Claim Missing Document
Check
Articles

Indonesian Soybean Import in International Trade Sibuea, Faiz Ahmad; Sibuea, Mhd. Buhari; Safitri, Sri Ariani
Jurnal Manajemen dan Agribisnis Vol. 21 No. 1 (2024): JMA Vol. 21 No. 1, March 2024
Publisher : School of Business, Bogor Agricultural University (SB-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17358/jma.21.1.122

Abstract

Indonesia's reliance on soybean imports due to inadequate domestic production, understanding the multifaceted influence of macroeconomic conditions on soybean imports, and analyzing the factors driving import decisions alongside the effectiveness of existing import policies in ensuring supply security and promoting domestic production. Data collection consists of secondary data obtained from several sources such as the Ministry of Trade (KEMENDAG), the World Bank and UN Comtrade. The data analysis method used are descriptive and panel data regression analysis with the Gravity model. The result of the level soybean import that the United States occupies the first position as the largest soybean exporting country to Indonesia. The share of US soybean exports is very large in Indonesia, reaching 72% of all soybean imports in Indonesia.The results of the panel data regression analysis show that the variable of import tariff, import price and import restriction dummy significantly affect with importing value of Indonesian soybean in the world trade. In addition, exchange rate and economic distance don’t significantly affect with importing value soybean. Implementing Indonesia's soybean policy is expected to help achieve soybean self-sufficiency and reduce dependence on soybean imports from soybean producing countries in the world. The Indonesian government has issued policies namely expanding land, providing superior seeds and technology. The domestic government needs to implement a protection policy by implementing an entry tariff policy. Keywords: soybean Indonesian, international trade, affecting imports, policy soybean, policy implementation
Analisis Pendapatan Usahatani Cabai Merah dan Faktor Faktor yang Mempengaruhinya Suhendra, Boby; Sibuea, Mhd. Buhari; Sibuea, Faiz Ahmad
JASc (Journal of Agribusiness Sciences) Vol 6, No 2 (2022): "JASc" JOURNAL OF AGRIBUSINESS SCIENCES
Publisher : JASc (Journal of Agribusiness Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jasc.v6i2.11003

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani cabai merah di Kecamatan Lima Puluh Pesisir Kabupaten Batubara dan mengetahui R/C ratio usaha tani cabai merah. Peneliti mengambil sampel sebanyak 75 petani cabai merah. Hasil penelitian diperoleh nilai R2 sebesar 0,713 yang berarti bahwa 71,3% pendapatan usahatani cabai merah dipengaruhi oleh faktor luas lahan, sarana produksi, tenaga kerja dan harga jual yang digunakan dalam usahataninya. Hasil uji t (parsial) dan uji F (serempak), yaitu sarana produksi (X1), harga jual (X2), tenaga kerja (X3) dan luas lahan (X4) berpengaruh nyata terhadap pendapatan usahatani cabai merah (Y). Lalu hasil analisis dapat diperoleh dengan total biaya Rp 1.300.957.500 petani di Kecamatan Lima Puluh Pesisir Kabupaten Batubara memperoleh penerimaan sebesar Rp 2.984.010.000. Jadi, besar pendapatan usahatani cabai merah adalah sebesar Rp 1.683.052.500. Harga pokok produksi usahatani cabai merah di Kecamatan Lima Puluh Pesisir Kabupaten Batubara dengan total keseluruhan adalah Rp 272.158 dengan rata- rata Rp 3.629. Besar nilai Kelayakan R/C atas biaya yang dikeluarkan adalah sebesar 1,77
Eksistensi Penyuluh Pertanian Dan Tingkat Adopsi Teknologi Dalam Peningkatan Produktivitas Padi Sawah di Kabupaten Deli Serdang Sibuea, Faiz Ahmad; Sibuea, Muhammad Buhari; Harahap, Gustami
JASc (Journal of Agribusiness Sciences) Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : JASc (Journal of Agribusiness Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jasc.v7i2.16475

Abstract

Eksistensi penyuluh pertanian sebagai penghubung antara pemerintah dengan petani. Dalam situasi saat ini, petani bisa mendapatkan informasi langsung tentang kebijakan yang digunakan pemerintah untuk menigkatkan produksi. Adanya eksistensi peranan penyuluh dalam membimbing dan membina para petani dalam adopsi teknologi guna meningkatkan produktivitas padi sawah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh eksistensi peran penyuluh pertanian dan tingkat adopsi teknologi oleh petani terhadap produktivitas padi sawah di Kabupaten Deli Serdang. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif. Pengambilan sampel dalam penelitian dilakukan secara sensus dengan jumlah sampel sebanyak 106 petani padi sawah teknologi transplanter dan combine harvester. Penelitian ini menggunakan model SEM PLS. Dari hasil penelitian menunjukkan, bahwa tingkat persentasi R Square dalam penelitian ini sebesar 0,951  artinya variabel peran penyuluh pertanian dan tingkat adopsi teknologi oleh petani sudah mampu menjelaskan pengaruhnya terhadap tingkat produktivitas padi sawah sebesar 95,1% sedangkan 4,9% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan ke dalam model penelitian. Secara parsial, variabel eksistensi peran penyuluh pertanian dan tingkat adopsi teknologi oleh petani memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap  tingkat produktivitas padi sawah dengan nilai signifikansi 0,00 0,05 yang artinya  menunjukkan apabila peran penyuluh dan tingkat adopsi teknologi oleh petani meningkat maka produktivitas padi sawah juga akan meningkat begitu juga sebaliknya.
Analisis Rantai Nilai Komoditi Cabai Merah (Capsicum annuum L.) di Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara (Studi Kasus : Desa Sidodadi Ramunia, Kecamatan Beringin) Ardiansyah, Kevin; Sibuea, Faiz Ahmad; Sibuea, Muhammad Buhari
JASc (Journal of Agribusiness Sciences) Vol 8, No 1 (2024): "JASc" JOURNAL OF AGRIBUSINESS SCIENCES
Publisher : JASc (Journal of Agribusiness Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jasc.v8i1.16156

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk melihat bagaimana analisis rantai nilai cabai merah di Desa Sidodadi Ramunia Kecamatan Beringin dengan analisis tatakelola (governance)rantai nilai cabai merah. Cabai Merah (Capsicum annuum L.) yang merupakan salah satu komoditas strategis yang diperhtikan oleh pemerintah berkaitan dengan budidaya hingga pasca panen. Sebagai komditas strategis tentunya sangat memberi keuntungan yang lebih bagi pelaku yang terlibat dalam aliran rantai nilai pemasaran cabai merah, namun pada kenyataannya petani cabai merah masih banyak yang mengeluh dengan usahatani cabai merah dengan ungkapan bahwa harga jual yang tidak sesuai dengan modal yang telah dikeluarkan dalam budidaya. Serta pemasaran yang terjadi pada Desa Sidodadi Ramunia Kecamatan Beringin yang belum efektif dan dilakukan secara tepat, mulai dari produk segar hingga menjadi produk turunan cabai merah yang siap dikonsumsi oleh konsumen. Pada aliran rantai nilai cabai merah diketahui bahwa jumlah volume produk yang dihasilkan oleh 30 petani dengan luas lahan yang berbeda beda yaitu dengan total 163.800 kg dengan menjualnya ke pedagang pengepul serta STA dan dengan tercipta hubungan dalam transaksi yang berbedabeda. Governance pada aliran rantai nilai cabai merah yang terbentuk yaitu dengan tipe market yang artinya bahwa tipe market ini merupakan transaksi yang sangat sederhana serta informasi yang ada ditarsmisikan dengan mudah, biaya yang dibutuhkan murah, dan pelaku yang terlibat tidak terikat dengan perjanjian karena fokus utama dari kegiatan ini ialah harga dari produk.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Pengembangan Kewirausahaan dan Good Corporate Governance (GCG) terhadap Kinerja Koperasi di Kabupaten Simalungun Pulungan, Abraham Ismail; Lubis, Zulkarnain; Sibuea, Muhammad Buhari
JURNAL AGRICA Vol. 17 No. 1 (2024): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Good and professional cooperative management is based on the abilities of each member of the cooperative as well as policies made in meetings and ongoing supervision. The background of this research was conducted to determine the influence of leadership style, entrepreneurial development and good corporate governance on cooperative performance. The method used in this research is a descriptive quantitative research method. The population of this research is KUD cooperatives registered with the Simalungun Regency Cooperative Service, totaling 54 KUDs. The sample used in this research was all cooperatives in Simalungun Regency, totaling 54 people. The sampling method used is total sampling, namely using the entire population as a sample. Data were analyzed using simple regression and multiple regression. The results of this research show that leadership style is in the good category with a percentage of 100%, then entrepreneurship development is in the good category with a percentage of 12%, then good corporate governance is in the good category with a percentage of 19% and cooperative performance is in the quite good category. with a percentage of 53%. The results of the multiple regression test that has been carried out show that there is no positive and significant influence between leadership style, entrepreneurial development and good corporate governance on the performance of cooperatives in Simalungun Regency.
P3L: Pemberdayaan Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis Sibuea, Faiz Ahmad; Sibuea, Muhammad Buhari; Hidayat, Fadhil Pahlevi
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 4, No 2 (2022): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Oktober)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v4i2.12080

Abstract

Lembaga keuangan mikro agribisnis (LKMA) Karya Berseri di Desa Pematang Setrak Kecamatan Teluk Mengkudu Kabupaten Serdang Bedagai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai lembaga permodalan usahatani bagi petani yang tergabung didalam kelompok tani di daerah tersebut. Ketika petani mengalami kekurangan modal maka petani tidak bisa melakukan proses produksi bertani secara maksimal. Oleh sebab itu petani sering melakukan pinjaman dengan melakukan utang kepada rentenir dengan tingkat bunga yang tinggi. Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKM-A) Karya Berseri ialah satu dari sekian banyak lembaga keuangan yang terbentuk dari program-program pemberdayaan masyarakat. Lembaga ini terbentuk dari program Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) yang berada di bawah koordinasi Kementerian Pertanian. Namun, petani yang sudah mengakses peminjaman modal hanya sedikit dimana dari total 547 petani yang ada didaerah tersebut tercatat 236 orang sudah menjadi anggota LKM-A. Jika dilihat dari persentasenya hanya 43% yang masih bergabung. Hal ini menunjukkan partisipasi petani dalam LKM-A belum optimal. Untuk itu, perlu dilakukan sosialiasasi dan monitoring untuk peningkatan jumlah nasabah yang masuk kedalam keanggotaan LKMA Karya Berseri. Kegiatan yang dilakukan mengarah kepada khalayak sasaran terutama kemampuan dalam melakukan komunikasi secara persuasif untuk mengajak petani bergabung kedalam LKMA. Kemudian khusus kepada pengelola lembaga keuangan mikro agribisnis diberikan sosialisasi berupa penerapan prinsip manajemen modern sehingga mampu berkontribusi dalam memanjukan lembaga keuangan mikro agribisnis sesuai dengan potensi sumber daya modal dan sumber daya manusia yang tersedia secara tepat sasaran yang pada akhirnya akan meningkatkan pemberdayaan masyarakat tani di Desa Pematang Setrak, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai.
Analisis Biaya Produksi Dan Hasil Pendapatan Usahatani Cabai Merah (Capsicum Annum L.) MZ, Ali Mawali; Sibuea, Mhd Buhari
Jurnal Ilmiah Pertanian ( JIPERTA) Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Pertanian (JIPERTA), Maret
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jiperta.v6i1.3863

Abstract

The demand for red chilies shows indications that it continues to increase along with the increase in population and increasing national economic stability. The reason for conducting this research was to determine the amount of production costs incurred and the income from red chili farming. The research location was carried out on the Bukit Kor land, Terengganu, Malaysia, determining the research location using the Purposive Sampling method. Using census data collection techniques, researchers use all members of the population. Factors that influence the growth of chilies are sunlight, humidity, rainfall and soil type. The number of samples collected in this research was 50 respondents as a population of farmers who raise red chilies in that location. The data obtained was processed tabulatedly, then continued for analysis using the formula π = TR – TC. The results of the analysis of red chili farming on the Bukit Kor land with a land area of 1 Ha showed that the total production was 48 tons/MT, and to production costs were IDR 86,070,250/Mt. The results of this research stated that red chili farming on the Bukit Kor land, Terengganu obtained a final income profit of IDR 1,505,706,980/Mt.
Analisis Daya Saing Karet Alam Indonesia di Pasar Internasional Ramadani, Riski Ananda; Sibuea, Mhd. Buhari; Rangkuti, Khairunnisa
AGRISAINS: Jurnal Ilmiah Magister Agribisnis Vol 6, No 2 (2024): AGRISAINS: Jurnal Ilmiah Magister Agribisnis JULI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrisains.v6i2.3866

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat daya saing karet alam ekspor di pasar dunia, dan mengetahui perkembangan dan implementasi kebijakan karet alam Indonesia di pasar internasional. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif yang dilakukan dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Organisasi Pangan dan Pertanian, United Nation Commodity Comtrade. Data cross section pada penelitian ini terdiri dari lima negara yaitu China, Jepang, Spanyol, Turki, dan Italia. Data time series yang digunakan dalam penelitian ini adalah selama 5 tahun, yaitu dari tahun 2017-2021. Metode yang digunakan yaitu Indeks Herfindah-Hirschman, Concentration Ratio, Revealed Comparative Advantage, Indeks Spesialiasi Perdagangan, dan Dinamis Produk Ekspor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karet alam Indonesia memiliki daya saing yang kuat di pasar internasional. Keunggulan komparatif karet alam Indonesia cukup tinggi karena memiliki nilai RCA diatas 1 di setiap 5 negara. Tingkat keunggulan kompetitif Indonesia berfluktuasi selama periode penelitian. Hasil penelitian diharapkan menjadi acuan dalam menyusun pedoman kebijakan mengenai daya saing dan produktivitas karet alam Indonesia. Indonesia perlu meningkatkan dan menjaga kualitas dan produktivitas karet alam Indonesia agar tetap mampu bersaing di pasar internasional
Analysis of Farmers' Perceptions of the Profile of Agricultural Extension Workers in Padang Lawas District Fauziah Marhanah Pohan; Mhd. Buhari Sibuea; Martial, Tri
Journal of Agriculture Vol. 3 No. 02 (2024): Research Articles, July 2024
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/joa.v3i02.4145

Abstract

This study aims to analyze farmers' perceptions of agricultural extension profiles in Padang Lawas Regency.Farmers' perceptions are an important aspect that can influence the effectiveness of agricultural extension and the application of new technologies in agricultural practices. This research uses purposive sampling method with special considerations so that it is feasible to be used as a sample. The number of samples used in this study was 9 people. The variables analyzed include perceptions, the nature of the extension agent, the skills possessed by the extension agent, changes in farming. The results showed that farmers' perceptions of the profile of agricultural extension workers in Huristak sub-district were in the good category, with an average score of 713 with a percentage of 72.02%. Where the highest score was obtained by the sample extension officer Mr. Fahmi Saputra Harahap with a total score of 814 with a percentage of 82.22% where the highest score was in the aspect of farmer assessment of the nature of the extension officer with a total score of 357.8 with a percentage of 72.12% and categorized as good, and the lowest score was in the aspect of changes in farming with a total score of 128.8 with a percentage of 71.55% but still in the good category.
Analisys of Shallot Price Transmission in North Sumatera Faiz Ahmad Sibuea; Mhd.Buhari Sibuea; Fitriani, Fitriani
International Journal of Economics, Business and Innovation Research Vol. 4 No. 01 (2025): International Journal of Economics, Business and Innovation Research( IJEBIR)
Publisher : Cita konsultindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The short-term dynamics of shallot prices at the producer level generally have the same pattern as the dynamics of shallot prices at the wholesale and retail levels because the partnership faced by producer farmers is a derivative of demand at the retail level.The purpose of this study is to analyze the transmission of North Sumatra shallot prices formed at the producer, wholesale and retail levels and analyze the movement of shallot prices in the future period. This study uses price panel data at the producer, wholesale and retail levels for January - December from 2017 - 2024. The price data is obtained from the Central Bureau of Statistics and the Ministry of Trade. The research methods used are ECM (Error Correction Model) and ARIMA (Auto Regressive Integrated Moving Avarange) models in analyzing price transmission and price movements of shallots in North Sumatra. The results show that price transmission between producers, wholesalers and retailers takes place asymmetrically in the short term and long-term asymmetry. Meanwhile, price transmission between producers and wholesalers takes place symmetrically in both the short and long term. In addition, price forecasting at the producer and retail levels shows relatively stable prices while at the retail level shows relatively declining prices.
Co-Authors Abdul Rahman Adelina Lubis Afifuddin Afifuddin, Afifuddin Afifuddin, Afif Agustian Harianto Agustian Hartanto Ali Djamhuri Anggi Prayoga Simanjuntak Apip Gunaldi Dalimunthe Ardiansyah, Kevin Arry Wihardi Pratama Asmaul Husna Aulia, Vityaloka Ayu Ayu Lestari Azwana Azwana Basuki , Dedi Kusbiantoro Eral, Mindya Erwin Pane, Erwin Fachry Abda El Rahman Fadhil Pahlevi Hidayat Faiz Ahmad Sibuea Faiz Faiz Ahmad Fauziah Marhanah Pohan Feri Ilhami Hasugian Fitriani Fitriani Ginting, Jasa Gustami Harahap Gustina Siregar Hardiansyah Sinaga Harimao, Lukas Ihsan Effendi Insandi, Arief Muhazir Ira Apriyanti Jasa Ginting Jones Simatupang Juwita Tarigan Khairunnas , Khairunnas _ Khairunnisa Rangkuti Kuswardani, Retna A. Kuswardhani, Retna Astuti LINDAWATI Lubis, Irhamna Mandili Mardiati Mardiati Martina Silaban Mhd Asaad Mhd. Asaad Muhammad Asaad Muhammad Assad Muhammad Thamrin Muhammad Thamrin Mukhlis Mukhlis Murni Park MZ, Ali Mawali Nasution, Khairunnisyah Nasution, Nurhadida Nurhayati Nurhayati Openius Zai Perangin-angin, Ratna Amenawati Pulungan, Abraham Ismail Putra, Angga Dwi Kelana Rahayu Widya Ningsih Rahmanta , Rahmanta Ginting Rahmanta Ginting Rahmanta Rahmanta, Rahmanta Ramadani, Riski Ananda Rambe, Nurhabibi Riyadh, Mhd. Ilham Setiawan, Budi Rezky Sibuea, Siti Rahmah Sihaloho, Leo Frengki Siregar, M. Akbar Siti Rahmah Sibuea Sri Ariani Safitri Sugiono, Nurhabsah Anggraini Suhardi Fadli Suhendra, Boby Sulastri Sulastri Surbakti, Eka Wulandari Tri Martial Tsarwah Tsarwah Tumpal HS Siregar Ujianhati Zega Wanto, Anjar Waty Marlinang Pakpahan Yanti, Mariana Eva Yeni Rachmawati Yudha Andriansyah Putra Zulheri Noer