Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Nursing Inside Community

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN QUALITY OF SLEEP PADA LANSIA SELAMA PANDEMI COVID-19 Nazaruddin Nazaruddin; Cici Yusnayanti; Prawara Aros Purnama; Anisa Purnamasar; Neneng Anjarwati
Nursing Inside Community Vol. 3 No. 3 (2021): Nursing Inside Community
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lansia merupakan kelompok umur dengan prevalensi gangguan tidur terbanyak, yaitu sekitar 67%. Hal ini dikarenakan pada usia lanjut mengalami penurunan waktu tidur dimalam hari dan peningkatan waktu tidur siang hari. kualitas tidur buruk pada lanjut usia memberikan pengaruh terhadap kemampuan kognitif, fisik dan kualitas hidup dan seiring menurunnya kualitas tidur lansia akan berdampak buruk terhadap kesehatan seperti tekanan darah tinggi, stroke, serangan jantung, hingga masalah psikologis serta depresi dan gangguan perasaan lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Quality Of Sleep (QOS) pada lansia di wilayah kerja puskesmas poasia kota kendari. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah berjumlah 1.254 orang lansia. Sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 93 orang.  Data diolah dengan menggunakan uji Chi Square dan dilanjutkan dengan uji koefisien phy (ρ) untuk mengetahui besarnya hubungan antara variabel. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan uji Chi Square diperoleh nilai X2 hitung > X2 tabel. Hal ini  dapat dikatakan bahwa dukungan keluarga, kecemasan, dan sleep hygiene mempunyai hubungan dengan quality of sleep (QOS). Sehingga dapat disimpulkan bahwa  adanya hubungan antara variabel independent (Dukungan keluarga, Kecemasan, dan Sleep hygiene) dengan variabel dependent (Quality Of Sleep). Saran dalam penelitian ini agar instansi kesehatan terkait dalam melakukan pengkajian secara komperhensif terkait dengan kualitas tidur lansia.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Quality Of Life Pasien Gagal Ginjal Kronik Nazaruddin Nazaruddin; Heltty Heltty; Lisnawati Lisnawati; Cece Indriani; Apriyanti Apriyanti
Nursing Inside Community Vol. 5 No. 1 (2022): Nursing Inside Community
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Global Burden of Disease (GBD) project, penyakit ginjal pada saluran perkemihan berkontribusi menjadi beban penyakit di dunia. Berdasarkan laporan Global Burden of Disease Study, penyakit ginjal kronis menduduki peringkat 27 dalam daftar penyebab kematian di dunia. Diperkirakan jumlah kasus gagal ginjal akan terus meningkat di negara-negara berkembang. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Cross sectional. Populasinya adalah 178 responden, besar sampel dalam penelitian ini sebanyak 65 responden, menggunakan tekhnik purposive random sampling. Dengan uji statistik chi square. Hasil penelitian dengan Uji Statistik didapatkan ada hubungan kuat kondisi fisik dengan kualitas hidup pasien Gagal Ginjal Kronik dengan nilai x² hitung : 21,182 > x² tabel : 3,841, dengan nilai  : 0.532. Ada hubungan kuat kesehatan psikologis dengan kualitas hidup pasien Gagal Ginjal Kronik dengan nilai x² hitung : 16,014 > x² tabel : 3,841, dengan nilai  : 0.553. Ada hubungan kuat kondisi sosial dengan kualitas hidup pasien Gagal Ginjal Kronik di RSU Bahteramas  Provinsi Sulawesi Tenggara dengan nilai x² hitung : 24,337 > x² tabel : 3,841, dengan nilai  : 0.654  Diharapkan bagi rumah sakit untuk lebih meningkatkan perhatian kepada seluruh pasien khususnya pasien yang menderita gagal ginjal kronik dalam pemberian  pelayanan kesehatan, dan dukungan yang baik dalam bentuk pengobatan maupun pemberian informasi atau penyuluhan kesehatan untuk meningkatkan kualitas hidup.