Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : REKA RACANA

Pengaruh Bakteri Bacillus Megaterium sebagai Self-Healing Agent pada Kuat Tekan Beton Mutu Tinggi Fauziah, Lulu; Murhayati, Siti Mutiara; M, Luthfi Muhammad; Aisyah, Linda
RekaRacana: Jurnal Teknik Sipil Vol 9, No 3: November 2023
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaracana.v9i3.228

Abstract

ABSTRAKSifat beton yang lemah terhadap tarik memungkinkan terjadinya retakan mikro dan dapat merambat menjadi retakan makro, apabila retakan tersebut tidak terdeteksi. Oleh karena itu, muncul inovasi yang disebut dengan Self-healing concrete (SHC), yaitu beton dapat menutupi retakan mikro secara mandiri tanpa adanya perlakuan dari manusia. Pada penelitian ini, digunakan bakteri Bacillus megaterium sebagai healing agent kemudian diterapkan pada beton mutu tinggi rencana 45 MPa berdasarkan pedoman ACI 211-4r.93, dengan kadar subtitusi semen oleh fly ash sebanyak 25% dan persentase bakteri sebesar 2% dari komposisi air yang digunakan. Hasilnya, diperoleh peningkatan nilai kuat tekan pada beton bakteri umur 28 hari sebesar 12,662% terhadap beton kontrol. Dimana nilai kuat tekan rata-rata 62,199 MPa pada beton bakteri dan 55,208 MPa untuk beton kontrol. Selain itu, beton bakteri mulai menunjukkan proses self-healing pada hari ke-21 pasca pengujian dan lebar ukuran retakan mikro yang dapat diperbaiki bakteri adalah berkisar 0,66-2,76 mm.Kata kunci: beton mutu tinggi, self-healing concrete, bacillus megaterium, kuat tekanABSTRACTThe weak tensile properties of concrete allow micro-cracks to occur and propagate into macro-cracks if they are not detected. Therefore, an innovation called Self-healing concrete (SHC) emerged, where concrete can cover micro-cracks independently without human treatment. In this study, Bacillus megaterium bacteria were used as a healing agent. Then they applied to high-strength concrete plan 45 MPa based on ACI guideline 211-4r.93, with a cement substitution content by fly ash of 25% and a percentage of bacteria of 2% of the composition of the water used. As a result, an increase in compressive strength value was obtained in bacterial concrete aged 28 days by 12.662% against control concrete. Where bacterial concrete was 7,524 MPa and control concrete was 7,399 MPa. In addition, bacterial concrete began to show a self-healing process on the 21st day after the compressive test, and the width of the size of micro-cracks that bacteria can repair is in the range of 0.66-2.76 mm.Keywords: high strength concrete, self-healing concrete, bacillus megaterium, compressive strength
Co-Authors Adi Sulistiyono Aisyah, Linda Alam Hadi Kosasih Alvian Nur Rohman Amanda Putriasha Arifin Arifin Aslinda Aslinda Athamevia, Nasywa Ayu Dewi Mahila, Niufti Azizah, Shabrina Farah Cahyaningrum, Winda Rahma Cinta Rahmi Ciptaningsih, Wahyu Citra Nabilah Dhiya Anisah Utami Dita Pratiwi Kusuma Wardani Djoko Nugroho Eka Faiz Rabbani EKANIASARI, MEVIANA DEA Endang Saptiningsih Erlina Marfianti, Erlina Erma Prihastanti Farida Dwi Handayani Fauziah, Lulu Firly Adibha Gunawan, Yusuf Adi Hakim, Maman Lukmanul handayani, Farida Haris Wahyudin Ike Sari Astuti Ikhsan Mujahid Imelda, Dhea Gita Indah Mulyani Irwan Hermawan JANG JAYA, NABELA PUTRI Julius Caesar Transon Simorangkir, Julius Caesar Transon Jusniani, Nia Kartini, Tri Mulyani Khakim, Nur M Fadhlan Akhbari Wildhan Malik Ibrahim Masruroh, Heni Muhamad Kamil Mauludin Muhammad Ridho Ramadhan Muliawan, Rizki Murhayati, Siti Mutiara Mutiara Annisa Nisa Hermawati, Nisa Nur Fadilah Febriani Pupung Purnamasari Qila Husnul Qolbi Al-Um Rahmadi, Deddy Regita Aryaputri Lesmana Ria Resti Fauziah Ristiyanto Ristiyanto Ristiyanto Sahwa Alfitri Saluran, Saluran Sameeh Abd El Qader AbuHilail, Hamza Satti Wagistina Sava Nuraida, Aisha Senjarani, Baiq Bening Septian, Ari Siti Rahim Mardhatillah Sonjaya, Azhar Ramadhana Sri Darmanti Sukarno, Rizky Triutami Supriyadi, Tugimin Suryalfihro Al-Ghozi, Yasfi Syarifah Hudhriah Syazidah Tulfa Tehupelasury Tirani Salmaini Zahirah Widodo, Oei Stefani Yuanita Wulan Pertiwi Yanasta Yudo Pratama Z. Arifin Zakiyudin Fahmy