p-Index From 2021 - 2026
15.833
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Konseling dan Pendidikan Proceeding International Conference on Information Technology and Business International conference on Information Technology and Business (ICITB) REFLEKSI EDUKATIKA Al Ishlah Jurnal Pendidikan Sumatra Journal of Disaster, Geography and Geography Education Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Georafflesia : Artikel Ilmiah Pendidikan Geografi IRJE (Indonesian Research Journal in Education) Jurnal Geografi JURNAL BUANA JURNAL SWARNABHUMI JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Aulad : Journal on Early Childhood Journal on Education International Journal of Educational Dynamics (IJEDS) Global Conference Index JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education Indonesian Journal of Instructional Media and Model JESS (Journal of Education on Social Science) Journal of Education and Teaching Learning Tarikhuna: Journal of History and History Education Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat International Journal of Humanities Education and Social Sciences Journal of Educational Sciences Tsaqofah: Jurnal Penelitian Guru Indonesia YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya ALSYS : Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan MASALIQ: Jurnal Pendidikan dan Sains Journal of Learning Improvement and Lesson Study Kasta: Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Langgam International Journal of Social Science Education, Art and Culture Indonesian Research Journal on Education Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Kependudukan dan Pembangunan Lingkungan (JKPL) Journal of Mandalika Literature Jurnal Geosains West Science Jurnal Buana Journal of Innovative and Creativity Jurnal Pustaka Indonesia Journal of Edugeography JURNAL BUANA JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Instrumen Penilaian Autentik Berbasis Pendekatan Authentic Inquiry Learning Pada Mata Pelajaran Sosiologi di Sekolah Menengah Atas Sylvia, Ike; Anwar, Syafri; Khairani, Khairani
SOCIUS Vol 6 No 2 (2019): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri Pa
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scs.v6i2.162

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memaparkan hasil penelitian pengembangan instrumen penilaian autentik berbasis pendekatan authentic inquiry learning untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kolaboarsi, komunikasi, berpikir kreatif dan inovatif, dan berpikir tingkat tinggi siswa pada pembelajaran sosiologi. Penelitian ini adalah penelitian R & D, prosedur pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE. Instrumen penilaian autentik yang dikembangkan terdiri dari: instrumen penilaian kognitif (soal tes), penilaian sikap (spiritual dan sosial) berupa instrumen penilaian diri dan teman sejawat, penilaian keterampilan (penilaian kinerja, proyek), pedoman observasi diskusi kelas dan kunjungan lapangan. Validitas instrumen diukur melalui validasi ahli Kelayakan instrumen dianalisis menggunakan formula V Aiken, serta menggunakan koefisien reliabilitas alpha untuk menguji reliabilitas instrument, efektifitas produk pengembangan dilakukan ujicoba kepada guru dan siswa kelas XI SMAN 1 Padang semester 1 tahun pelajaran 2019/2020 yang terdiri dari 35 siswa. Hasil penelitian mengungkapkan temuan berikut: (1) Instrumen Penilaian Autentik yang dikembangkasn telah sesuai dengan prinsip-prinsip pengembangan instrumen pembelajaran, (2) Instrumen penilaian autentik berbasis authentic inquiry learning valid dan dapat diandalkan untuk mengukur aspek kognitif, afektif, dan keterampilan siswa, (3) Hasil penilaian autentik terhadap proses dan hasil belajar siswa membuktikan bahwa pembelajaran sosiologi menggunakan pendekatan authentic inquiry learning dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, berpikir kreatif dan inovatif, serta berpikir tingkat tinggi siswa. Dengan demikian, instrumen ini dapat didorong untuk diimplementasikan dalam pembelajaran Sosiologi di tingkat sekolah menengah atas untuk mengetahui perkembangan aspek afektif, kognitif, keterampilan siswa, serta memberikan feedback untuk peningkatan mutu pembelajaran.
Managerial development model of head of SMA in Padangsidempuan to achieve quality school Siagian, Dunia; Rukun, Kasuk; Marsidin, Sufyarma; Anwar, Syafri
Journal of Educational Sciences Vol 2. No. 1. January 2018
Publisher : FKIP-Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jes.2.1.p.91-105

Abstract

The aim of this study is to develop a model of leadershipmanagerial competence of head of High School in Padangsidimpuan. Theexpected model can be used as a reference for school supervisors inconducting guidance of managerial competence of head of SMAPadangsidimpuan. This research was done using research and development(R and D) by applying the procedural model. The data of this research areconsisted of (1) qualitative data that was obtained from observation,interview, and documentation of the study and it was analyzed usingdescriptive statistics. (2) quantitative data by using questionnaire. Thequalitative data were analyzed using three ways, ie data reduction, datapresentation, and taking conclusions. The findings of this study are (1) Thecoaching is focused on the administrative aspect and has not yet touched themanagerial competence of the principal of SMA Padangsidimpuan and (2)the coaching process has not been done properly. This research resulted amodel of managerial competence development for the head of SMAPadangsidimpuan consisting of two components, namely (1) theidentification instrument of managerial competence and, (2) the steps ofcoaching the managerial competence of the principal of SMAPadangsidimpuan. This model is equipped with a support system thatincludes a program of leadership managerial competence of senior highschool Padangsidimpuan. The test results show that this model is practicaland effective for use in improving the managerial competence of SMAPadangsidimpuan. How well the model of guiding the managerialcompetence of the principal produced will not mean anything if its use doesnot get support from the parties related to the principal guidance inparticular and general education management. It is therefore necessary tosupport the school superintendent to use this model within thePadangsidimpuan.
Persepsi Guru Bidang Studi Geografi Dalam Pelaksanaan Kurikulum Merdeka Studi Kasus Sekolah Penggerak Di SMA Negeri Se-Kota Padang Ramandha, Chindy; Anwar, Syafri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru bidang studi geografi dalam pelaksanaan kurikulum merdeka di sma negeri se-kota padang. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif.. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat diambil suatu kesimpulan untuk skor rata-rata tentang persepsi guru bidang studi geografi dalam pelaksanaan kurikulum merdeka di SMA Negeri Se-Kota Padang yaitu perencanaan pembelajaran sebesar 4,6 dengan kategori sangat baik, pelaksanaan pembelajaran sebesar 4,1 kategori baik dan evaluasi penilaian pembelajaran sebesar 4 kategori baik. Berdasarkan hal diatas disimpulkan persepsi guru bidang studi geografi dalam pelaksanaan kurikulum merdeka di sma negeri se-kota padang sebesar 4,2 dalam kategori “Sangat Baik”. Secara umum persepsi guru bidang studi geografi dalam pelaksanaan kurikulum merdeka berdasarkan jenis kelamin memperoleh kategori yang sama yaitu pada indikator perencanaan pembelajaran dan pelaksanaan pembelajaran kategori sangat baik. Sedangkan dalam indikator evaluasi penilaian guru perempuan dalam kategori sangat baik dan laki-laki dalam kategori baik. Persepsi guru geografi dalam pelaksanaan kurikulum merdeka berdasarkan lama mengajar pada setiap indikator memperoleh kategori yang sama yaitu pada indikator perencanaan pembelajaran kategori sangat baik, pelaksanaan pembelajaran kategori sangat baik dan evaluasi penilaian pembelajaran kategori sangat baik
Innovation Of Interactive Multimedia In Efforts To Increase Creativity And Sociology Learning Outcomes For Class Xi Ips 5 At Sma N 1 Pasaman Prima, Ossy Ana; Anwar, Syafri
LANGGAM: International Journal of Social Science Education, Art and Culture Vol 1 No 2 (2022): LANGGAM: International Journal of Social Science Education, Art and Culture (June
Publisher : Master Program of Social Science Education of Universitas Negeri Padang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.979 KB) | DOI: 10.24036/langgam.v1i02.20

Abstract

This research was structured with the aim of students' creativity and learning outcomes using interactive multimedia innovations for class XI IPS 5 SMAN 1 Pasaman, Academic Year 2021/2021. Creativity and learning outcomes are referred to in this study, namely the ability of students to provide an active and creative attitude in learning and the bias to give good learning outcomes during the implementation of learning. The type of this research is Classroom Action Research (CAR), in which the teacher is the implementer of learning as well as the researcher. This research design uses a model. This research was carried out in the even semester of the 2019/2020 school year, namely in March. The subjects of this study were students of class XI IPS 5 consisting of 34 students. The object of research is the creativity and learning outcomes of students. Data collection techniques using observation and interviews. Data were analyzed descriptively and presented in tabular form. The results showed an increase in students' creativity and learning outcomes, namely in the first cycle. In the first cycle, students' learning mastery increased by 70.58% (initial condition 8.82% increased to 70.58%). In the second cycle, with the improvement and modification of learning multimedia, accompanied by the management of group formation and the provision of rewards, student learning outcomes increased by 88.23% (the condition of the first cycle increased 70.58% to 88.23%). Learning achievement in cycle II has met the indicators of success because 75% of students have reached the KKM. Data were analyzed descriptively and presented in tabular form. The results showed an increase in students' creativity and learning outcomes, namely in the first cycle. In the first cycle, students' learning mastery increased by 70.58% (initial condition 8.82% increased to 70.58%). In the second cycle, with the improvement and modification of learning multimedia, accompanied by group formation management and giving rewards, student learning outcomes increased by 88.23% (the condition of the first cycle increased 70.58% to 88.23%). Learning achievement in cycle II has met the indicators of success because 75% of students have reached the KKM. Data were analyzed descriptively and presented in tabular form. The results showed an increase in students' creativity and learning outcomes, namely in the first cycle. In the first cycle, students' learning mastery increased by 70.58% (initial condition 8.82% increased to 70.58%). In the second cycle, with the improvement and modification of learning multimedia, accompanied by the management of group formation and the provision of rewards, student learning outcomes increased by 88.23% (the condition of the first cycle increased 70.58% to 88.23%). Learning achievement in cycle II has met the indicators of success because 75% of students have reached the KKM. student learning mastery increased by 70.58% (initial condition 8.82% increased to 70.58%). In the second cycle, with the improvement and modification of learning multimedia, accompanied by group formation management and giving rewards, student learning outcomes increased by 88.23% (the condition of the first cycle increased 70.58% to 88.23%). Learning achievement in cycle II has met the indicators of success because 75% of students have reached the KKM. student learning mastery increased by 70.58% (initial condition 8.82% increased to 70.58%). In the second cycle, with the improvement and modification of learning multimedia, accompanied by group formation management and giving rewards, student learning outcomes increased by 88.23% (the condition of the first cycle increased 70.58% to 88.23%). Learning achievement in cycle II has met the indicators of success because 75% of students have reached the KKM.
PENGGUNAAN GADGET OLEH PESERTA DIDIK DALAM KEGIATAN PEMBELAJARAN GEOGRAFI DI SMA NEGERI KOTA PADANG Utama, Emilia; Anwar, Syafri
JURNAL BUANA Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana/vol9-iss1/3727

Abstract

This research aims to find out the percentage of gadgets used by students at Padang City State High School to support geography learning activities and other interests, the use of gadgets influences the process and outcomes of students' geography learning as well as teachers' efforts to overcome the problem of gadget use at Padang City State High School, use gadgets at high school level between the center and the outskirts of Padang City. Using quantitative descriptive methods with purposive sampling techniques. This research data was obtained by interviews, questionnaires, and documentation and then analyzed using quantitative descriptive analysis. The research results show that the use of gadgets for learning purposes in schools in the city center has a percentage of 71% and schools on the outskirts of Padang City have a percentage of 72%. The use of gadgets for other purposes in schools in the center and on the outskirts of Padang City has the same percentage, namely 76%. The use of gadgets in the learning process and geography learning outcomes of students in schools in the city center and outskirts of Padang City shows the same percentage results, namely 75%. This percentage is included in the high category and does not show a significant difference between central schools and suburban schools. Teachers make curative efforts through outreach activities.
Sikap Sosial Budaya Mahasiswa STKIP Ahlussunah di Saat Pandemi Covid-19 Hafizah, Hafizah; Ananda, Azwar; Fatimah, Siti; Anwar, Syafri; Fitrisia, Azmi; Montessori, Maria
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 5 No. 1 (2022): Special Issue: Education (General)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v5i1.312

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menggambarkan sikap sosial budaya mahasiswa STKIP Ahlussunnah Bukittinggi. Penggunaan metode dilaksanakan dengan studi kepustakaan dengan membandingkan metode dan hasil Penelitian dari Penelitian yang mempunyai topik yang sama. Kemudian hasil Penelitian relevan tersebut diklasifikasikan dan dikelompokkan sesuai dengan tema kajiannya. Hasil Penelitian diperoleh bahwa Sikap sosial budaya terjadi demorasilasi disebabkan oleh penyebaran virus covid-19 yang menimbulkan Perubahan pada proses pembelajaran dan sikap sosial budaya mahasiswa STKIP Ahlussunnah Bukittinggi. Gejala Perubahan sikap sosial budaya dapat ditanggulangi dengan bimbingan dan arahan dosen mata kuliah ISBD sebagai bentuk penguatan karakter terhadap sikap sosial dan budaya mahasiswa STKIP Ahlussunnah Bukittinggi
PENGARUH PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE TEAMS GAME TOURNAMENT TERHADAP HASIL BELAJAR GEOGRAFI KELAS X SMA NEGERI 3 GUNUNGSITOLI Christian Anugerah Fajar Putra Zebua; Syafri Anwar
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.31281

Abstract

This study aims to determine how the effect of the Application of Teams Game Tournament Type Cooperative Method on Geography Learning Outcomes of Class X SMA Negeri 3 Gunungsitoli. This research uses the Quasy Experiment method with a quantitative approach and this research design uses Pre-test - Post-test Control Group Design. The research sample was class X students of SMA Negeri 3 Gunungsitoli in the 2024/2025 academic year with a total of 351 students from 10 classes. The research sample consisted of class X-5 as the control class and class X-1 as the experimental class which was selected using purposive sampling technique. Data collection techniques include observation, documentation, and tests. The results showed that the average Pre-test of the experimental class was 58.03 and Post-test 87.14, while the control class obtained Pretest 61.65 and Post-test 72.09. There was a significant increase in the experimental class. The results of the Paired Sample T-Test test showed a significance level (sig) of 0.001.Because this significance value is smaller than 0.05, Ho is rejected and Ha is accepted.
Analisis Pendekatan Interdisipliner dalam Pendidikan IPS di MAN 1 Lubuklinggau: Perspektif Sosiologi Rizki, Oki Fitrian; Fatimah, Siti; Anwar, Syafri
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 6 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i6.3405

Abstract

Pembelajaran mempunyai kedudukan strategis dalam membentuk generasi yang pintar, berkarakter, serta sanggup mengalami kompleksitas kehidupan warga modern. Dalam konteks sistem pembelajaran nasional, Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) menempati posisi berarti sebab berperan meningkatkan pengetahuan, perilaku, serta keahlian sosial siswa supaya sanggup jadi masyarakat negeri yang baik serta bertanggung jawab. Tetapi demikian, pendidikan IPS di sekolah kerap mengalami tantangan, mulai dari keterbatasn sarana, dominasi aspek kognitif, sampai rendahnya atensi terhadap keahlian berpikir kritis. Keadaan ini menuntut terdapatnya pembaruan pendekatan yang lebih relevan. Salah satu alternatifnya merupakan pendekatan interdisipliner yang memadukan bermacam cabang ilmu sosial semacam sosiologi, ekonomi, sejarah, serta geografi, sehingga siswa sanggup memandang fenomena sosial secara holistik. Di antara cabang ilmu tersebut, sosiologi membagikan donasi besar lewat kerangka analitis buat menguasai dinamika sosial, interaksi antarmanusia, dan pergantian sosial yang terjalin di area dekat. Relevansi perspektif sosiologi terus menjadi nyata dalam konteks MAN 1 Lubuklinggau, di mana siswa terletak pada fase pertumbuhan sosial yang lingkungan dan mengalami tantangan globalisasi serta pertumbuhan teknologi. Oleh sebab itu, analisis menimpa pendekatan interdisipliner dalam pembelajaran IPS dengan menekankan perspektif sosiologi berarti buat dikaji selaku upaya tingkatkan mutu pendidikan sekalian membekali siswa dengan kepekaan sosial serta keahlian berpikir reflektif.
Analysis of Daily Exam Answers on the Curriculum 2013 Topic Distribution and Management Natural Resources at Pertiwi 1 High School in Padang Syukriyah, Syukriyah; Ahyuni, Ahyuni; Anwar, Syafri; Surtani, Surtani
Journal Of Education And Teaching Learning (JETL) Vol. 6 No. 1 (2024): Journal of Education and Teaching Learning (JETL)
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jetl.v6i1.1726

Abstract

This research aims to find out how teachers assess essay questions that contain elements of analysis and to find out students' answers to essay questions that contain analysis on the distribution and management of natural resources on 2013 curriculum. This research uses mixed research methods. The population in the study was all 11th grade of SMA Pertiwi 1 Padang. The sampling technique in this research used a total sampling technique. The total population is 101 people, while the sample size is 101 people. The data collection techniques used were observation, interviews and documentation. The results of this research show that some teachers do not understand how to assess essay questions that contain elements of analysis on material on the distribution and management of natural resources and that most students do not understand the answers to essay questions that contain analysis. This is based on the lack of complexity in the content of geographic concepts that can be linked in creating questions and answering essay questions that contain elements of analysis on the distribution and management of natural resources.
Persepsi Peserta Didik terhadap Aplikasi Teknologi Geospasial Pada Pembelajaran Geografi Kelas X Fase E MAN 1 Bukittinggi M. Fhadil Alfharizi; Syafri Anwar; Bigharta Bekti Susetyo; Desni
Journal of Edugeography Vol. 12 No. 1 (2024): VOL 12 NO 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/zjndfx80

Abstract

Teknologi geospasial adalah teknologi yang digunakan untuk mengumpulkan, menyimpan, menganalisis, dan menampilkan data geografis berupa lokasi, bentuk, dan karakteristik suatu objek atau tempat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat persepsi peserta didik terhadap aplikasi teknologi geospasial pada pembelajaran geografi di MAN 1 Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan Metode deskriptif kualitatif. Pemilihan subjek dengan menggunakan metode total random sampling yang terdiri dari 356 peserta didik dari keseluruhan kelas X Fase E. Data diperoleh dengan menggunakan instrumen berupa kuisioner semi terbuka dengan menggunakan google form dan terdiri dari tiga pilihan jawaban yaitu iya, tidak, dan lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi peserta didik terhadap aplikasi teknologi geospasial pada pembelajaran geografi pada indicator pertama menjawab iya sebanyak 81,4% dengan tingkat persepsi Sangat Baik, pada indicator kedua dengan hasil yang sama sebanyak 81,4% peserta didik menjawab iya dengan tingkat persepsi Sangat Baik, dan pada indicator ketiga sebanyak 77,8% menjawab iya dengan tingkat persepsi Baik. Banyak dari peserta didik belum pernah menggunakan aplikasi teknologi geospasial dalam pembelajaran. Penggunaan pembelajaran berbasis teknologi geospasial juga belum dilakukan secara maksimal oleh guru geografi, hendaknya pembelajaran dapat dilakukan dengan memanfaatkan aplikasi teknologi geospasial. Guru dituntut untuk memaksimalkan dan menguasai penggunaan teknologi geospasial sebagai alat analisis geografi dalam proses pembelajaran.
Co-Authors -, Bunga Utari -, Jasrial Aditya, Muhammad Fajar Adrian Eka Putra Afdhal Afdhal Afnita, Nora Ahmad Nurhuda Ahyuni Ahyuni Ahyuni Ahyuni Ainul Mardiah aji cha chaniago Alfharizi, M. Fhadil Alvia, Rosalina andi, febriandi Anggie Noer Apriliani Angraina, Dilla Anna Mariana Zebua Arrahmah Dea Syamsaputri Artika, Febry Aulia Rahmi Putri Azwar Ananda Bayu Wijayanto Bella Putri Chania Bigharta Bekti Susetyo BOBI NASRIANTO Budi Hermawan, Aditya Christian Anugerah Fajar Putra Zebua Darmansyah daulay, asmaida David Abelda Deby Andrila Dedi Hermon Dedi Hermon DELLA RAHMA DANI Desi Lailatul Husna Desni Desni, Desni Detty Wijayanti Dewi, Susi Fitria Diana Mardiati diniah mukhlis dion, nofrion Dunia Siagian Dunia Siagian Efendi Efendi Efrianti, Delli Hardianti Eka Asih Febriani Elsa diana saputri Elvina chainur vina Ely Putri Eri Barlian Erianjoni Erianjoni Erianjoni Erik Nanda Putra Putra Ermita Dahliana Fadhilah Fadhilah Fadilla Syahriani Febriany, Suci Fismariza, Wiwi Fithry, Syawalina Fitri Rahmadani Fitrianingsih, Nisa Fitrisia, Azmi Gerry Oktaviano Putra Gusli Martini Gusmarni, Lola Gusri Randa Hafizatul Umami Handayani, Febri Kurnia Harby Prasetya Herman Aditya Nainggolan Hermandi, Rizka Angreilyn Hidayah Dayah 06 Hidayat, Angel Hifzil Sukri, M Husna Afifah Muherdi Igawin Minarti Ike Sylvia Ilham, Wahyu Indah Pertiwi Indang Dewata Ismayenti Ismayenti Iswandi U Jasrial - Kasman Rukun Kasman Rukun Kasuk Rukun Khairani Khairani Khairani Khairani Khairani Khairani Khairani Khairani Lailatur Rahmi Langga Hariani Lufri Lufri M. Fhadil Alfharizi M. Fhadil Alfharizi MARIA BINTANG Maria Montesori Maria Montessori Marsidin, Sufyarma Masitoh, Olvie Md. Navri Zulirfan Mona Adria Wirda Montesori, Maria Muchtar, Bustari Muhammad Aliman, Muhammad Muhardi Yudie nidya anggraini hardi Nilfait, Milza Ningsih, Afvi Santrisca Niswatun Hasanah Nola Aprilia Sukhaimi Nora Afnita Nova Amelia Putri Nova Yulizar Novita Fatmi Ningsih Nur Difal Ikhsan Nur Latipah Nuri Hidayati nurul hamini Prima, Ossy Ana PUTRI HASIMAH Putri, Aulia Rahmi Rahman, Suhadi Rahmayoni, Rahmayoni Ramandha, Chindy Ratna Wilis Raudatul Mardiah Ringki Asta Furjaka riveldasali putri riyan haylan24 Rizki, Oki Fitrian Rosdianto Rukun, Kasuk Rukun, Kasuk Saiful Adli bin Suhadak Sari, Widya Indah Permata Sarifah Aini Aini Sawalika, Fella Mawaddah Siagian, Dunia Siagian, Dunia Silfani, Novri Sitasima, Putri Siti Fatimah Siti Fatimah Siti Rohani sonya marpin Sri Mariya Suci Harmelya Sufyarma Marsidin Sufyarma Marsidin Suhadi Rahman Surtani Surtani Syukriyah Syukriyah Syukriyah Syukriyah Tiara Aninditha tika, weni nes Umar, Iswandi Utama, Emilia Wandi, Joni Indra Widya Prarikeslan Widya Trisna Widyastuti, Ayu Wijayanti, Detti Wiwik Maladerita Yesni Gusnawati Yola Nuraini Amri Yuaffi Nazhifa Yudi Antomi Yudie, Muhardi Yulfa, Arie Yulia Fajriyani Yuni Ahda Yunita Sri Mayanti Yurni Suasti Yurni Suasti Zawirman Zawirman