Claim Missing Document
Check
Articles

Study Planning of Check Dam as Sediment Controller at Sumbersari UB Forest Area Oktaviariyadi, Nabila; Dermawan, Very; Saputra , Anggara Wiyono Wit
Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering Vol. 14 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.pengairan.2023.014.02.10

Abstract

The construction of a check dam is proposed as a solution to address multiple environmental challenges in the upstream region of a river. Primarily, the focus is on erosion control, the deceleration of debris flow, and the prevention of sedimentation. The strategic implementation of this plan encompasses a range of methodologies, including topographical measurements, geotechnical testing, hydrological analysis, hydraulics analysis, and the meticulous development of a budget plan for the actual construction of the check dam. Within the study area, sedimentation issues stem from a debris flow characterized by a sediment discharge rate of 0.657 m3/s. This phenomenon coincides with a significant 25-year return period flood discharge of 9.134 m3/s. The proposed check dam emerges as a crucial intervention capable of effectively mitigating the situation for approximately 1 hour and 13 minutes, providing a targeted response to the persisting debris flow. To execute this plan, an estimated budget of IDR 460,859,000 has been projected. This financial allocation encompasses the expenses associated with topographical measurements, geotechnical testing, hydrological and hydraulics analyses, as well as the actual construction of the check dam. Overall, the proposed check dam stands as a multifaceted solution designed to harmonize environmental conservation with sustainable water resource management.
Pemberdayaan Masyarakat di Kawasan Penyangga Waduk Selorejo untuk Menjaga Keberlangsungan Fungsi Waduk Asmaranto, Runi; Sugiarto, Sugiarto; Saputra, Anggara Wiyono Wit; Nugroho, Ibnu Sam; Rubianto, Prasetyo
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v8i1.740

Abstract

DAS Brantas telah mengalami kerusakan dan penurunan fungsi, ditandai oleh perubahan perilaku hidrologi, seperti tingginya frekuensi potensi banjir, meningkatnya erosi, dan sedimentasi. Penyebab utama kerusakan DAS yaitu pemanfaatan sumber daya alam yang melebihi daya dukungnya, sebagai konsekuensi dari tekanan jumlah penduduk dan kebijakan pemanfaatan sumber daya alam yang tidak berprinsip pada pembangunan keberlanjutan (sustainability development). Kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan juga berkontribusi terhadap pencemaran air dan sedimentasi. Buangan limbah peternakan yang masuk ke saluran dan berkumpul di waduk mendorong tumbuh suburnya tanaman gulma seperti enceng gondok dan pencemaran kawasan waduk yang mengganggu kinerja waduk. Sungai Konto mengalir ke Waduk Selorejo, dimanfaatkan untuk irigasi, PLTA Selorejo, serta ke hilir untuk PLTA Mendalan dan PLTA Siman yang penting untuk dijaga kualitas dan kuantitasnya. Air suplai waduk yang tercemar dapat berdampak pada peralatan mekanik turbin, elektrikal pembangkit listrik, serta kesehatan masyarakat sekitar. Aliran Sungai Pinjal dan Sungai Kwayangan juga masuk ke Waduk Selorejo, dimana inflow Sungai Kwayangan berdekakatan dengan pemukiman penduduk Desa Kaumrejo Kecamatan Ngantang yang secara geografis berada di hulu waduk. Bantaran Sungai Kwayangan dan Sungai Konto berupa kawasan perbukitan, mayoritas penduduknya hidup sebagai petani dan peternak dimana potensi limbah domestik yang mencemari waduk cukup besar. Beberapa titik tampungan waduk yang berdekatan dengan Desa Kaumrejo terdapat kawasan yang dengan subur ditumbuhi tanaman eceng gondok dan hampir menutupi area waduk. Pada kondisi tertentu eceng gondok terbawa aliran sungai menuju depan intake PLTA Selorejo dan mengganggu suplai air ke PLTA. Secara periodik Perum Jasatirta sebagai pengelola air waduk harus melakukan pengerukan sedimen waduk serta membersihkan sampah dan tanaman eceng gondok yang ada di Waduk Selorejo untuk menjaga kualitas dan kuantitas air suplai ke PLTA. Melalui program Doktor Mengabdi tahun 2023, tim dosen Universitas Brawijaya (UB) ingin membantu menyelesaikan permasalahan di kawasan Waduk Selorejo melalui kegiatan pengabdian masyarakat program Doktor Mengabdi (DM). Dalam pelaksana DM tim dosen dan mahasiswa mencoba menerapkan metode Participatory Actions Research (PAR). Metode ini menekankan upaya membangun kolaborasi antara lembaga publik, lembaga pemerintah, dan elemen masyarakat dalam upaya mengatasi permasalahan Waduk Selorejo.
Peningkatan Budaya Wirausaha Pemuda Berbasis Produk Kopi Wilis sebagai Pendukung Pariwisata di Danau Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur Saputra, Anggara Wiyono Wit; Sugiarto, Sugiarto; Widhiyanuriyawan, Denny; Setyono, Langgeng
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 8 No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v8i2.21528

Abstract

The Ngebel area in Ponorogo Regency, East Java, is one of the hidden tourist destinations that has yet to be fully exposed but is becoming a favorite tourist destination in Indonesia. The natural beauty of Lake Ngebel, in the form of a natural lake, is an attraction in itself that can be explored and developed as a natural tourist area in Indonesia. Apart from the natural lake, which holds potential, the Ngebel area is also known for its potential as a robusta coffee center, famously known as Wilis coffee. This initiative aims to provide mentoring and technology application to the youth in Ngebel village and its surrounding areas to become a driving force for the emergence of young entrepreneurs in building businesses based on local commodities, especially Wilis coffee products, thus making it a flagship product and supporting the development of Lake Ngebel tourism. The community service activities consist of entrepreneurial training, the application of appropriate technology such as coffee roasting machine production, and mentoring millennial café entrepreneurs in the Lake Ngebel area as a tourist destination. The results of these activities show that the application of appropriate technology in roasting coffee with various flavors increases the entrepreneurial spirit of the youth in the Lake Ngebel area and can be utilized to better market Wilis coffee products, thereby supporting tourism activities in the Lake Ngebel area.
Perencanaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Pada PT. Kosme Global Solution Kabupaten Singosari Ramadhany, Rizky Randika; Emma Yuliani; Anggara Wiyono Wit Saputra
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.02.101

Abstract

Produksi Kosmetik yang berkembang pesat memiliki peranan penting terhadap lingkungan di sekitarnya, khususnya badan air pada sekitar pabrik kosmetik. pencemaran lingkungan yang muncul akibat limbah cair yang mengandung zat-zat kimia yang menimbulkan efek pada lingkungan perairan, khusunya pada PT. Kosme Global Solution Kabupaten Singosari. Sesuai dengan Peraturan Menteri No. 5 tahun 2014 menganai limbah sabun dan deterjen dapat diketahui bahwa zat yang mempengaruhi lingkungan perairan adalah BOD, COD, TSS, Minyak dan Lemak, Serta PO4. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas air limbah dari produksi kosmetik pada PT. Kosme Global Solution, dan perencanaan pengolahan air limbah dengan efisien. Kualitas parameter pencemar yang semula tidak sesuai dengan standart standart kualitas yang ada, dengan perencanaan ini dapat berkurang dengan nilai yang sesuai dengan standart standart kualitas yang berlaku. Perencanaan IPAL pada penelitian menggunakan IPAL dengan sistem aerobik-anaerobik. Perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) pada penelitian ini menghabiskan biaya sebesar ±Rp. 149.345.701,00
Rasionalisasi Kerapatan Pos Stasiun Hujan dan Pos Duga Air Sub DAS Porong dengan Metode Stepwise Awfa, Fatihah; Lily Montarcih Limantara; Anggara Wiyono Wit Saputra
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.02.128

Abstract

Konstruksi bangunan air membutuhkan data dasar hidrologi yang tepat yang diperoleh dari jaringan stasiun hidrologi yang tepat. Dengan menggunakan data curah hujan tahunan selama sepuluh tahun sebagai variabel bebas dan data debit tahunan selama sepuluh tahun sebagai variabel terikat, jaringan stasiun hujan dan stasiun air di DAS Porong dirasionalisasi dengan menggunakan metode Stepwise dan standar WMO. Kebutuhan jumlah stasiun di DAS Porong dapat ditentukan dengan menggunakan standar WMO, dengan mempertimbangkan karakterisitik daerah tersebut. Sementara itu, dengan memeriksa koefisien korelasi antara pos hujan dan pos duga air, metode Stepwise dapat memberikan rekomendasi pos hujan terbaik. Pos hujan dengan koefisien korelasi yang kuat dengan pos duga air menghasilkan kombinasi model regresi yang optimal, sesuai dengan hasil analisis rasionalisasi. Sub DAS Porong yang memiliki 16 pos hujan dengan luas DAS 494,06 km2 tidak rasional karena penyebarannya tidak merata. Untuk hasil studi mendapatkan rekomendasi jumlah stasiun hujan yang rasional dengan 3 dan 4 pos stasiun hujan.
Optimalisasi Pengendalian Banjir dengan Strategi Perilisan Awal (Early Release) Pada Bendungan Sepaku Semoi Kabupaten Penajam Paser Utara Zypa, Arvin Hafizh; Pitojo Tri Juwojo; Anggara Wiyono Wit Saputra
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.02.145

Abstract

Bendungan Sepaku Semoi merupakan salah satu prasarana bangunan sumber daya air yang terkoneksi dalam pembangunan di wilayah rencana Kawasan Ibu Kota Negara (KIKN) yang berfungsi baik sebagai menyediakan air baku sebesar 2.500 liter per detik dan pengendalian banjir di Sungai Tengin. Studi ini bertujuan untuk menganalisa pola operasi pengendalian banjir pada Bendungan Sepaku Semoi yang paling optimal dengan strategi early release menurunkan elevasi muka air waduk dari muka air waduk kondisi normal sebelum datangnya musim hujan berdasarkan peringatan dini dari BMKG yang terjadi selama 7 hari kedepan melalui sistem pengeluaran pada pipa pembuangan darurat atau system emergency release dengan katup Gate Valve. Dari hasil analisa untuk pengendalian banjir di Bendungan Sepaku Semoi yang paling optimal dilakukan dengan memilih skenario tinggi bukaan saluran emergency outlet dengan katup Gate Valve pada bukaan 100% untuk menurunkan Muka Air Waduk (MAW) sebesar 1 (satu) meter dari elevasi +22.00 mdpl turun ke elevasi + 21.00 mdpl dengan volume tampungan sebesar 3,159 juta m3 dan debit outflow sebesar 98,61 m3/dt selama 6,94 hari yang mampu menambah reduksi banjir sebesar 17,6% dari 51,3% menjadi 68,9% pada kala ulang100th
Perbandingan Efektifitas Model Vertical Flow Roughing Filter (VRF) Dan Horizontal Flow Roughing Filter (HRF) Dalam Peningkatan Kualitas Air Artha, Vevy May; Saputra, Anggara Wiyono Wit; Dermawan, Very
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.02.161

Abstract

Pada Dusun Ngandat, Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu awalnya menggunakan air dari Sumber Rejoso untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, karena kebutuhan air di Sumber Rejoso semakin meningkat menyebabkan pemecahan air dan berdampak pada berkurangnya air bersih yang dialirkan ke Dusun Ngandat. Oleh sebab itu, dibuatlah sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Namun, air sumur bor tidak layak untuk digunakan secara langsung oleh masyarakat. Perlu dilakukan pengolahan air sumur bor terlebih dahulu sebelum dapat digunakan oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan Vertical-flow Roughing Filter (VRF) dan Horizontal-flow Roughing Filter (HRF) untuk menurunkan Daya Hantar Listrik (DHL), Dissolved Oxygen (DO), dan pH Dalam penelitian ini dikaji penurunan Daya Hantar Listrik (DHL), Dissolved Oxygen (DO), dan pH. Penelitian ini menggunakan roughing filter aliran vertikal dan horisontal, dengan media ijuk, pasir silika, karbon aktif, zeolit, dan batu apung, dengan ketinggian media VRF: 4 cm dan HRF: 13 cm. Hasilnya pada VRF prosentase penurunan nilai pH: 7,15%, DHL: 13,83%, dan 43,46%. Sedangkan pada HRF prosentase penurunan nilai pH: 8,34%, DHL: 13,04%, dan DO: 36,76%.
Studi Evaluasi Genangan Menggunakan Aplikasi SWMM 5.2 pada Wilayah Gading Kasri Kota Malang Otta, Rhea Rachma; Sajali, Muhammad Amar; Saputra, Anggara Wiyono Wit
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.02.167

Abstract

Permasalahan genangan di Kota Malang, Jawa Timur, telah meningkat dari tahun ke tahun. Salah satunya di wilayah Kelurahan Gading Kasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Oleh karena itu, dilakuan penelitian dengan tujuan mengetahui debit banjir di saluran drainase, kemapuan kapasitas saluran drainase, dan evaluasi serta penanganan apabila terjadi luapan di saluran drainase. Analisis kemampuan saluran drainase menggunakan pemodelan dengan SWMM 5.2. Hasil pemodelan divalidasi dengan data genangan tahun 2020 dan 2021, serta hasil FGD 2023 (Forum Group Discussion). Hasil menunjukan bahwa terdapat 19 saluran yang meluap karena tidak mampu menampung debit rancangan kala ulang 10 tahun, yang terletak di Jl. Galunggung, Jl. Surabaya, Jl. Ijen, Jl. Wilis, Jl. Klampok Kasri, Jl. Simpang Gading, dan Jl. Terusan Surabaya. Untuk mengetahui permasalahan di saluran dilakukan evaluasi dengan meninjau kondisi eksisting dan profil muka air hasil pemodelan. Berdasarkan hasil evaluasi terdapat penumpukan sampah dan sedimen, penyempitan saluran, serta kerusakan struktural pada saluran drainase.
Hazards and Risk Assessment for Physical Hydraulic Structures of Dam Model in the Laboratory Wiyono Wit Saputra, Anggara; Rubiantoro, Prasetyo; Tri Juwono, Pitojo; Harisuseno, Donny; Sidqi Fidari, Jadfan
Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering Vol. 15 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.pengairan.2024.015.02.10

Abstract

Some workers often neglected Occupational Health and Safety (OHS) regulations in the laboratory environment, resulting in potential hazards that ultimately led to workplace accidents. The physical hydraulic model of dam structures in this laboratory involved activities that posed potential risks. Hazard assessment and the risk of workplace accidents were identified through direct field observations to pinpoint potential risks associated with these activities. Questionnaires and interviews with personnel involved in laboratory activities, including workers and technicians, were conducted to gather relevant data concerning the research problem. This study aimed to identify potential risks and hazards using a Job Safety Analysis approach and to assess the risks associated with each activity stage. Risk levels at various stages of work were determined through job safety analysis within the OHS management system. Risk identification encompassed impacts on individuals, equipment, materials, and the environment. The highest high-risk and moderate-risk identified from the assessment are the demolition of the previous dam model in the site preparation step and the preparation of the electric water pump with a capacity of 100 l/second in the running stage. Generally, based on the identified risk categories, risk mitigation for dam model testing work in the laboratory included using Personal Protective Equipment (PPE) such as ear protection, masks, helmets, safety shoes, and gloves to prevent work-related accidents.
Pendugaan Laju Erosi dengan Pendekatan SWAT pada DAS Pancarglagas Kabupaten Probolinggo Nuraini, Septya Indriyanti; Sumiadi; Anggara Wiyono Wit Saputra
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2025.005.01.001

Abstract

DAS Pancarglagas memiliki hulu sungai yang curam sehingga mampu membawa material-material penyumbat aliran sungai. Perubahan penggunaan lahan yang terjadi di DAS Pancarglagas juga berkontribusi dalam terjadinya erosi dan sedimentasi. Beberapa kejadian erosi yang terjadi menimbulkan dampak kerugian jiwa maupun material. Dari permasalahan tersebut, dibutuhkan pendugaan erosi dan sedimentasi di DAS Pancarglagas sehingga kemudian dapat digunakan untuk melakukan perencanaan lanjutan dalam mengendalikan erosi dan sedimentasi yang terjadi. Pendugaan nilai laju erosi dan sedimentasi akan dilakukan dengan pendekatan SWAT (Soil and Water Assessment Tool) serta menggunakan peta penggunaan lahan tahun 2013 dan 2022. Tahapan simulasi SWAT dilakukan dalam empat tahap, yaitu deliniasi batas DAS, pengelolaan HRU, pembuatan database SWAT, dan simulasi. Berdasarkan hasil simulasi diperoleh bahwa nilai laju erosi dan sedimentasi menurun pada tahun 2022. Nilai laju erosi turun dari 7,69 ke 6,62 ton/ha/tahun sedangkan nilai sedimentasi turun dari 4,40 ke 2,94 ton/ha/tahun.
Co-Authors A Raya Diva Oriana A Raya Diva Oriana A'mal, Bayhaki Izatul abdillah, kholid Afifa, Dhita Azka Andre Primantyo Hendrawan Andre Primantyo Hendrawan Andre Primantyo Hermawan Arjuna Saputra Artha, Vevy May Arukh Deivan Syafareo Asmoro, Ridho Asmoro Awfa, Fatihah Azhar Adi Darmawan Azwar Alief Lazuardhi Badriyah, Aurelia Putri Denny Widhiyanuriyawan Dian Sisinggih Donny Harisuseno Donny Harisuseno Emma Yuliani Emma Yuliani Ery Suhartanto hari siswoyo Heri Suprijanto Ihsan, Baihaqi Kusimbar, Jean Christenssen Biancoazzurra Kusimbar Langgeng Setyono, Langgeng Lily Montarcih Limantara Lily Montarcih Limantara Lily Montarcih Limantara M. Amar Sajali Melvin Al Ishar Moch. Sholichin Mohammad Bisri Mohammad Taufiq Mokhamad Rusdha Maulana Muhammad Ashil Septian Alrichsyah Muhammad Aulia Arsal Muhammad Fariz Hasyim Adiwijaya Nabila Octaviariyadi Novela Laurenz Desy Hermalia Nugroho, Arief Budi Nugroho, Ibnu Sam Nuraini, Septya Indriyanti Oktafian, Jovan Neriza Oktaviariyadi, Nabila Otta, Rhea Rachma Pitojo Tri Juwojo Prasetyo Rubiantoro Prasetyo Rubiantoro Prasetyo Rubiantoro Primantyo Hendrawan, Andre Raflie Fahrezzi Ramadhan Ramadhany, Rizky Randika Rispiningtati Rispiningtati Rizki Ganda Girinada Robertus Tegar Kurnia Kharistanto Rubianto, Prasetyo Rubiantoro, Prasetyo Runi Asmaranto Runi Asmaranto Runi Asmaranto Runi Asmaranto Sapto Dwi Hari Oktavianto Shofia Nabilatuz Zahrok Sidqi Fidari, Jadfan Sihasale, Diva Angeline Sinta Inggritasari Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sugiarto Sugiarto S Sulistyo Wati Sumiadi Sundary, Nuny Suwanto Marsudi Tri Juwono, Pitojo Tualang Noer Carstenza Ussy Andawayanti Ussy Andawayanti Very Dermawan Very Dermawan Very Dermawan Very Dermawan Wahyu Setiawan Widyaningrum, Aprilia Yongki Adi Saputra Zypa, Arvin Hafizh