Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

PENYULUHAN KESEHATAN REPRODUKSI BAGI REMAJA DAN IBU-IBU PENGAJIAN Yuliana, Anna; Zain, Dichy Nuryadin; Pebiansyah, Anisa; Amin, Saeful; Rahmiyani, Ira; Alifiar, Ilham; Hidayat, Taufik; Shaleha, Resha Resmawati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 3 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i3.31854

Abstract

Abstrak: Penyuluhan kesehatan reproduksi menjadi aspek penting dalam meningkatkan Penyuluhan kesehatan reproduksi penting untuk meningkatkan pemahaman remaja dan ibu rumah tangga dalam menjaga kebersihan serta kesehatan organ reproduksi. Kurangnya pengetahuan dapat menyebabkan perilaku berisiko, termasuk penyakit menular seksual dan kehamilan dini. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penyuluhan kesehatan reproduksi dengan menggunakan media audio visual. Metode yang digunakan terdiri dari penyuluhan langsung, tayangan audio visual dan evaluasi menggunakan pre-test dan pos-test, yang terdiri dari lima belas pertanyaan. Mitra pengabdian merupakan ibu rumahtangga dan remaja putri di lingkungan Masjid Abah Djaedi, Kota Tasikmalaya sebagnyak 76 responden. Hasil evaluasi menunjukan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan nilai rata-rata sebesar 0,83 dan masuk kedalam kategori tinggi berdasarkan kriteria N-Gain. Kegiatan ini menegaskan penggunaaan media audio visual dapat meningkatkan terserapnya informasi yang lebih efektif dan efesien terutama dalam meningkatan kesehatan reproduksi.Abstract: Reproductive health counseling is an important aspect in improving Reproductive health counseling is important to improve the understanding of adolescents and housewives in maintaining cleanliness and health of reproductive organs. Lack of knowledge can lead to risky behavior, including sexually transmitted diseases and early pregnancy. This community service activity aims to evaluate the effectiveness of reproductive health counseling using audio-visual media. The methods used consist of direct counseling, audio-visual displays and evaluation using pre-test and post-test consisting of fifteen questions. The community service partners are housewives and adolescent girls in the Abah Djaedi Mosque environment, Tasikmalaya City, as many as 76 respondents. The evaluation results showed a significant increase in knowledge, with an average value of 0.83 and entered the high category based on the N-Gain criteria. This activity confirms that the use of audio-visual media can increase the absorption of information more effectively and efficiently, especially in improving reproductive health.
Penyuluhan Tentang Pergaulan Bebas Kepada Siswa-Siswi SMP Anak Soleh Desa Tambaksari Kabupaten Cilacap Rahmiyani, Ira; Burhanudin, Aris; Athallah, Muhammad Dafa Naufal; Sabilla Nurrahmadewi; Nurcahyani, Gita Indah; Hutagalung, Juni; Arifin, Denadia Ramdiani; Nopiana, Gina Fitria
Journal of Smart Community Service Vol. 1 No. 2 (2023): JSCS NOV 2023
Publisher : PT. Cahya Edupreneur Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Promiscuity is classified as behavior that can interfere with the welfare of others and harm both oneself and others. Common forms of adolescent indifference include drug use; free sex; Alcoholic beverages. Teenagers are unstable individuals whose emotions tend to get out of control through adolescent self-control. Other issues identified were reproductive health problems and risky behavior among adolescents. Adolescence is a period of learning, although teenagers have the opportunity to fulfill their potential but still need support, guidance and guidance from parents, educators and support to create a conducive environment. Several techniques were employed in this counseling activity, including presentations, discussions, question-and-answer sessions, pre-tests, and post-tests. 62 individuals participated in the counseling session. This counseling exercise aims to improve understanding and the ability of Anak Soleh Middle School students to put what has been taught into practice. Participants should find it simpler to learn from this activity thanks to the method selection that was used. In this extension activity, the usage of pre-test and post-test methodologies is employed as a success indication. The results of the pre-test and post-test show that students understand what is explained in the material of promiscuity, namely the meaning of promiscuity, the characteristics of promiscuity, the factors that cause promiscuity, the impact of promiscuity, and how to deal with promiscuity.
SOSIALISASI DAN EDUKASI PENGETAHUAN KONSUMSI MAKANAN SERTA OBAT-OBATAN SEBAGAI FAKTOR ASAM URAT PADA PASIEN DI PUSKESMAS RANCAH KABUPATEN CIAMIS Yuliana, Anna; Shaleha, Resha Resmawati; Amin, Saeful; Rahmiyani, Ira; Pebiansyah, Anisa; Zain, Dichy Nuryadin; Hidayat, Taufik; Alifiar, Ilham
Abdimas Galuh Vol 5, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i2.10431

Abstract

Salah satu gangguan kesehatan yang diderita oleh masyarakat yaitu peningkatan kadar asam urat. Asam urat merupakan bagian normal dari darah dan urin. Asam urat dihasilkan dari pemecahan dan sisa-sisa pembuangan dari bahan makanan tertentu yang mengandung nukleutida purin atau berasal dari nukleutida purin yang diproduksi oleh tubuh. Jika pola makan tidak tepat, maka kadar asam urat yang berlebihan dalam darah akan terjadi penumpukan kristal asam urat, sehingga akan terjadi nyeri hebat yang timbul secara mendadak. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui apakah pola makan, obat-obatan, dan tingkat pengetahuan berpengaruh terhadap kadar asam urat. Kurangnya pemahaman dan pengetahuan terkait penyakit asam urat dan penyebabnya ini mendorong dosen dan mahasiswa Universitas Bakti Tunas Husada untuk melakukan pengabdian masyarakat di Puskesmas Rancah Kabupaten Ciamis. Metode yang digunakan yaitu sosialisasi dengan melakukan penyebaran poster, pemberian kuesioner dan edukasi. Peserta yang mengikuti sebanyak 87 pasien yang sedang melakukan rawat jalan di Puskesmas Rancah Kabupaten Ciamis dengan diberikan kuesioner secara pre-test dan  post-test sebanyak 5 pertanyaan terkait penyakit asam urat.
PENYULUHAN TUMBUHAN HERBAL MENIRAN UNTUK MENINGKATKAN DAYA TAHAN TUBUH AYAM KEPADA PETERNAK DI PAKUMBARAN DESA TAMBAKSARI KABUPATEN CILACAP Rahmiyani, Ira; Nurcahyani, Gita Indah; Nurrahmadewi, Sabilla; Atallah, Muhammad Dafa Naufal; Hutagalung, Juni; Burhanudin, Aris; Arifin, Denadia Ramdani; Nofiana, Gina Fitria
Abdimas Galuh Vol 5, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i2.11296

Abstract

Ayam broiler merupakan ayam yang sering atau paling banyak di konsumsi dagingnya oleh masyarakat Indonesia. Namun, masih banyak penyakit yang menyerang unggas di Indonesia yang membuat hal ini menjadi sulit. Penyakit-penyakit yang menyerang perunggasan di Indonesia. Ada beberapa penyakit yang dapat dicegah dengan meningkatkan sistem imun ayam yaitu dengan menggunakan tumbuhan obat herbal sepeti tumbuhan meniran. Tujuan penyuluhan ini yaitu untuk memberi pengetahuan tentang manfaat tumbuhan meniran sebagai imunotismulan yang dapat diberikan pada hewan ternak ayam untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya. Metode Penyuluhan ini menggunakan metode presentasi, metode diskusi, dan metode pre-Test dan post-Test serta pemberian serbuk meniran. Hasil dari penyuluhan ini menunjukan bahwa pengetahun peternak sebelum dan sesudah penyuluhan mengalami peningkatan sehingga tertarik untuk mencoba memberikan tanaman meniran kepada hewan ternaknya. Dan dari hasil pre-test dan post-test tersebut terlihat jelas bahwa para peternak dapat memahami informasi yang diberikan, khususnya berkaitan dengan suplemen herbal tanaman meniran yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh ayam ternak.
Bioactive Pigments of Monascus purpureus: Identification and Characterization Shaleha, Resha Resmawati; Yuliana, Anna; Rahmiyani, Ira; Pebiansyah, Anisa; Indriyanti, Indriyanti
Journal of Food and Pharmaceutical Sciences Vol 13, No 4 (2025): J.Food.Pharm.Sci
Publisher : Integrated Research and Testing Laboratory (LPPT) Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jfps.22574

Abstract

Monascus purpureus is a filamentous fungus that has long been recognized as one of the main producers of natural pigments. These pigments, including yellow (ankaflavin, monascin), orange (rubropunctatin, monascorubrin), and red (rubropunctamine, monascorubramine), are widely used as natural coloring agents. Compared to synthetic dyes, Monascus pigments are considered safer and possess additional biological activities, making them attractive for applications in the food, pharmaceutical, and cosmetic industries. Therefore, accurate identification of the pigments in Monascus purpureus is essential to ensure their safety, functionality, and potential industrial applications. The aim of this research is to determine the results of pigment identification Monascus purpureus using UV-Vis Spectrophotometry, Fourier Transform Infra-Red (FTIR), Thin Layer Chromatography (TLC), Preparative Thin Layer Chromatography (Preparative TLC), and Liquid Chromatography- Mass Spectrometry (LC-MS). The method used is method laboratory experiments. Samples are tested using several instruments. The extraction results show that the % yield value meets the requirements, namely >10%, then the fractionation results show that the water fraction gets more thick extract, the TLC results for the water fraction show a spot height of 4.7 cm with a value of Rf 0.78, the results of Preparative TLC on the water fraction show the presence of a single fluorescent band at wavelengths of 254 nm and 366 nm. The UV-Vis spectrophotometry results were identified at a wavelength of 477 nm with an absorbance of 0.364, then the FTIR results on Preparative TLC scrapings from the water fraction showed the presence of functional groups from the orange pigment structure and the LC-MS results showed that the sample was a compound. Monascorubrin (C23H28O5) with a molecular weight of 384.99 g/mol and compound rubropunctatin (C21H22O5) with a molecular weight of 354.74 g/mol. These results provide information that the sample is an orange pigment from Monascus purpureus with two compounds monascorubrin and rubropunctatin.
Bioactive Pigments of Monascus purpureus: Identification and Characterization Shaleha, Resha Resmawati; Yuliana, Anna; Rahmiyani, Ira; Pebiansyah, Anisa; Indriyanti, Indriyanti
Journal of Food and Pharmaceutical Sciences Vol 13, No 4 (2025): J.Food.Pharm.Sci
Publisher : Integrated Research and Testing Laboratory (LPPT) Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jfps.22574

Abstract

Monascus purpureus is a filamentous fungus that has long been recognized as one of the main producers of natural pigments. These pigments, including yellow (ankaflavin, monascin), orange (rubropunctatin, monascorubrin), and red (rubropunctamine, monascorubramine), are widely used as natural coloring agents. Compared to synthetic dyes, Monascus pigments are considered safer and possess additional biological activities, making them attractive for applications in the food, pharmaceutical, and cosmetic industries. Therefore, accurate identification of the pigments in Monascus purpureus is essential to ensure their safety, functionality, and potential industrial applications. The aim of this research is to determine the results of pigment identification Monascus purpureus using UV-Vis Spectrophotometry, Fourier Transform Infra-Red (FTIR), Thin Layer Chromatography (TLC), Preparative Thin Layer Chromatography (Preparative TLC), and Liquid Chromatography- Mass Spectrometry (LC-MS). The method used is method laboratory experiments. Samples are tested using several instruments. The extraction results show that the % yield value meets the requirements, namely >10%, then the fractionation results show that the water fraction gets more thick extract, the TLC results for the water fraction show a spot height of 4.7 cm with a value of Rf 0.78, the results of Preparative TLC on the water fraction show the presence of a single fluorescent band at wavelengths of 254 nm and 366 nm. The UV-Vis spectrophotometry results were identified at a wavelength of 477 nm with an absorbance of 0.364, then the FTIR results on Preparative TLC scrapings from the water fraction showed the presence of functional groups from the orange pigment structure and the LC-MS results showed that the sample was a compound. Monascorubrin (C23H28O5) with a molecular weight of 384.99 g/mol and compound rubropunctatin (C21H22O5) with a molecular weight of 354.74 g/mol. These results provide information that the sample is an orange pigment from Monascus purpureus with two compounds monascorubrin and rubropunctatin.
PENYULUHAN PENYAKIT INFEKSI MENULAR SEKSUAL DI KALANGAN IBU RUMAH TANGGA DAN REMAJA PUTRI Yuliana, Anna; Rahmiyani, Ira; Zain, Dichy Nuryadin; S, Resha Resmawati; Hidayat, Taufik
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i2.30059

Abstract

Abstrak: Penyakit infeksi menular seksual masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat, terutama di lingkungan dengan tingkat interaksi sosial yang tinggi. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja serta ibu rumah tangga mengenai pencegahan infeksi menular melalui penyuluhan yang interaktif dan berbasis bukti. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan langsung, diskusi interaktif, serta evaluasi pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pemahaman. Materi mencakup konsep infeksi menular, faktor risiko, dan langkah pencegahan berbasis perilaku sehat. Mitra terdiri dari 86 remaja putri dan ibu rumah tangga di lingkungan Masjid Abah Djaedi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dengan nilai N-Gain sebesar 0,83 masuk kategori tinggi dan persentase peningkatan pemahaman 83,34% yang masuk dalam kategori efektif. Partisipasi aktif peserta mencerminkan kebutuhan penyuluhan lebih lanjut. Program ini diharapkan berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan infeksi menular secara berkelanjutan.Abstract: Sexually transmitted infections remain a significant public health challenge, particularly in environments with high social interaction. This community engagement program aimed to enhance adolescents' and housewives' knowledge and awareness of infectious disease prevention through interactive and evidence-based education.The methodology included direct counseling, interactive discussions, and pretest and posttest evaluations to assess knowledge improvement. The educational materials covered the concepts of infectious diseases, risk factors, and preventive measures based on healthy behaviors. The partners consist of 86 teenage girls and housewives in the Abah Djaedi Mosque area. Evaluation results demonstrated a significant increase in participants’ understanding, with an N-Gain score of 0.83 (high category) and an 83.34% improvement in knowledge (effective). The participants' active engagement indicated the need for further health education. This program is expected to contribute to sustainable public awareness regarding infectious disease prevention.
PENYULUHAN PENCEGAHAN DBD DI PC PERSISTRI KOTA TASIKMALAYA Zain, Dichy Nuryadin; Pebiansyah, Anisa; Yuliana, Anna; Amin, Saeful; Rahmiyani, Ira; Alifiar, Ilham; Hidayat, Taufik; Shaleha, Resha Resmawati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.23025

Abstract

Abstrak: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu masalah kesehatan di Indonesia yang disebabkan oleh virus dengue dan ditandai dengan tingginya jumlah nyamuk Aedes aegypti, sehingga mempengaruhi lingkungan dan kemampuan masyarakat dalam mengendalikan penularan DBD di suatu wilayah. Tujuan penyuluhan ini adalah peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam mencegah penularan DBD. Proses penyuluhan mencakup persiapan, instruksi edukasi DBD, pengenalan aplikasi android RESIX, pemasangan paket tempat sampah, penyerahan alat kebersihan, diskusi dan evaluasi kegiatan melalui kuisioner pretest dan postest yang terdiri dari lima soal pada 110 ibu-ibu di PC Persistri Kota Tasikmalaya. Hasil evaluasi menunjukkan pengetahuan tentang DBD meningkat secara signifikan, dengan peningkatan skor sebesar 24.43%.Abstract: Blood dengue fever is a health problem in Indonesia that is part of a type of infectious disease caused by the dengue virus and is transmitted through aegypti mosquito bite characterized by high heat.Environmental factors as well as the role of society in the efforts to prevent the occurrence of DBD disease are closely related to the occurrence of DBD in a region.The purpose of this dissemination is to increase public knowledge and awareness in preventing the transmission of DBD.Preparation methods include preparation, DBD education, Introduction to Android Resix, Installation of garbage packages, submission of hygiene equipment as well as discussion and evaluation of activities through a pretest and postest query of up to 5 questions on 110 persistry PC mothers.The evaluation results showed a significant increase in knowledge of DBD with an increase in score by 24.43%.
EDUKASI STUNTING DENGAN PANDUAN MAKANAN GIZI SEIMBANG MENGGUNAKAN BUKU DIGITAL DAN AUDIO VISUAL DI LKSA AMANAH KOTA TASIKMALAYA Rahmiyani, Ira; Shaleha, Resha Resmawati; Hati, Revita Permata; Tisnawati, Eva; Harningsih, Rini; Assidik, Rizki Abdurochman
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.22164

Abstract

Abstrak: Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh kembang dan masalah terkait gizi yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang. Penderita stunting memiliki postur tubuh lebih pendek dari standar usianya, mudah sakit, serta memiliki produktivitas yang rendah pada saat dewasa. Penerapan pencegahan stunting pada anak-anak merupakan hal penting yang harus terus digerakkan sebagai upaya penurunan nilai prevalensi stunting. Dengan demikian, diharapkan angka kejadian stunting di Indonesia dapat ditekan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi terkait stunting dan upaya pencegahannya melalui pola makan gizi seimbang menggunakan buku digital dan audio visual. Kegiatan pengabdian ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mencegah stunting dengan pemenuhan gizi seimbang dan dengan edukasi melalui buku digital serta audio visual akan mudah dipahami oleh masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di LKSA Amanah Tasikmalaya dengan dihadiri jumlah responden 63 orang. Media yang digunakan berupa buku digital dan audio visual terkait stunting serta gizi seimbang, dan juga pemberian kuesioner dengan jumlah pertanyaan 10 soal. Hasil penilaian menggunakan kuesioner dengan metode pre-post test menunjukan adanya peningkatan dari 68,37% menjadi 88,90%. Sehingga terdapat peningkatkan pengetahuan responden terhadap penegtahuan stunting dan pola pemilihan makanan kandungan gizi seimbang.Abstract: Stunting is a condition of failure to grow and develop and problems related to nutrition caused by insufficient nutritional intake. Stunting sufferers have a body posture that is shorter than standard for their age, get sick easily, and have low productivity as adults. Implementing stunting prevention in children is an important thing that must continue to be carried out as an effort to reduce the prevalence of stunting. In this way, it is hoped that the number of stunting incidents in Indonesia can be reduced. This community service activity aims to provide education regarding stunting and efforts to prevent it through a balanced nutritional diet using digital books and audio visuals. This service activity is able to increase public awareness about the importance of preventing stunting by providing balanced nutrition and education through digital books and audio visuals that will be easily understood by the public. This community service activity was carried out at LKSA Amanah Tasikmalaya, attended by 63 respondents. The media used were digital books and audio visuals related to stunting and balanced nutrition, as well as providing a questionnaire with a total of 10 questions. The results of the assessment using a questionnaire with the pre-post test method showed an increase from 68.37% to 88.90%. So there is an increase in respondents' knowledge regarding stunting awareness and food selection patterns with balanced nutritional content.
Co-Authors Ade Yeni A Afdal Alif Ai Putri Lestari Alia Wahyuni Andriani, Yeni Yulia Anindia Nuralifanisa Anindita Tri Kusuma Pratita Anindita Tri Kusuma Pratita Anindita Tri Kusuma Pratita Anindita Trikusuma Pratita Anisa Pebiansyah Anna Yuliana, Anna Annisa Pebiansyah Arifin, Denadia Ramdani Arifin, Denadia Ramdiani Arisanti, Nisa Assidik, Rizki Abdurochman Atallah, Muhammad Dafa Naufal Athallah, Muhammad Dafa Naufal Burhanudin, Aris Citra Dewi Salasanti Denis Pajriati Diana Sri Zustika Diana Sri Zustika, Diana Sri FAJAR SETIAWAN Fathurohman, Mochamad Gatut Ari Wardani Hamzah Afriansyah Harningsih, Rini Hati, Revita Permata Hendy Suhendy Hendy Suhendy Hutagalung, Juni Ilham Alifiar Ilham Alifiar Ilham Alifiar Ilham Alifiar, Ilham indra indra Indriyanti Indriyanti, Indriyanti Irna Fitriani Keni Idacahyati Keni Indacahyati Lilis Tuslinah, Lilis Lina Rahmawati Rizkuloh Lusi Nurdianti, Lusi M. Faturohman Mentari, Putri Mila Andriani Mochamad Doni Permana Mochamad Fathurahman Mochamad Fathurohman Muharam Priatna Muharam Priatna Nidi Halipah Nike Widya Gantika Putri Nofiana, Gina Fitria Nopiana, Gina Fitria Nur Laili Dwi Hidayati Nur Rahayuningsih Nur Rahayuningsih Nur Rahayuningsih, Nur Nurbaeti, Yulia Nurcahyani, Gita Indah Nurfauziyah, Annisa Nurmalasari, Trisna Nurrahmadewi, Sabilla Pebiansyah, Anisa Pratita, Anindita Tri Kusuma Resha Resmawati Shaleha Resha Resnawati Saleha Resti Anggraeni Safitri Rhesa Resmawati Shaleha Rukmana, Dea Helyani Ruswanto, Ruswanto S, Resha Resmawati Sabilla Nurrahmadewi Saeful Amin Saeful Amin, Saeful Sedin Renaldi Shaleha, Resha Resmawati Sifa Syamrotul Fuadah Siti Ayu Wandira Siti Nabila Fikria Siti Nuurul Hidayah Assyifa Sri Subhawa Nur Syifa Salsabila Taufik Hidayat Taufik Hidayat Taufik Hidayat Taufik Hidayat Hidayat Tisnawati, Eva Tita Nofianti Tita Nofianti Tita Nofianti Tita Nofianti, Tita Tresna Lestari, Tresna Vera Nurviana Via Hervina Winda Siti Wulandari Windi Susi Indryani Wulan Novian Dewi Yedy Purwandi Sukmawan Zahara, Sita Zain, Dichy Nuryadin