Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Optimalisasi Kinerja Main Air Compressor Guna Menunjang Kelancaran Pengoperasian Mesin Induk di Kapal KM. Oriental Gold Wardana, Ricco Kusuma; Zainuddin, Mochammad; Mulyanto, Sri; Prawoto, Agus; Gunarti, Monika Retno; Nugroho, Azis
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.870

Abstract

Sistem udara penjalan diatas kapal dihasilkan oleh mesin bantu yang disebut kompressor udara dengan memakai tenaga listrik dari generator. Udara yang dihasilkan oleh kompresor diteruskan ke botol angin (Air reservoir). Di dalam botol, udara tersebut bertekanan 25 bar sampai 30 bar. Tekanan udara dari bejana udara minimal 17 bar. Kelancaran pengoperasian suatu mesin, terutama bagian bagian yang membantu pengoperasian awal mesin induk yaitu yang berhubungan dengan udara start di atas kapal perlu didukung oleh kesempurnaan proses kerja dari setiap bagian atau komponen, agar mesin dapat bekerja dengan optimal. Penulis merumuskan persoalan dengan mencari faktor yang menyebabkan tidak optimalnya kinerja main air compressor dan dampak yang akan terjadi apabila kurang optimalnya kinerja main air compressor pada mesin induk. Penulis merangkum permasalahan-permasalahan dan mencoba memecahkan masalah dengan menggunakan metode observasi langsung, wawancara, dokumentasi serta studi Pustaka untuk memperoleh data-data yang berhubungan dengan main air compressor yang berguna untuk mendukung penelitian ini.
Analisis Penyebab Berkurangnya Produksi Air Tawar Pada Fresh Water Generator Pada MV. Sao Oasis Dani, Hanif Rahman; Simatupang, Rama Syahputra; Yudianto, Prima Yudha; Kristiyono, Antonius Edy; Gunarti, Monika Retno
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1449

Abstract

Fresh Water Generator (FWG) sangat penting untuk mengubah air laut menjadi air tawar di kapal, menopang operasional dan kehidupan kru. Selama pelayaran MV. Sao Oasis, penurunan produksi FWG diamati, berpotensi mengganggu ourutaperasi kapal. Penelitian ini mengidentifikasi penyebab penurunan ini dan mencari solusi perbaikan. Menggunakan metode deskriptif dan studi kasus berdasarkan observasi dan dokumentasi teknis, penelitian menemukan bahwa faktor-faktor utama yang mengurangi produksi air tawar adalah: penumpukan scaling (kerak garam) di evaporator dan penukar panas, penurunan suhu di penukar panas shell and tube, penurunan tekanan vakum di evaporator, dan penurunan suhu air laut yang masuk ke sistem. Keempat faktor ini mengganggu proses penguapan dan kondensasi FWG. Untuk mengoptimalkan produksi FWG, langkah-langkah yang diambil meliputi: perawatan evaporator rutin dengan sirkulasi kimia, pembersihan kondensor berkala untuk mencegah penumpukan kerak, dan pemantauan kinerja harian melalui pencatatan logbook. Evaluasi data logbook membantu mendeteksi penurunan kinerja lebih awal dan merencanakan perawatan preventif, memastikan FWG beroperasi efisien dan stabil.
Analisis Menurunnya Kinerja Turbocharger Pada Mesin Diesel Generator di Kapal MV. Meratus Sibolga Fernanda, Muhammad Reza; Kristiyono, Antonius Edy; Gunarti, Monika Retno; Robbi, Shofa Dai; Prawoto, Agus
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2696

Abstract

Turbocharger, yang berfungsi memompa udara untuk pembilasan dan pembakaran dalam silinder mesin diesel generator, merupakan komponen vital yang digerakkan oleh gas buang. Kinerja mesin sangat bergantung pada turbocharger, dan kerusakannya dapat menurunkan performa mesin secara signifikan. Sebuah studi kasus di kapal MV. MERATUS SIBOLGA menggunakan metode Fishbone Analysis untuk menyelidiki penyebab menurunnya kinerja turbocharger. Penelitian ini menemukan bahwa masalah utamanya adalah gesekan antara sisi turbin (turbine side) dan rumahnya (housing). Gesekan ini menyebabkan putaran turbin menjadi tidak stabil, menimbulkan getaran, dan fenomena surging. Akibatnya, pasokan udara untuk proses pembakaran di ruang bakar menjadi tidak mencukupi. Sebagai solusinya, dilakukan pemeriksaan dan penggantian komponen yang rusak. Kesimpulan dari analisis ini adalah gesekan pada sisi turbin menjadi akar masalah yang memerlukan perbaikan atau penggantian. Penulis menyarankan pentingnya melakukan perawatan terjadwal dan meningkatkan kepekaan terhadap kondisi permesinan untuk mencegah kerusakan serupa di masa depan.
Analisis Menurunnya Kinerja Fresh Water Generator Di Kapal MV. Dream Orchid Dengan Metode Root Cause Analysis Nawirudliya, Muhammad; Gunarti, Monika Retno; Ratnaningsih, Dyah; Nugroho, Aziz; Zainuddin, Mochammad
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.18775

Abstract

The long duration of the voyage necessitates the availability of sufficient fresh water on board. The fresh water generator (FWG) is an auxiliary device that functions to produce fresh water by converting seawater into fresh water through evaporation and condensation processes. The importance of FWGs in onboard operations has prompted researchers to examine their performance in meeting freshwater needs. This research was conducted to determine the factors contributing to the decline in FWG performance, its impacts, and the measures taken to address these issues.The research method used is qualitative descriptive, with data collected through observation, interviews, documentation, and literature review. The research data is then analyzed using Root Cause Analysis (RCA) to identify and examine the root causes of problems or failures.The results of the study indicate that the decline in FWG performance is caused by several factors, including improper maintenance, operation not following standard procedures, and muddy seawater conditions. Additionally, the aging of pipe materials reduces resistance to corrosion. Another contributing factor is the decrease in engine efficiency and performance due to prolonged operating hours. The impact of reduced FWG performance is a decline in freshwater production on board.To optimize FWG performance, routine maintenance should be carried out according to operational schedules, coordination regarding the FWG’s condition before and after maintenance should be improved, and periodic evaluations of maintenance effectiveness should be conducted to determine more efficient steps for the future.
Analisis Fishbone Diagram Dalam Penanganan Kerusakan Thermostat Sistem Pendingin Air Tawar Auxiliary Engine Kapal MV Meratus Payakumbuh Haryono, Aditya Dwi Putra; Imanto, Frenki; Gupron, Akhmad Kasan; Kristiyono, Antonius Edy; Nugroho, Azis; Gunarti, Monika Retno
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.18919

Abstract

Auxiliary engine merupakan permesinan yang berperan menghasilkan energi listrik dari energi mekanik di atas kapal. Untuk beroperasi dengan optimal dan terhindar dari overheating, auxiliary engine didukung sirkulasi sistem pendingin yang prima. Salah satu komponen mesin pendingin adalah thermostat. thermostat berfungsi untuk mengontrol aliran air coolant menuju antara ke mesin kembali atau bagian heat exchanger. Kerusakan pada thermostat akan menimbulkan dampak besar bagi kinerja auxiliary engine.Penelitian ini membahas penyebab kerusaka, dampak serta langkah penanganan pada thermostat auxiliary engine nomor 3 di kapal MV Meratus Payakumbuh. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan fishbone analysis. Proses pengambilan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi, dan wawancara.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerusakan thermostat auxiliary engine disebabkan oleh faktor usia komponen thermostat dan berdampak pada tingginya suhu temperatur pada sistem pendingin air tawar mencapai 90°C. Penanganan kerusakan thermostat dilakukan dengan cara menukar sementara bagian thermostat yang ada pada auxiliary engine nomor 2 yang bertipe sama. Agar suhu temperatur pada sistem pendingin air tawar menjadi normal. Oleh karena itu, kebutuhan listrik di kapal tetap terjaga dan beroperasi dengan baik sampai ada perbaikan total. Langkah selanjutnya adalah perbaikan secara menyeluruh setelah persedian suku cadang tersedia.