Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

TRANSFORMASI PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL MELALUI PEMANFAATAN INTERACTIVE FLAT PANEL (IFP) DI SMPN 3 GRATI SATU ATAP Amilatun Nasiba; Ayu Maya Damayanti; Yuniar Mujiwati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.57882

Abstract

Transforming learning methods through technology is a crucial step toward enhancing educational quality in the era of Industry 4.0 and Society 5.0. One practical application is the use of Interactive Flat Panels (IFPs) as interactive learning tools that foster innovative, collaborative, and learner-centered educational processes. This study aims to explain the implementation of digital-based learning transformation via IFPs at SMPN 3 Grati Satu Atap, identify the factors facilitating or hindering this implementation, and analyze its impact on the learning process. A qualitative approach with a descriptive method was employed. Research subjects—comprising the principal, teachers, and students—were selected using purposive sampling. Data were collected through observation, in-depth interviews, and document analysis, then processed using an interactive analysis model involving data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Data validity was verified through source and method triangulation. The findings indicate that IFP usage enhances learning effectiveness by making material presentations more engaging, interactive, and comprehensible. Teachers can more easily integrate diverse digital learning materials, while students demonstrate increased participation, enthusiasm, and critical thinking skills. Facilitating factors include adequate facilities, supportive school policies, and improved teacher digital literacy. Challenges include the limited technological proficiency of some teachers and a reliance on stable internet connectivity. The study demonstrates that the Interactive Flat Panel serves as an effective innovation in supporting the shift toward digital-based learning at SMPN 3 Grati. Furthermore, it highlights that learning quality can be enhanced through the continuous improvement of teacher competence and the ongoing development of technological infrastructure.
EKSISTENSI DAN PERUBAHAN NILAI GOTONG ROYONG DALAM KEHIDUPAN BERMASYARAKAT DI DESA WATUPRAPAT Sakdiya, Khalimatus; Ayu Maya Damayanti; Innayatul Laili
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Verified
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the continued existence of gotong royong (mutual cooperation) and identify changes in the values ​​associated with it within the community of Watuprapat Village, Nguling District, Pasuruan Regency. A qualitative method employing a case study approach was used. Data were collected through in-depth interviews, direct observation, and document analysis. The research reveals that the value of gotong royong persists and is applied in the community's daily life, though its forms and meanings have evolved compared to the past. This shift is evident in the way it is practiced: while it was once voluntary, unpaid, and all-encompassing, it has now become more practical and structured, often involving payment or cost reimbursement. Factors driving these changes include economic growth, shifts in social structure, the impact of education, and advancements in information technology. Despite these changes, the value of gotong royong continues to strengthen interpersonal relationships and maintain a sense of togetherness within the village community.
Persepsi Warga Terhadap Hasil Kinerja Birokrasi dalam Membangun Kualitas Pegawai Melalui Pelayanan Umum di Kelurahan Kejayan Tahun 2026: Penelitian Muhammad Wildan Faiq Al Azis; Ayu Maya Damayanti; Innayatul Laili
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 3 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i3.418

Abstract

Kondisi kinerja pegawai dalam menjalankan birokrasi pada peningkatan pelayanan umum, terutama dalam segala bentuk dalam melalui suatu kegiatan pelayanan yang dilaksanakan oleh instansi pemerintahan di pusat, daerah, dan lingkungan badan usaha milik negara dalam bentuk barang dan jasa sebagai upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat dalam melaksanakan ketentuan sesuai peraturan perundang-undangan, terutama pada pelaksanaan pelayananan umum. Pelayanan umum sering memberikan fenomena kemunduran pada birokrasi kelurahan di tiap daerah karena terdapat kesenjangan dalam memenuhi pelayanan umum di masyarakat. Kelurahan Kejayan merupakan salah satu unit daerah yang berada di Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan yang masyarakatnya mempunyai permasalahan pada kualitas kinerja pelayanan umum yang kurang tersampaikan melalui aksi pegawai kelurahan dalam memberikan kemampuan sampai penyediaan sarana fasilitas yang memadai, terutama dikhususkan pada masyarakat yang ingin membuat surat-menyurat dalam kebutuhan penunjang hidup masyarakat, namun disisi lain ada sebagian kecil keinginan masyarakat yang belum terwujudkan hak terbut. Sebelumnya, peneliti melakukan pra-observasi pada lokasi penelitian di Kelurahan Kejayan, Kabupaten Pasuruan terhadap masyarakat yang ingin meteahui sistematika kinerja birokrat pada pelayanan umum. Maka, peneliti ingin mengeksplorasi lebih mendalam dengan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Isinya berupa penjelasan kata dengan menggambarkan korelasi tersebut dalam bentuk tulisan berupa dokumen informasi serta teknik wawancara dalam penelitian yang relevan dengan fenomena saat ini. Penelitian ini membahas tentang penerapan instansi Kelurahan yang berupaya meningkatkan kualitas pegawainya dalam memberikan bentuk pelayananan umum yang berhubungan dengan pembuatan surat administratif. Peneliti juga melihat berbagai sudut pandang pegawai kelurahan maupun masyarakat disekitarnya yang berada dipermasalahan yang sama terhadap penanganan surat dan pengamalan sikap mereka dalam menghadapi pelaksanaan kinerja pelayanan umum yang belum merata. Masyarakat juga memiliki cara untuk merespon kualitas kinerja pelayanan terhadap perlakuan pegawai ditengah penyelesaian masalah terjadi.