Claim Missing Document
Check
Articles

Pemanfaatan Data Satelit untuk Analisis Kekeringan di DAS Lekso Kabupaten Blitar Afifa, Dhita Azka; Donny Harisuseno; Anggara Wiyono Wit Saputra
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.075

Abstract

Bencana kekeringan merupakan fenomena alam yang harus diwasdapai agar suatu daerah tidak mengalami dampak negatif secara ekstrem. Kabupaten Blitar merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Timur yang rawan terjadi bencana kekeringan. DAS Lekso adalah salah satu wilayah Kabupaten Blitar yang rentan terhadap kekeringan. Maka dari itu, diperlukan analisis kekeringan untuk mengetahui kondisi tingkatan kekeringan yang terjadi di DAS Lekso. Studi ini menggunakan metode Rainfall Anomally Index (RAI) untuk menghitung indeks kekeringan. Diperlukan data tambahan agar dapat mengoptimalkan hasil analisis kekeringan dikarenakan stasiun hujan yang terdapat di DAS Lekso tidak tersebar secara merata. Oleh karena itu, studi ini memanfaatkan data satelit CHIRPS untuk perhitungan data stasiun hujan rencana. Lokasi titik stasiun hujan rencana tersebut ditentukan berdasarkan jaring-jaring metode kagan roda. Hasil perhitungan indeks kekeringan RAI selama 20 tahun pengamatan menunjukkan bahwa pada DAS Lekso terjadi 7 tahun kekeringan terparah yaitu pada tahun 2002-2003, 2006, 2014-2015, dan 2018-2019. Berdasarkan pola tren kekeringan, diperkirakan bahwa kekeringan di DAS Lekso terjadi setiap 2 hingga 7 tahun. Sehingga berdasarkan penelitian, data satelit efektif digunakan sebagai data tambahan untuk mengoptimalkan analisis kekeringan.
Studi Rehabilitasi Bendung Untuk Kebutuhan Air Irigasi Pada D.I Gumbasa Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah Wahyuni, Sri; Moch. Sholichin; Anggara Wiyono Wit Saputra
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.076

Abstract

Tsunami dan gempa bumi yang terjadi di daerah Sulawesi Tengah yang meliputi Kota Palu, Kabupaten Sigi, Kabupaten Donggala, serta wilayah sekitarnya pada tanggal 28 September 2018 berdampak pada kerusakan Bendung Gumbasa. Studi ini bertujuan untuk memperoleh dimensi Bendung Gumbasa serta stabilitas bendung yang aman terhadap kondisi daerah studi. Studi terdiri dari beberapa kajian yakni analisa hidrologi, analisa neraca air, perencanaan dimensi bangunan utama Bendung Gumbasa serta analisa stabilitas bendung. Hasil studi menunjukkan dimensi bendung yang sesuai kondisi daerah studi yakni tinggi bendung sebesar 3,64 m, lebar efektif bendung 67,248 m, mercu bendung tipe OGEE III, elevasi mercu bendung +92,400 m, dengan peredam energi USBR IV, lebar kantong lumpur sebesar 21,992 m, panjang kantong lumpur sebesar 261,706 m, serta volume kantong lumpur sebesar 3396,334 m3. Hasil analisa stabilitas bendung bisa dipahami bahwasanya desain saluran pelimpah terlindung dari terguling, longsor, dan gempa bumi dalam segala situasi. Sehingga bendungan ini layak dibangun.
Analisis Pengaruh Variasi Kemiringan Maindam terhadap Stabilitas pada Bendungan Melawi di Kabupaten Melawi Provinsi Kalimantan Barat A Raya Diva Oriana; Anggara Wiyono Wit Saputra; Andre Primantyo Hermawan
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.1.4

Abstract

Bendungan Melawi merupakan bendungan tipe urugan zonal dengan inti tegak yang akan difungsikan sebagai dry dam di Kabupaten Melawi, Provinsi Kalimantan Barat. Dalam perencanaan kemiringan lereng hulu dan hilir, perlu dipastikan keamanan stabilitasnya dan volume kebutuhan material timbunan agar dapat dipastikan ketersediaannya di lokasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi kemiringan lereng terhadap stabilitas dan volume material timbunan menggunakan metode Bishop dengan bantuan Geo-Studio SLOPE/W untuk stabilitas lereng, dengan tiga alternatif kemiringan zona random. Hasil analisis stabilitas dan rembesan menunjukkan bahwa alternatif Bendungan Melawi dengan kemiringan hulu 1:3 dan kemiringan hilir 1:2 adalah alternatif paling aman pada semua kondisi dengan volume kebutuhan material terbanyak dibanding alternatif lainnya, yakni sebesar 2,635,593.594 m3. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa kebutuhan volume material timbunan yang lebih banyak pada lereng yang lebih landai dapat meningkatkan keamanan stabilitas Bendungan Melawi, dimana hal ini menunjukkan hubungan keterkaitan yang sangat kuat antara kedua variabel tersebut dengan koefisien korelasi sebesar 0,9939 hingga 1.
Perencanaan Struktur Bangunan Mooring Dolphin dengan Kapasitas 5000 Grt pada Dermaga I Pelabuhan Bolok Kabupaten Kupang Azwar Alief Lazuardhi; Suwanto Marsudi; Anggara Wiyono Wit Saputra
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.1.17

Abstract

Provinsi Nusa Tenggara Timur sangat bergantung pada transportasi laut, dan Pelabuhan Penyeberangan Bolok adalah hub utama yang saat ini menghadapi kerusakan mooring dolphin, menghambat kinerja dan keamanan operasional. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mendesain struktur mooring dolphin baru pada Dermaga I Pelabuhan Bolok untuk mendukung kapal berkapasitas 5.000 GRT, menentukan desain optimal dan estimasi biayanya. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan mengumpulkan data teknis dan non-teknis. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak seperti WRPLOT View, Autodesk Robot Structural Analysis, AutoCAD, dan Geo5 untuk perhitungan hidrografi, struktural, dan geoteknik, termasuk analisis stabilitas dan estimasi biaya. Perencanaan menghasilkan desain mooring dolphin yang memenuhi kriteria teknis dan operasional untuk kapal 5.000 GRT, memastikan penambatan yang aman dan efisien. Analisis menunjukkan bahwa struktur, pondasi, dan komponen pendukungnya stabil dan layak. Perencanaan ini juga mencakup estimasi biaya pembangunan, yang diharapkan dapat meningkatkan kelancaran layanan penyeberangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi regional.
Studi Optimasi Distribusi Air di Daerah Irigasi Manikin, Kabupaten Kupang, Menggunakan Program Dinamik Robertus Tegar Kurnia Kharistanto; Lily Montarcih Limantara; Anggara Wiyono Wit Saputra; Mokhamad Rusdha Maulana
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 6 (2025): June
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i6.11025

Abstract

This study aims to optimize water distribution in the Manikin Irrigation Area, Kupang Regency (200.98 ha), using deterministic dynamic programming to enhance irrigation efficiency and agricultural productivity. The cropping pattern follows a rice–rice–fallow system, wherein rice is cultivated in the first two seasons and land is left fallow in the third. Data used includes rainfall (2014–2023), irrigation discharge, crop water requirements, climatological parameters, and economic variables. The model maximizes profit as the objective function while considering three constraints: water availability, land area per season, and land area per irrigation stage. The study divides the irrigation network into eight stages and applies forward recursive and backtracking procedures to determine optimal water allocation. Before optimization, only 90 ha (44.78%) were irrigated in the first season and 170 ha (84.59%) in the second. After optimization, coverage increased to 190.23 ha (94.65%) and 200.98 ha (100%), respectively. Corresponding profits rose by 117% in the first season and 18% in the second. These results demonstrate that dynamic programming effectively improves water use efficiency and land productivity in water-limited agricultural systems.
Perencanaan Sistem Jaringan Distribusi Air Bersih Di Desa Ringinsari Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang Tualang Noer Carstenza; Ussy Andawayanti; Anggara Wiyono Wit Saputra
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.2.63

Abstract

Desa Ringinsari merupakan salah satu wilayah rawan air yang belum terjangkau oleh sistem penyediaan air bersih dari instansi pemerintah dengan sebagian besar masyarakatnya yang masih menggunakan sumur konvensional untuk memenuhi kebutuhan airnya dan seringkali mengalami kekeringan pada musim kemarau. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan sistem jaringan distribusi air bersih di Desa Ringinsari guna menyelesaikan permasalahan kekurangan air yang ada dengan memanfaatkan Sumber Air Kaligoro. Digunakan metode aritmatik, geometrik, dan eksponensial untuk merencanakan pemenuhan kebutuhan air hingga proyeksi 21 tahun kedepan dengan menggunakan pendekatan perangkat lunak WaterCAD V8i untuk analisis hidrolikanya. Hasil perencanaan menunjukkan bahwa Sumber Air Kaligoro dapat memenuhi kebutuhan air Desa Ringinsari hingga tahun 2045 dengan kecepatan aliran air dalam pipa yang berkisar diantara 0,033 – 1,065 m/dt dan headloss gradient yang berkisar diantara 0,026 – 14,049 m/km serta tekanan air dalam pipa yang berkisar diantara 0,55 – 7,95 atm. Didapatkan pula nilai Rencana Anggaran Biaya (RAB) realisasi rencana sistem jaringan distribusi air bersih di Desa Ringinsari sebesar Rp. 7.786.823.000.
Optimasi Optimasi Distribusi Air Irigasi untuk Memaksimalkan Keuntungan Pertanian Menggunakan Program Dinamis Deterministik di Daerah Irigasi Ameroro, Kabupaten Konawe Yongki Adi Saputra; Lily Montarcih Limantara; Anggara Wiyono Wit Saputra
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 3 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i3.14513

Abstract

Limited irrigation water availability constrains irrigation management and reduces agricultural profitability. This study aims to maximize agricultural profit by optimizing irrigation water distribution using a deterministic dynamic programming model in the Ameroro Irrigation Area, Konawe Regency, Indonesia. The model was structured with planting seasons as stages, irrigation water availability as the state variable, and water allocation as the decision variable. The objective function maximized total profit based on cultivated land area under a rice–rice–secondary crops cropping pattern across a total irrigated area of 2,100 ha. Model constraints included dependable discharge, seasonal water availability, crop water requirements, and land area limitations. In the existing condition, agricultural profit reached IDR 37.4 billion in planting season I, IDR 37.4 billion in planting season II, and IDR 8.6 billion in planting season III, totaling IDR 83.4 billion annually. After optimization, profits increased to IDR 42.03 billion, IDR 44.07 billion, and IDR 12.90 billion, respectively, resulting in a total annual profit of IDR 99.00 billion. The results indicate that deterministic dynamic programming improves water allocation efficiency and increases agricultural profit without additional water resources, supporting sustainable irrigation management.
EDUKASI TEKNOLOGI SUMUR RESAPAN UNTUK MITIGASI GENANGAN BANJIR DI KAWASAN DINOYO, MALANG Anggara Wiyono Wit Saputra; Prasetyo Rubiantoro; Very Dermawan; Runi Asmaranto; Heri Suprijanto
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.55538

Abstract

Perubahan tata guna lahan di wilayah perkotaan mengakibatkan berkurangnya kawasan resapan air, yang berkontribusi pada peningkatan risiko genangan banjir. Hal ini khususnya terjadi di Kota Malang, terutama di kawasan Dinoyo, yang sering mengalami genangan air akibat terbatasnya ruang terbuka hijau dan drainase yang tidak memadai. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat dan pelajar mengenai pentingnya sumur resapan dalam mitigasi genangan banjir dan konservasi air. Kegiatan ini juga melibatkan pembangunan sumur resapan di RW 05 Kelurahan Dinoyo. Metode yang digunakan adalah pendekatan kaji tindak (action research) dengan tahapan edukasi, sosialisasi, survei lapangan, pembangunan, dan pemeliharaan sumur resapan. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa pembuatan sumur resapan dapat mengurangi genangan air di kawasan tersebut, meningkatkan kualitas pengelolaan air tanah, serta memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan air hujan. Program ini diharapkan menjadi model bagi wilayah lain dalam mengatasi permasalahan serupa. Keberlanjutan proyek ini memerlukan pemeliharaan rutin dan perluasan pembuatan sumur resapan di daerah rawan genangan lainnya.
Correlation of Permeability and Thickness of the Clay Core Zone on Plastic Deformation in the Melawi Dry Dam, Indonesia A Raya Diva Oriana; Anggara Wiyono Wit Saputra; Andre Primantyo Hendrawan
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 5 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i5.14615

Abstract

The Melawi Dry Dam is a zoned embankment dam with clay core located in West Kalimantan, Indonesia. As a flood-control structure, it undergoes significant wet–dry cycles that modify stress distribution and pore water pressure, potentially influencing plastic deformation within the core zone. This study aims to evaluate the effects of clay core thickness and permeability coefficient on vertical plastic deformation using a combination of fully coupled flow–deformation and plastic analysis in PLAXIS 2D. Numerical simulations represent a post-flood condition followed by a 130-day consecutive dry season period, defined as Julian days when rainfall remains at the lower rainfall-gradient threshold, during which the reservoir remains empty because inflow exceeds outlet capacity. Nine scenarios were analyzed by combining three core thicknesses (11.64, 19.40, and 27.16 m) with three laboratory-determined permeability coefficients. The results indicate that seven scenarios remain below the maximum allowable deformation limit of 1.0% of the dam height. Statistical analysis shows a strong correlation between core thickness, permeability, and deformation (R = 0.929). Multiple linear regression (Significance F = 0.00253; p < 0.05) confirms that both variables significantly affect deformation. Increasing core thickness consistently reduces plastic deformation, while lower permeability enhances resistance to seepage-induced instability, thereby supporting safe dry dam design.
Vertical-horizontal flow roughing filter for improving water quality in sustainable water supply infrastructure Anggara Wiyono Wit Saputra; Prasetyo Rubiantoro; Very Dermawan
International Journal of Advances in Applied Sciences Vol 15, No 2: June 2026
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijaas.v15.i2.pp518-531

Abstract

Water is fundamental to cooking, bathing and hygiene, and essentially for life itself. Across many areas, communities rely on bore well water as a source of raw water for domestic needs. Yet this resulting water is mostly not of an appropriate quality, as it has a high iron content and hardness. This study evaluates the performance of a combined vertical-flow and horizontal flow roughing filter (VRF and HRF) system for bore well water treatment. The system was tested using various alternative filter media, including coconut fiber, silica sand, activated carbon, zeolite, pumice stone, and volcanic black sand, arranged in different configurations. The vertical-flow unit used a media depth of 6 cm, while the horizontal-flow unit used a depth of 15 cm. The results showed that all configurations effectively improved water quality and met standard requirements. The highest performing model, consisting of volcanic black sand, activated carbon, zeolite, and silica sand, achieved a 97.5% reduction in iron and a 13.2% reduction in hardness. These findings indicate that optimized roughing filter systems offer a low cost and efficient solution for decentralized water treatment.
Co-Authors A Raya Diva Oriana A Raya Diva Oriana A'mal, Bayhaki Izatul abdillah, kholid Afifa, Dhita Azka Andre Primantyo Hendrawan Andre Primantyo Hendrawan Andre Primantyo Hermawan Arjuna Saputra Artha, Vevy May Arukh Deivan Syafareo Asmoro, Ridho Asmoro Awfa, Fatihah Azhar Adi Darmawan Azwar Alief Lazuardhi Badriyah, Aurelia Putri Denny Widhiyanuriyawan Dian Sisinggih Donny Harisuseno Donny Harisuseno Emma Yuliani Emma Yuliani hari siswoyo Heri Suprijanto Ihsan, Baihaqi Kusimbar, Jean Christenssen Biancoazzurra Kusimbar Langgeng Setyono, Langgeng Lily Montarcih Limantara Lily Montarcih Limantara Lily Montarcih Limantara Melvin Al Ishar Moch. Sholichin Mohammad Bisri Mokhamad Rusdha Maulana Muhammad Ashil Septian Alrichsyah Muhammad Aulia Arsal Nabila Octaviariyadi Novela Laurenz Desy Hermalia Nugroho, Arief Budi Nugroho, Ibnu Sam Nuraini, Septya Indriyanti Nurwijayanti Oktafian, Jovan Neriza Oktaviariyadi, Nabila Otta, Rhea Rachma Pitojo Tri Juwojo Prasetyo Rubiantoro Prasetyo Rubiantoro Primantyo Hendrawan, Andre Raflie Fahrezzi Ramadhan Ramadhany, Rizky Randika Rizki Ganda Girinada Robertus Tegar Kurnia Kharistanto Rubianto, Prasetyo Rubiantoro, Prasetyo Runi Asmaranto Runi Asmaranto Runi Asmaranto Runi Asmaranto Shofia Nabilatuz Zahrok Sidqi Fidari, Jadfan Sihasale, Diva Angeline Sinta Inggritasari Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sugiarto Sugiarto S Sulistyo Wati Sumiadi Suwanto Marsudi Tri Juwono, Pitojo Tualang Noer Carstenza Ussy Andawayanti Very Dermawan Very Dermawan Very Dermawan Very Dermawan Wahyu Setiawan Widyaningrum, Aprilia Yongki Adi Saputra Zypa, Arvin Hafizh