Claim Missing Document
Check
Articles

Identifikasi Distribusi Ukuran Butiran Pada Alur Sungai Lesti Sebagai Sumber Sedimentasi Waduk Sengguruh Setiawan, Wahyu; Anggara Wiyono Wit Saputra; Dian Sisinggih
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2025.005.02.105

Abstract

Sedimentasi yang terbawa oleh aliran Sungai Lesti dan terakumulasi di Waduk Sengguruh dapat menyebabkan penurunan kapasitas tampungan serta efisiensi pembangkitan energi PLTA. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi ukuran butiran sedimen di Sungai Lesti berdasarkan hasil pengambilan sampel di lapangan. Pengambilan data dilakukan secara langsung pada beberapa segmen sungai menggunakan alat Grab Sampler untuk memperoleh material dasar (bed material), yang kemudian dianalisis di laboratorium melalui uji saringan dan hidrometer. Hasil pengujian menunjukkan bahwa distribusi ukuran butiran bervariasi di sepanjang aliran. Di bagian hulu, sedimen didominasi pasir kasar (d50 = 0,69 mm; d90 = 12,19 mm). Pada segmen tengah, didominasi pasir sedang (d50 = 0,38 mm; d90 = 1,35 mm). Sedangkan di bagian hilir, partikel lebih halus (d50 = 0,07 mm; d90 = 1,41 mm). Data ini menjadi dasar penting dalam estimasi laju sedimentasi yang masuk ke Waduk Sengguruh menggunakan pendekatan empiris.
Studi Perencanaan Tanggul Spoilbank dengan Material Sedimen Disposal di Waduk Sengguruh Ihsan, Baihaqi; Runi Asmaranto; Anggara Wiyono Wit Saputra
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2025.005.02.112

Abstract

Sedimen disposal adalah buangan material sedimen hasil aktivitas pengerukan di alur sungai dari suatu waduk. Bendungan Sengguruh sebagai salah satu bendungan yang terletak di bagian hulu dalam Sistem Brantas, mengakibatkan banyak material sedimen yang terbawa aliran tertampung pada badan waduk. Pengerukan sedimen menjadi salah satu solusi utama dalam mengatasi permasalahan sedimentasi. Melimpahnya sedimen disposal, membuatnya hanya menjadi sampah buangan. Oleh karena itu dibutuhkan suatu alternatif usulan penyelesaian masalah sedimen disposal di Waduk Sengguruh. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan tanggul tipe spoilbank dengan memanfaatkan material sedimen disposal di Waduk Sengguruh. Studi ini memiliki tujuan utama, yaitu untuk mengetahui karakteristik tanah sedimen disposal berdasarkan sifat fisik, kimia, dan mekanik, serta mengevaluasi kelayakannya sebagai material timbunan tanggul melalui analisis stabilitas. Pengujian laboratorium dilakukan untuk mengklasifikasikan jenis tanah, mengidentifikasi kandungan mineralogi, dan memperoleh parameter tanah. Analisis kestabilan lereng dilakukan menggunakan perangkat lunak GeoStudio dalam program SLOPE/W. Hasil penelitian meliputi data klasifikasi tanah, kandungan mineral, parameter mekanika tanah, nilai faktor keamanan lereng, serta rencana anggaran biaya.
Karakterisasi Sifat Fisik Tanah Sedimen Disposal Waduk Sutami sebagai Material Timbunan Berdasarkan Uji Laboratorium Badriyah, Aurelia Putri; Runi Asmaranto; Anggara Wiyono Wit Saputra
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2025.005.02.114

Abstract

Salah satu bentuk penanganan masalah sedimentasi di Waduk adalah dengan pengerukan yang hasilnya ditampung pada lokasi spoilbank. Namun, keterbatasan lahan spoilbank memunculkan urgensi pemanfaatan sedimen, salah satunya sebagai material timbunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sifat fisik tanah sedimen disposal Waduk Sutami sebagai bahan timbunan berdasarkan hasil uji laboratorium. Sampel tanah diambil dari Spoilbank Dempok 5, yang mewakili material hasil pengerukan Waduk Sutami. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tanah termasuk dalam klasifikasi ML (lanau pasiran) dengan indeks plastisitas rendah (PI = 1,610) dan nilai Gs sebesar 2,331 gr/cm³. Berdasarkan klasifikasi AASHTO, tanah termasuk dalam kategori A-4(3), sementara menurut klasifikasi USDA termasuk tanah liat berlanau. Daya dukung tanah ini masih memungkinkan untuk dimanfaatkan sebagai material timbunan, khususnya untuk konstruksi tanggul, dengan syarat dilakukan pemadatan dan pengendalian teknis yang memadai. Oleh karena itu, sedimen disposal Waduk Sutami memiliki potensi sebagai material konstruksi alternatif yang layak jika diolah dengan metode yang tepat.
Penilaian Kerentanan Air Tanah Terhadap Potensi Pencemaran Dengan Menggunakan Metode Drastic di Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang A'mal, Bayhaki Izatul; Siswoyo, Hari; Saputra, Anggara Wiyono Wit
Jurnal Teknik Sipil Vol. 10 No. 2 (2025): Vol. 10 No. 2 (2025): De'Teksi : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/deteksi.v10i2.1198

Abstract

DRASTIC menjadi strategi yang diterapkan pada studi ini dan bertujuan untuk melangsungkan peninjauan kerentanan air tanah pada potensi pencemaran air di Kecamatan Jombang. Air tanah menjadi sumber daya penting di wilayah ini, terutama bagi masyarakat yang bergantung pada sumur gali dan sumur bor. Risiko pencemaran yang disebabkan oleh ektivitas manusia dan karakteristik hidrogeologi setempat memerlukan penilaian yang cermat untuk menjaga kualitas air tanah. Metode DRASTIC digunakan dengan menganalisis tujuh kriteria utama, yakni kedalaman muka air tanah, media akuifer, curah hujan, kemiringan lereng, tekstur tanah, zona tak jenuh, dan konduktivitas hidraulik. Data primer diperoleh melalui pengukuran lapangan, sementara data sekunder diambil dari sumber terpercaya seperti BPS dan instansi terkait. Analisis dilakukan secara spasial dengan bantuan perangkat lunak GIS untuk menghasilkan peta sebaran kerentanan. Hasil studi ini menjabarkan tingkat kerentanan air tanah di Kecamatan Jombang berada dalam rentang sedang hingga tinggi, yang dipengaruhi oleh variasi faktor hidrogeologi di tiap lokasi. Peta kerentanan yang dihasilkan memberikan informasi penting bagi pengelolaan sumber daya air tanah, sekaligus menjadi acuan dalam merumuskan kebijakan perlindungan dan pengelolaan lingkungan. Penelitian ini menegaskan urgensi strategi pengelolaan yang terintegrasi guna meminimalkan risiko pencemaran dan memastikan keberlanjutan kualitas air tanah
Penerapan Teknologi Tepat Guna dalam Peningkatan Produksi Kopi Wilis di BUMDesa Barokah Desa Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur: The Application of Appropriate Technology in Improving the Coffee Production of Wilis Coffee at BUMDesa Barokah, Ngebel Village, Ponorogo Regency, East Java Saputra, Anggara Wiyono Wit; Sugiarto, Sugiarto; Widhiyanuriyawan, Denny; Setyono, Langgeng; Nugroho, Arief Budi
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 8 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i8.9580

Abstract

This community service activity is carried out to improve the quality of life for the people of Ngebel Village, Ponorogo Regency, by applying appropriate technology in coffee production. Ngebel Village is known as a producer of Wilis coffee, which has great potential but still faces issues in post-harvest processing that are not yet efficient. This activity aims to improve the productivity and quality of Wilis coffee by implementing modern coffee hulling and grinding machines. The methods used in this activity include a functional approach and mentoring, with the application of appropriate technology in the form of coffee hulling and grinding machines specifically designed to enhance production efficiency. Training is conducted to ensure that the BUMDesa managers can operate and maintain the machines properly. After implementing these machines, there is expected to be a significant increase in the efficiency of coffee processing, a reduction in production costs, and an improvement in the quality of Wilis coffee. The community will also acquire new skills in operating post-harvest coffee technology. Additionally, this activity helps improve the competitiveness of Wilis' coffee products in the market. By applying appropriate technology in coffee production at BUMDesa Barokah in Ngebel Village, the main goal of sustainable activity will be achieved: improving the quality and efficiency of coffee production, which contributes to the economic well-being of the local community.
Pemberdayaan Masyarakat di Kawasan Penyangga Waduk Selorejo untuk Menjaga Keberlangsungan Fungsi Waduk Asmaranto, Runi; Sugiarto, Sugiarto; Saputra, Anggara Wiyono Wit; Nugroho, Ibnu Sam; Rubianto, Prasetyo
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v8i1.740

Abstract

DAS Brantas telah mengalami kerusakan dan penurunan fungsi, ditandai oleh perubahan perilaku hidrologi, seperti tingginya frekuensi potensi banjir, meningkatnya erosi, dan sedimentasi. Penyebab utama kerusakan DAS yaitu pemanfaatan sumber daya alam yang melebihi daya dukungnya, sebagai konsekuensi dari tekanan jumlah penduduk dan kebijakan pemanfaatan sumber daya alam yang tidak berprinsip pada pembangunan keberlanjutan (sustainability development). Kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan juga berkontribusi terhadap pencemaran air dan sedimentasi. Buangan limbah peternakan yang masuk ke saluran dan berkumpul di waduk mendorong tumbuh suburnya tanaman gulma seperti enceng gondok dan pencemaran kawasan waduk yang mengganggu kinerja waduk. Sungai Konto mengalir ke Waduk Selorejo, dimanfaatkan untuk irigasi, PLTA Selorejo, serta ke hilir untuk PLTA Mendalan dan PLTA Siman yang penting untuk dijaga kualitas dan kuantitasnya. Air suplai waduk yang tercemar dapat berdampak pada peralatan mekanik turbin, elektrikal pembangkit listrik, serta kesehatan masyarakat sekitar. Aliran Sungai Pinjal dan Sungai Kwayangan juga masuk ke Waduk Selorejo, dimana inflow Sungai Kwayangan berdekakatan dengan pemukiman penduduk Desa Kaumrejo Kecamatan Ngantang yang secara geografis berada di hulu waduk. Bantaran Sungai Kwayangan dan Sungai Konto berupa kawasan perbukitan, mayoritas penduduknya hidup sebagai petani dan peternak dimana potensi limbah domestik yang mencemari waduk cukup besar. Beberapa titik tampungan waduk yang berdekatan dengan Desa Kaumrejo terdapat kawasan yang dengan subur ditumbuhi tanaman eceng gondok dan hampir menutupi area waduk. Pada kondisi tertentu eceng gondok terbawa aliran sungai menuju depan intake PLTA Selorejo dan mengganggu suplai air ke PLTA. Secara periodik Perum Jasatirta sebagai pengelola air waduk harus melakukan pengerukan sedimen waduk serta membersihkan sampah dan tanaman eceng gondok yang ada di Waduk Selorejo untuk menjaga kualitas dan kuantitas air suplai ke PLTA. Melalui program Doktor Mengabdi tahun 2023, tim dosen Universitas Brawijaya (UB) ingin membantu menyelesaikan permasalahan di kawasan Waduk Selorejo melalui kegiatan pengabdian masyarakat program Doktor Mengabdi (DM). Dalam pelaksana DM tim dosen dan mahasiswa mencoba menerapkan metode Participatory Actions Research (PAR). Metode ini menekankan upaya membangun kolaborasi antara lembaga publik, lembaga pemerintah, dan elemen masyarakat dalam upaya mengatasi permasalahan Waduk Selorejo.
Hazards and Risk Assessment for Physical Hydraulic Structures of Dam Model in the Laboratory Wiyono Wit Saputra, Anggara; Rubiantoro, Prasetyo; Tri Juwono, Pitojo; Harisuseno, Donny; Sidqi Fidari, Jadfan
Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering Vol. 15 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.pengairan.2024.015.02.10

Abstract

Some workers often neglected Occupational Health and Safety (OHS) regulations in the laboratory environment, resulting in potential hazards that ultimately led to workplace accidents. The physical hydraulic model of dam structures in this laboratory involved activities that posed potential risks. Hazard assessment and the risk of workplace accidents were identified through direct field observations to pinpoint potential risks associated with these activities. Questionnaires and interviews with personnel involved in laboratory activities, including workers and technicians, were conducted to gather relevant data concerning the research problem. This study aimed to identify potential risks and hazards using a Job Safety Analysis approach and to assess the risks associated with each activity stage. Risk levels at various stages of work were determined through job safety analysis within the OHS management system. Risk identification encompassed impacts on individuals, equipment, materials, and the environment. The highest high-risk and moderate-risk identified from the assessment are the demolition of the previous dam model in the site preparation step and the preparation of the electric water pump with a capacity of 100 l/second in the running stage. Generally, based on the identified risk categories, risk mitigation for dam model testing work in the laboratory included using Personal Protective Equipment (PPE) such as ear protection, masks, helmets, safety shoes, and gloves to prevent work-related accidents.
Studi Potensi Airtanah untuk Perencanaan Sistem Jaringan Irigasi Air Tanah di Desa Gegeran Kabupaten Ponorogo Rizki Ganda Girinada; Sri Wahyuni; Anggara Wiyono Wit Saputra
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.074

Abstract

Desa Gegeran Kecamatan Sukorejo masuk kedalam kerawanan kekeringan tingkat tinggi, dengan mayoritas penggunaan lahan di Desa Gegeran didominasi oleh sawah dan ladang. Oleh karena itu dilakukanlah kajian yang berjudul Studi Potensi Air Tanah untuk Perencanaan Jaringan Irigasi Air Tanah. Hasil analisa menunjukkan bahwa Terdapat 3 lapisan geologi yaitu batu lempung, batu pasir dan kerakal sebagai batuan induk. Berdasarkan pendekatan persamaan Darcy maka dapat disimpulkan bahwa potensi debit air tanah yang ada pada titik uji sebesar 30 liter/detik. Untuk perencanaan jaringan irigasi air tanah pada lokasi studi adalah menggunakan sistem pipa dengan pola operasi menggunakan sistem rotasi dengan debit pompa sebesar 30 liter/detik selama 12 jam pengaliran dimulai dari pukul 06.00 sampai pukul 18.00, dengan 8 kali pengaliran bergilir secara berurut dari blok 1 hingga blok 8. Jumlah harga total pekerjaan adalah sebesar Rp. 4.460.299.182 atau terbilang empat milyar empat ratus enam puluh juta dua ratus sembilan puluh sembilan ribu seratus delapan puluh dua rupiah.
Studi Potensi Airtanah Untuk Perencanaan Jaringan Irigasi Air Tanah Di Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo Widyaningrum, Aprilia; Sri Wahyuni; Anggara Wiyono Wit Saputra
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.059

Abstract

Desa Tanjunggunung dan Desa Karangjoho, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo merupakan sebuah daerah yang seringkali mengalami kekeringan. Sedangkan masyarakat di wilayah tersebut mayoritas bermata pencaharian sebagai petani. Maka dari itu, diperlukan suatu upaya untuk mengoptimalkan pemanfaatan airtanah sebagai sumber air irigasi dengan metode pendugaan geolistrik dan perencanaan jaringan irigasi air tanah dengan program WaterCAD V8i. Hasil pendugaan geolistrik dan interpretasi data pada titik lintasan geolistrik setelah diolah menggunakan program IPI2WIN dan Progress 3.0 menunjukkan terdapat tiga lapisan litologi yaitu berupa batu pasir, lempung, dan kerakal. Berdasarkan penentuan nilai transmisivitas yang paling besar dan jarak radius antara titik yang telah ditentukan dengan luasan sawah, dihasilkan potensi air tanah sebesar Q = 35 liter/detik. Perencanaan jaringan irigasi air tanah menggunakan sistem pipa hubungan seri dengan pola operasi sistem rotasi. Jenis sumur yang direncanakan menggunakan sumur dalam (Deep Tube Well) dan pompa yang digunakan yaitu pompa tenggelam (submersible) merk Grundfos tipe 95-6. Kemudian, nilai yang didapatkan dalam perhitungan kebutuhan air di sawah (NFR) yaitu sebesar 1,03 liter/detik/hektar. Rencana Anggaran Biaya (RAB) total yang diperlukan untuk pembangunan jaringan irigasi air tanah di Desa Tanjunggunung dan Desa Karangjoho, Kecamatan Badegan sebesar Rp. 3.495.663.676.00.
Studi Potensi Airtanah Untuk Perencanaan Jaringan Irigasi Air Tanah Di Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo Raflie Fahrezzi Ramadhan; Sri Wahyuni; Anggara Wiyono Wit Saputra
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.072

Abstract

Desa Duri, Desa Plancungan, dan Desa Kambeng merupakan desa yang terletak pada Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Mayoritas penduduk di daerah tersebut bermata pencaharian sebagai petani. Karakteristik pada daerah Slahung memiliki tanah berpasir dan curah hujan yang rendah. Ditambah menurut BNPB, ketiga desa tersebut terindikasi mengalami kekeringan tingkat sedang-tinggi. Karena banyaknya kebutuhan air yang ada pada daerah tersebut maka dibutuhkan sumber air yang memadai untuk memenuhi kebutuhan air khususnya dalam sektor irigasi. Dengan membentuk sistem Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) potensi air yang ada pada daerah Slahung dapat menjawab kebutuhan air yang ada agar sawah yang terdapat pada ketiga desa tersebut memiliki air yang cukup. Penentuan nilai transmisivitas yang paling besar dan jarak radius antara titik yang telah ditentukan dengan luasan sawah, dihasilkan potensi air tanah sebesar Q = 35 liter/detik. Perencanaan jaringan irigasi air tanah menggunakan sistem perpipaan dan rotasi yang terbagi menjadi 5 blok area pengaliran yang dilakukan secara bergantian selama 12 jam. Rencana Anggaran Biaya (RAB) total yang dibutuhkan dalam pembangunan sistem jaringan irigasi air tanah di Desa Duri, Desa Plancungan, dan Desa Kambeng adalah sebesar Rp. 2.815.268.493.00.
Co-Authors A Raya Diva Oriana A Raya Diva Oriana A'mal, Bayhaki Izatul abdillah, kholid Afifa, Dhita Azka Andre Primantyo Hendrawan Andre Primantyo Hendrawan Andre Primantyo Hermawan Arjuna Saputra Artha, Vevy May Arukh Deivan Syafareo Asmoro, Ridho Asmoro Awfa, Fatihah Azhar Adi Darmawan Azwar Alief Lazuardhi Badriyah, Aurelia Putri Denny Widhiyanuriyawan Dian Sisinggih Donny Harisuseno Donny Harisuseno Emma Yuliani Emma Yuliani hari siswoyo Heri Suprijanto Ihsan, Baihaqi Kusimbar, Jean Christenssen Biancoazzurra Kusimbar Langgeng Setyono, Langgeng Lily Montarcih Limantara Lily Montarcih Limantara Lily Montarcih Limantara Melvin Al Ishar Moch. Sholichin Mohammad Bisri Mokhamad Rusdha Maulana Muhammad Ashil Septian Alrichsyah Muhammad Aulia Arsal Nabila Octaviariyadi Novela Laurenz Desy Hermalia Nugroho, Arief Budi Nugroho, Ibnu Sam Nuraini, Septya Indriyanti Nurwijayanti Oktafian, Jovan Neriza Oktaviariyadi, Nabila Otta, Rhea Rachma Pitojo Tri Juwojo Prasetyo Rubiantoro Prasetyo Rubiantoro Primantyo Hendrawan, Andre Raflie Fahrezzi Ramadhan Ramadhany, Rizky Randika Rizki Ganda Girinada Robertus Tegar Kurnia Kharistanto Rubianto, Prasetyo Rubiantoro, Prasetyo Runi Asmaranto Runi Asmaranto Runi Asmaranto Runi Asmaranto Shofia Nabilatuz Zahrok Sidqi Fidari, Jadfan Sihasale, Diva Angeline Sinta Inggritasari Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sugiarto Sugiarto S Sulistyo Wati Sumiadi Suwanto Marsudi Tri Juwono, Pitojo Tualang Noer Carstenza Ussy Andawayanti Very Dermawan Very Dermawan Very Dermawan Very Dermawan Wahyu Setiawan Widyaningrum, Aprilia Yongki Adi Saputra Zypa, Arvin Hafizh