Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Efek Pemberian Preemptive Analgesia Ibuprofen terhadap Skala Nyeri pada Pasien Pasca Bedah Mastektomi Utari Zainal Abidin; Fendy Dwimartyono; Eny Arlini Wello; Faisal Sommeng; Reeny Purnamasari; Hendrian Chaniago; Fadil Mula Putra
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 1 No. 2 (2021): November
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v1i2.81

Abstract

Nyeri akut pasca bedah merupakan masalah pada pasien kanker payudara yang menjalani operasi. Nyeri ini berkaitan dengan kerusakan jaringan akibat pembedahan yang memicu aktivasi reseptor nosiseptif. Tindakan bedah mastektomi merupakan modalitas terapi utama dalam menatalaksana kanker payudara. Nyeri akut pasca bedah pada mastektomi termasuk kategori sedang-berat dan membutuhkan terapi analgesia yang adekuat. Namun, hingga saat ini pilihan terapi analgesik yang sudah tersedia masih belum sepenuhnya efektif dalam menatalaksana nyeri pasca operasi mastektomi.
Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kamar Bedah Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar Tahun 2020 Hasmaul Husna Amin; Faisal Sommeng; Nurul Fadilah Ali Polanunu; Shofiyah Latief; Edward Pandu Wiriansya; Wirawan Harahap; Hendrian Chaniago; Fadil Mula Putra
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 2 No. 8 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v2i8.107

Abstract

Kepuasan pasien merupakan cerminan kualitas pelayanan kesehatan yang mereka terima. Tingkat kepuasan pasien dapat diukur secara kuantitatif dan kualitatif. Jika kita akan melakukan upaya peningkatan mutu layanan kesehatan, pengukuran tingkat kepuasan pasien ini diperlukan. Ada dua faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan yaitu expected service dan perceived service. Tujuan penelitian mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan Kamar Bedah Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar tahun 2020. Metode penelitian ini menggunakan survei analitik dengan desain Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah pria dan wanita yang telah mendapatkan pelayanan di kamar bedah Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar. Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling. Hasil penelitian ini adalah berdasarkan kepuasan secara umum didapatkan hasil terbanyak yaitu 26 responden (55,3%) merasa sangat puas, 15 responden (31,9%) merasa puas, sedangkan yang paling sedikit yaitu 3 responden (6,4%) merasa cukup puas, dan 3 responden (6,4%) merasa tidak puas terhadap pelayanan di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar secara umum. Kesimpulannya kepuasan pasien terhadap pelayanan kamar bedah rumah sakit ibnu sina bahwa dimensi reliability (kehandalan) dan emphaty (empati) memiliki tingkat kepuasan tertinggi dibanding dengan dimensi responsiveness (daya tanggap), tangible (bukti fisik) dan assuarance (jaminan), dan ketidakpuasan pasien terhadap pelayanan kamar bedah rumah sakit ibnu sina karena adanya diskriminasi antara tenaga medis dengan pasien, pasien masih kurang aman dan nyaman dilingkungan kamar bedah dan jadwal operasi yang masih tidak tepat waktu.
Gambaran Faktor Risiko Kejadian Fraktur Terbuka Tertutup Os Tibia Ni'ma Sahabuddin; Arman Bausat; Evi Silviani Gusnah; Fadil Mula Putra; Rahmawati
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 4 No. 3 (2024): Maret
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v4i3.404

Abstract

Fraktur juga disebut patah tulang merupakan hilangnya kontinuitas tulang, yakni tulang rawan sendi, tulang rawan epifisis, baik yang bersifat total maupun yang parsial. Fraktur tibia merupakan fraktur yang paling sering terjadi pada tulang panjang. Rata-rata 26 peristiwa dalam 100.000 populasi per tahun. Mengetahui Gambaran Faktor Risiko Kejadian Fraktur Terbuka Tertutup Os Tibia di RS Ibnu Sina Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif retrospektif yang dilakukan di RS Ibnu Sina Makassar dengan melakukan pengambilan data dari rekam medik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas subjek penelitian ini berusia 20-60 tahun (47,61%), usia <20 tahun (23,80%), dan usia >60 tahun (28.57%). Pasien yang berjenis kelamin pria sebanyak 12 orang (57,14%), dan wanita sebanyak 9 orang (42,85). Mayoritas pasien memiliki aktifitas berisiko dengan jumlah 10 orang (47,61%), merokok sebanyak 8 orang (38,09%), dan minum alkohol sebanyak 3 orang (14,28%), sedangkan pasien yang tidak memiliki riwayat konsumsi kortikosteroid sebanyak 14 orang (66,66%), yang memiliki riwayat konsumsi kortikosteroid sebanyak 7 orang (33,33%). Mayoritas pasien mengalami fraktur tertutup sebanyak 21 orang (100%), dan tidak ada yang mengalami fraktur terbuka. Fraktur os tibia terbanyak berada pada kelompok usia produktif dan jenis kelamin pria. Aktivitas berisiko merupakan penyebab terbanyak dari fraktur os tibia, dan sebagian pasien memiliki riwayat konsumsi kortikosteroid. Jenis fraktur yang terbanyak yaitu fraktur tertutup.
Karakteristik dan Gambaran Radiologi pada Pasien Low Back Pain Ayu Lestari; Imran Safei; Prema Hapsari Hidayati; Mochammad Erwin Rachman; Sultan Buraena; Fadil Mula Putra
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 4 No. 5 (2024): Mei
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v4i5.458

Abstract

Mobilitas yang salah, penyakit psikologis, dan berbagai masalah muskuloskeletal semuanya dapat menyebabkan low back pain (LBP). Disabilitas adalah penyebab utama LBP dan berdampak pada kesejahteraan dan pekerjaan secara umum. Ada dua jenis LBP: LBP akut, yang bermanifestasi sebagai timbulnya nyeri secara cepat dan dapat berlangsung kurang dari 12 minggu, dan LBP kronis, yang berlangsung lebih dari tiga bulan. Pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan radiografi berupa radiografi, magnetic resonance tomography (MRI), dan computerized tomography (CT-Scan), harus dilakukan berdasarkan keluhan individu yang mengalami nyeri pinggang. Nyeri punggung bawah (LBP) dapat disebabkan oleh berbagai masalah muskuloskeletal, gangguan kejiwaan, dan gerakan yang tidak tepat. Salah satu penyebab utama LBP adalah kecacatan, yang berdampak pada pekerjaan dan kesejahteraan secara keseluruhan. Ada dua bentuk LBP: LBP kronis, yang berlangsung lebih dari tiga bulan, dan LBP akut, yang muncul sebagai nyeri yang timbul secara tiba-tiba dan dapat berlangsung kurang dari 12 minggu. Upaya-upaya yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut, seperti pemeriksaan radiografi dengan menggunakan CT-Scan, MRI, dan radiografi, harus dilakukan sebagai respons terhadap keluhan orang yang menderita nyeri pinggang Sebagian besar kasus nyeri punggung bawah (LBP) dapat disebabkan oleh berbagai masalah muskuloskeletal, kondisi psikologis, dan mobilitas yang tidak tepat. Disabilitas adalah salah satu penyebab utama LBP, yang memengaruhi pekerjaan dan kesejahteraan umum. Ada dua jenis LBP: LBP akut, yang bermanifestasi sebagai timbulnya nyeri secara cepat dan dapat berlangsung kurang dari 12 minggu, dan LBP kronis, yang berlangsung lebih dari tiga bulan. Apabila seseorang mengeluhkan rasa tidak nyaman pada pinggang, maka harus dilakukan upaya yang memerlukan pemeriksaan tambahan seperti pemeriksaan radiografi menggunakan CT-Scan, MRI, dan radiografi.
KARAKTERISTIK PENDERITA GOUT ARTHRITIS DI RUMAH SAKIT IBNU SINA TAHUN 2019-2024 Astarifa, Dina; Sam, Andi Dhedie Prasatia; Amba, Erick Gameliel; Hasan, Hasan; Putra, Fadil Mula
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.34572

Abstract

Gout Arthritis merupakan gangguan/penyakit dimana terjadi peradangan sendi akibat penumpukan asam urat yang berlebihan. Menurut data Centers for Disease Control and Prevention (CDC) (2013), Arthritis gout menduduki urutan kedua terbesar setelah penyakit Osteoarthritis di Indonesia. Untuk mengetahui karakteristik pasien Gout Arthritis di Rumah Sakit Ibnu Sina. Jenis penelitian yang digunakan yakni penelitian deskriptif dengan desain sample survey menggunakan data Rekam medik. Berdasarkan karakteristik usia terlihat bahwa responden masa manula atau usia 65 tahun keatas memiliki jumlah terbanyak yaitu 10 orang dengan presentase sebesar 33%, dan jumlah terkecil pada masa dewasa awal yaitu 2 orang dengan presentase 7%. Berdasarkan karakteristik IMT terlihat bahwa responden terbanyak adalah responden dengan IMT yang normal lsebanyak 15 orang dengan presentase sebesar 50% dan IMT terendah pada responden dengan IMT Obesitas 2 sebanyak 2 orang dengan presentase sebesar 7%. Berdasarkan karakteristik jenis kelamin, responden laki-laki adalah yang terbanyak berjumlah 28 orang dengan presentase sebesar 93%. Sedangkan responden perempuan yaitu sebanyak 2 orang dengan presentasi hanya sebesar 7%. Berdasarkan karakteristik kadar asam urat terlihat bahwa responden dengan kadar asam urat yang normal dan meningkat adalah sama, yaitu sebanyak masing-masing 15 orang dengan presentase sebesar 50%. Penderita Gout Arthritis paling banyak terkena pada usia manula atau >65 tahun, lebih dominan pada pria dengan jumlah 28 orang (93%), dan terbanyak pada pasien-pasien yang memiliki IMT kategori normal dengan rentang nilai 18.6 – 22.9 kg/m2 dengan jumlah 15 orang (50%), serta tidak selalu terjadi peningkatan kadar asam urat pada pasien-pasien Gout Arthritis di RS Ibnu Sina karena didapatkan hasil kadar asam urat normal dan meningkat jumlahnya sama, masing-masing 15 orang (50%).
Reconstruction of Chronic Monteggia Fracture with Radial Head Excision: A Case Report Baharuddin, Nur Khumaira; Andi Dhedie Prasatia Sam; Fadil Mula Putra
Sriwijaya Journal of Surgery Vol. 7 No. 2 (2024): Sriwijaya Journal of Surgery
Publisher : Surgery Department, Faculty of Medicine Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37275/sjs.v7i2.111

Abstract

Introduction: Chronic Monteggia fracture is a rare and clinically challenging condition, characterized by a non-union fracture of the proximal ulna with dislocation of the radial head. This case report presents the case of a 42-year-old woman with a chronic Monteggia fracture diagnosed 21 years after the initial injury, highlighting the importance of a careful patient history and radiographic investigation. Case presentation: A 42-year-old woman presented with left elbow pain and a history of significant trauma 21 years previously. Physical examination revealed limited range of motion and radiographic examination revealed a nonfused fracture of the proximal ulna with dislocation of the radial head. The patient underwent open reduction and internal fixation (ORIF) reconstruction of the ulna and excision of the radial head. Conclusion: Successful surgical reconstruction of chronic Monteggia fractures results in significant improvements in the patient's function and quality of life. This case report emphasizes the importance of early diagnosis and timely surgical intervention to prevent long-term complications and achieve optimal functional outcomes.
Gambaran Derajat Nyeri pada Pasien Osteoarthritis Grade 1 dan 2 di RSUD Sayang Rakyat Makassar pada Bulan Januari - Agustus 2023 Putra, Fadil Mula; Afdilla, Nurul Azizah; Arsyad, Nur Nasri; S, Dhedie Prasatia; Chaniago, Hendrian
Wal'afiat Hospital Journal Vol 5 No 2 (2024): Wal'afiat Hospital Journal
Publisher : Rumah Sakit Ibnu Sina, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/whj.v5i2.137

Abstract

Osteoarthritis menurut American College of Reumatologi merupakan sekelompok kondisi heterogen yang mengarah kepada tanda dan gejala pada sendi. Permasalahan utama pada Osteoarthritis adalah kerusakan pada kartilago (tulang rawan sendi) pasien. Kelainan ini seperti pembentukan tulang baru yang irreguler pada permukaan persendian. Pasien Osteoarthritis umumnya mengeluhkan nyeri pada sendi lutut, panggul, dan tangan menjadi keluhan utama dengan nyeri sendi lutut menjadi keluhan yang tersering. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui gambaran grading OA dan derajat nyeri pada pasien Osteoarthritis di RSUD Sayang Rakyat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan analitik untuk mendeskripsikan bagaimana gambaran dan hubungan derajat nyeri pada pasien Osteoarthritis RSUD Sayang Rakyat Makassar pada bulan Januari - Agustus 2023. Pada penelitian ini, dari 47 sampel yang diteliti, mayoritas subjek penelitian ini menderita Osteoarthritis grade 2 dengan jumlah 31 (66%) subjek. Ditemukan distribusi derajat nyeri OA grade 1 dengan rata – rata VAS score 3 sebanyak 7 (44%) subjek. Kemudian pada derajat nyeri OA grade 2 dengan rata – rata VAS score 6 sebanyak 9 (66%) subjek. Dari hasil analisis Chi Square menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara grading Osteoarthritis dengan derajat nyeri menggunakan VAS (nilai p = 0,000; p kurang dari 0,05).
Gambaran Derajat Nyeri pada Pasien Osteoarthritis Grade 1 dan 2 di RSUD Sayang Rakyat Makassar pada Bulan Januari - Agustus 2023 Putra, Fadil Mula; Afdilla, Nurul Azizah; Arsyad, Nur Nasri; S, Dhedie Prasatia; Chaniago, Hendrian
Wal'afiat Hospital Journal Vol 5 No 2 (2024): Wal'afiat Hospital Journal
Publisher : Rumah Sakit Ibnu Sina, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/whj.v5i2.137

Abstract

Osteoarthritis menurut American College of Reumatologi merupakan sekelompok kondisi heterogen yang mengarah kepada tanda dan gejala pada sendi. Permasalahan utama pada Osteoarthritis adalah kerusakan pada kartilago (tulang rawan sendi) pasien. Kelainan ini seperti pembentukan tulang baru yang irreguler pada permukaan persendian. Pasien Osteoarthritis umumnya mengeluhkan nyeri pada sendi lutut, panggul, dan tangan menjadi keluhan utama dengan nyeri sendi lutut menjadi keluhan yang tersering. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui gambaran grading OA dan derajat nyeri pada pasien Osteoarthritis di RSUD Sayang Rakyat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan analitik untuk mendeskripsikan bagaimana gambaran dan hubungan derajat nyeri pada pasien Osteoarthritis RSUD Sayang Rakyat Makassar pada bulan Januari - Agustus 2023. Pada penelitian ini, dari 47 sampel yang diteliti, mayoritas subjek penelitian ini menderita Osteoarthritis grade 2 dengan jumlah 31 (66%) subjek. Ditemukan distribusi derajat nyeri OA grade 1 dengan rata – rata VAS score 3 sebanyak 7 (44%) subjek. Kemudian pada derajat nyeri OA grade 2 dengan rata – rata VAS score 6 sebanyak 9 (66%) subjek. Dari hasil analisis Chi Square menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara grading Osteoarthritis dengan derajat nyeri menggunakan VAS (nilai p = 0,000; p kurang dari 0,05).
Relationship Between Age, Gender, Obesity, And Occupation With The Incidence Of Knee Osteoarthritis At Bhayangkara Hospital In 2023 Indah Rusman; Andi Dhedie Prasatia Sam; Syarif Hidayatullah; Fadil Mula Putra; Erick Gamaliel Amba
Jurnal EduHealth Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal EduHealt, Edition January - March, 2025
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Osteoarthritis (OA) is inflammation of the joints due to degenerative damage to the cartilage and surrounding tissue. The degenerative nature of osteoarthritis develop slowly, but this can cause disability and failure of joint function accompanied by pain. risk factors for OA are age, gender, genetics, obesity, ethnicity, metabolic disease, work, exercise, joint injuries, and growth disorders. Osteoarthritis can attack various joints in the body, but more often affects joints that support the body's weight, such as the knee joint and hip joint. The knee joint is a joint that is very often affected by OA. Data from the Central for Disease Control and Prevention (CDC) shows that as much as 40% of the population aged > 70 years suffer from knee OA. To determine the incidence, risk factors and relationship between risk factors for the occurrence of Knee Osteoarthritis at Bhayangkara Hospital Makassar in 2023. This Method Description research using a Cross Sectional approach. The incidence of Knee Osteoarthritis at Bhayangkara Makassar Hospital in 2023 there were 186 patients, the presentation of patient age <40 years in this study was 28.5% and >40 years is 71.5%, the gender presentation of patients in this study were male as much as 31.7% and women as much as 68.3%, the distribution of obesity in this study was 68.3% and not obese as much as 31.7%, the presentation of work patients on the incidence of osteoarthritis where in this study 33.9% worked and 66.1% did not work and there was a relationship between age, gender, obesity and work on the incidence of osteoarthritis. Based on the research results, it can be concluded that there is a relationship between age, gender, obesity and occupation with the incidence of Knee Osteoarthritis at Bhayangkara Hospital in 2023.
Faktor Resiko Penyebab Nyeri Punggung Bawah pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (UMI) Angkatan 2021 Ramdani, Putri; Nasaruddin, Hermiaty; Putra, Fadil Mula; Syafei, Imran; Mubarak, Andi Firman
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 25, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v25i1.5702

Abstract

This study aims to determine the characteristics of sedentary lifestyle to complaints of low back pain in students of the Faculty of Medicine UMI class of 2021 based on age, gender, height, weight, and sleep quality. This study is a quantitative research with a cross-sectional study design. The results showed that the most complaints of low back pain were experienced by 21-year-old subjects, who were generally in the transition phase from education to the world of work. Based on gender, women experience these complaints more often than men, which are caused by biological factors such as lower muscle mass and hormonal fluctuations. Height 150-159 cm has the highest prevalence of low back pain, possibly due to less than optimal posture. College students weighing 40-49 kg also experience this complaint more often, which can be attributed to lower muscle mass. In terms of sleep quality, there was a significant relationship between sleep quality and the severity of low back pain, where respondents with low sleep quality tended to experience higher pain. Overall, this study shows a significant relationship between sedentary lifestyle and low back pain complaints in UMI Faculty of Medicine students. Further research is suggested to explore other factors such as stress, physical activity, and psychological factors that may affect sleep quality and low back pain severity
Co-Authors A.Rezki Nabila Syahrani Afdilla, Nurul Azizah Aisyah, A Aidha Nurul Amba, Erick Gameliel Amir, Suliati P. Andi Dhedie Prasatia Sam Andi Dhedie Prasatia Sam Andi Dhedie Prasetia Sam Andi kencana batara Arina Fathiyyah Arifin Arman Bausat Arman Bausat Arsyad, Nur Nasri Astarifa, Dina Ayu Lestari Baharuddin, Nur Khumaira Budiman, Resita Aulia Cahyani, Nafila Chaniago, Hendrian Darariani Iskandar Dhedie Prasatia Sam, Andi Edward Pandu Wiriansya Ekayanti, Andi Kartini Eny Arlini Wello Erick Gamaliel Amba Erida Hasbi, Berry Erlin Syahril Evi Silviani Gusnah Fahira Nida Alzahra Faisal Sommeng Febie Irsandy Syahruddin Febie Irsandy Syahruddin Fendy Dwimartyono Harahap, Muh. Wirawan Hasan Hasan Hasmaul Husna Amin Hendrian Chaniago Iin Widya Ningsi Iin Widya Ningsi Imran Safei Imran Safei Imran Safei Imran Safei, Imran Imran Syafei Muhammad Nur Imran, Muh. Indah Rusman Listin, Nurhalisa M. Hamsah Makmun, Armanto Mappaware, Nasrudin Andi Masita Fujiko M. Said Mochammad Erwin Rachman Mokhtar, Shulhana Mubarak, Andi Firman Muchsin, Achmad Harun Mulyadi, Farah Ekawati Nasaruddin, Hermiaty Nasir, Pratiwi Ni'ma Sahabuddin Nur, Muh Jabal Nurfitriani S Nurmadilla, Nesyana Nurul Fadilah Ali Polanunu Pangnguriseng, Utomo A. Prema Hapsari Hidayati Putri Ramdani Rachmat Faisal Syamsu, Rachmat Faisal Rahmawati Rahmawati, Rahmawati Rajab, Risna Ramadani, Amalia Putri Reeny Purnamasari Rifkah Tul Mukarramah Danial Rosdiana Rosdiana RR. Ella Evrita Hestiandari S, Dhedie Prasatia Sam, Andi Dhedie Prasatia Shofiyah Latief Shofiyah Latief Sri Wahyu Sultan Buraena Syahruddin, Febie Irsandy Ummi, Virsa Aulia Utari Zainal Abidin Wardayani Wardayani, Wardayani Wirawan Harahap Yustisia, Meuthia Sendy