Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search
Journal : E-JUPEKhu

Pengasuhan Orang Tua dalam Membentuk Anak Cerebral Palsy Berprestasi di Bidang Non Akademik Yanti, Nofriza; Nurhastuti, Nurhastuti; Damri, Damri; Budi, Setia; Triswandari, Retno
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.129894

Abstract

Tujuan dilaksanakannya penelitian ini yakni mendeskripsikan pengasuhan orang tua untuk membentuk anak cerebral palsy berprestasi di bidang non akademik. Jenis penelitiannya ialah studi kasus melalui pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini memiliki responden utama yakni orang tua anak cerebral palsy serta responden pendukung yakni kepala sekolah SLB YPAC Sumatera Barat. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil akhirnya memperlihatkan pengasuhan orang tua dalam membentuk anak cerebral palsy berprestasi di bidang non akademik terlaksana dengan baik. Orang tua berusaha memberi semua yang terbaik kepada anak melalui pemenuhan kebutuhan dasar bagi anak mulai dari kebutuhan fisiologis, kebutuhan rasa aman dan perlindungan, kebutuhan rasa cinta, memiliki dan dimiliki, kebutuhan penghargaan diri serta kebutuhan aktualisasi diri. Dengan terpenuhinya kebutuhan tersebut, anak mampu mengasah bakat serta potensi dalam diri, sehingga anak berhasil mencapai prestasi di bidang non akademik.
Meningkatkan Kemampuan Mengontrol Emosi melalui Permainan Monopoli pada Anak Attention Dificit Hyperactivity Disorder Fadhillah, Farah; Efendi, Jon; Efrina, Elsa; Muspita, Rila; Triswandari, Retno
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.128588

Abstract

Artikel ini mangulas tentang meningkatkan kemampuan mengontrol emosi melalui permainan monopoli pada anak Attentin deficit hyperactivity disorder. Riset ini memakai tipe riset kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dalam bentuk single subject research (SSR). Dengan desain A- B- A. Informasi dianalisis dengan analisis visual grafik. Metode dalam pengumpulan informasi berbentuk uji serta perlengkapan pengumpulan informasi.Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak terjadinya penurunan frekuensi marah berlebihan pada siswa Attentin deficit hyperactivity disorder melalui permainan monopoli. Hal ini dibuktikan dengan kondisi A1 pesentase 75% dengan frekuensi 3,5,5,5. Kondisi B presentase 85% dengan frekuensi 5,6,6,7,9,9,9, dan kondisi A2 presentase 75% dengan frekuensi 3,5,5. Setelah dianalisis maka permainan monopoli tidak dapat mengurangi emosi marah bagi siswa Attentin deficit hyperactivity disorder.
Meningkatkan Rasa Percaya Diri dengan Unjuk Diri pada Siswa Tunagrahita Ringan Melalui Permainan Tim Melina, Erna; Efendi, Jon; Nurhastuti, Nurhastuti; Taufan, Johandri; Triswandari, Retno
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.128568

Abstract

Artikel ini mengulas tentang penerapan tim untuk meningkatkan rasa percaya diri dengan unjuk diri khususnya menjawab pertanyaan guru pada anak tunagrahita ringan. Penelitian eksperimen ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan berdesain ABA. Terdapat dua variabel dalam penelitian ini. Waktu permainan sebagai variabel x, dan rasa percaya diri dengan menunjukkan diri sebagai variabel .Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan frekuensi unjuk diri khususnya menjawab pertanyaan guru pada siswa tunagrahita ringan melalui tim permainan. Hal ini dibuktikan dengan kondisi A1 dengan frekuensi 1,2,2,2 dan persentase 75%. Kondisi B dengan frekuensi 2,4,4,5,4,5,5,5 dengan persentase 85%, dan kondisi A2 dengan frekuensi 4,5,5,5 dan persentase 75%. Setelah dijelaskan, maka tim permainan dapat mengingatkan perilaku percaya diri dengan menunjukkan diri kepada siswa tunagrahita. 
Meningkatkan Keterampilan Membuat Bucket Snack pada Siswa Disabilitas Intelektual melalui Model Project Based Learning Sari, Kartika; Triswandari, Retno; Ardisal, Ardisal; Irdamurni, Irdamurni; Kusumastuti, Grahita
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.129966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membuat bucket snack pada siswa disabilitas intelektual melalui model project based learning di kelas IX dan X SLB Negeri Kuala Tungkal. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini terdiri dari dua siklus, setiap siklus mempunyai empat tahap yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Dan Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Project Based Learning (PJBL) efektif dalam meningkatkan keterampilan siswa dalam menyelesaikan tugas-tugas praktis seperti pembuatan bucket snack. Siklus I dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan dengan berkolaborasi bersama guru kelas. Hasil tindakan siklus I dapat dilihat dari hasil observasi yang menunjukkan bahwa kemampuan siswa telah meningkat dalam membuat buket snack. Namun peningkatan kemampuan ini belum maksimal dikarenakan siswa terlihat masih kaku dalam melipat kertas  Peneliti dan guru sepakat melanjutkan tindakan ke siklus II untuk memaksimalkan kemampuan siswa membuat buket snack.
Pengembangan Alat Pengenalan Benda-Benda Berbahaya di Sekolah pada Anak Tunarungu Ayu, Rina Putri; Efendi, Jon; Safaruddin, Safaruddin; Triswandari, Retno
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan hak setiap warga Negara yang tinggal di Indonesia, hal tersebut telah dikeluarkan didalam undang-undang No. 20 tahun 2003 yang menyatakan bahwa semua warga Negara Indonesia baik itu normal atau berkebutuhan khusus memiliki hak yang sama didalam pendidikan yang layak.  Undang –undang ini yang membantu pendidikan untuk anak berkebutuhan khusus yang membutuhkan bimbingan dalam mengembangkan diri dan potensi yang dimiliki oleh anak berkebutuhan khusus. Salah satunya anak tunarungu, yang mana anak tunarungu ini adalah anak yang mengalami gangguan fisik lebih tepatnya lagi yakni mengalami hambatan dalam pendengaran dan mengakibatkan kesulitan dalam komunikasi atau berbicara. Pengembangan kemampuan berbicara pada anak tunarungu adalah upaya agar anak mampu mengembangkan potensi pada dirinya seperti pengetahuan, keterampilan, sikap, komunikasi dengan cara berbicara. Kemampuan kosa kata pada anak tunarungu sangat berdampak terhadap kemampuan mengungkapkan sesuatu yang dilihat atau yang dipikirkan oleh anak .  untuk menambah kosa kata pada anak tunarungu dibutuhkan suatu pembelajaran program khusus, yang merancang suatu layanan yang dibutuhkan oleh anak tunarungu agar dapat menambah kosa kata pada anak contohnya dalam mengenal benda-benda berbahaya yang ada disekolah.
Media Fun Shape Board sebagai Inovasi Pembelajaran Bangun Datar bagi Siswa Disabilitas Rungu Rahmadani, Annisa Wulan; Efrina, Elsa; Irdamurni, Irdamurni; Ardisal, Adisal; Triswandari, Retno; Nasri, Yosa Yulia
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v13i2.135536

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan siswa disabilitas rungu di SLB Autisma Permata Bunda Fase B dalam mengidentifikasi bangun datar. Dua siswa, HM dan DN, kesulitan mengenali bangun datar saat diperlihatkan secara acak, meski sudah hafal urutan bergambar. Dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas dan penggunaan media Fun Shape Board, siswa diajak menunjuk, mencocokkan, dan menuliskan  bangun datar. Hasilnya sangat positif, ketuntasan belajar HM meningkat dari 30% menjadi 97%, dan DN dari 40% menjadi 95%. Media ini terbukti efektif membantu siswa memahami dan mengingat bentuk serta nama bangun datar secara lebih baik meskipun tanpa urutan, sehingga dapat disimpulkan bahwa Fun Shape Board signifikan meningkatkan kemampuan identifikasi bangun datar bagi siswa disabilitas rungu
Meningkatkan Kemampuan Berhitung 1-10 Pada Peserta Didik Disabilitas Intelektual Ringan Kelas III Melalui Modifikasi Permainan Engklek Budiman, Budiman; Triswandari, Retno; Ardisal, Ardisal; Safaruddin, Safaruddin
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v13i2.134704

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan siswa disabilitas intelektual ringan yang mengalami kesulitan dalam berhitung 1-10 di SLBN Kuala Tungkal kelas III. Salah satu solusi yang dapat diberikan adalah menggunakan modifikasi permainan engklek. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berhitung peserta didik disabilitas intelektual ringan. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (classroom action research) dengan subjek penelitian sebanyak 3 orang peserta didik. Hasil pembelajaran peserta didik pada kemampuan awal adalah R 67%, A 70%, MA 58%. Kemudian pada siklus I yang dilakukan sebanyak 3 kali pertemuan diperoleh dari hasil yang menunjukkan persentase pada siswa R 67%, A 70%, MA 58%. Setelah dilaksanakan sebanyak tiga kali pertemuan pada siklus II maka memperoleh hasil rata-rata dari ketiga siswa yaitu  R 94%, A 94%, MA 88%. Berdasarkan hasil kemampuan yang diperoleh peserta didik, bahwa peserta didik telah mampu berhitung 1-10 sesuai dengan yang diharapkan oleh peneliti dan kolaborator.
Peran Guru dan Orang Tua tentang Kesadaran Keselamatan Diri Anak Down Syndrome di Lingkungan Sekolah dan Rumah Umizahra, Wika; Nurhastuti, Nurhastuti; Efrina, Elsa; Triswandari, Retno; Nasri, Yosa Yulia
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v13i2.135801

Abstract

Studi pendahuluan yang dilakukan membuahkan hasil yakni anak Down Syndrome berinisial D masih belum memiliki kesadaran keselamatan diri yang baik. Seperti belum memahami bahaya di jalan raya, bahaya kebakaran, serta bahaya benda-benda tajam. Sehingga masih membutuhkan peran guru dan orang tua dalam kegiatan sehari- hari yang berhubungan dengan kesadaran keselamatan diri. Masih perlunya perhatian terhadap pendidikan keselamatan diri pada anak-anak disabilitas, termasuk Down Syndrome. Diperlukan kajian untuk mengetahui sejauh mana peran guru dan orang tua telah dijalankan dan bagaimana sinerginya dapat ditingkatkan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan peran guru dan orang tua tentang kesadaran keselamatan diri anak Down Syndrome di lingkungan sekolah dan rumah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan subjek penelitian adalah guru, orang tua, serta kepala sekolah. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang kemudian data direduksi, disajikan, dan ditarik kesimpulan. Hasil penelitian secara keseluruhan menunjukkan guru dan orang tua telah menjalankan perannya sesuai dengan kedudukannya. Guru dan orang tua tetap menjalankan perannya dengan baik walaupun mengalami tantangan dalam pembelajaran kesadaran keselamatan diri anak. Penelitian ini menyajikan data deskriptif yang memuat pentingnya peran guru dan orang tua serta sinergi keduanya dalam membentuk kesadaran keselamatan diri anak Down Syndrome.
Meningkatkan Kemampuan Melakukan Penjumlahan Menggunakan Media Papan Hitung bagi Peserta Didik Disabilitas Intelektual Ringan Salsabilla, Azka; Triswandari, Retno; Iswari, Mega; Taufan, Johandri; Handayani, Endang Sri
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v13i2.134807

Abstract

Operasi penjumlahan merupakan landasan utama dalam sistem operasi hitung bilangan dan menjadi dasar pemahaman berbagai konsep matematika. Penjumlahan memiliki peranan penting karena digunakan secara luas dalam berbagai aktivitas kehidupan sehari-hari. Berdasarkan hasil observasi pada kegiatan Praktik Lapangan Kependidikan (PLK), ditemukan bahwa peserta didik dengan hambatan intelektual ringan di kelas VI masih mengalami kesulitan dalam melakukan penjumlahan bilangan dengan hasil sampai 10. Solusi yang digunakan adalah media papan hitung dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan penjumlahan peserta didik. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Pada kondisi awal, kemampuan penjumlahan siswa menunjukkan persentase sebesar 42%, yang termasuk dalam kategori kurang. Setelah pelaksanaan siklus I sebanyak empat pertemuan, terjadi peningkatan menjadi 68%. Selanjutnya, pada siklus II yang juga terdiri dari empat pertemuan, persentase capaian meningkat menjadi 96%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media papan hitung efektif dalam meningkatkan kemampuan penjumlahan pada peserta didik dengan disabilitas intelektual ringan, khususnya untuk operasi penjumlahan dengan hasil sampai 10.
Efektivitas Metode Bermain Sambil Belajar Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Peserta Didik Disabilitas Intelektual di SLB Negeri 1 Harau Salamah, Jihan Nur'alif; Triswandari, Retno; Nurhastuti, Nurhastuti; Zulmiyetri, Zulmiyetri; Yuliana, Syari
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v13i2.134655

Abstract

Kemampuan membaca permulaan menjadi aspek paling penting dalam keterampilan membaca. Karena untuk memasuki tahap membaca lanjutan seseorang memiliki kemampuan dalam membaca permulaan. Namun, pada kenyataannya masih banyak peserta didik yang masih belum bisa menguasai tahapan membaca permulaan, salah satunya peserta didik disabilitas intelektual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode bermain sambil belajar terhadap kemampuan membaca permulaan peserta didik dengan disabilitas intelektual di SLB Negeri 1 Harau. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan pendekatan Single Subject Research (SSR) desain A-B-A. Subjek penelitian adalah satu peserta didik dengan hambatan intelektual ringan. Metode bermain sambil belajar digunakan untuk membantu peserta didik dalam meciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan efektif sehingga peserta didik dengan disabilitas intelektual dapat mengurangi kecemasan dan meningkatkan kepercayaan diri mereka. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi dan tes kemampuan membaca permulaan. Adapun hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan membaca permulaan pada peserta didik disabilitas intelektual setelah menggunakan metode bermain sambil belajar.