Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Perencanaan Pengendalian Banjir di Perkotaan (Studi Kasus: Banjir Kanal Timur Semarang) Zalma, Nasywah Miftahul; Andawayanti, Ussy; Sumiadi
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.1.12

Abstract

Banjir adalah salah satu bencana alam yang sering melanda Indonesia, khususnya di wilayah perkotaan seperti Kota Semarang yang menempati peringkat kedua jumlah bencana di Jawa Tengah. Salah satu penyebab utama banjir di Semarang adalah Banjir Kanal Timur (BKT), yang meskipun dibangun sebagai infrastruktur pengendali banjir, kini menunjukkan penurunan kapasitas akibat sedimentasi, penurunan muka tanah, kenaikan permukaan laut, dan buruknya pengelolaan drainase. Kejadian banjir terbaru, termasuk banjir pada Maret 2024 dengan genangan hingga 70 cm, menunjukkan perlunya perencanaan pengendalian banjir yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis debit banjir rancangan dengan menerapkan metode Hidrograf Satuan Sintetik (HSS) Nakayasu, memodelkan perilaku banjir menggunakan perangkat lunak HEC-RAS 6.3 pada kondisi eksisting, serta merancang upaya pengendalian banjir berupa normalisasi sungai dan perencanaan tanggul sepanjang 14,70 km kanal. Penelitian menggunakan data curah hujan 10 tahun dari empat stasiun serta data pasang surut dari Stasiun Meteorologi Tanjung Emas. Hasil studi ini diharapkan memberikan gambaran teknis mengenai zona rawan banjir, strategi mitigasi berbasis simulasi, serta estimasi biaya awal penanganan. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan strategi pengendalian banjir yang berkelanjutan di Kota Semarang.
Studi Perencanaan Jaringan Distribusi Air Baku di Desa Krucil Kecamatan Krucil Kabupaten Probolinggo Elfreda Almira Alodia; Sumiadi; Riyanto Haribowo
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.1.29

Abstract

Kecamatan Krucil terletak di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Daerah ini memiliki potensi sumber mata air yang besar karena berada di wilayah pegunungan. Di Kecamatan Krucil terdapat dua sumber airiiyang berasal dari Sumber Mata air Condong dan Sumber Mata Air Darungan dengan masing-masing debit sebesar, 103.9 liter/detik dan 86.25 liter/detik. Di wilayah ini juga telah tersedia jaringan pipa eksisting berupa jaringan transmisi, namun belum dilengkapi dengan sistem distribusi, sehingga pemanfaatan air baku belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan jaringan distribusi air baku di Desa Krucil dengan memperhitungkan proyeksi kebutuhan air hingga tahun 2043 sebesar 6.21 liter/detik untuk melayani 6484 jiwa. Perencanaan dilakukan melalui pemodelan sistem jaringan menggunakan Software WaterCAD V8i. Hasil simulasi menunjukkan bahwa tekanan pada jaringan transmisi berada pada kisaran 1.34–7.39 atm, kecepatan aliran 0.68–1.35 m/s, dan headloss gradient antara 0.914–6.87 m/km. Sementara itu, pada jaringan distribusi, tekanan berkisar antara 1.15–10.91 atm, kecepatan 0.3–1.18 m/s, headloss gradient 1.987–14.15 m/km, sertaiisisa klorin antara 0.265–0.294 mg/L. Perencanaan ini diharapkan dapat digunakan sebagai rujukan dalam pengembangan sistem distribusi air baku di wilayah terkait.
Studi Penanganan Genangan di Daerah Jatimelati Kota Bekasi Dengan Konsep Low Impact Development Menggunakan Paket Program SWMM 5.2 Muhammad Daffa Marchefa Raditya, Daffa Marchefa; Sumiadi; Emma Yuliani
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.1.55

Abstract

Kota Bekasi merupakan kota dengan kepadatan penduduk tertinggi kedua di Indonesia. Pesatnya pertumbuhan penduduk menyebabkan alih fungsi lahan dari area resapan menjadi kawasan permukiman dan bangunan komersial, sehingga mengakibatkan berkurangnya kemampuan lahan dalam menyerap air hujan. Kondisi tersebut memicu terjadinya genangan dan luapan air akibat sistem drainase yang tidak lagi berfungsi secara optimal. Salah satu wilayah yang terdampak adalah RW 004 Kelurahan Jatimelati, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk merencanakan sistem drainase yang mampu mengurangi genangan dengan menerapkan konsep Low Impact Development (LID) melalui perbaikan dimensi saluran dan penerapan kolam retensi. Metodologi penelitian meliputi analisis hidrologi untuk menentukan besarnya debit rencana, analisis hidrolika untuk mengevaluasi kapasitas saluran eksisting, serta pemodelan sistem drainase menggunakan perangkat lunak EPA SWMM 5.2. Berdasarkan hasil analisis, dilakukan perencanaan peningkatan saluran drainase menggunakan elemen U-ditch dengan tiga variasi ukuran serta pembangunan kolam retensi berkapasitas 16.500 m³ guna menampung limpasan air hujan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem drainase yang dirancang mampu menampung debit aliran dan mereduksi volume limpasan hingga 56.17% dibandingkan kondisi eksisting. Dengan demikian, penerapan sistem drainase berkonsep LID terbukti efektif dalam mengurangi risiko genangan di wilayah Jatimelati. Total biaya yang dibutuhkan untuk implementasi penanganan genangan ini adalah sebesar Rp 6.087.279.700.
Assessment of Sediment Distribution Patterns and Management Strategies in the Porong River Estuary, Sidoarjo Lake, Tania C. M.; Sumiadi; Sisinggih, Dian
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 1 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i1.13646

Abstract

This study aims to identify the water surface profile of the Kali Porong River, analyze changes in riverbed contours at the Kali Porong estuary, and propose appropriate mitigation measures for sediment deposition in the estuarine area. The research methodology involves hydraulic and sediment transport modeling using one-dimensional (1D) and two-dimensional (2D) HEC-RAS, supported by Google Earth image interpretation, cross-section analysis, and riverbed elevation data evaluation. The results indicate significant morphological changes in the Kali Porong River during the period 2013–2023. The upstream and middle reaches tend to experience riverbed degradation due to increased flow energy, while the downstream and estuary segments undergo intensive aggradation, characterized by channel shallowing and delta expansion toward the sea. These riverbed changes directly affect the water surface profile and flow velocity, with the 2023 condition showing relatively higher flow velocities compared to those in 2013. Two-dimensional modeling results suggest that the river system has shifted from a dynamic equilibrium condition toward a morphological imbalance. Based on these findings, mitigation measures are recommended in the form of targeted dredging and the construction of sediment control structures at the estuary to maintain channel stability and reduce long-term sedimentation risks.
Perencanaan Drainase Berwawasan Lingkungan Untuk Menangani Genangan Di Kawasan Jatirahayu Kota Bekasi Febrian, Aliffio; Sumiadi; Mirdeklis Beselly Putra, Sebrian
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 2 (2026): Inpres
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.2.62

Abstract

Kawasan Jatirahayu RW 023, Kecamatan Pondok Melati selalu mengalami banjir tiap tahun. Hal ini diperkirakan akibat dari kurangnya kapasitas sistem drainase, terutama dalam menghadapi pesatnya perubahan tata guna lahan dan perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja sistem drainase eksisting dan merencanakan penanganan genangan berbasis drainase berwawasan lingkungan dengan pendekatan Nature-Based Solution (NbS). Metode penelitian meliputi analisis hidrologi dan pemodelan hidraulika menggunakan aplikasi EPA SWMM 5.2 dengan kala ulang hujan 10 tahun. Hasil simulasi menunjukkan bahwa sistem drainase eksisting belum mampu menampung debit banjir rencana, ditandai dengan 5 titik genangan dengan volume total 3.270 m³ dan tingkat efektivitas sistem sebesar 50%. Upaya penanganan dilakukan melalui rehabilitasi saluran dan pembangunan sumur resapan. Alternatif I mampu mereduksi volume genangan hingga 82% dengan biaya yang lebih ekonomis, sehingga direkomendasikan sebagai solusi penanganan genangan di lokasi penelitian.