Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

STRATEGI PEMBELAJARAN UNTUK ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DISEKOLAH DASAR INKLUSIF Immara'atul Mauliddiyah; Santy Dinar Permata
Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jpicb.v3i1.4841

Abstract

Pendidikan inklusif menjamin hak setiap anak, termasuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), untuk memperoleh layanan pendidikan yang sesuai kebutuhan mereka. Penelitian ini bertujuan mengkaji strategi pembelajaran efektif untuk ABK di SDN Madyopuro 01 menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan personal, diferensiasi kurikulum, media pembelajaran kreatif, dan kolaborasi antara guru, orang tua, serta tenaga ahli menjadi faktor kunci keberhasilan. Strategi seperti Universal Design for Learning (UDL) dan peer tutoring membantu meningkatkan partisipasi akademik dan keterampilan sosial ABK. Meskipun terdapat tantangan seperti kurangnya Guru Pendamping Khusus (GPK), guru dapat mengatasinya dengan pendekatan adaptif. Pendidikan inklusif di SDN Madyopuro 01 tidak hanya memenuhi kebutuhan ABK tetapi juga menciptakan lingkungan yang mendukung interaksi positif antar siswa. Keberhasilan ini membutuhkan sinergi seluruh pihak dan inovasi dalam strategi pembelajaran.
PENGARUH PENDEKATAN BERDIFERENSIASI TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Anisa Kusuma Arum; Sa’dun Akbar; Yuris Indria Persada; Santy Dinar Permata
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v4i1.4852

Abstract

Adanya ketidak berhasilannya pembelajaran salah satu penyebabnya dikarenakan kurangnya minat belajar siswa maka dari itu peneliti hendak    mengetahui pengaruh pendekatan berdiferensiasi terhadap minat belajar siswa kelas 5 di SDN tulungrejo 04, hal tersebut dilakukan bertujuan untuk mengetahui seberapa berpengaruhnya pendekatan berdiferensiasi terhadap minat belajar siswa, untuk meningkatkan minat belajar siswa sesuai dengan siklusnya mulai dari minat belajar rendah, meningkat hingga signifikan meningkat. ada artikel kali ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif. Pada riset ini melibatkan populasi yang mencangkup siswa di SDN Tulungrejo 04, sebanyak 15 siswa kelas V. Peneliti menggunakan teknik tes, observasi dan wawancara untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini untuk menghasilkan temuan dan hasil yang akurat. Hasilnya ditelaah dengan memanfaatkan uji hipotesis (uji t). Peneliti menggunakan Uji-t dan IBM SPSS 30. Pada uji koefisien determinasi yang di dapatkan maka didapatkan suatu data R Square (R²) sebesar 0,256 atau 25,6%. Data tersebut menujukan persentase kontribusi pengaruh variabel independen (penerapan pendekatan berdiferensiasi) terhadap variabel dependen (motivasi belajar siswa) dari 25,6% maka 74,4% dipengaruhi oleh variabel lain. Maka dapat disimpulkan bahwa tingkat pengaruh penerapan pendekatan berdiferensiasi terhadap minat belajar siswa berpengaruh dalam kategori rendah dikarenakan kurannya sumber daya seperti media dan bahan ajar, serta jarangnya penggunaan.
PENGARUH PENERAPAN VARIASI METODE PEMBELAJARAN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Fatihatul Aziziyah; Sa'dun Akbar; Yuris Indria Persada; Santy Dinar Permata
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v4i2.4853

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari bagaimana penggunaan berbagai strategi pembelajaran berdampak pada keinginan peserta didik untuk belajar di sekolah dasar. Seiring dengan perkembangan dunia pendidikan, memilih pendekatan belajar yang tepat merupakan komponen penting dalam meningkatkan keinginan peserta didik untuk belajar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dan subjeknya adalah peserta didik di kelas 3 SD Islam Tanwirul Qulub di Sungelebak Karanggeneng, Lamongan. Penelitian ini menggunakan regresi linear untuk menguji hipotesis. Studi ini dimulai pada Tanggal 9 November 2024. Kuesioner yang mengukur minat, keterlibatan, metode pembelajaran yang digunakan, dan keinginan untuk belajar lebih lanjut adalah alat yang digunakan untuk mengukur pengaruh penerapan berbagai metode pembelajaran terhadap motivasi belajar. Hasil riset mengemukakan bahwa penerapan variasi metode pembelajaran dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik secara signifikan, terutama dalam hal keterlibatan dan minat peserta didik terhadap materi pelajaran. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pendidik tentang bagaimana menerapkan variasi metode pembelajaran agar proses pembelajaran menjadi lebih efektif untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik di Sekolah Dasar.
Peningkatan Karakter Rasa Ingin Tahu Siswa Kelas V SD Melalui Penggunaan Modul Reflektif Berbasis Ramah Anak Permata, Santy Dinar; Rakhmawati, Yeni
Paedagogie Vol 17 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/paedagogie.v17i2.8420

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan karakter rasa ingin tahu menggunakan modul reflektif berbasis ramah anak untuk siswa kelas V SD. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Prosedur penelitian ini terdiri dari dua siklus, setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi atau pengamatan dan refleksi. Variabel penelitian tindakan kelas ini adalah karakter rasa ingin tahu, sedangkan variabel tindakan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penggunaan modul reflektif berbasis ramah anak. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Tegalrejo 1 Yogyakarta. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan observasi. Validitas data yang digunakan adalah validasi isi. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif, analisis deskriptif dan uji standar gain. Nilai rerata saat pretest adalah 78,5 sedangkan setelah menggunakan modul reflektif berbasis ramah anak nilai rerata meningkat menjadi 87,33. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan modul reflektif berbasis ramah anak dapat meningkatkan karakter rasa ingin tahu siswa kelas V SD.
MEWUJUDKAN PENDIDIKAN INKLUSI DI SEKOLAH DASAR: TANTANGAN DAN PERAN SEMUA PIHAK DALAM IMPLEMENTASI Dhita, Dhita Zahwa Amelya; Santy Dinar Permata
Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jpicb.v3i2.4954

Abstract

Pendidikan inklusi adalah upaya yang dilakukan untuk memastikan kesetaraan hak pendidikan bagi semua anak termasuk anak berkebutuhan khusus, untuk mendapatkan layanan pendidikan yang ramah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam penyelenggaraan Pendidikan inklusi di SDN Sumbersari 2. Metode yang digunaan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melibatkan observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya kendala yang dihadapi SDN Sumbersari 2 dalam implementasi pendidikan inklusi, yaitu kurangnya pemahaman dan pelatihan guru mengenai penanganan anak berkebutuhan khusus, serta rendahnya kesadaran dan dukungan orang tua serta masyarakat menjadi tantangan dalam implementasi pendidikan inklusi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan pendidikan inklusi di Indonesia, dengan menekankan pelatihan bagi guru, peningkatan kesadaran serta dukungan orang tua dan masyarakat, dan penyediaan sarana prasarana yang menunjang pendidikan inklusi.
PENGARUH PERAN ORANG TUA DALAM PENDAMPINGAN BELAJAR PADA MOTIVASI BELAJAR SISWA SDN SUMBERPUCUNG 05 Levina, Evelyn Ariella; Sadun Akbar; Yuris Indria Persada; Santy Dinar Permata
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v5i1.4840

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh peran orang tua dalam pendampingan belajar terhadap motivasi belajar peserta didik sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian melibatkan responden pada kelas IV–VI di SDN Sumberpucung 05. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert yang mengukur dua variabel, yaitu peran pendampingan orang tua dan motivasi belajar peserta didik. Instrumen diuji kelayakannya melalui uji validitas butir dan reliabilitas, kemudian data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji prasyarat (normalitas dan linearitas), serta regresi linear sederhana pada taraf signifikansi 0,05. Hasil analisis menunjukkan bahwa peran pendampingan orang tua berkaitan dengan motivasi belajar peserta didik, sehingga keterlibatan orang tua menjadi faktor penting dalam penguatan motivasi belajar. Penelitian ini menegaskan bahwa pendampingan belajar yang efektif tidak hanya terkait intensitas, tetapi juga kualitas dukungan, seperti pengaturan rutinitas belajar, pengawasan tugas, pemberian dorongan, dan penciptaan suasana belajar yang kondusif. Implikasi penelitian ini mendorong sekolah untuk memperkuat kemitraan dengan orang tua melalui komunikasi rutin dan panduan pendampingan belajar di rumah.
Ecoliteracy Competency Factors for Prospective Elementary School Teachers in Green Campus Policy Permata, Santy Dinar; Untari, Esti; Ni Luh Sakinah Nuraini; Aura, Nurlyta Bintang; Maulidha, Arini Putri; Mimah, Sri Suryani; Rahmita, Sulvi Nuke
Journal of Basic Education Research Vol 7 No 1 (2026): January
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jber.v7i1.2284

Abstract

Purpose of the study: The purpose of this study is to identify and describe the structure of eco-literacy factors possessed by prospective elementary school teachers within the framework of green campus policy implementation. The study focuses on integrating cognitive, affective, and psychomotor dimensions. Methodology: A descriptive quantitative approach was applied using Exploratory Factor Analysis (EFA). The study included 317 respondents. These respondents were students majoring in elementary school teacher education who had completed elementary school science education courses. The instrument was an eco-literacy questionnaire with 45 statements rated on a Likert scale. Data analysis was performed using SPSS with Principal Component Analysis and Varimax rotation. Main Findings: The analysis results found a KMO value of 0.830 and a significant Bartlett test (Sig.=0.001). These results indicate that the data is suitable for further processing. Four factors were identified, accounting for 57.379% of the total variance, covering awareness and understanding of ecological concepts, attitudes and values of ecological literacy, environmentally conscious behavior, and the integration of ecological values into daily life. Novelty/Originality of this study: The findings reveal a multidimensional and integrative structure of ecoliteracy skills. The results also show a clear connection among the cognitive, affective, and psychomotor domains. The resulting factor model can serve as a conceptual basis for strengthening sustainability-oriented didactic content knowledge in the design of green curricula for elementary school teacher education.
Ecoliteracy Competency Factors for Prospective Elementary School Teachers in Green Campus Policy Permata, Santy Dinar; Untari, Esti; Ni Luh Sakinah Nuraini; Aura, Nurlyta Bintang; Maulidha, Arini Putri; Mimah, Sri Suryani; Rahmita, Sulvi Nuke
Journal of Basic Education Research Vol 7 No 1 (2026): January
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jber.v7i1.2284

Abstract

Purpose of the study: The purpose of this study is to identify and describe the structure of eco-literacy factors possessed by prospective elementary school teachers within the framework of green campus policy implementation. The study focuses on integrating cognitive, affective, and psychomotor dimensions. Methodology: A descriptive quantitative approach was applied using Exploratory Factor Analysis (EFA). The study included 317 respondents. These respondents were students majoring in elementary school teacher education who had completed elementary school science education courses. The instrument was an eco-literacy questionnaire with 45 statements rated on a Likert scale. Data analysis was performed using SPSS with Principal Component Analysis and Varimax rotation. Main Findings: The analysis results found a KMO value of 0.830 and a significant Bartlett test (Sig.=0.001). These results indicate that the data is suitable for further processing. Four factors were identified, accounting for 57.379% of the total variance, covering awareness and understanding of ecological concepts, attitudes and values of ecological literacy, environmentally conscious behavior, and the integration of ecological values into daily life. Novelty/Originality of this study: The findings reveal a multidimensional and integrative structure of ecoliteracy skills. The results also show a clear connection among the cognitive, affective, and psychomotor domains. The resulting factor model can serve as a conceptual basis for strengthening sustainability-oriented didactic content knowledge in the design of green curricula for elementary school teacher education.
Peningkatan Keterampilan Komunikasi Saintifik Melalui Group Investigation (GI) pada Calon Guru Sekolah Dasar Santy Dinar Permata; Ali Mustadi
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 28 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v28i22019p103-114

Abstract

The rapid development of technology and communication in the 21st century requires people to have communication skills, especially in writing. This skill also needs to be mastered by prospective elementary school teachers, in order to be able to teach and provide provisions to students in facing the times. The Group Investigation (GI) learning model is used to improve students' written communication skills related to the science concept. This type of research is a classroom action research with 2 cycles and 4 meetings, with research subjects of 39 elementary school teacher education (PGSD) students. Data collection techniques used in the form of observation. Data were analyzed using descriptive statistics. The results showed an increase in students' written communication skills from pre-action, cycle I, and cycle II. Improvement of students' written communication skills is shown through the results of the N-gain score test in pre-action up to the second cycle of 0.36 with the medium category. The indicator of research completeness also shows that 82% or 32 students have experienced an increase with an average score of 67.6 and are categorized in the skilled to very skilled categories. Perkembangan teknologi dan komunikasi yang sangat cepat di abad 21, mengharuskan masyarakat memiliki keterampilan komunikasi, khususnya secara tertulis. Keterampilan ini juga perlu dikuasai oleh calon guru sekolah dasar, agar mampu mengajarkan dan memberikan bekal kepada siswa dalam menghadapi perkembangan zaman. Model pembelajaran Group Investigation (GI) digunakan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi tulis mahasiswa terkait konsep IPA. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus dan 4 pertemuan, dengan subjek penelitian 39 mahasiswa PGSD. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan komunikasi tulis mahasiswa dari pratindakan, siklus I, dan siklus II. Peningkatan keterampilan komunikasi tulis mahasiswa ditunjukkan melalui hasil uji N-gain score pada pratindakan hingga siklus II sebesar 0,36 dengan kategori sedang. Indikator ketercapaian ketuntasan penelitian juga menunjukkan sebanyak 82% atau 32 mahasiswa telah mengalami peningkatan dengan nilai rerata 67,6 dan tergolong dalam kategori terampil hingga sangat terampil.