Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA KNISLEY BERBASIS BRAINSTORMING MATERI STATISTIKA Lilik Mindarti; Sunismi Sunismi
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.371 KB) | DOI: 10.33474/jpm.v1i2.722

Abstract

The aim of this development is to produce mathemathics Kinsley learning model of Brainstroming-based Statistics of the Tenth grade Senior High School. This study employed research and development design in which the researcher developed a mathematics Kinsley learning model of brainstorming-based statistics for the tenth grade senior high school students. This study operated the model development of Plomp with 4 developmental steps as follows 1) Preliminary Insvestigation, 2) Design, 3) Realisation, 4) Test, evaluation, and Revision. The instruments used were validation sheet, responses questionnaire, and observation sheet. 35 students of the class X IPA 4 SMAN 3 Malang were involved in this study. The results of this study were validated by two balidators; expert and practitionaire validators. User responses use to evaluate practicion of product. The validity from validators group and user obtain the score at 3,34, this mean the validity is significant. Then the result of development of mathemathics Knisley learning model of Brainstorming can be implementation on mathematic teaching on the class conventionally.
EFEKTIVITAS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MELALUI MODEL COLLABORATIVE LEARNING DENGAN MEDIA BLOG PADA MATAKULIAH KALKULUS II Sunismi Sunismi; Abdul Halim Fathani; Muhammad Baidawi
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 3 No. 1 (2020): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.766 KB) | DOI: 10.21067/pmej.v3i1.3944

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui uji efektivitas berpikir kritis mahasiswa melalui penerapan model collaborative learning dengan media blog pada mata kuliah kalkulus II. Penelitian ini menggunakan quasi eksperimental dengan jenis rancangan the nonequivalent pretest-posttest control group. Sedangkan teknik analisis data penelitian yang digunakan adalah Uji t berpasangan (paired t-test), melalui program SPSS 16.0 for Windows dengan Independent Sample T-Test, dengan terlebih dahulu melakukan prasyarat, yaitu uji normalitas dan uji homogenitas, yaitu uji Lilliefors (Kolmogorov-Smirnov) normality test dan uji Levene’s (uji homogenitas). Sampel mahasiswa semester II Unidha dan Unisma berjumlah 118 mahasiswa. Hasil penelitian untuk data postes, berdasarkan hasil uji t melalui program SPSS 16.0 for Windows, dengan menggunakan Independent Sample T-Test (t-test for equality of means) untuk data postes (kemampuan berpikir kritis) di Unisma dan Unidha Malang, diperoleh nilai signifikansi (sig.2-tailed) adalah 0,049 dan 0,045, karena lebih kecil dari 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kritis mata kuliah kalkulus II mahasiswa Unisma dan unidha Malang antara kelompok eksperimen (model collaborative learning) dan kelompok kontrol (model konvensional) berbeda secara signifikan. Berdasarkan nilai rata-rata nilai postes di Unisma pada kelompok eksperimen sebesar 63.67, dan nilai rata-rata kelompok kontrol sebesar 53.43, demikian juga nilai rata-rata nilai rata untuk data postes di Unisma Malang pada kelompok eksperimen sebesar 65.83, dan nilai rata-rata kelompok kontrol sebesar 60.04, dikarenakan nilai rata-rata kelompok ekespeerimen lebih besar dari pada nilai rata kelompok kontrok pada niai postes kedua sampel di Unisma dan Unidha, maka dapat disimpulkan kemampuan berpikir kritis mata kuliah kalkulus II mahasiswa di Unisma dan Unidha antara kelompok eksperimen lebih baik dibandingkan kelompok kontrol. Kata Kunci: Kemamapuan Berpikir Kritis, Collaborative Learning, Media Blog, Kalkulus II Abstract: The purpose of this study was to determine the effectiveness test of students' critical thinking through the application of collaborative learning models with media blogs on the second calculus course. This study uses a quasi-experimental design with the nonequivalent pretest-posttest control group design. While the research data analysis technique used is paired t-test, through the SPSS 16.0 for Windows program with Independent Sample T-Test, by first conducting the prerequisites, namely the normality test and homogeneity test, namely the Lilliefors test (Kolmogorov- Smirnov) normality test and Levene's test (homogeneity test). Samples of Unidha and Unisma second semester students totaled 118 students. The results of the study for posttest data, based on the results of the t test through the SPSS 16.0 for Windows program, using the Independent Sample T-Test (t-test for equality of means) for posttest data (critical thinking skills) at Unisma and Unidha Malang, obtained significance values (sig.2-tailed) is 0.049 and 0.045, because it is smaller than 0.05, it can be concluded that the critical thinking ability of calculus II students of Unisma and Unidha Malang students between the experimental group (collaborative learning model) and the control group (conventional model ) significantly different. Based on the average value of posttest at Unisma in the experimental group of 63.67, and the average value of the control group at 53.43, as well as the average value of the posttest data at Unisma Malang in the experimental group at 65.83, and the average value control group of 60.04, because the average value of the experimental group was greater than the average value of the control group in the post-test scores of both samples at Unisma and Unidha, it can be concluded the critical thinking skills of calculus II students at Unisma and Unidha between the experimental groups were better compared to the control group. Keywords: critical thinking ability, collaborative learning, blog media, calculus II
KESALAHAN KONSTRUKSI KONSEP MATEMATIKA DAN SCAFFOLDING-NYA Rivatul Ni’mah; Sunismi Sunismi; Abdul Halim Fathani
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2018): June
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v3i2.96

Abstract

Belajar matematika merupakan proses mengonstruksi pengetahuan dengan cara mengaitkan suatu konsep matematika yang satu dengan konsep matematika yang lain. Dalam mengonstruksi konsep matematika siswa sering mengalami kesulitan. Kesulitan tersebut seringkali tercermin dalam bentuk kesalahan yang dibuat oleh siswa. Adapun bentuk-bentuk kesalahan konstruksi konsep matematika meliputi: (1) pseudo construction, (2) lubang konstruksi, (3) mis-analogical construction, dan (4) mis-logical construction. Scaffolding yang dapat digunakan untuk mengatasi kesalahan konstruksi konsep matematika tersebut di antaranya: (1) environmental provisions, (2) explaining, reviewing, and restructuring, dan (3) developing conceptual thinking.
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MELALUI MODEL PEMBELAJARAN ROLEM DITINJAU KECERDASAN EMOSIONAL MATERI PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL SISWA KELAS VII NAILUS SHUFRIYAH; SUNISMI SUNISMI; SIKKY EL WALIDA
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 18 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (838.778 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan dan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa antara kelas eksperimen dan kontrol ditinjau dari kecerdasan emosional tingkat tinggi, sedang, dan rendah pada materi persamaan dan pertidaksaman linear satu variabel. Penelitian ini menggunakan  mixed method dengan desain sequential explanatory. Populasi yang digunakan seluruh siswa kelas VII MTs Al Hidayah Karangploso. Sampel penelitian  kuantitatif  yaitu siswa kelas VII E sebagai kelas eksperimen dan kelas VII D sebagai kelas kontrol dengan pengambilan secara teknik Convenience Sampling. Jenis penelitian yaitu Factorial Experimental dengan instrumen soal tes dan angket. Subjek penelitian kualitatif untuk wawancara yaitu 6 siswa secara teknik Purposif Sampling. Berdasarkan analisis data kuantitiaf melalui uji-t 2 pihak, diperoleh nilai sig (2-tailed) = 0,041 pada kemampuan pemecahan masalah matematis dengan kecerdasan emosional tinggi, 0,041 tingkat sedang, dan 0,045 tingkat rendah. Tingkat kecerdasan emosional (tinggi, sedang, dan rendah) < 0,05 sehingga ditolak, artinya terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa antara kelas eksperimen dengan kontrol ditinjau kecerdasan emosional. Sedangkan berdasarkan hasil analisis melalui wawancara 6 subjek menunjukkan bahwa pada kelas eksperimen memenui 4 indikator kemampuan pemecahan masalah matematis, dan  kelas kontrol hanya memenuhi beberapa indikator  kemampuan pemecahan masalah matematis. Hasil penelitin mix methode penelitian kualitatif yang dilakukan pada tahap kedua diperoleh hasil yang dapat  mendukung, melengkapi, dan memperkuat data kualtitatif.
PEMAHAMAN KONSEP DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK DENGAN STRATEGI HEURISTIK VEE MATERI SPLDV Septian Wahyu Pratama; sunismi sunismi; siti nurul hasana
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 18 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (691.2 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik antara kelas eksperimen dan kontrol materi SPLDV kelas VIII  dan untuk mendeskripsikan hasil analisis data kuantitatif dan kualitatif. Penelitian ini menggunakan mixed method dengan desain sequential explanatory. Penelitian ini menggunakan jenis true eksperimen dengan populasi seluruh siswa  kelas VIII SMPN 2 Camplong. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling, diperoleh kelas VIII-A sebagai kelas eksperimen dengan model pembelajaran matematika realistik dengan strategi heuristik vee dan kelas VIII-B sebagai kelas kontrol dengan model konvensional. Data kuantitatif diperoleh melalui soal tes. Teknik analisis menggunakan uji normalitas dan uji dua pihak. Data kualitatif diperoleh dari wawancara, observasi, dan catatan lapangan. Pemilihan subjek wawancara menggunakan teknik purposive sampling. Berdasarkan analisis data kuantitatif nilai posttest pemahaman konsep kemampuan pemecahan masalah matematis menggunakan software SPSS 25 masing-masing diperoleh nilai Sig(2-tailed) = 0,000 < 0,05 dan 0,001 < 0,0, sehingga ditolak. Berarti terdapat perbedaan signifikan pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik antara kelas eksperimen dan kontrol. Hasil data wawancara menunjukkan bahwa pencapaian indikator kelompok eksperimen lebih menguasai daripada kelompok kontrol. Berdasarkan hasil analisis data kuantitaif dan kualitatif dapat disimpulkan bahwa hasil analisis data penelitian kualitatif dapat mendukung, melengkapi dan memperkuat hasil analisis data penelitian kuantitatif.Kata Kunci: Pemahaman konsep, Pemecahan masalah matematis, Model pembelajaran matematika realistik, Strategi heuristik vee AbstrakThis study aims to determine whether there are differences in understanding of concepts and mathematical problem-solving abilities of students between the experimental class and SPLDV grade VIII material control and to describe the results of quantitative and qualitative data analysis. This study uses a mixed method with a sequential explanatory design. This study uses a true type of experiment with the population of all eighth grade students of SMPN 2 Camplong. Sampling using cluster random sampling technique, obtained class VIII-A as an experimental class with a realistic mathematics learning model with vee heuristic strategy and class VIII-B as a control class with conventional models. Quantitative data were obtained through test questions. The analysis technique uses normality test and two-party test. Qualitative data were obtained from interviews, observations, and field notes. The selection of interview subjects used a purposive sampling technique. Based on quantitative data analysis the posttest value of understanding the concept of mathematical problem solving ability using SPSS 25 software each obtained Sig (2-tailed) = 0,000 <0.05 and 0.001 <0.0, so that  is rejected. Means that there are significant differences in the understanding of concepts and students' mathematical problem solving abilities between the experimental and control classes. The results of the interview data indicate that the achievement of the experimental group indicators is more controlling than the control group. Based on the results of quantitative and qualitative data analysis it can be concluded that the results of qualitative research data analysis can support, complement and strengthen the results of quantitative research data analysis.Keywords: Concept understanding, Mathematical problem solving, Realistic mathematics learning models, Heuristic vee strategies
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DIGITAL BERBASIS STEM (SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING, AND MATHEMATICS) BERBANTUAN SOFTWARE ISPRING PADA MATERI LINGKARAN KELAS XI SMA/MA Ninda Aulia Sept Vitri; Sunismi Sunismi; Siti Nurul Hasana
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 14 (2022): Jurnal Penelitian,Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1068.709 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa bahan ajar digital berbasis STEM berbantuan software Ispring pada materi lingkaran kelas XI. Bahan ajar digital yang dikembangkan oleh pengembang ini menggunakan model pengembangan 4D diantaranya 1) Define, 2) Design, 3) Develope, dan 4) Disseminate. Subjek dalam penelitian ini adalah ahli materi, ahli desain, ahli media, serta 2 ahli praktisi dan 10 pengguna/user dari 2 sekolah yaitu SMA Islam Sidoarjo dan MA Walisongo Sidoarjo. Tujuannya untuk mengetahui kevalidan produk dan kepraktisan produk yang dihasilkan. Analisis data yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif. Menurut penilaian ahli materi, ahli desain dan media diperoleh rata-rata berturut-turut adalah 3,51; 3,7; dan 3,5 dengan rata-rata seluruhnya yaitu 3,5. Sementara itu untuk hasil 2 ahli praktisi diperoleh rata-rata keseluruhan 3,55. Sedangkan uji coba pengguna/user yang melibatkan 10 siswa kelas XI, diperoleh rata-rata keseluruhan sebesar 3,6. Sehingga dapat disimpulkan bahwa bahan ajar digital berbasis STEM pada materi lingkaran kelas XI dinyatakan layak dan dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Kata kunci: Pengembangan, bahan ajar digital, STEM, Ispring, lingkaran AbstractThis research aims to produce STEM-based digital teaching materials used software Ispring approach to circle materials for 11th grade high school student lebel. This interactive multimedia development used the 4D development model which includes 4 stages; define, design, develop, and disseminate. The subjects in this study are material experts, design experts, media experts, as well as 2 practitioners and 10 users from 2 schools, SMA Islam Sidoarjo and MA Walisongo Sidoarjo. The objective is to know the validity and product and practicality of the resulting product. The analysis of data used is quantitative and qualitative. According to a material expert's assessment, design and media experts earned consecutive averages of 3.51; 3.7; and 3.5 respectively. Meanwhile, for the results of 2 practitioners, an overall average of 3.55. Meanwhile, user/user trials involving 10 class XI students were obtained with an overall average of 3.6. Thus, it can be inferred that STEM-based digital teaching materials on class XI circular materials are both feasible and usable in the learning process. Keywords: Development, digital teaching materials, STEM, Ispring, circle
ANALISIS KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS PADA POKOK BAHASAN TEOREMA PYTHAGORAS DITINJAU DARI SELF EFFICACY SISWA KELAS VIII SMP Helvida Putri Andini; Sunismi Sunismi; Yayan Eryk Setiawan
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 25 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (753.009 KB)

Abstract

Abstrak : Tujuan dalam penelitian ini yaitu: (1) Untuk mendeskripsikan kemampuan representasi matematis siswa yang memiliki self efficacy tinggi pada pokok bahasan teorema Pythagoras siswa kelas VIII SMP Islam Al Maarif 01 Singosari; (2) Untuk mendeskripsikan kemampuan representasi matematis siswa yang memiliki self efficacy sedang pada pokok bahasan teorema Pythagoras siswa kelas VIII SMP Islam Al Maarif 01 Singosari; (3) Untuk mendeskripsikan kemampuan representasi matematis siswa yang memiliki self efficacy rendah pada pokok bahasan teorema Pythagoras siswa kelas VIII SMP Islam Al Maarif 01 Singosari; (4) Untuk mendeskripsikan tingkat kemampuan representasi matematis ditinjau dari self efficacy pada pokok bahasan teorema Pythagoras siswa kelas VIII SMP Islam Al Maarif 01 Singosari. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan 20 peserta didik kelas VIII G SMP Islam Al Maarif 01 Singosari sebagai sumber data dan 3 peserta didik sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu angket, tes, dan wawancara. Berdasarkan analisis data menunjukkan bahwa 1) peserta didik dengan self efficacy tinggi dapat menggunakan semua indikator kemampuan representasi dengan maksimal, peserta didik dengan self efficacy sedang dapat menggunakan semua indikator kemampuan representasi matematis akan tetapi belum maksimal, dan peserta didik dengan self efficacy rendah hanya memenuhi satu indikator saja yang lainnya hanya sebagian. 2) peserta didik dengan tingkat kemampuan representasi matematis tinggi memiliki rata-rata hasil tes 85,75 dan masuk kategori self efficacy tinggi; b) peserta didik dengan kemampuan representasi sedang memiliki hasil rata-rata tes 75,14 dan masuk kategori self efficacy sedang; c) peserta didik dengan kemampuan representasi matematis rendah memiliki rata-rata hasil tes 40,83 dan masuk kategori self efficacy rendah.Kata kunci: Kemampuan representasi matematis, Self efficacy, Teorema Pythagoras
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERMUATAN SOAL-SOAL HOTS BERBASIS BLOG BERBANTUAN SOFTWARE 3D PAGEFLIP PROFESSIONAL PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR KELAS VIII SMP Ainur Rosikin; Sunismi Sunismi; Gusti Firda Khairunisa
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 1 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.594 KB)

Abstract

Pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk multimedia interaktif bermuatan soal-soal hots berbasis blog berbantuan software 3d pageflip professional pada materi bangun ruang sisi datar kelas VIII SMP. Model penelitian pengembangan yang digunakan yaitu model Four-D (4D), yang terdiri atas 4 tahapan diantaranya: (1) tahap define (pendefinisian), (2) tahap design (perancangan), (3) tahap develop (pengembangan) dan tahap disseminate (penyebaran). Subjek dalam penelitian ini adalah, ahli materi, ahli desain dan media pembelajaran serta 2 ahli praktisi guru dari 2 sekolah yaitu SMPN 7 dan SMPN 23 Malang, dan 10 peserta didik dari SMPN 23 Malang sebagai pengguna (user). Tujuannya untuk mengetahui kevalidan produk dan kepraktisan produk yang dihasilkan. Analisis data yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif, menurut penilaian ahli materi, ahli desain dan media pembelajaran memperoleh rata-rata 4,38; 4,39, dengan rata-rata seluruhnya yaitu 4,39 dan untuk Dan untuk hasil ahli praktisi 1 dan praktisi 2 yaitu 4,43 dan 4,93, dengan rata-rata 4,68. Sedangkan uji coba pengguna/user melibatkan 10 peserta didik kelas SMPN 23 Malang, diperoleh rata-rata keseluruhan sebesar 4,06. Sehingga dapat disimpulkan bahwa multimedia interaktif bermuatan soal-soal HOTS berbasis blog berbantuan software 3D pageflip professional pada materi bangun ruang sisi datar kelas VIII dinyatakan valid dan praktis dalam proses pembelajaran
KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN SIMAS ERIC DITINJAU DARI SELF REGULATED LEARNING PADA MATERI SEGIEMPAT diana putri; Sunismi Sunismi; Abdul Halim Fathani
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 19 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (859.096 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan komunikasi matematis ditinjau dari self regulated learning tingkat (tinggi, sedang, rendah) pada materi segiempat dan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis peserta didik. Penelitian ini menggunakan  mixed method desain sequential explanatory dengan populasi seluruh siswa kelas VII SMPI Syamsul Arifin Pasuruan. Pengambilan sampel secara teknik Cluster Random Sampling,  diperoleh VIIA sebagai kelas eksperimen dan kelas VIIB sebagai kelas kontrol. Jenis penelitian yaitu Factorial Experimental dengan instrumen soal tes dan angket. Data kualitatif diperoleh melalui observasi, wawancara dan catatan lapangan. Pemilihan subjek dengan teknik Purposif Sampling diperoleh 6 subjek wawancara. Berdasarkan analisis data kuantitiaf melalui uji-t 2 jalur, diperoleh nilai sig (2-tailed) = 0,000 < 0,05 tingkat  tinggi, 0,003 < 0,05 tingkat sedang, dan 0,000 < 0,05 tingkat rendah. Sehingga ditolak, artinya terdapat perbedaan kemampuan komunikasi matematis siswa kelas eksperimen  dengan kontrol pada materi segiempat. Berdasarkan hasil analisis wawancara dengan 6 subjek, menunjukkan bahwa kelas eksperimen pencapaian keberhasilan indikator kemampuan komunikasi matematis yaitu 83,33%, dan  kelas kontrol hanya 75%. Maka disimpulkan kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol. Sedangkan analisis data mix research dengan membandingkan data kuantitatif pada tahap pertama dengan kesimpulan H0  ditolak. Dan data kualitatif tahap kedua dengan hasil yang menunjukkan bahwa pencapaian indikator kelas eksperimen lebih baik dari kontrol. Dengan demikian, pada metode mix research disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan komunikasi matematis siswa antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol ditinjau dari self regulated learning tingkat (tinggi, sedang, rendah) pada materi segiempat.Kata kunci: Kemampuan komunikasi matematis, Model pembelajaran Simas Eric, Self Regulated  Learning, Materi segiempat
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS MENURUT TEORI APOS DITINJAU DARI TIPE KEPRIBADIAN KELAS VIII MTS ALMAARIF SUKOREJO Ulin Nuha; Sunismi Sunismi Sunismi; Siti Nurul Hasana
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 1 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.316 KB)

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk 1) mendeskripsikan cara-cara pemahaman konsep matematis dan 2) untuk mendeskripsikan tingkat pemahaman konsep matematis  peserta didk berdasarkan teori APOS ditinjau dari tipe kepribadian pada materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel (SPLDV) kelas VIII C MTs Almaarif Sukorejo. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan 20 peserta didik kelas VIII C MTs Almaarif Sukorejo sebagai sumber data dan 4 peserta didik sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket untuk mengetahui tipe kepribadian dan tes uraian pemahaman konsep untuk mengetahui pemahaman konsep matematis serta wawancara berdasarkan teori APOS sebagai tindak lanjut. Menurut Florence Littauer untuk mengetahui tipe kepribadian berdasarkan empat klasifikasi yaitu sanguinis, koleris melankolis dan phlegmatis yaitu peserta didik mengisi angket yang terdari 40 soal dengan empat pilihan jawaban. Dengan empat pilihan jawaban yang sesuai dengan ciri-ciri tipe kepribadian. Berdasarkan pengklasifikasian tipe kepribadian tersebut dipilih salah satu peserta didik yang memiliki kategori tipe kepribadian Florence Littauer. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa 1) cara-cara pemahaman konsep matematis berdasrkan teori APOS ditinjau dari tipe kepribadian Florence Littauer, 2) tingkat pemahaman konsep matematis berdasarkan teori APOS peserta didik kategori tinggi mencapai tahap skema dengan nilai rata-rata 86,2. Pemahaman konsep peserta didik berdasarkan teori APOS kategori sedang  mencapai tahap aksi dengan nilai rata-rata 62,5. Pemahaman konsep peserta didik berdasarkan teori APOS kategori rendah mencapai tahap aksi dengan nilai rata-rata 25.. Kata kunci: pemahaman konsep matematis, Teori APOS, dan Tipe kepribadian
Co-Authors Abdul Halim Fathani Achmad Zamzamy Ridlo Agus Murniati Ahmad Santoso Ahmad Sufyan Zauri Ainur Rosikin Alfan Zuhairi Alfian Bayani Alifiani, Alifiani Amiliya Nisaul Khusna Anies Fuady Ari Ambarwati Ari Ambarwati Cahyaningrum, Ira Yoshita diana putri Endah Suci Wahyuningkasih Eni Susanti eryk yayan ettik rukmigarsari Fadhila Kartika Sari Faradiba, Suryasari Findi Tias Vebiana Suryani Fitria Fitria Fittrohtul Musyahadah Fuady, Anies Ganjar Setyo Widodo Gusti Firda Khairunisa Gusti Firda Khairunnisa Halisna, M. Iqbal Maulana Helvida Putri Andini Iqbal Maulana Halisna, M. Irana Dewi Syarifah Irbah Tsabitah Isbadar Nursit Izza Mar&#039;atul Afkarina Karwati Ni&#039;matus Sholikah Khasanah, Iswatul Khoirul Siti Mahmudah Laila Mushofa Lilik Mindarti Lina Rumiati Lutfiyah Nurul Wakhidah Mahmudah, Khoirul Siti Maulidiya Annisah Moh Arisyur Rahman Moh. Arif Zamroni Mohammad Fajar Musafak muh sholeh mawardi Muhammad Baidawi NAILUS SHUFRIYAH Ni Ketut Wedastuti Ni’mah, Rivatul Nike Ayu Wulandari Ninda Aulia Sept Vitri Nur Lailatul Azizah Prasetiyo, M. Mahmudi Rivatul Ni’mah Rizqika Taufiqi Ramadhaniati Robial, Robial RR. Ettie Rukmigarsari Septian Wahyu Pratama Siti Andriani Siti Nurul Hasana Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sulfiana Ramadanti Sunardi, Sunardi Surahmat Surahmat Surya Sari Faradiba surya sari fardiba Triayuningsih Permata Suci Ulin Nuha ulya dina Veronika Dwi Cahyani Walida, Sikky El Wanda Editya Wahidurrijal Wardoyo, Ali Wedastuti, Ni Ketut Yayan Eryk Setiawan Yuli Ismi Nahdiyati Ilmi Zainal Abidin