Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PEMBERDAYAAN IBU MENYUSUI MELALUI PROMOSI KESEHATAN UNTUK MENDUKUNG KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF Wulan Wijaya; Devi Elfita Sari; Ina Sugiharti; Dyah Ayu Fitriani; Linda Listriyati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 5 (2026): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i5.42996

Abstract

Abstrak: ASI eksklusif berperan penting dalam mendukung kesehatan dan pertumbuhan bayi. Pengetahuan ibu merupakan salah satu faktor yang dapat mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu menyusui mengenai ASI eksklusif melalui edukasi kesehatan. Kegiatan dilaksanakan pada 31 ibu menyusui menggunakan desain one-group pretest-posttest. Pengetahuan diukur sebelum dan sesudah edukasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan paired samples t-test dengan α = 0,05. Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 63,84 sebelum edukasi menjadi 81,19 setelah edukasi, dengan peningkatan sebesar 17,35 poin. Hasil paired samples t-test menunjukkan perbedaan yang signifikan antara skor sebelum dan sesudah edukasi (t = 82,558; df = 30; p < 0,001). Edukasi ASI eksklusif secara signifikan meningkatkan pengetahuan ibu menyusui dan dapat menjadi strategi promotif dalam mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif.Abstract: Exclusive breastfeeding plays a crucial role in supporting infant health and growth. Maternal knowledge is a key factor contributing to the success of exclusive breastfeeding. This activity aimed to improve breastfeeding mothers' knowledge regarding exclusive breastfeeding through health education. The activity involved 31 breastfeeding mothers and utilized a one-group pretest-posttest design. Knowledge was assessed before and after the education session. Data analysis was conducted using univariate and bivariate methods, specifically the paired samples t-test with α = 0.05. The mean knowledge score increased from 63.84 pre-education to 81.19 post-education, representing an increase of 17.35 points. The paired samples t-test revealed a significant difference between pre- and post-education scores (t = 82.558; df = 30; p < 0.001). Education on exclusive breastfeeding significantly improves the knowledge of breastfeeding mothers and can serve as a promotional strategy to support the success of exclusive breastfeeding.
Analisis Faktor Risiko Kejadian Tuberkulosis Pada Ibu Hamil Melalui Skrining Antenatal Care Di TPMB Kabupaten Bandung Wulan Wijaya; Meda Yuliani; Dyah Ayu Fitriani
Jurnal Borneo Cendekia Vol 10 No 1 (2026): Jurnal Borneo Cendekia
Publisher : STIKES Borneo Cendekia Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54411/jbc.v10i1.752

Abstract

Tuberkulosis (TB) tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat utama di Indonesia, yang termasuk dalam daftar negara dengan beban TB tertinggi di dunia. Delapan negara menyumbang dua pertiga dari total kasus TB global; Indonesia menempati posisi kedua tertinggi (8,5%) setelah India. Ibu hamil merupakan kelompok populasi yang sangat rentan akibat perubahan fisiologis dan imunologis yang menyertai kehamilan. Hal ini menghadirkan tantangan besar bagi Indonesia karena besarnya beban morbiditas dan mortalitas yang ditimbulkannya. Infeksi TB pada ibu hamil dapat menyebabkan dampak kesehatan yang merugikan bagi ibu maupun janin, termasuk keguguran, anemia, preeklamsia, kelahiran prematur, hambatan pertumbuhan janin, dan berat badan lahir rendah, serta peningkatan risiko kematian ibu dan bayi. Urgensi penelitian ini didasari oleh fakta bahwa tingginya insidensi TB secara global menimbulkan risiko penularan terhadap ibu hamil. Banyak ibu hamil yang tidak terpantau dan tidak terdiagnosis selama masa kehamilan akibat berbagai faktor, sehingga kesinambungan layanan antara tenaga kesehatan—khususnya bidan—dan ibu hamil menjadi kurang optimal. Meskipun layanan Antenatal Care (ANC) secara rutin diberikan di Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB), skrining TB selama kunjungan tersebut masih belum optimal dan jarang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor risiko tuberkulosis pada ibu hamil yang menjalani skrining ANC di fasilitas TPMB di Kabupaten Bandung. Metode penelitian kuantitatif dengan desain analitik potong lintang (cross-sectional) digunakan dalam studi ini. Sampel penelitian terdiri dari ibu hamil yang menerima layanan ANC di fasilitas TPMB di seluruh wilayah Kabupaten Bandung. Skrining TB dilakukan menggunakan kuesioner berdasarkan gejala TB standar, disertai dengan pengumpulan data sosiodemografi dan riwayat kesehatan ibu. Analisis data mencakup metode univariat, bivariat, dan multivariat. Penelitian ini telah mendapatkan persetujuan etik dari Komite Etik Penelitian Kesehatan Universitas Bhakti Kencana dengan Nomor Referensi 082/09.KEPK/UBK/V/2026.