Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Perencanaan Sistem Drainase Menggunakan EPA SWMM 5.1 dan Penerapan Eco Drainage dalam Menanggulangi Genangan di Citaville Cibubur Kota Bogor Rayhan Yasmine Fathika; Sumiadi; Rahmah Dara Lufira
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA) - Inpres
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.1.20

Abstract

Genangan air disebabkan oleh sistem drainase yang tidak efisien, dapat menghambat pergerakan kendaraan dan warga yang tinggal pada suatu daerah. Permasalahan ini terjadi pada Kota Bogor. Perumahan Citaville Cibubur yang terletak di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor menjadi salah satu yang terdampak dengan genangan. Evaluasi sistem drainase yang telah ada serta penerapan Eco drainage berupa kolam retensi dapat menjadi solusi. Dalam evaluasi tersebeut melalui beberapa analisis berupa analisis hidrologi, hidrolika, serta pemodelan sistem menggunakan perangkat lunak EPA SWMM 5.1. Sistem drainase dirancang menggunakan 27 saluran U-Ditch dengan 4 variasi ukuran, serta dilengkapi dengan kolam retensi berkapasitas 650 m³ sebagai bentuk penerapan eco drainage. Hasil simulasi menunjukkan bahwa sistem yang dirancang mampu menampung debit maksimum hingga 4,448 m³/detik pada outlet utama dan mengurangi genangan permukaan secara signifikan. Dari 3 skenario yakni analisis teoritis, analisis SWMM 5.1 dengan penerapan kolam retensi, dan analisis SWMM 5.1 tanpa kolam retensi dipilih Sistem dengan rancangan perhitungan teoritis dengan kapasitas tampung mencapai 5.438 m³.
Perencanaan Pengendalian Banjir di Perkotaan (Studi Kasus: Banjir Kanal Timur Semarang) Zalma, Nasywah Miftahul; Andawayanti, Ussy; Sumiadi
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA) - Inpres
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.1.12

Abstract

Banjir adalah salah satu bencana alam yang sering melanda Indonesia, khususnya di wilayah perkotaan seperti Kota Semarang yang menempati peringkat kedua jumlah bencana di Jawa Tengah. Salah satu penyebab utama banjir di Semarang adalah Banjir Kanal Timur (BKT), yang meskipun dibangun sebagai infrastruktur pengendali banjir, kini menunjukkan penurunan kapasitas akibat sedimentasi, penurunan muka tanah, kenaikan permukaan laut, dan buruknya pengelolaan drainase. Kejadian banjir terbaru, termasuk banjir pada Maret 2024 dengan genangan hingga 70 cm, menunjukkan perlunya perencanaan pengendalian banjir yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis debit banjir rancangan dengan menerapkan metode Hidrograf Satuan Sintetik (HSS) Nakayasu, memodelkan perilaku banjir menggunakan perangkat lunak HEC-RAS 6.3 pada kondisi eksisting, serta merancang upaya pengendalian banjir berupa normalisasi sungai dan perencanaan tanggul sepanjang 14,70 km kanal. Penelitian menggunakan data curah hujan 10 tahun dari empat stasiun serta data pasang surut dari Stasiun Meteorologi Tanjung Emas. Hasil studi ini diharapkan memberikan gambaran teknis mengenai zona rawan banjir, strategi mitigasi berbasis simulasi, serta estimasi biaya awal penanganan. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan strategi pengendalian banjir yang berkelanjutan di Kota Semarang.
Studi Perencanaan Jaringan Distribusi Air Baku di Desa Krucil Kecamatan Krucil Kabupaten Probolinggo Elfreda Almira Alodia; Sumiadi; Riyanto Haribowo
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA) - Inpres
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.1.29

Abstract

Kecamatan Krucil terletak di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Daerah ini memiliki potensi sumber mata air yang besar karena berada di wilayah pegunungan. Di Kecamatan Krucil terdapat dua sumber airiiyang berasal dari Sumber Mata air Condong dan Sumber Mata Air Darungan dengan masing-masing debit sebesar, 103.9 liter/detik dan 86.25 liter/detik. Di wilayah ini juga telah tersedia jaringan pipa eksisting berupa jaringan transmisi, namun belum dilengkapi dengan sistem distribusi, sehingga pemanfaatan air baku belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan jaringan distribusi air baku di Desa Krucil dengan memperhitungkan proyeksi kebutuhan air hingga tahun 2043 sebesar 6.21 liter/detik untuk melayani 6484 jiwa. Perencanaan dilakukan melalui pemodelan sistem jaringan menggunakan Software WaterCAD V8i. Hasil simulasi menunjukkan bahwa tekanan pada jaringan transmisi berada pada kisaran 1.34–7.39 atm, kecepatan aliran 0.68–1.35 m/s, dan headloss gradient antara 0.914–6.87 m/km. Sementara itu, pada jaringan distribusi, tekanan berkisar antara 1.15–10.91 atm, kecepatan 0.3–1.18 m/s, headloss gradient 1.987–14.15 m/km, sertaiisisa klorin antara 0.265–0.294 mg/L. Perencanaan ini diharapkan dapat digunakan sebagai rujukan dalam pengembangan sistem distribusi air baku di wilayah terkait.
Studi Penanganan Genangan di Daerah Jatimelati Kota Bekasi Dengan Konsep Low Impact Development Menggunakan Paket Program SWMM 5.2 Muhammad Daffa Marchefa Raditya, Daffa Marchefa; Sumiadi; Emma Yuliani
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA) - Inpres
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.1.55

Abstract

Kota Bekasi merupakan kota dengan kepadatan penduduk tertinggi kedua di Indonesia. Pesatnya pertumbuhan penduduk menyebabkan alih fungsi lahan dari area resapan menjadi kawasan permukiman dan bangunan komersial, sehingga mengakibatkan berkurangnya kemampuan lahan dalam menyerap air hujan. Kondisi tersebut memicu terjadinya genangan dan luapan air akibat sistem drainase yang tidak lagi berfungsi secara optimal. Salah satu wilayah yang terdampak adalah RW 004 Kelurahan Jatimelati, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk merencanakan sistem drainase yang mampu mengurangi genangan dengan menerapkan konsep Low Impact Development (LID) melalui perbaikan dimensi saluran dan penerapan kolam retensi. Metodologi penelitian meliputi analisis hidrologi untuk menentukan besarnya debit rencana, analisis hidrolika untuk mengevaluasi kapasitas saluran eksisting, serta pemodelan sistem drainase menggunakan perangkat lunak EPA SWMM 5.2. Berdasarkan hasil analisis, dilakukan perencanaan peningkatan saluran drainase menggunakan elemen U-ditch dengan tiga variasi ukuran serta pembangunan kolam retensi berkapasitas 16.500 m³ guna menampung limpasan air hujan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem drainase yang dirancang mampu menampung debit aliran dan mereduksi volume limpasan hingga 56.17% dibandingkan kondisi eksisting. Dengan demikian, penerapan sistem drainase berkonsep LID terbukti efektif dalam mengurangi risiko genangan di wilayah Jatimelati. Total biaya yang dibutuhkan untuk implementasi penanganan genangan ini adalah sebesar Rp 6.087.279.700.