p-Index From 2021 - 2026
8.464
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan Jurnal Keperawatan Indonesia Jurnal Kesehatan Juiperdo Jurnal NERS IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices) Jurnal Kesehatan Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Promotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Keperawatan Padjadjaran Jurnal Kesehatan Medika Saintika Jurnal Keperawatan Silampari Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Kesehatan Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Jurnal Pendidikan dan Konseling Jurnal Ilmiah Kesehatan Jurnal Kesehatan Panrita Husada Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Vokasional The Indonesian Journal of Health Science Jurnal Ners Journal of Telenursing (JOTING) Indonesian Journal of Community Health Nursing Jurnal Keperawatan Raflesia Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Kesehatan Jurnal Kesehatan Tambusai PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Alauddin Scientific Journal Of Nursing (ASJN) PHARMACOLOGY, MEDICAL REPORTS, ORTHOPEDIC, AND ILLNESS DETAILS (COMORBID) Proceedings of the International Conference on Nursing and Health Sciences Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Jurnal Cakrawala Ilmiah Journal of Innovation Research and Knowledge Berita Kedokteran Masyarakat Abdimas Indonesian Journal Jurnal Semesta Sehat JHeS (Journal of Health Studies) DUNIA KEPERAWATAN: JURNAL KEPERAWATAN DAN KESEHATAN Jurnal Keperawatan Mahakam Nursing Journal (MNJ) Holistik Jurnal Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

The Importance of Nutrition Education to Change Mother's Knowledge and Behaviour in Achieving Adequate Nutrition for Toddler Fitriyani, Poppy; Mulyono, Sigit; Handayani, Tri Widyastuti
Proceedings of the International Conference on Nursing and Health Sciences Vol 5 No 1 (2024): January-June 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/picnhs.v5i1.2848

Abstract

The problem of undernutrition among toddlers is still a problem that cannot be resolved properly. The role of the family in overcoming the problem of undernutrition is very necessary because toddlers are dependent on nutritional requirements. Therefore, efforts are needed to overcome this problem by increasing the provision of appropriate nutritional education for toddlers so that toddlers avoid the problem of malnutrition. This research aims to determine the extent of the influence of providing nutrition education on mothers' knowledge and behavior in fulfilling nutrition for toddlers. The research design used a "Quasi experimental pre-post test design with control" design with 37 respondents in the intervention group and 37 control groups. This research was carried out by providing intervention to 37 families of toddlers, especially education about toddler nutrition and looking at the effect on changes in mothers' knowledge and behavior in fulfilling toddler nutrition. The nutrition education intervention was provided over 4 meetings and continued with assistance through home visits over 2 meetings. The results of the research show that there is an influence between providing nutrition education on family knowledge and behavior. This data can be used as material for consideration by community nurses in providing education about nutrition in an effort to increase mothers' knowledge and behavior in fulfilling nutrition for toddlers to avoid malnutrition problems.
Efektivitas Virtual Reality dalam Menurunkan Tingkat Kecemasan Pre Operatif pada Pasien yang Menjalani Prosedur Anestesi: Literatur Review : Effectiveness of Virtual Reality in Reducing Preoperative Anxiety Levels in Patients Undergoing Anesthesia Procedures: Literature Review Eva Yulianti; Sigit Mulyono
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 11 No. 2: DESEMBER 2021
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1023.471 KB) | DOI: 10.56338/pjkm.v11i2.2060

Abstract

Pendahuluan: Kecemasan pre operatif berhubungan dengan dampak pemulihan pasien yang negatif. Virtual Reality (VR) adalah teknologi baru yang menjanjikan dan menawarkan peluang untuk memodulasi pengalaman dan kognisi pasien dan telah terbukti terkait dengan tingkat kecemasan yang lebih rendah. Literatur review ini bertujuan untuk melihat efektivitas virtual reality dalam menurunkan tingkat kecemasan pre operatif pada pasien yang menjalani prosedur anestesi. Metode: Desain yang digunakan adalah Literature Review. Pencarian artikel pada penelitian ini melalui online database yang dapat diakses seperti Google Scholar, ScienceDirect dan ProQuest. Menggunakan keyword dan Boolean Operator. Hasil: Berdasarkan hasil telaah10 jurnal pilihan, didapatkan kesimpulan intervensi non farmakologis dengan penggunaan virtual reality secara bermakna efektif menurunkan tingkat kecemasan pasien pre operatif yang akan menjalani operasi dengan prosedur anestesi dibandingkan dengan kelompok yang menerima perawatan standar atau teknik distraksi lainnya. Rekomendasi: Diharapkan VR dapat digunakan diberbagai setting perawatan kesehatan sebagai intervensi non farmakologis teruatama dalam menurunkan tingkat kecemasan.
Penggunaan Telenursing dalam Peningkatan Kualitas Hidup Pasien dengan Gagal Jantung : Use of Telenursing in Improving Quality of Life for Patients with Heart Failure Indra Gilang Pamungkas; Sigit Mulyono
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 11 No. 2: DESEMBER 2021
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (867.879 KB) | DOI: 10.56338/pjkm.v11i2.2061

Abstract

Pendahuluan: Gagal jantung menimbulkan banyak pengaruh pada kondisi pasien, sehingga dibutuhkan pemantauan yang efektif. Telenursing sebagai sebuah inovasi dinilai akan mempermudah perawat dalam memberikan asuhan keperawatan jarak jauh seperti monitoring, mengumpulkan data, memberikan tindak lanut, dan pelayanan multi disiplin. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi penggunaan telenursing terhadap kualitas hidup pasien dengan gagal jantung. Metode: Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah literature review. Penelitian menggunakan 9 artikel terkait yang dikumpulkan melalui 3 database yaitu ProQuest, Google Scholar, dan ScienceDirect. Hasil: Telenursing efektif digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien gagal jantung. Telenursing mempermudah dalam pemberian pendidikan kesehatan, pemantauan kondisi pasien, dan tindak lanjut terhadap pasien gagal jantung. Telenursing juga berfokus pada manajemen diri dan kesejahteraan pasien. Kesimpulan: Telenursing dapat digunakan sebagai salah satu bentuk intervensi untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dengan gagal jantung. Rekomendasi: Telenursing dapat diterapkan dalam pelayanan kesehatan sebagai bentuk pelayanan yang berkelanjutan sehingga pasien dapat dimonitor secara regular.
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Obesitas: Sistematik Review Fitriyani, Poppy; Widyatuti, Widyatuti; Gayatri, Dewi; Mulyono, Sigit
Jurnal Keperawatan Vol 16 No 3 (2024): Jurnal Keperawatan: September 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v16i3.2066

Abstract

Angka obesitas di Indonesia terus bertambah dan meningkat setiap tahunnya. Kejadian obesitas pada remaja merupakan masalah yang serius karena akan berdampak pada usia dewasa dan  menyebabkan berbagai penyakit kronis dan kematian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan obesitas pada remaja. Metode yang digunakan adalah melakukan tinjauan literature secara sistematis dengan jangka waktu dari tahun 2012-2022 dengan database (Ebsco, proquest, siencedirect, dan springer) dengan menggunakan kata kunci remaja, faktor yang berpengaruh, dan obesitas. Hasil telaah awal didapatkan 550 artikel dari EBSCO, 4759 dari Proquest, 746 dari Science Direct, dan 1393 pada data base Springer 1393 dengan jumlah total sebanyak 7448. Kemudian hasil penyaringan judul dan abstrak artikel didapatkan 34 artikel yang memenuhi pencarian teks lengkap. Selanjutnya peneliti menyaring lagi artikel yang sesuai dengan kriteria inkluasi yaitu sebanyak 17 artikel. Hasil akhir penyaringan diperoleh 6 artikel yang layak dan sesuai kriteria inklusi dan dimasukkan dalam pembahasan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan faktor yang berhubungan dengan obesitas adalah faktor aktifitas fisik, kebiasaan makan yang kurang sehat, rendahnya literasi kesehatan, dorongan orang tua terhadap perilaku gaya hidup sehat, penggunaan smartphone yang salah. Kesimpulan dari studi ini mengidentifikasi beberapa faktor gaya hidup yang terkait dengan obesitas yang dapat mewakili target untuk pencegahan dan pengelolaan obesitas di kalangan remaja. Peran perawat dalam melakukan pencegahan primer untuk mencegah risiko obesitas adalah dengan mempromosikan gaya hidup aktif dan diet sehat harus menjadi prioritas.
Digital Storytelling as a Media for Health Promotion in School Children Syarifah Nazifah; Sigit Mulyono
Jurnal Keperawatan Silampari Vol 7 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan Silampari
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/jks.v7i1.5911

Abstract

This research aims to determine digital storytelling as a health promotion medium for school children. The research method used in this study was a systematic review taken from Science Direct, Scopus, Proquest, Sage Journal, and Clinical Key search engines, which were filtered in title, abstract, and complete studies. All journal articles, including experimental, mixed methods, randomized controlled trials, and qualitative analyses, are in English. The research results showed that seven articles were included in the review. Research has been conducted in health promotion with different digital storytelling processes. The results of this review show that digital storytelling increases knowledge, perception, motivation, and social support. In conclusion, this systematic review shows that digital storytelling interventions positively influence health promotion, especially at school age. Keywords: Digital Storytelling, Health Promotion, School Age
EDUKASI KEMANDIRIAN KELUARGA TERHADAP PRILAKU PENCEGAHAN GIZI KURANG PADA BALITA: Systematika Review Uswatul Khasanah; Budi Anna Keliat; Sigit Mulyono; Rr Tutik Sri Hariyanti
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 No 2 (2021): JURNAL KESEHATAN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i2.412

Abstract

Latar Belakang Masalah: Balita merupakan  populasi at risk karena memiliki beberapa faktor baik internal maupun eksternal yang dapat memengaruhi timbulnya masalah kesehatan diantaranya masalah Gizi kurang.Penyebab terjadinya gizi kurang balita terdiri atas penyebab langsung dan tidak langsung. Penyebab langsung berupa biologis, usia, dan penyakit infeksi, sedangkan penyebab tidak langsung berupa ekonomi, karakteritik keluarga, dukungan  keluarga dan perilaku keluarga. Keluarga sebagai sistem pendukung utama  dalam menangani masalah gizi kurang. Peran perawat dalam mendukung agar keluarga secara mandiri melakukan perubahan perilaku pencegahan gizi kurang pada balita.Tujuan : Mengidentifikasi literatur tentang Edukasi keluarga dalam Perilaku pencegahan gizi kurang pada Balita.Metode: Pencarian artikel menggunakan tiga  mesin pencarian yang di publikasi dari tahun  2010 sampai 2021  Medline, Cinahl dan Science Direct. Fokus pencarian artikel untuk mengetahui efektifitas untuk menelaah efektivitas intervensi model promosi kesehatan  terhadap kesiapan keluarga dalam  melakukan pencegahan Gizi kurang pada ballita. Fokus  penelitian pada keluarga dan balita yang berjenis kelamin  perempuan dan laki-laki berusia    0 -60 bulan. Edukasi keluarga   berupa strategi yang diorientasikan kepada perubahan knowledge, affektif dan physcomotor agar keluarga balita  memiliki kemandirian dalam perilaku pencegahan gizi kurang pada balita. Artikel penelitian menggunakan Randomized Controlled Trial..Hasil: Semua penelitian melaporkan bahwa promosi kesehatan berbasis keluarga di komunitas  meliputi couching, counselling dan guideining dapat melakukan pencegahan masalah gizi kurang pada balita.Dibutuhkan penguatan bagi keluarga agar komitmen melakukan tindakan pencegahan   gizi kurang pada balita.
Obesity on train drivers Indonesia : Occupational Health Nursing Model Pender and Triangle Epidemiology Juli Dwi Prasetyono; Muchtaruddin Mansyur; Henny Permatasari; Poppy Fitriyani; Sigit Mulyono; Ahmad Eru; Leonard Ivan Melana
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 6 No. 1 (2024): December
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v6i1.486

Abstract

Non-Communicable diseases (NCD) atau penyakit tidak menular (PTM) merupakan penyebab utama kematian secara global. Peningkatan kejadian PTM tersebut salah satunya diebabkan oleh obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor dominan yang berpengaruh terhadap terjadinya obesitas pada pekerja masinis kereta api DAOP 02 Bandung Jawa Barat. Desain penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Pengambilan sampel dengan simple random sampling dengan jumlah sampel 121 pekerja masinis. Analisis bivariat menggunakan chi square menunjukkan bahwa faktor gaya hidup tidak sehat (p = 0,012) dan stress kerja (p = 0,015) merupakan faktor yang berpengaruh terhadap kejadian obesitas pekerja masinis. Setelah dianalisis menggunakan Regresi logistik, menunjukkan bahwa gaya hidup tidak sehat merupakan faktor paling dominan terhadap obesitas (p=0,029 dan OR=2,344). Pengaruh tersebut diperkuat oleh stress kerja (p=0,036; B=0,820 dan OR=0,440). Temuan penelitian ini dapat dijadikan acuan dalam menyusun kebijakan kesehatan pekerja dan memberikan asuhan keperawatan komunitas khususnya keperawatan kesehatan pada pekerja. Penelitian selanjutnya dapat melakukan penelitian eksperimen sebagai upaya menurunkan prevalensi obesitas pada pekerja.
Empowering cadres: the impact of KEPITING, a web-based application on stunting knowledge and attitudes Kurniawan, Novan; Mulyono, Sigit; Fitriyani, Poppy; Yulianti, Eka Putri
Jurnal Ners Vol. 20 No. 1 (2025): VOLUME 20 ISSUE 1 FEBRUARY 2025
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jn.v20i1.65890

Abstract

Introduction: Stunting, an indicator of chronic malnutrition, affects children under five. Cadres hold strategic positions to enhance this. Despite the launch of digital applications designed to address stunting by enhancing knowledge and attitudes, their lasting impacts and usability have not been thoroughly evaluated, especially among cadres. Methods: We conducted a longitudinal study to evaluate the long-term impact and usability of our web-based app KEPITING (Kader Peduli Stunting) to enhance knowledge and attitudes towards stunting detection among cadres covering two Districts in Jambi. We obtained 152 cadres as participants using purposive sampling, separated into two groups based on their respective districts—one using KEPITING and the other traditional training materials. Data were collected at pre-intervention, post-intervention, and nine months post- intervention using validated questionnaires to assess knowledge and attitude changes. A generalized Linear Model with Repeated Measures ANOVA and Mann-Whitney U tests was employed to examine the effects and interactions. Results: KEPITING significantly improved knowledge of practical procedures (p <0.001) and nutritional interventions (p <0.001). Overall attitude improved significantly (p = 0.008, η = 0.033). Knowledge retention showed no significant time effect, whereas attitudes improved over time and were better retained in the intervention group. The System Usability Scale scored below an average of 58.7, indicating that usability improvements were needed. Conclusions: KEPITING enhances cadre knowledge and attitudes but requires usability enhancements for optimal impact. This study highlights the importance of digital tools in stunting interventions and suggests areas for future research focusing on usability and long-term efficacy.
Occupational health (job dissatisfaction and work life balanced) impacted to poor sleep quality in nurse Prasetyono, Juli Dwi; Permatasari, Henny; Setiawan, Agus; Mulyono, Sigit; Susanto, Tantut; Mansyur, Muchtaruddin
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 1 (2025): Volume 19 Nomor 1
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i1.659

Abstract

Background: Nurses constitute the largest proportion of healthcare human resources globally, accounting for 59% of all healthcare professionals worldwide. Poor sleep quality among nurses can lead to decreased performance, lack of concentration, physical and mental health issues, and a reduced quality of life. Purpose: To determine the impact of occupational health (job dissatisfaction and work-life balance) on poor sleep quality in nurses. Method: This study employed a quantitative cross-sectional design with purposive sampling. A total of 38 respondents participated in the study. The research instruments included Microsoft Forms, utilizing the Work-Life Balance (WLB) questionnaire and the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) to assess sleep quality. Results: A total of 92.1% of nurses experienced poor sleep quality, 57.9% WLB was unbalanced, and 76.3% were dissatisfied with their jobs. The results of the bivariate analysis using the chi-square test showed that the p value of WLB was 0.651 and job satisfaction was 0.015*. This indicates that WLB is not related to sleep quality in nurses, while job satisfaction is related to sleep quality in nurses. Conclusion: There is a significant relationship between nurses' sleep quality and job satisfaction, but no association with WLB. Suggestion: Strengthening job satisfaction among nurses should be carried out extensively through strategies such as mindfulness-based stress reduction interventions. These efforts aim to enhance job satisfaction and workplace resilience, enabling nurses to provide optimal patient care in healthcare settings.   Keywords: Job Satisfaction; Nurses; Occupational Health; Sleep Quality; Work-Life Balance.   Pendahuluan: Perawat merupakan sumber daya manusia (SDM) tenaga kesehatan yang paling banyak secara global sebesar 59% dari seluruh profesi kesehatan di dunia. Kualitas tidur yang buruk pada perawat dapat menyebabkan kinerja berkurang, tidak konsentrasi, gangguan kesehatan baik fisik, dan mental serta menurunkan kualitas hidup. Tujuan: Untuk mengetahui dampak kesehatan kerja (ketidakpuasan kerja dan keseimbangan kehidupan kerja) terhadap kualitas tidur yang buruk pada perawat. Metode: Penelitian kuantitatif desain cross-sectional dengan teknik purposive sampling. Sampel pada penelitian sebanyak 38 responden. Instrumen penelitian menggunakan Microsoft form dengan kuesioner Work-Life Balance (WLB) dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengukur kualitas tidur. Hasil: Sebanyak 92.1% perawat mengalami kualitas tidur yang buruk, WLB tidak seimbang 57.9%, dan tidak puas terhadap pekerjaannya sebanyak 76.3%. Hasil analisis bivariat menggunakan uji chi-square, menunjukkan bahwa p-value WLB sebesar 0.651 dan kepuasan kerja 0.015*. Hal ini menunjukkan bahwa WLB tidak berhubungan dengan kualitas tidur pada perawat, sedangkan kepuasan kerja berhubungan dengan kualitas tidur pada perawat. Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur perawat dengan kepuasan kerja, tetapi tidak ada hubungan dengan WLB. Saran: Penguatan kepuasan kerja yang diberikan kepada perawat perlu dilakukan secara massif melalui strategi, seperti intervensi mindfulness-based stress reduction program. Hal ini sebagai upaya meningkatkan kepuasan kerja pada perawat dan penguatan resiliensi di tempat kerja agar dapat memberikan asuhan keperawatan yang maksimal pasien di pelayanan kesehatan.    Kata Kunci: Kepuasan Kerja; Kesehatan Kerja; Kualitas Tidur; Perawat; Work-Life Balance.
Meningkatkan Kemandirian Keluarga pada Klien Tuberculosis Paru Melalui Peran Tugas Kesehatan Keluarga Sudirman, Andi Nur Aina; Mulyono, Sigit; Khasanah, Uswatul
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 8 No 2 (2020): Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.553 KB)

Abstract

Tuberculosis (TB) is still one of the ten leading causes ofdeath worldwide. Ten million people are falling illdue to TB, and one and a half million people die every year, so TB is a world-famous infectious disease.Pulmonary TB is still a problem that is difficult for the government to handle. Various efforts to overcomeand overcome TB. The task offamily health is one ofthe interventions in treating clients with pulmonary TB.The purpose of this study is to determine the effect ofthe implementation of family health tasks on the level ofindependence of the client's family with pulmonary TB in the working area of Telaga Biru Health Center.This research is a quantitative study with pre-test and post-test with control group design. The population inthis study were families with pulmonary TB. The sampling technique uses probability sampling with a clustersampling technique. The number of samples used was twenty family intervention groups and twenty controlgroup families, a total sample offorty families. This study has passed the ethical test of the ethics committeeof nursing research at the Faculty of Nursing at the University ofMuhammadiyah Jakarta with no. 0191/F.9-UMJ/II 2019. Data analysis uses the paired t-test and independent t-test. The results of this study found themajority of respondents characteristics by type of adult age late 36-45 years (32.5%), female sex(67.5%), low level of education (60%).
Co-Authors ., Aswar ., Yuniastri Achsan Tudhonny Adharudin, M. Agus Setiawan Ahmad Dahlan Syam Ahmad Eru Andi Nur Aina Andi Saifah Anita Rachmawati arsyad, Marwah Aspiah Aspiah Asri Asriadi Asriadi Asriadi Asriadi Astuti - Astuti Yuni Nursasi Auradian Marta Badar, Sarina Hi Basrowi, Ray Wagiu Betti Arisanti saragih Bizikrillah, Wahyu Arif Budi Anna Keliat Budy Wiryawan Cahyani, Kadek Dewi Cahyani, Reztika Catharina Guinda Diannita Dasat, Mariam Dedi Wahyudin Dewi Gayatri Dian Anggraini Elly Nurachmah Endang Puspita Sari Erna Fitriani Ervin Septian Dewi Etty Rekawati Eva Yulianti Fakhrul, Muhammad Fauziah H Tambuala Febriana, Annisa Fella, Fella Fikri Fikri Fina Mahardini Firnanda Erindia Fitriani Fitriani Fonny Veronika Runtulalo Gatra Satria Ginting, Randi Malik Handayani, Tri Widyastuti Hariyanti, Rr Tutik Sri Harmanto Harmanto Henny Permatasari Herlinah, Lily Hermawan, Stepanus Maman Indah Permata Sari Indah Permata Sari Indirwan Hasanuddin Indra Gilang Pamungkas Juli Dwi Prasetyono Junaiti Sahar Khairat Zulka Khasanah, Uswatul Kurniawan Amin Kurniawan, Novan Leonard Ivan Melana lestari, winda Lili Herlina Mahmuddin Mahmuddin Marissa, Anggraini Meliyana, Etika Mepsa Putra mepsa putra Mislan Muchtaruddin Mansyur Mulyanasari, Fertin Nafilata, Ikrimah Nana Supriyatna Nana Supriyatna Nana Supriyatna Nana Supriyatna, Nana Nataladi, Evani Ngolu Kasihan Siregar Ni Ketut Sri Armini Nourmayansa Vidya Anggraini Poppy Fitriyani Poppy Fitriyani Prasetyono, Juli Dwi Putri, Nadya Zahara Putri, Rima Berlian Putri, Tissa Aulia Qory Tifani Rahmatika Rachmawati, Utami Rachmayanti Purawita Wardhani Rahman, Sauqina Alwafi Rahmi Rahmi Rasmiati Rasmiati Rasmiati Rasmiati Rasmiati Refi Yulita Ria Roswita Rima Berlian Putri Rismalasari Dewi Rizki Handayani Fasimi Rizki Kurniadi Rr Tutik Sri Hariyanti Runesi, Odis Ruri Virdiyanti Rusjini Sabarinah Prasetyo Said, Mohamed Saifulaman Mohamed Saidori, Amanda Sansuwito, Tukimin bin Sarina Hi Badar Sartika, Sartika Shabrina, Citra Hafilah Siahaan, Eva Winda Sarma Silva, Yana Simanjuntak, Aloysius Wisely Siti Hardiyanti Soleha, Umdatus Sri Novita Yuliet SRI RAHAYU Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sudiono Sudiono Sudirman, Andi Nur Aina Suhaiba, Suhaiba Sukihananto Sukihananto Syarifah Nazifah Tantut Susanto Tiodora TITA HARDIANTI Unayah, Maelia Uswatul Khasanah Uswatul Khasanah Uswatul Khasanah Uswatul Khasanah Uswatun Khasanah Wayunah Wayunah Wiarsih, Wiwik Widianto, Fauzan Widyatuti Widyatuti Wirawati, Desmon Wiwik Wiarsih Wiwin Wiarsih Yulianti, Eka Putri Yuliasih Yuliasih Zadam Marita Zadam Marita