Claim Missing Document
Check
Articles

Group Dynamics of Bina Karya Fish Farmer Group of Milkfish (Chanos Chanos) and Tiger Prawn (Penaeus Monodon) in Kersik Village, Marangkayu District, Kutai Kertanegara Regency Eko Sugiharto; Gusti Haqiqiansyah; Julia Syahnur Rahmani
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No SpecialIssue (2023): UNRAM journals and research based on science education, science applic
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9iSpecialIssue.4446

Abstract

The purpose of this study was to learn about and understand the aquaculture business and the dynamics of the POKDAKAN Bina Karya group in  Kersik Village, Marangkayu District, Kutai Kartanegara. This research was carried out for 9 months starting from preparation to research results from August 2022 – June 2023 in Kersik Village. The samples were taken using purposive sampling method. The sampled members of the POKDAKAN Bina Karya with a tenure of membership of 10 years and over. Based on this consideration, out of 30 members, 10 members with a tenure of membership of 10 years and over are taken as a sample. Data analysis was performed using descriptive analysis and Likert scale. The results of the research show that the cultivation business has been going on for 31 years. Cultivation activities are carried out using traditional pond systems and using polyculture techniques involving Milkfish (Channos Channos) and Tiger Prawn (Penaeus Monodon) as the main commodities. The level of group dynamics in POKDAKAN Bina Karya has a cumulative score of 71.9, categorizing it as high (dynamic).
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI USAHA BUDIDAYA KOLAM TERPAL Gusti Haqiqiansyah; Said Abdusysyahid; Erwan Sulistianto; Elly Purnamasari
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 1 No. 2 (2024): Vol. 1 No. 2 Edisi April 2024
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v1i2.111

Abstract

Pengembangan budidaya ikan dengan memanfaatkan lahan pekarangan masih belum banyak dilakukan. Sementara masyarakat desa ini memiliki potensi yang bisa dikembangkan untuk mendukung pengembangan usaha perikanan. Masyarakat pada umumnya memiliki lahan pekarangan yang cukup luas, yang dapat dimanfaatkan untuk usaha produktif seperti usaha budidaya ikan. Pengenalan kolam terpal kepada masyarakat merupakan sebuah alternatif dalam upaya pengembangan budidaya ikan, dengan memanfaatkan lahan pekarangan. Usaha ini merupakan sebuah terobosan yang bisa diterapkan pada masyarakat desa ini, sehingga melalui kegiatan penyuluhan dan pelatihan yang diberikan kepada masyarakat dapat menumbuhkan minat dan motivasi. Metode pendekatan dilakukan melalui penyuluhan dan diskusi tentang model pengembangan budidaya ikan di lahan pekarangan kepada masyarakat sasaran. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ditargetkan untuk memberikan motivasi dan pengenalan budidaya ikan dengan memanfaatkan lahan pekarangan. Kepada sasaran diberikan pengenalan dan langkah langkah yang dilakukan dalam proses budidaya ikan. Proses komunikasi timbal balik diterapkan pada kegiatan ini, sehingga terjadi transfer pengetahuan dan teknologi secara seimbang. Dari hasil kegiatan bahwa pada umumnya sasaran antusias dan termotivasi untuk mengembangan usaha dengan kolam terpal.
Analisis Prioritas Kebijakan Pengelolaan Ekowisata Mangrove Edu Park Berbas Pantai Kota Bontang Desna Novia Santika; Gusti Haqiqiansyah; Doni Darmasetiadi
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.529

Abstract

Mangrove Edu Park yang berada di Berbas Pantai, wilayah Kecamatan Bontang Selatan, Kota Bontang adalah area ekowisata yang fokus pada kegiatan konservasi dan pendidikan lingkungan, perlu adanya pengelolaan yang berkelanjutan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menetapkan prioritas dalam kebijakan pengelolaan kawasan tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, sera kuesioner yang ditujukan kepada Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Bontang, Kelurahan Berbas Pantai, Pokdarwis, penduduk setempat, dan para nelayan. Analisis data dilaksanakan dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) yang mengacu pada lima aspek, yaitu konservasi lingkungan, pelestarian budaya, partisipasi masyarakat, manfaat ekonomi, dan pemberdayaan kelompok yang rentan. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa aspek manfaat ekonomi menjadi prioritas utama dalam pengelolaan ekowisata, diikuti oleh konservasi lingkungan, partisipasi masyarakat, pemberdayaan kelompok yang rentan, serta pelestarian budaya. Di sisi lain, alternatif yang dianggap paling penting adalah pengembangan destinasi wisata yang berbasis maritim dan ramah lingkungan. Kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat pengelolaan ekowisata mangrove yang berkelanjutan, serta meningkatkan keuntungan ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat di sekitar.
OPTIMIZATION OF BUMDES “SEPENUH HATI” IN MANAGING FISHERY POTENTIAL IN LOA DURI ILIR VILLAGE Dewi Masitah; Gusti Haqiqiansyah; Doni Darmasetiadi
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 3 No. 1 (2026): Vol. 3 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v3i1.1548

Abstract

BUMDes Sepenuh Hati manages several businesses in Loa Duri Ilir Village, which encompass various village potentials in the fisheries sector, including fish farming, fish processing, fishing ponds, and alternative fish feed production. The utilization of these businesses requires the optimization of BUMDes in their management. The purpose of this research is to determine priorities for BUMDes Sepenuh Hati in managing the fishery potential of Loa Duri Ilir Village. The data collection technique used by the researcher involved questionnaires and interviews. The data analysis method uses the Analytic Hierarchy Process (AHP). This method allows for the analysis of the optimization of BUMDes Sepenuh Hati in managing fishery potential based on four aspects: the human resource aspect, the financial aspect, the marketing aspect, and the production aspect. The research results indicate that the main priority criteria for optimizing BUMDes are the human resource aspect, followed by the production aspect, the financial aspect, and lastly the marketing aspect. Based on the analyzed alternatives, BUMDes Sepenuh Hati received a facilitator recommendation from the fish farming group (Pokdakan) to assist in managing the fishery potential of Loa Duri Ilir Village.
FISHERMEN’S PERCEPTION OF THE MAJU FISHERMAN VILLAGE (KALAJU) PROGRAM IN PALARAN INDONESIA Doriana Agata Christi; Fitriyana Fitriyana; Gusti Haqiqiansyah
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 3 No. 2 (2026): Vol. 3 No. 2 Edisi April 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v3i2.2440

Abstract

This study aims to examine fishermen's perceptions of the Advanced Fishermen's Village Program (KALAJU) in Palaran Indonesia. This study uses a descriptive quantitative approach with purposive sampling technique to select 15 respondents based on specific criteria. The perception indicators used are internal factors, including physiological aspects, interest, attention, unidirectional needs, and emotional conditions. Data analysis was conducted using a Likert scale to measure the fishermen's perception levels toward the program. The research results indicate that fishermen generally have a positive perception of the Advanced Fishermen Village Program across all the indicators used. The cumulative value of the internal factor reached 35.73, which falls into the high category. This indicates that the program was well-received and considered beneficial by the fishermen at the research location. The Maju Fisherman Village Program has strong potential in supporting the improvement of fishermen's welfare. However, sustainable support and effective implementation strategies are needed to maintain and enhance the program's impact.
PELATIHAN USAHA BANDENG CABUT DURI DI KELURAHAN SIDOMULYO KECAMATAN ANGGANA Gusti Haqiqiansyah; Komsanah Sukarti; Ghitarina Ghitarina; Ristiana Eryati; Indriati Kusumaningrum
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): Vol. 2 No. 2 Edisi Agustus 2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v2i2.1439

Abstract

Peningkatan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat melalui berbagai kegiatan pelatihan sangat perlu dilakukan. Usaha pengolahan hasil perikanan merupakan satu diantara kegiatan yang dapat meningkatkan ekonomi keluarga, dan dapat menciptakan peluang usaha alternatif bagi masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat dalam mengolah bandeng cabut duri. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah dan praktek. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan ini mendapat dukungan dan minat masyarakat yang tinggi. Kegiatan diawali dengan pemberian materi dan diskusi, selanjutnya dilakukan kegiatan praktek cabut duri ikan bandeng. Dari hasil diskusi dan pengamatan selama kegiatan, peserta sudah bisa memahami dan mempraktekan cara cabut duri dengan baik. Hal ini diharapkan nantinya peserta dapat mengaplikasikan sebagai satu usaha alternatif yang dapat dikembangkan
PENGUATAN PENGETAHUAN PEMBUDIDAYA TENTANG POTENSI USAHA BUDIDAYA IKAN DI DESA SEBAKUNG JAYA KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA Muhammad Syafril; Juliani Juliani; Gusti Haqiqiansyah; Andri Pratama
Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI) Vol. 2 No. 2 (2026): Vol. 2 No. 2 Edisi Juli 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/jpi.v2i2.2438

Abstract

Keberhasilan usaha budidaya ikan tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis produksi, tetapi juga oleh kemampuan pembudidaya dalam memahami potensi sumber daya alam, lingkungan, dan sosial ekonomi yang mendukung pengembangan usaha secara berkelanjutan. Desa Sebakung Jaya, Kabupaten Penajam Paser Utara, sebagai Kampung Perikanan Budidaya Air Tawar, masih menghadapi keterbatasan pengetahuan pembudidaya mengenai potensi wilayah yang dapat dioptimalkan dalam sistem agribisnis perikanan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pembudidaya tentang potensi wilayah yang mendukung usaha budidaya ikan air tawar yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan di Desa Sebakung Jaya dengan melibatkan 20 orang anggota Kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN). Metode yang digunakan berupa penyuluhan dan difusi ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) melalui pendekatan pedagogi yang dipadukan dengan presentasi, diskusi interaktif, dan tanya jawab. Materi penyuluhan mencakup potensi sumber daya alam dan lingkungan, serta potensi sosial ekonomi, yang mendukung pengembangan komoditas unggulan ikan air tawar melalui upaya budidaya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa metode penyuluhan mampu meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta mengenai potensi wilayah sebagai modal pengembangan usaha budidaya. Peningkatan tersebut tercermin dari tingginya partisipasi peserta dalam diskusi, kemampuan mengidentifikasi potensi wilayah, serta munculnya berbagai gagasan terkait penguatan kelembagaan dan strategi pemasaran hasil perikanan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penyuluhan berbasis potensi wilayah merupakan pendekatan yang efektif dalam memperkuat kapasitas pembudidaya menuju usaha budidaya ikan yang lebih produktif, menguntungkan, dan berkelanjutan.