Claim Missing Document
Check
Articles

Rasionalisasi Kerapatan Pos Stasiun Hujan dan Pos Duga Air Sub DAS Porong dengan Metode Stepwise Awfa, Fatihah; Lily Montarcih Limantara; Anggara Wiyono Wit Saputra
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.02.128

Abstract

Konstruksi bangunan air membutuhkan data dasar hidrologi yang tepat yang diperoleh dari jaringan stasiun hidrologi yang tepat. Dengan menggunakan data curah hujan tahunan selama sepuluh tahun sebagai variabel bebas dan data debit tahunan selama sepuluh tahun sebagai variabel terikat, jaringan stasiun hujan dan stasiun air di DAS Porong dirasionalisasi dengan menggunakan metode Stepwise dan standar WMO. Kebutuhan jumlah stasiun di DAS Porong dapat ditentukan dengan menggunakan standar WMO, dengan mempertimbangkan karakterisitik daerah tersebut. Sementara itu, dengan memeriksa koefisien korelasi antara pos hujan dan pos duga air, metode Stepwise dapat memberikan rekomendasi pos hujan terbaik. Pos hujan dengan koefisien korelasi yang kuat dengan pos duga air menghasilkan kombinasi model regresi yang optimal, sesuai dengan hasil analisis rasionalisasi. Sub DAS Porong yang memiliki 16 pos hujan dengan luas DAS 494,06 km2 tidak rasional karena penyebarannya tidak merata. Untuk hasil studi mendapatkan rekomendasi jumlah stasiun hujan yang rasional dengan 3 dan 4 pos stasiun hujan.
Optimalisasi Pengendalian Banjir dengan Strategi Perilisan Awal (Early Release) Pada Bendungan Sepaku Semoi Kabupaten Penajam Paser Utara Zypa, Arvin Hafizh; Pitojo Tri Juwojo; Anggara Wiyono Wit Saputra
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.02.145

Abstract

Bendungan Sepaku Semoi merupakan salah satu prasarana bangunan sumber daya air yang terkoneksi dalam pembangunan di wilayah rencana Kawasan Ibu Kota Negara (KIKN) yang berfungsi baik sebagai menyediakan air baku sebesar 2.500 liter per detik dan pengendalian banjir di Sungai Tengin. Studi ini bertujuan untuk menganalisa pola operasi pengendalian banjir pada Bendungan Sepaku Semoi yang paling optimal dengan strategi early release menurunkan elevasi muka air waduk dari muka air waduk kondisi normal sebelum datangnya musim hujan berdasarkan peringatan dini dari BMKG yang terjadi selama 7 hari kedepan melalui sistem pengeluaran pada pipa pembuangan darurat atau system emergency release dengan katup Gate Valve. Dari hasil analisa untuk pengendalian banjir di Bendungan Sepaku Semoi yang paling optimal dilakukan dengan memilih skenario tinggi bukaan saluran emergency outlet dengan katup Gate Valve pada bukaan 100% untuk menurunkan Muka Air Waduk (MAW) sebesar 1 (satu) meter dari elevasi +22.00 mdpl turun ke elevasi + 21.00 mdpl dengan volume tampungan sebesar 3,159 juta m3 dan debit outflow sebesar 98,61 m3/dt selama 6,94 hari yang mampu menambah reduksi banjir sebesar 17,6% dari 51,3% menjadi 68,9% pada kala ulang100th
Perbandingan Efektifitas Model Vertical Flow Roughing Filter (VRF) Dan Horizontal Flow Roughing Filter (HRF) Dalam Peningkatan Kualitas Air Artha, Vevy May; Saputra, Anggara Wiyono Wit; Dermawan, Very
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.02.161

Abstract

Pada Dusun Ngandat, Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu awalnya menggunakan air dari Sumber Rejoso untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, karena kebutuhan air di Sumber Rejoso semakin meningkat menyebabkan pemecahan air dan berdampak pada berkurangnya air bersih yang dialirkan ke Dusun Ngandat. Oleh sebab itu, dibuatlah sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Namun, air sumur bor tidak layak untuk digunakan secara langsung oleh masyarakat. Perlu dilakukan pengolahan air sumur bor terlebih dahulu sebelum dapat digunakan oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan Vertical-flow Roughing Filter (VRF) dan Horizontal-flow Roughing Filter (HRF) untuk menurunkan Daya Hantar Listrik (DHL), Dissolved Oxygen (DO), dan pH Dalam penelitian ini dikaji penurunan Daya Hantar Listrik (DHL), Dissolved Oxygen (DO), dan pH. Penelitian ini menggunakan roughing filter aliran vertikal dan horisontal, dengan media ijuk, pasir silika, karbon aktif, zeolit, dan batu apung, dengan ketinggian media VRF: 4 cm dan HRF: 13 cm. Hasilnya pada VRF prosentase penurunan nilai pH: 7,15%, DHL: 13,83%, dan 43,46%. Sedangkan pada HRF prosentase penurunan nilai pH: 8,34%, DHL: 13,04%, dan DO: 36,76%.
Studi Evaluasi Genangan Menggunakan Aplikasi SWMM 5.2 pada Wilayah Gading Kasri Kota Malang Otta, Rhea Rachma; Sajali, Muhammad Amar; Saputra, Anggara Wiyono Wit
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.02.167

Abstract

Permasalahan genangan di Kota Malang, Jawa Timur, telah meningkat dari tahun ke tahun. Salah satunya di wilayah Kelurahan Gading Kasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Oleh karena itu, dilakuan penelitian dengan tujuan mengetahui debit banjir di saluran drainase, kemapuan kapasitas saluran drainase, dan evaluasi serta penanganan apabila terjadi luapan di saluran drainase. Analisis kemampuan saluran drainase menggunakan pemodelan dengan SWMM 5.2. Hasil pemodelan divalidasi dengan data genangan tahun 2020 dan 2021, serta hasil FGD 2023 (Forum Group Discussion). Hasil menunjukan bahwa terdapat 19 saluran yang meluap karena tidak mampu menampung debit rancangan kala ulang 10 tahun, yang terletak di Jl. Galunggung, Jl. Surabaya, Jl. Ijen, Jl. Wilis, Jl. Klampok Kasri, Jl. Simpang Gading, dan Jl. Terusan Surabaya. Untuk mengetahui permasalahan di saluran dilakukan evaluasi dengan meninjau kondisi eksisting dan profil muka air hasil pemodelan. Berdasarkan hasil evaluasi terdapat penumpukan sampah dan sedimen, penyempitan saluran, serta kerusakan struktural pada saluran drainase.
Hazards and Risk Assessment for Physical Hydraulic Structures of Dam Model in the Laboratory Wiyono Wit Saputra, Anggara; Rubiantoro, Prasetyo; Tri Juwono, Pitojo; Harisuseno, Donny; Sidqi Fidari, Jadfan
Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering Vol. 15 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.pengairan.2024.015.02.10

Abstract

Some workers often neglected Occupational Health and Safety (OHS) regulations in the laboratory environment, resulting in potential hazards that ultimately led to workplace accidents. The physical hydraulic model of dam structures in this laboratory involved activities that posed potential risks. Hazard assessment and the risk of workplace accidents were identified through direct field observations to pinpoint potential risks associated with these activities. Questionnaires and interviews with personnel involved in laboratory activities, including workers and technicians, were conducted to gather relevant data concerning the research problem. This study aimed to identify potential risks and hazards using a Job Safety Analysis approach and to assess the risks associated with each activity stage. Risk levels at various stages of work were determined through job safety analysis within the OHS management system. Risk identification encompassed impacts on individuals, equipment, materials, and the environment. The highest high-risk and moderate-risk identified from the assessment are the demolition of the previous dam model in the site preparation step and the preparation of the electric water pump with a capacity of 100 l/second in the running stage. Generally, based on the identified risk categories, risk mitigation for dam model testing work in the laboratory included using Personal Protective Equipment (PPE) such as ear protection, masks, helmets, safety shoes, and gloves to prevent work-related accidents.
Pendugaan Laju Erosi dengan Pendekatan SWAT pada DAS Pancarglagas Kabupaten Probolinggo Nuraini, Septya Indriyanti; Sumiadi; Anggara Wiyono Wit Saputra
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2025.005.01.001

Abstract

DAS Pancarglagas memiliki hulu sungai yang curam sehingga mampu membawa material-material penyumbat aliran sungai. Perubahan penggunaan lahan yang terjadi di DAS Pancarglagas juga berkontribusi dalam terjadinya erosi dan sedimentasi. Beberapa kejadian erosi yang terjadi menimbulkan dampak kerugian jiwa maupun material. Dari permasalahan tersebut, dibutuhkan pendugaan erosi dan sedimentasi di DAS Pancarglagas sehingga kemudian dapat digunakan untuk melakukan perencanaan lanjutan dalam mengendalikan erosi dan sedimentasi yang terjadi. Pendugaan nilai laju erosi dan sedimentasi akan dilakukan dengan pendekatan SWAT (Soil and Water Assessment Tool) serta menggunakan peta penggunaan lahan tahun 2013 dan 2022. Tahapan simulasi SWAT dilakukan dalam empat tahap, yaitu deliniasi batas DAS, pengelolaan HRU, pembuatan database SWAT, dan simulasi. Berdasarkan hasil simulasi diperoleh bahwa nilai laju erosi dan sedimentasi menurun pada tahun 2022. Nilai laju erosi turun dari 7,69 ke 6,62 ton/ha/tahun sedangkan nilai sedimentasi turun dari 4,40 ke 2,94 ton/ha/tahun.
Evaluasi Jaringan Drainase dan Penanganan Genangan Daerah Kalpataru Kota Malang Dengan Konsep LID Menggunakan SWMM 5.1 Sihasale, Diva Angeline Sinta Inggritasari; Very Dermawan; Anggara Wiyono Wit Saputra
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.005.01.015

Abstract

Perubahan penggunaan lahan menjadi kawasan padat pemukiman, menjadikan Daerah Kalpataru Kota Malang sebagai daerah langganan genangan ketika musim penghujan. Saluran yang tidak bekerja secara maksimal, akibat adanya sedimen, sampah maupun dimensi saluran lama dengan sistem konvensional menjadi penyebabnya. Sistem drainase konvensional telah lama menyebabkan permasalahan banjir, oleh karena itu diperlukan penanganan dengan konsep Low Impact Development (LID) yang dapat mereduksi genangan dengan meresapkan ke tanah. Dalam prosesnya diperlukan analisa hidrologi untuk mendapatkan intensitas hujan jam-jaman kala ulang 5 tahun dan nantinya proses simulasi pemodelan menggunakan bantuan aplikasi SWMM 5.1. Berdasarkan hasil simulasi dengan kala ulang 5 tahun diketahui dari 90 saluran terdapat 8 saluran yang tidak dapat menampung debit banjir yang ada. Maka dari itu, 15 saluran diantaranya harus dilakukan rehabilitasi. Sedangkan melalui hasil pendekatan pemodelan LID dengan penerapan sumur injeksi (infiltration trench) sebanyak 24 sumur yang tersebar pada 10 subcatchment area dapat mereduksi 56% genangan, dengan rencana anggaran biaya yang diperlukan sebesar Rp 227.832.000,-.
Analisis Keruntuhan Bendungan Peusangan Kabupaten Aceh Tengah dengan Program HEC-RAS Kusimbar, Jean Christenssen Biancoazzurra Kusimbar; Dian Sisinggih; Anggara Wiyono Wit Saputra
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2025.005.01.053

Abstract

Bedungan merupakan salah satu bangunan pengairan yang berfunsi sebagai tampugan air baik untuk kebutuhan air bersih maupun pembangkit listrik tenaga air. Bendungan juga termasuk dalam kategori bangunan beresiko tinggi dilihat dari dampah yang ditimbulkan bila terjadi kegagalan pada struktur bangunan. Dalam studi ini akan membahas tentang analisis keruntuhan beserta dampaknya pada Bendungan Peusangan Kabupaten Aceh Timur. Dalam analisa tersebut menggunakan curah hujan kala ulang Probabilty Maximum Precipitation (PMP) untuk menemukan debit banjir rancangan. Dari perhitungan diperoleh hasil debit banjir rancangan dengan kala ulang 1000 tahun sebesar 786,70 m3/dt dan 4030,70 m3/dt untuk kala ulang PMP. Pada simulasi HEC-RAS menggunakan debit banjir PMP, diketahui bahwa Bendungan Pesaung mengalamai overtopping dan keruntuhan yang menyebabkan kerusakan pada 19 desa dan kerugian diperkirakan sebesar Rp. 4.505.061.642,00. Berdasarkan simulasi pada InaSAFE, dampak kegagalan struktur pada Bendungan Pesaungan diklasifikasikan sebagai bahaya tingkat tinggi.
Studi Perencanaan Gully Plug Penahan Sedimen di Agrotechnopark Sumber Brantas Kota Batu Runi Asmaranto; Sulistyo Wati; Anggara Wiyono Wit Saputra
Jurnal Teknika Vol 16 No 1 (2024): MARET
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jt.v16i1.1233

Abstract

Erosi merupakan masalah lingkungan yang disebabkan adanya faktor alih fungsi lahan, kemiringan lereng, karakteristik tanah serta aktivitas manusia yang juga menyebabkan merosotnya produktivitas tanah. Beberapa peristiwa erosi terjadi di Kota Batu terutama di kawasan Sumber Brantas yang mengakibatkan kerugian. Dengan melihat hal itu, diperlukan solusi terbaru untuk mengurangi sedimen dengan mempertimbangkan aspek sustainable and recycle yaitu dengan perencanaan bangunan penahan sedimen gully plug dengan menggunakan bahan utama struktur dari ban yang diisi oleh mortar beton sebagai pemberat. Dari hasil perencanaan gully plug didapatkan hasil tinggi total sebesar 5,6 m, serta lebar dasar gully plug sebesar 6,5 m, dengan jumlah ban yang dibutuhkan sebanyak 690 ban. Dimensi gully plug disesuaikan dengan debit banjir rancangan, laju erosi, dan jenis material sedimen di lokasi studi. Dari perencanaan gully plug ini diharapkan dapat mengurangi sedimen di hilir serta dapat mengurangi tingkat kemiringan lereng di lokasi studi.
Desain Jaringan Irigasi dan Penentuan Pola Pemberian Air pada Daerah Oncoran SDJB 982 Kabupaten Jombang Oktafian, Jovan Neriza; Siswoyo, Hari; Saputra, Anggara Wiyono Wit
EXTRAPOLASI Vol 22 No 01 (2025)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/ep.v22i01.12946

Abstract

Air tanah merupakan sumber air yang stabil dan tetap tersedia selama musim kemarau, keberadaan air tanah dapat berperan penting khususnya dalam irigasi. Lahan pertanian yang ada di Desa Bawangan Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang selama musim kemarau selalu mengalami kekeringan, sehingga masalah yang dialami petani mendapatkan respon dari pemerintah setempat sehingga direalisasikannya sumur bor dengan debit 20 liter/detik. Tujuan studi ini adalah untuk mendesain jaringan irigasi air tanah dan menentukan pola pemberian air irigasi pada daerah oncoran SDJB 982. Studi ini meliputi mendesain jaringan irigasi air tanah dan perencanaan pola operasi pemberian air irigasi. Desain jaringan irigasi air tanah seluas 18,50 ha berbentuk sistem saluran cabang terbuka dengan meliputi beberapa komponen: 1 rumah pompa, 7 titik outlet, 2 buah air valve dan 1 buah riser pipe. Kondisi hidrolik pipa yang direncanakan telah memenuhi syarat spesifikasi jaringan perpipaan. Jadwal operasi pompa dilakukan maksimal selama 18 jam/hari dengan sistem bergiliran dan digunakan saat musim kemarau.
Co-Authors A Raya Diva Oriana A Raya Diva Oriana A'mal, Bayhaki Izatul abdillah, kholid Afifa, Dhita Azka Andre Primantyo Hendrawan Andre Primantyo Hendrawan Andre Primantyo Hermawan Arjuna Saputra Artha, Vevy May Arukh Deivan Syafareo Asmoro, Ridho Asmoro Awfa, Fatihah Azhar Adi Darmawan Azwar Alief Lazuardhi Badriyah, Aurelia Putri Denny Widhiyanuriyawan Dian Sisinggih Donny Harisuseno Donny Harisuseno Emma Yuliani Emma Yuliani hari siswoyo Heri Suprijanto Ihsan, Baihaqi Kusimbar, Jean Christenssen Biancoazzurra Kusimbar Langgeng Setyono, Langgeng Lily Montarcih Limantara Lily Montarcih Limantara Lily Montarcih Limantara Melvin Al Ishar Moch. Sholichin Mohammad Bisri Mokhamad Rusdha Maulana Muhammad Ashil Septian Alrichsyah Muhammad Aulia Arsal Nabila Octaviariyadi Novela Laurenz Desy Hermalia Nugroho, Arief Budi Nugroho, Ibnu Sam Nuraini, Septya Indriyanti Nurwijayanti Oktafian, Jovan Neriza Oktaviariyadi, Nabila Otta, Rhea Rachma Pitojo Tri Juwojo Prasetyo Rubiantoro Prasetyo Rubiantoro Primantyo Hendrawan, Andre Raflie Fahrezzi Ramadhan Ramadhany, Rizky Randika Rizki Ganda Girinada Robertus Tegar Kurnia Kharistanto Rubianto, Prasetyo Rubiantoro, Prasetyo Runi Asmaranto Runi Asmaranto Runi Asmaranto Runi Asmaranto Shofia Nabilatuz Zahrok Sidqi Fidari, Jadfan Sihasale, Diva Angeline Sinta Inggritasari Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sugiarto Sugiarto S Sulistyo Wati Sumiadi Suwanto Marsudi Tri Juwono, Pitojo Tualang Noer Carstenza Ussy Andawayanti Very Dermawan Very Dermawan Very Dermawan Very Dermawan Wahyu Setiawan Widyaningrum, Aprilia Yongki Adi Saputra Zypa, Arvin Hafizh