinasi super prioritas nasional. Namun, percepatan tersebut menimbulkan tantangan terkait keberlanjutan lingkungan, pelestarian budaya, dan pemerataan manfaat bagi masyarakat lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan pariwisata berkelanjutan di Desa Wae Lolos serta merumuskan model tata kelola pariwisata berbasis masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, Focus Group Discussion (FGD), dan studi dokumen. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pariwisata berkelanjutan secara normatif telah sejalan dengan kebijakan daerah, namun implementasinya belum optimal akibat lemahnya koordinasi, keterbatasan pendampingan, dan belum adanya pedoman operasional di tingkat desa. Dampak pariwisata terhadap masyarakat belum merata, baik secara ekonomi, sosial, budaya, maupun lingkungan. Penelitian ini merumuskan model tata kelola pariwisata berkelanjutan berbasis masyarakat yang menekankan penguatan kelembagaan lokal, partisipasi inklusif, distribusi manfaat berkeadilan, serta perlindungan budaya dan lingkungan sebagai alternatif kebijakan pengembangan desa wisata berkelanjutan.
Evaluasi Kualitas Layanan Website Perpustakaan dan Kearsipan Manggarai Barat Menggunakan Metode WebQual 4.0 Modified and Importance Performance Analysis (IPA) Sisilia Fhelly Djun; Adelaide Hindelens Savio; Jufidah; Laurensius Sandrio; Indra Ratna Sari
Jurnal Sains Informatika Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Sains Informatika Terapan (Februari, 2026)
Publisher : Riset Sinergi Indonesia (RISINDO)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62357/jsit.v5i1.980

Abstract

Website Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Manggarai Barat digunakan sebagai media penyampaian informasi kepada masyarakat. Meningkatnya jumlah kunjungan menunjukkan pentingnya evaluasi terhadap kualitas layanan website tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kualitas layanan informasi digital menggunakan metode WebQual 4.0 yang meliputi dimensi usability, kualitas informasi, dan interaksi layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi usability berada pada kategori baik dengan tingkat kesesuaian sebesar 98,5%. Namun, masih terdapat kesenjangan rata-rata sebesar –0,24 yang menunjukkan perlunya perbaikan, terutama pada aspek kemudahan komunikasi. Rekomendasi pengembangan website disusun berdasarkan pedoman WCAG 2.0 guna meningkatkan kualitas layanan dan aksesibilitas bagi pengguna.
Evaluasi Kualitas Layanan Website Dinas Komunikasi Dan Informatika Manggarai Menggunakan Metode Webqual 4.0 Modified and Importance Performance Analysis (IPA) Sisilia Fhelly Djun; Laurensius Sandrio; Yulianus Janur
Journal of Science Education and Management Business Vol. 5 No. 2 (2026): JOSEMB (Journal Of Science Education And Management Business)
Publisher : Riset Sinergi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62357/joseamb.v5i2.1379

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kualitas layanan website Dinas Komunikasi dan Informatika Manggarai berdasarkan persepsi pengguna serta menentukan prioritas perbaikan layanan digital. Data diperoleh melalui kuesioner skala Likert lima tingkat kepada 60 responden dan dianalisis secara kuantitatif menggunakan WebQual 4.0 yang dimodifikasi, meliputi usability, information quality, service interaction quality, dan user interface quality, serta Importance Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan tingkat kesesuaian kualitas layanan sebesar 92,7% dengan nilai gap rata-rata −0,19. Prioritas perbaikan meliputi tampilan website, ketepatan waktu penyajian informasi, fungsi tautan, dan kemudahan komunikasi antara pengguna dengan pengelola. Temuan ini menjadi dasar rekomendasi peningkatan kualitas layanan website dan kepuasan pengguna secara berkelanjutan.