Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

The Effect of Implementing the Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Model with BUDI Media on Improving Reading Comprehension Skills Among Elementary School Students Meilisa; Indah Nurmahanani; Nenden Permas Hikmatunisa
Literasi: Jurnal Pendidikan Guru Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/literasi.v5i2.3226

Abstract

This study was motivated by students’ low reading comprehension skills, particularly in analyzing the deeper intrinsic elements of a story, as well as their reliance on learning resources that lack interactivity. This study aims to determine the effect of and improvement in students’ reading comprehension skills through the Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) model supported by the BUDI media. This study uses a quantitative approach with a quasi-experimental design involving 40 fifth-grade students at an elementary school in Purwakarta Regency, with the experimental and control classes each consisting of 20 students. Data collection instruments consisted of an essay test and an observation sheet. The results showed that the Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) model supported by BUDI significantly improved students’ reading comprehension, as evidenced by a higher post-test average score (90.25) for the experimental class compared to the control class (78.25). The contribution of the effect was 44.7%, and the increase in N-Gain was 69% for the experimental class compared to 33% for the control class. Thus, the Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) model supported by the BUDI media proved to be more effective in improving the reading comprehension of elementary school students compared to the STAD model.
Lokakarya Public speaking Untuk Optimalisasi Kemampuan Komunikasi Calon Guru Sekolah Dasar sebagai Penguatan Profesionalisme Tiara Yogiarni; Indah Nurmahanani; Neneng Sri Wulan; Hisny Fajrussalam; Nenden Permas Hikmatunisa
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Edisi November 2026
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i3.617

Abstract

Kemampuan komunikasi yang efektif merupakan salah satu kompetensi esensial bagi calon guru sekolah dasar dalam membangun interaksi yang baik dengan siswa, orang tua, dan rekan sejawat. Namun, berbicara di depan umum masih menjadi tantangan bagi sebagian individu, termasuk mahasiswa calon guru. Padahal, keterampilan ini menjadi prasyarat penting dalam menunjang keberhasilan proses pembelajaran. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan edukatif yang komprehensif mengenai public speaking melalui pelatihan yang diselenggarakan oleh penulis. Metode dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini meliputi empat tahapan, yaitu (1) perencanaan kegiatan, (2) pelaksanaan kegiatan, (3) praktik menjadi pewara/MC, dan (4) pemberian saran serta umpan balik kepada mahasiswa calon guru. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan ini mampu meningkatkan kepercayaan diri dan keberanian mahasiswa untuk tampil di depan umum, khususnya dalam peran sebagai pewara/MC, serta membantu kesiapan mental mereka dalam menghadapi praktik pembelajaran di sekolah. Urgensi lokakarya public speaking dalam kurikulum saat ini menjadi sangat penting, mengingat kompetensi guru abad ke-21 menegaskan bahwa keterampilan komunikasi merupakan bagian dari 4C (Communication, Collaboration, Critical Thinking, Creativity) yang wajib dimiliki pendidik agar pembelajaran berjalan efektif dan interaktif. menunjukkan bahwa kompetensi komunikasi memiliki kontribusi signifikan terhadap efektivitas pembelajaran dan profesionalisme guru di abad ke-21.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) BERBANTUAN LET’S READ TERHADAP KETERAMPILAN MENYIMAK SISWA KELAS V DI SDN PURWAMEKAR Saofa Salsa Safariyah; Nadia Tiara Antik Sari; Nenden Permas Hikmatunisa
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i4.12027

Abstract

Listening skills are one of the main foundations of language mastery in elementary schools that underline students' understanding of information during the learning process. This study aims to analyze the effect of the Numbered Head Together (NHT) cooperative learning model assisted by the Let's Read media on the listening skills of fifth-grade students regarding the intrinsic elements of stories at SDN Purwamekar. This study adopted a quantitative approach using a quasi-experimental research type with a Non-Equivalent Control Group Design. The study sample consisted of 52 fifth-grade students, divided into an experimental class (26 students) and a control class (26 students). Data were collected through written tests consisting of a pretest and a posttest. The data obtained were analyzed descriptively and inferentially using simple linear regression analysis. The results showed that the application of the Numbered Head Together (NHT) cooperative learning model assisted by Let's Read had a significant effect on students' listening skills, with a coefficient of determination (R Square) of 0.561, contributing 56.1%. Therefore, the Numbered Head Together (NHT) model assisted by Let's Read can serve as an effective learning alternative to improve elementary school students' listening skills. ABSTRAK Keterampilan menyimak merupakan salah satu fondasi utama dalam penguasaan bahasa di sekolah dasar yang mendasari pemahaman informasi siswa selama proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) berbantuan media Let’s Read terhadap keterampilan menyimak siswa kelas V pada materi unsur intrinsik cerita di SDN Purwamekar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksperimen kuasi (quasi experiment) serta desain Non-Equivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas 52 siswa kelas V yang terbagi ke dalam kelas eksperimen (26 siswa) dan kelas kontrol (26 siswa). Pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis berupa pretest dan posttest. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) berbantuan Let’s Read memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan menyimak siswa dengan nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,561 atau berkontribusi sebesar 56,1%. Dengan demikian, model Numbered Head Together (NHT) berbantuan Let’s Read efisien digunakan sebagai alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keterampilan menyimak siswa di sekolah dasar.    
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT BERBANTUAN WORDWALL TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS I SD Melly Indrayani; Indah Nurmahanani; Nenden Permas Hikmatunisa
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i4.15272

Abstract

Early reading ability among first-grade elementary school students remains low, characterized by difficulties in recognizing visually similar letters, blending syllables, and pronouncing simple words due to the prevalence of conventional rote-learning methods. This study aims to examine the effect of the Teams Games Tournament (TGT) learning model assisted by Wordwall on early reading skills of first-grade elementary school students. A quasi-experimental method with a nonequivalent control group design was applied. The research subjects comprised 60 first-grade students at SDN 6 Ciseureuh assigned to experimental and control groups. The research instrument was an oral early reading test administered via pretest and posttest. Data analysis techniques included descriptive statistics and inferential parametric tests, specifically the independent sample t-test and simple linear regression. The results showed an increase in the experimental group's mean score from 75.67 to 87.67, outperforming the control group which reached 83.83. Hypothesis testing indicated a statistically significant difference (p = 0.038), and simple linear regression yielded a significance value of p < 0.001 with a coefficient of determination (R Square) of 54.4%. It is concluded that the Teams Games Tournament model assisted by Wordwall has a statistically significant positive effect on first-grade students' early reading ability. ABSTRAK Kemampuan membaca permulaan siswa kelas I sekolah dasar masih tergolong rendah, yang ditandai dengan kesulitan dalam membedakan bentuk huruf yang mirip, menggabungkan suku kata, dan melafalkan kata sederhana akibat dominasi metode konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan Wordwall terhadap kemampuan membaca permulaan siswa kelas I sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian terdiri dari 60 siswa kelas I di SDN 6 Ciseureuh yang terbagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes lisan membaca permulaan yang diberikan melalui pretest dan posttest. Teknik analisis data meliputi analisis statistik deskriptif serta uji inferensial parametrik berupa independent sample t-test dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata kelas eksperimen dari 75,67 menjadi 87,67, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang mencapai 83,83. Uji hipotesis menghasilkan perbedaan capaian yang signifikan (p = 0,038), serta uji regresi linear sederhana menghasilkan nilai signifikansi p < 0,001 dengan koefisien determinasi (R Square) sebesar 54,4%. Disimpulkan bahwa penerapan model Teams Games Tournament berbantuan Wordwall berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I sekolah dasar.