Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI PERTANIAN MODERN DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT SEKITAR KAWASAN WISATA PEMANDIAN KARANG ANYER Hutauruk, Ahmad Fakhri; Sihaloho, Arvita Netti Br; Sitinjak, Wahyunita; Damanik, Hana Pertiwi; Purba, Nur Ainun; Zega, Yohannes Setiawan; Damanik, Anggi Safitri Br
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/w20seb41

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengimplementasikan teknologi pertanian modern sebagai strategi pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan wisata Pemandian Karang Anyer, Kabupaten Simalungun. Metode yang digunakan adalah One Group Pretest-Posttest Design dengan tahapan kegiatan meliputi survei awal, pelatihan teori dan praktik, serta pendampingan intensif selama delapan minggu. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta pada aspek teknis dan strategi pemasaran hasil pertanian, meskipun terdapat penyesuaian persepsi terhadap tantangan teknis setelah praktik lapangan. Output program berupa demplot hidroponik menghasilkan panen sayuran berkualitas yang dimanfaatkan untuk konsumsi dan dijual di pasar lokal. Program ini juga mendorong terbentuknya kelompok tani kecil yang berkomitmen melanjutkan kegiatan secara mandiri. Tantangan yang dihadapi meliputi hambatan teknis, sosial, logistik, dan faktor cuaca, namun dapat diatasi melalui adaptasi teknologi, pendekatan partisipatif, dan dukungan pemerintah desa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan pertanian modern mampu meningkatkan keterampilan, pendapatan, dan solidaritas sosial masyarakat sekaligus memperkuat keterkaitan sektor pertanian dengan pariwisata lokal
The Influence Of The Problem Based Learning (PBL) Learning Model On Learning Motivation At SMP Swasta Muhammadiyah 55 Kandangan Purba, Agus Flori Devi; Ginting, Andres M; Hutauruk, Ahmad Fakhri; Chandra, Satria
Jurnal Pendidikan Sejarah Humaniora dan Ilmu Sosial Vol 1 No 2 (2023): Vol 1 NO. 2 Nov 2023
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah FKIP USI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/7sfgx362

Abstract

Penelitian ini merupakan suatu bentuk analisis terhadap model pembelajaran PBL yang diterapkan pada saat proses pembelajaran. Pemilihan model pembelajaran yang tepat sangatlah penting dilakukan, karena hal tersebut merupakan salah satu factor yang mampu mempengaruhi motivasi belajar siswa. Motivasi adalah pendorong suatu usaha yang disadari untuk mempengaruhi tingkah laku seseorang agar ia menjadi tergerak hatinya untuk bertindak melakukan sesuatu sehingga mencapai hasil atau tujuan tertentu. Seperti halnya proses pembelajaran di SMPS Muhammadiyah 55 Kandangan yang menggunakan ceramah hasilnya masih kurang efektif, hal tersebut dilihat ketika observasi pada proses kegiatan belajar mengajar dikelas.Penelitian ini berfokus untuk mengetahui penerapan serta pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning terhadap motivasi belajar Belajar di SMP Swata Muhammadiyah 55 Kandangan. Oleh karena itu peneliti menyusun pertanyaan yang akan dijawab, yaitu: bgaimana penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning di SMPS Muhammadiyah 55 Kandangan dan apakah terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Problem Based Learning terhadap motivasi belajar Belajar di SMP Swata Muhammadiyah 55 Kandangan.?Jenis penelitian yang diambil dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen, dimana penelitian ini dilakukan di SMPS Muhammadiyah 55 Kandangan, dengan jumlah sampel yang diambil sebesar 53 siswa. Metode penelitian survey dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi.Hasil pengujian data yang dilakukan dengan menggunakan aplikasi SPSS Versi 29 mendapatkan hasil thitung 4,192 dan ttabel sebesar 2,068.Dari pernyataan tersebut dapat dilihat bahwa nilai thitung lebih besar dari ttabel (thitung> ttabel ) atau jika dilihat dari sisi sig.2 tailed yaitu memperoleh hasil 0,000 < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan H1 diterima. Dimana terdapat pengaruh yang  signifikan model pembelajaran Problem Based Learning terhadap motivasi belajar IPS Siswa di SMP Swasta Muhammadiyah 55 Kandangan.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar IPS Peserta Didik Di Kelas VIII-6 MTS Mesra Pematangsiantar T.A 2023/2024 Syifa Salsa Bila; Ahmad Fakhri Hutauruk; Asnewastri; Satria
Jurnal Pendidikan Sejarah Humaniora dan Ilmu Sosial Vol 2 No 1 (2024): Vol 2 No. 1 Mei 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah FKIP USI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/3nagm519

Abstract

Model pembelajaran Problem  Based  Learning  dapat diartikan sebagai rangkaian aktivitas pembelajaran yang menekankan pada proses penyelesaian masalah yang dihadapi secara ilmiah.  Masalah utama dalam penelitian ini adalah apakah terdapat  pengaruh model pembelajaran  Problem Based Learning  terhadap hasil belajar IPS peserta didik di kelas VIII-6 MTs Mesra Pematangsiantar. Dengan tujuan untuk mengetahui  pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning terhadap hasil belajar IPS peserta didik di kelas VIII-6 MTs Mesra Pematangsiantar. Metode penelitian ini menggunakan metode Pre-Eksperimental Design dengan jenis One-Group Pre-Test-Post-Test Design yaitu sebuah metode penelitian yang hanya menggunakan satu kelas sebagai kelas eksperimen tanpa adanya kelas sebagai pembanding (kelas kontrol) yang berfungsi untuk mengetahui adanya peningkatan hasil belajar sejarah siswa penerapan model Pembelajaran  Problem Based Learning pada peserta didik  kelas  VIII-6 MTs Mesra Pematangsiantar. Berdasarkan hasil analisis yang diperoleh  dengan menggunakan uji normalitas Shapiro-wilk  dengan menggunakan taraf signifikan 0,05. Didapatkan sebesar 0,120 maka dikatakan berdistribusi normal karena 0,120 ˃ 0,05. Didukung dengan hasil pengujian normalitas yaitu membandingkan Lhitung < Ltabel . Lhitung sebesar 0,136 dan terdapat Ltabel sebesar 0,155. Maka dapat disimpulkan bahwa data berdistibusi normal yaitu 0,136 <  0,155. Selanjutnya hasil uji hipotesis Uji-t terdapat hubungan yang signifikan antara variabel bebas (model pembelajaran Problem Based Learning) terhadap variabel terikat (hasil belajar IPS). Hal ini terbukti bahwa  t hitung  >  t tabel  atau 20.681 > 1,697 pada taraf sifnifikan. Dengan demikian  
Makna Filosofi Ulos Batak Toba Sebagai Sumber Belajar Sejarah Romayani Sinaga; Ahmad Fakhri Hutauruk; Andres M. Ginting; Satria
Jurnal Pendidikan Sejarah Humaniora dan Ilmu Sosial Vol 2 No 2 (2024): Vol 2 No. 2 Nov 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah FKIP USI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/e7fes563

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi makna filosofis yang terkandung dalam kain tenun tradisional Ulos Batak Toba dan perannya sebagai sumber belajar sejarah. Ulos merupakan identitas budaya masyarakat Batak Toba yang mencerminkan nilai-nilai luhur yang diwariskan turun-temurun. Melalui ornamen, corak, dan warna yang khas, setiap jenis ulos menyimpan makna simbolik yang terkait dengan kehidupan sosial, spiritual, dan filosofi hidup masyarakat Batak. Penelitian ini menggunakan pendekatan heuristik dan antropologi budaya untuk menggali makna mendalam dari pengalaman subjektif peneliti dan memahami konteks budaya Ulos Batak secara holistik. Lokasi penelitian adalah Desa Lumban Suhi-Suhi Toruan, Kabupaten Toba Samosir, yang merupakan sentra kerajinan ulos. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pengrajin dan tokoh masyarakat, serta dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan makna filosofis dari berbagai jenis ulos, seperti Ulos Ragidup yang melambangkan kehidupan, Ulos Maratur terkait kelahiran, dan Ulos Ragi Hotang untuk upacara kematian. Ulos juga memiliki nilai budaya, sosial, spiritual, dan ekonomi yang penting bagi masyarakat Batak Toba. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Ulos dapat berperan sebagai sumber belajar sejarah yang kaya, membantu siswa memahami budaya, tradisi, dan nilai-nilai masyarakat Batak Toba. Pelestarian Ulos perlu dilakukan secara berkelanjutan agar tetap menjadi warisan budaya yang hidup bagi generasi mendatang. 
Efektivitas Penggunaan Media Sosial Dalam Pembelajaran Sejarah Kelas X Di SMIP USI Pematangsiantar Nova Andriany Sitepu; Ahmad Fakhri Hutauruk; Andres M. Ginting; Satria
Jurnal Pendidikan Sejarah Humaniora dan Ilmu Sosial Vol 2 No 2 (2024): Vol 2 No. 2 Nov 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah FKIP USI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/wjsb0383

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi penggunaan media sosial dalam pembelajaran sejarah kelas X di SMIP USI Pematangsiantar. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa terhadap materi sejarah yang disampaikan melalui media sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah siswa kelas X dan guru sejarah di SMIP USI Pematangsiantar. Media sosial ini digunakan di kelas X untuk penyebaran terkait informasi pembelajaran. Jadi seluruh siswa khususnya kelas X sudah bisa menggunakan aplikasi ini dan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi sejarah. Menggunakan metode observasi dan wawancara sebagai instrument dalam pengumpulan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Kendala dalam menggunakan media sosial sebagai media pembelajara adalah terkait ketersediaan fasilitas pendukung untuk pembelajaran online, kurang pahamnya peserta didik dengan materi yang diberikan guru. (2) Penggunaan media sosial sebagai media pembelajaran adalah dengan menggunakan fitur-fitur yang terdapat didalam aplikasi seperti fitur pesan teks, dokumen, gambar/foto, video, audio dan video call yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran. 
SOSIALISASI PENTINGNYA MENDIRIKAN MUSEUM TEH DI KECAMATAN SIDAMANIK KABUPATEN SIMALUNGUN SEBAGAI SARANA EDUKASI BAGI MASYARAKAT Hutauruk, Ahmad Fakhri; Harmain, Ummu; Ginting, Andres M.; Salsabila, Syifa; Saragih, Dosni M R; Dabukke, Lamser
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/xz4vc030

Abstract

Setiap daerah memiliki identitas yang perlu dijaga dan dilindungi, sehingga generasi muda tidak kehilangan identitas. Sama halnyadaerah Sidamanik Kabupaten Simalungun yang memiliki ciri khas Teh sebagai komoditas pertanian ungulan yang saat ini dikelola oleh PTPN IV. Harapannya agar pihak PTPN IV juga mengakomodasi sejarah dan perkembangan kebun teh melalui museum yang dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat sebagai sarana edukasi, sehingga dapat mengetahui sejarah dan hagemoni kejayaan kebun teh sejak era kolonial hingga saat ini. Dengan didirikannya museum dapat memberikan warna baru dalam kunjungan wisata di daerah Sidamanik, yang sebelumnya hanya dijadikan sebagai tempat berfoto atau tempat beristirahat sambil makan bersama keluarga tanpa mendapatkan edukasi tentang kebun teh yang memiliki sejarah besar mulai dari era kolonial hingga saat ini. Dengan alasan yang telah dikemukakan di atas, diharapkan nantinya pihak perkebunan teh Sidamanik milik PTPN IV dapat memahami kebutuhan hal tersebut, sehingga memiliki keinginan untuk mendirikan museum teh yang menjadi sarana edukasi bagi masyarakat yang berkunjung ke Sidamanik.
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN METODE PEMBELAJARAN INQUIRY  LEARNING DENGAN PENDEKATAN INQUIRY-BASED OPEN RESOURCE UNTUK IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI MAS AL-KHAIRIYAH PEMATANG SIANTAR Ginting, Andres M; Asnewastri, Asnewastri; Hutauruk, Ahmad Fakhri; Hasugian, Jalatua H; Khairunnisa, Elvira; Suci, Helma Lia; Sembiring, Hebirkanta
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/6pjew216

Abstract

Abstrak : Metode Pembelajaran Inquiry Learning adalah pendekatan pembelajaran yang berfokus pada pengembangan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah melalui proses penemuan atau penyelidikan. Metode ini mendorong siswa untuk aktif menggali informasi, mengajukan pertanyaan, serta menyusun kesimpulan berdasarkan hasil penelitian mereka sendiri. Dengan demikian, siswa tidak hanya menerima informasi, tetapi juga terlibat langsung dalam proses pembelajaran untuk memahami konsep secara mendalam. Masalah utama dalam penelitian ini adalah apakah metode pembelajaran Inqury Learning yang berbasis Inqury Based Open Resources Guru perlu memiliki keterampilan dalam membimbing proses inquiry, karena mereka tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga memfasilitasi dan menuntun siswa dalam proses penyelidikan di MAS Al-Khairiyah Pematang Siantar. Metode Penelitian ini menggunakan pelatihan dan pengembangan yaitu sebuah metode guru memulai dengan memberikan masalah atau pertanyaan yang memicu rasa ingin tahu siswa, siswa mengumpulkan data yang relevan melalui eksperimen, penelitian, observasi, atau sumber lain, hasil temuan dan hipotesis siswa dipresentasikan dan didiskusikan bersama dengan guru dan teman-teman sekelas. Berdasarkan hasil analisis yang diperoleh siswa belajar untuk menganalisis dan mengevaluasi informasi secara kritis dan Siswa lebih terlibat aktif dalam proses pembelajaran, yang membuat mereka lebih termotivasi untuk belajar.
IMPLEMENTASI PERTANIAN MODERN DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT SEKITAR KAWASAN WISATA PEMANDIAN KARANG ANYER Hutauruk, Ahmad Fakhri; Sihaloho, Arvita Netti Br; Sitinjak, Wahyunita; Damanik, Hana Pertiwi; Purba, Nur Ainun; Zega, Yohannes Setiawan; Damanik, Anggi Safitri Br
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/w20seb41

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengimplementasikan teknologi pertanian modern sebagai strategi pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan wisata Pemandian Karang Anyer, Kabupaten Simalungun. Metode yang digunakan adalah One Group Pretest-Posttest Design dengan tahapan kegiatan meliputi survei awal, pelatihan teori dan praktik, serta pendampingan intensif selama delapan minggu. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta pada aspek teknis dan strategi pemasaran hasil pertanian, meskipun terdapat penyesuaian persepsi terhadap tantangan teknis setelah praktik lapangan. Output program berupa demplot hidroponik menghasilkan panen sayuran berkualitas yang dimanfaatkan untuk konsumsi dan dijual di pasar lokal. Program ini juga mendorong terbentuknya kelompok tani kecil yang berkomitmen melanjutkan kegiatan secara mandiri. Tantangan yang dihadapi meliputi hambatan teknis, sosial, logistik, dan faktor cuaca, namun dapat diatasi melalui adaptasi teknologi, pendekatan partisipatif, dan dukungan pemerintah desa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan pertanian modern mampu meningkatkan keterampilan, pendapatan, dan solidaritas sosial masyarakat sekaligus memperkuat keterkaitan sektor pertanian dengan pariwisata lokal.  
PEMANFAATAN APLIKASI KAHOOT! PADA PEMBELAJARAN KELAS X DI SMA KARTIKA I-4 PEMATANGSIANTAR T.A 2023-2024 Jurnal, Admin; Azura Putri; Corry; Ahmad Fakhri Hutauruk
Jurnal Pendidikan Sejarah Humaniora dan Ilmu Sosial Vol 3 No 2 (2025): VOL 3 NO. 2 NOVEMBER 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah FKIP USI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/6ty9wn84

Abstract

 Metode pengajaran yang monoton cenderung membuat peserta didikmudah bosan. Hal ini disebabkan karena proses belajar mengajar tidak menarik dan pemebelajaran sulit diserap peserta didik. Dengan berkembangnya teknologi, media pembelajaran menjadi semakin beragam. Salah satunya adalah dengan menggunakan kuis kahoot! berbasis online, sebagai media pengajaran pembelajaran sejarah agar pembelajaran menjadi menarik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagimana pemanfaatan aplikasi kahoot!,pada pembelajaran sejarah untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik di SMA Swasta Kartika I-4 Pematangsiantar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik menggunakan aplikasi kahoot!, Lebih meningkat daripada yang tidak menggunakan aplikasi kahoot!. Hal ini dapat dilihat dari rata- rata nilai posttest pada kelas kontrol adalah 70,51. Sedangkan rata-rata nilai posttest pada kelas eskperimen adalah 78,85. Kemudian dari uji hipotesis menunjukkan hasil nilai nilai Sig.(2-tailed) adalah 0,00 artinya nilai Sig.(2-tailed) <0,05.Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar di kelas eksperimen dan kelas kontrol.Hal itu menunjukkan bahwa aplikasi kahoot!, memiliki manfaat terhadap hasil belajar siswa dengan hipotesis penelitian yang menyatakan bahwa, “Penggunaan aplikasi Kahoot! Dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik di SMA Swasta Kartika I-4 Pematangsiantar” diterima. 
Menghidupkan Warisan Sejarah Melalui Aksi Bersih dan Pelestarian Lingkungan di Kawasan Candi Muara Takus XIII Koto, Kab. Kampar, Riau Andres M. Ginting; Asnewastri Asnewastri; Ahmad Fakhri Hutauruk; Jalatua H. Hasugian; Satria Chandra; Jonatan Sijabat; Yohannes Setiawan Zega; Dora Ani Putri Damanik
Kesejahteraan Bersama : Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Januari: Kesejahteraan Bersama : Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/bersama.v3i1.2806

Abstract

Muara Takus Temple is a valuable historical heritage in Riau Province and a testament to the glory of ancient civilization in the Indonesian archipelago. However, the environment around the temple often faces problems such as litter, vegetation damage, and declining public awareness. Clean-up and environmental preservation activities in this area demonstrate the involvement of the younger generation and the community in preserving the historic site. Through a participatory approach, this community service program aims to describe the process, results, and social impact of preservation activities in the Muara Takus Temple area. The results of the community service program demonstrate increased public awareness, the formation of cross-institutional collaboration, and the strengthening of the value of mutual cooperation in preserving cultural heritage and the environment. The results demonstrate that the involvement of the community, students, and site managers has successfully raised collective awareness of the importance of maintaining cleanliness and preserving cultural heritage. Furthermore, this activity strengthened the synergy between historical and environmental preservation through tree planting, waste management, and the provision of educational boards. This activity demonstrates that cultural heritage preservation can be revitalized through active participation and cross-generational collaboration.