Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : borneo journal of medical laboratory technology

Uji Efektivitas Infusa Daun Kelor (Moringa oleifera) terhadap Kadar Glukosa Darah pada Tikus Putih (Rattus novergicus) dengan Obesitas K, Cecy Anggriani H.; Irmayanti, Irmayanti; Maharani, Ratih Natasha; Kamaluddin , Irna Diyana Kartika; Ansary , Suci Noviyanah
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 8 No. 2 (2026): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v8i2.12232

Abstract

Obesitas berhubungan erat dengan hiperglikemia dan peningkatan risiko diabetes melitus, yang prevalensinya terus meningkat di Indonesia. Terapi farmakologis seperti metformin efektif menurunkan glukosa darah, namun penggunaan jangka panjang memiliki keterbatasan. Daun kelor (Moringa oleifera) mengandung senyawa bioaktif dan antioksidan yang berpotensi sebagai terapi nonfarmakologis penurun glukosa darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas infusa daun kelor (Moringa oleifera) terhadap penurunan kadar glukosa darah  pada tikus putih (Rattus novergicus) dengan obesitas. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif metode eksperimental laboratories dengan menggunakan desain penelitian pre and post test control group design dengan menggunakan tikus putih (Rattus novergicus) yang obesitas sebagai hewan coba untuk mengetahui efek dari pemberian infusa daun kelor (Moringa oleifera) terhadap penurunan kadar glukosa darah tikus putih yang obesitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian infusa daun kelor (Moringa oleifera) pada tikus putih (Rattus norvegicus) obesitas menyebabkan penurunan kadar glukosa darah secara signifikan dibandingkan kelompok tanpa perlakuan. Efektivitas penurunan glukosa darah meningkat seiring dengan peningkatan dosis, dengan dosis 800 mg/KgBB menunjukkan penurunan kadar glukosa darah paling besar dan sebanding dengan pemberian metformin. Dapat disimpulkan bahwa infusa daun kelor (Moringa oleifera) efektif menurunkan kadar glukosa darah pada tikus putih obesitas, dengan dosis 800 mg/KgBB sebagai dosis paling optimal.
Hubungan Tekanan Darah terhadap Kejadian Retinopati Diabetik pada Pasien di Klinik Mata JEC Orbita Makassar Nurfadilla, Nurfadilla; Gayatri , Sri Wahyuni; Aulia, Nur; Rahmah, Marlyanti Nur; Maharani, Ratih Natasha
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 8 No. 2 (2026): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v8i2.12251

Abstract

Retinopati diabetik merupakan komplikasi diabetes melitus yang dapat menyebabkan gangguan penglihatan hingga kebutaan. Hipertensi yang sering menyertai diabetes diduga berperan dalam kerusakan pembuluh darah retina. Meskipun beberapa penelitian menunjukkan adanya hubungan antara tekanan darah dan kejadian retinopati diabetik, hasil yang diperoleh masih bervariasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui hubungan antara tekanan darah terhadap kejadian retinopati diabetik pada pasien di Klinik Mata JEC Orbita Makassar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian Analitik dengan menggunakan desain cross sectional berupa data rekam medis yang didapatkan dari Klinik Mata JEC Orbita Makassar. Hasil analisis statistik menggunakan uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara tekanan darah dan kejadian retinopati diabetik pada pasien di Klinik Mata JEC Orbita Makassar (p = 0,023). Peningkatan tekanan darah berhubungan dengan meningkatnya tingkat keparahan retinopati diabetik, di mana pasien dengan hipertensi derajat I–III lebih banyak mengalami retinopati diabetik proliferatif dibandingkan pasien dengan tekanan darah normal atau optimal. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tekanan darah dan kejadian retinopati diabetik, di mana tekanan darah yang lebih tinggi berkaitan dengan tingkat keparahan retinopati diabetik yang lebih berat pada pasien di Klinik Mata JEC Orbita Makassar.