Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Hubungan Antara Literasi Keuangan, Tingkat Pendidikan, Dan Kecerdasan Spiritual Terhadap Pengelolaan Keuangan Keluarga melani, Wiwik melani; Naila Fitriana, Eka; NA, Lailatin Nishfinur; Andni, Riyan; Afendi, Arief Hidayat
VALUE Vol 6 No 1 (2025): Edisi April 2025 - September 2025
Publisher : PRODI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIEN (UTND)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/value.v6i1.1691

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh literasi keuangan, tingkat pendidikan, dan kecerdasan spiritual terhadap pengelolaan keuangan keluarga di Indonesia, sebuah negara berkembang yang menghadapi tantangan ekonomi modern. Studi ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan kausalitas, melibatkan 98 kepala keluarga sebagai responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak Eviews 8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel independen memiliki pengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan keluarga, dengan kecerdasan spiritual memberikan kontribusi terbesar. Temuan ini menegaskan bahwa literasi keuangan yang memadai, tingkat pendidikan yang lebih tinggi, dan pengembangan kecerdasan spiritual yang kuat memainkan peran penting dalam menciptakan perilaku finansial yang bijaksana dan stabil. Studi ini memberikan kontribusi baru pengelolaan keuangan, memberikan wawasan yang relevan untuk pengembangan kebijakan dan program pendidikan keuangan di masa depan.
Pengaruh Kualitas Pelayanan, Literasi Keuangan, Dan Produk Dalam Memperkuat Minat Menabung Masyarakat: Studi Kasus BSI Aulia, Cholivatul; Puspa Anggrayni, Arnetha; Andni, Riyan
VALUE Vol 6 No 1 (2025): Edisi April 2025 - September 2025
Publisher : PRODI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIEN (UTND)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/value.v6i1.1774

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keterkaitan antara kualitas layanan, tingkat literasi keuangan, dan keberagaman produk terhadap ketertarikan masyarakat untuk menabung, dengan fokus pada Bank Syariah Indonesia (BSI). Pendekatan kuantitatif digunakan melalui penyebaran survei kepada 135 responden yang dipilih menggunakan teknik Accidental Sampling. Data primer diperoleh melalui kuesioner, kemudian dianalisis dengan pengujian validitas, reliabilitas, asumsi klasik, serta analisis regresi linier berganda menggunakan perangkat lunak Eviews 8. Temuan dari studi ini menunjukkan bahwa variabel kualitas layanan dan literasi keuangan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap minat menabung. Sebaliknya, variabel produk memberikan pengaruh yang signifikan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut bersama-sama memiliki dampak yang signifikan terhadap minat menabung masyarakat. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa faktor utama yang mendorong minat menabung di BSI adalah keunggulan produk yang ditawarkan.
Sosialisasi dan pendampingan sertifikasi halal untuk UMKM dalam meningkatkan daya saing usaha Andni, Riyan; Widodo, Syukri Fathudin Achmad; Candra, Eki; Nabila, Lana Nisrina; Sattar, Sattar
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 3 (2025): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i3.30190

Abstract

Abstrak UMKM memiliki peran strategis dalam meningkatkan perekonomian melalui penyerapan tenaga kerja dan peningkatan daya saing produk melalui legalitas. Sertifikasi halal menjadi kebutuhan penting dalam memberikan kepercayaan dan perlindungan konsumen sekaligus membuka peluang besar bagi UMKM menembus pasar internasional. Tingginya peluang pasar halal tidak sebanding dengan kenyataan dilapangan, ditemukan masih banyak UMKM yang belum tersertifikasi karena kurang informasi, minim kesadaran, dan belum memahami prosedur pengajuan. Pengabdian ini menggunakan metode PAR (Participatory Action Research) dengan langkah persiapan, sosialisasi, pendampingan pengajuan sertifikasi halal, dan evaluasi untuk meningkatkan daya saing UMKM. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan pemahaman UMKM tentang sertifikasi halal, mendukung legalitas produk, dan memperkuat daya saing di pasar. Tujuan kegiatan ini mendorong UMKM proaktif memastikan standar halal, menciptakan peluang pasar, dan mendukung ekonomi halal berkelanjutan. Hasil menunjukkan UMKM memahami pentingnya label halal dalam memberikan perlindungan konsumen dan meningkatkan kepercayaan, mampu mengidentifikasi bahan baku serta proses produksi yang sesuai standar halal, dan menyadari bahwa sertifikasi halal dapat memperkuat daya saing produk mereka. Implikasinya, UMKM menjadi lebih proaktif menjaga standar halal, memperluas akses pasar, dan mendukung keberlanjutan ekonomi halal di tingkat lokal maupun global. Kata kunci: sosialisasi; pendampingan; sertifikasi halal; daya saing UMKM Abstract MSMEs have a strategic role in improving the economy through workforce absorption and increasing product competitiveness through legality. Halal certification is an important need in providing consumer trust and protection while opening up great opportunities for MSMEs to penetrate the international market. The high halal market opportunities are not comparable to the reality in the field, it was found that there are still many MSMEs that have not been certified due to lack of information, minimal awareness, and do not understand the application procedure. This service uses the PAR (Participatory Action Research) method with preparation steps, socialization, assistance in submitting halal certification, and evaluation to increase the competitiveness of MSMEs. The purpose of this service is to increase MSMEs' understanding of halal certification, support product legality, and strengthen competitiveness in the market. The purpose of this activity is to encourage MSMEs to be proactive in ensuring halal standards, creating market opportunities, and supporting a sustainable halal economy. The results show that MSMEs understand the importance of halal labels in providing consumer protection and increasing trust, are able to identify raw materials and production processes that comply with halal standards, and realize that halal certification can strengthen the competitiveness of their products. The implication is that MSMEs become more proactive in maintaining halal standards, expanding market access, and supporting the sustainability of the halal economy at the local and global levels. Keywords: socialization; mentoring; halal certification; competitiveness of MSMEs
How Behavioral Factors Shape Intentions Toward Cash Waqf Linked Sukuk in Indonesia? Andni, Riyan; Aris, Nur; Widodo, Syukri Fathudin Achmad; Anam, Ahmad Muzakkil
Share: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/share.v14i1.23109

Abstract

Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) represents an innovative social investment instrument in Indonesia, combining cash waqf (Islamic endowment) with government sukuk (Sharia-compliant bonds). Despite its significant role in funding education, healthcare, and economic development, the substantial potential of CWLS remains underutilized due to a disparity between its projected benefits and the limited participation of potential investors. The study aims to predict the intention of Islamic banking customers to engage in cash waqf through State Sukuk or CWLS in West Java. It employs the Theory of Planned Behavior (TPB) to investigate the behavioral intentions of Islamic banking customers in West Java, Indonesia, toward adopting CWLS. Using a quantitative approach, data were collected from 119 respondents who are active customers of Islamic banks. The findings reveal that attitude toward behavior and subjective norms do not significantly influence behavioral intention, whereas perceived behavioral control (PBC) emerges as a critical predictor of intention to participate in CWLS. Among demographic variables, only age moderates the relationship between attitude toward behavior and behavioral intention. The study identifies low public awareness, limited financial literacy, and mistrust in CWLS mechanisms as key barriers. To bridge this gap, stakeholders must prioritize widespread socialization campaigns, particularly targeting productive-age demographics, to enhance trust and literacy. Strategic promotion of CWLS’s dual benefits—social impact and financial returns—is recommended to accelerate investor participation and maximize its socioeconomic potential.========================================================================================================ABSTRAK - Bagaimana Faktor Perilaku Membentuk Niat Investasi dalam Cash Waqf Linked Sukuk di Indonesia? Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) merupakan instrumen investasi sosial inovatif di Indonesia yang menggabungkan wakaf uang dengan sukuk negara (surat berharga syariah). Meskipun berperan penting dalam mendanai sektor pendidikan, kesehatan, dan pembangunan ekonomi, terdapat kesenjangan antara potensi yang ditimbulkan atas manfaat CWLS dan calon investor potensial. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi niat nasabah perbankan syariah dalam mewakafkan uang melalui sukuk negara atau CWLS di Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan ‘Theory of Planned Behavior’ (TPB) untuk menganalisis niat perilaku calon investor dalam menggunakan CWLS dari perspektif nasabah Perbankan syariah. Metode kuantitatif diterapkan dengan melibatkan 119 responden nasabah bank syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ‘attitude toward behavior’ (sikap) dan ‘subjective norms’ (norma subjektif) tidak berpengaruh signifikan terhadap ‘behavioral intention’ (niat berperilaku), sementara ‘perceived behavioral control’ (PBC) menjadi prediktor utama ‘behavioral intention’ atau niat berpartisipasi dalam CWLS. Dari variabel demografi, hanya usia yang memoderasi hubungan antara sikap dan niat berperilaku. Rendahnya kesadaran masyarakat, literasi keuangan terbatas, dan ketidakpercayaan terhadap mekanisme CWLS diidentifikasi sebagai hambatan utama. Untuk mengatasi hal ini, pemangku kepentingan perlu meningkatkan sosialisasi, khususnya kepada kelompok usia produktif, guna memperkuat kepercayaan dan pemahaman masyarakat. Promosi strategis mengenai manfaat ganda CWLS—dampak sosial dan keuntungan finansial—direkomendasikan untuk memperluas partisipasi investor dan memaksimalkan potensi sosial-ekonomi instrumen ini. 
PERAN PESANTREN AL-MAWADDAH DALAM MENUMBUHKAN JIWA ENTREPRENEUR SANTRI MELALUI PRAKTIK BERWIRAUSAHA (STUDI KASUS PESANTREN AL-MAWADDAH HANGGOSOCO KUDUS) Fina, Nailil; Andni, Riyan
Journal of Sharia Economics Vol. 4 No. 2 (2023): Islamic Finance
Publisher : Program Studi Magister Ekonomi Syariah UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jose.v4i2.2823

Abstract

Pondok pesantren menjadi salah satu institusi pendidikan yang berperan penting dan ikut andil dalam meningkatkan kualitas SDM. Pesantren dikenal lembaga yang hanya memberikan pengetahuan agama (mengaji) dan akhlaq, serta mencetak generasi alumni memiliki skill entrepreneurship yang baik. Al Mawaddah merupakan salah satu lembaga pesantren di Kudus yang sudah terealisasikannya program entrepreneur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetetahui peran pesantren Al Mawaddah dalam menumbuhkan jiwa entrepreneur santri agar mencetak generasi alumni memiliki kemampuan kewirausahaan yang baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi dengan bukti dokumentasi serta diolah dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pondok pesantren mempunyai peranan yang penting dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan santri, dapat dilihat dari kemandirian secara financial yaitu tidak boleh menerima uang saku dari orangtuanya. Selain itu jumlah 100an alumni yang memiih berwirausaha dan dapat memperkerjakan orang lain. Dengan memperbanyak jenis program dan usaha di pesantren, santri dapat meningkatkan skill dan menumbuhkembangkan jiwa wirausaha sesuai dengan kemampuan yang akan mereka asah. Dukungan dari berbagai pihak disini diperlukan seperti pemerintah, masyarakat, kemampuan bakat tiap santri, orang terdekat, modal, terlebih kepada pesantren dalam memberikan motivasi agar semangat para santri tidak naik turun selama proses pembelajaran di pesantren. Oleh karena itu diharapkan para santri memiliki bekal ilmu wirausaha dan tidak buta akan peluang yang ada setelah keluar dari pesantren baik pada dunia kerja online ataupun offline, sekaligus dapat membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain. Kata Kunci: Peran Pesantren, Jiwa Entrepreneur, Praktik Berwirausaha
STRATEGI DALAM MENGURANGI PEMBIAYAAN BERMASALAH PADA BMT HARAPAN UMAT PATI Andni, Riyan
Journal of Sharia Economics Vol. 5 No. 1 (2024): Islamic Finance
Publisher : Program Studi Magister Ekonomi Syariah UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jose.v5i1.3220

Abstract

Pembiayaan bermasalah menjadi pemicu utama perbankkan mengalami kemunduran dalam kinerja keuangan sehingga pembiayaan bermasalah harus dapat dikurangi agar perusahaan dapat berkembang secara normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi penanganan pembiayaan macet pada BMT Harapan Ummat Pati akibat penurunan jumlah nominal simpanan anggota dari krisis ekonomi, usaha sepi dll. Penelitian ini dilakukan di BMT Harapan Ummat Pati tahun 2023 dengan metode kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BMT Harapan Umat memiliki strategi yang baik dalam menangani pembiayaan bermasalah melalui penguatan internal pegawai yang terjun langsung mengatasi pembiayaan bermasalah, melakukan pembinaan kepada nasabah melalui telepon (call), mengunjungi nasabah kerumah, melakukan musyawarah kepada nasabah, dan restrukturisasi angsuran nasabah disetiap bulannya sesuai kemampuan nasabah, apabila nasabah yang dengan sengaja tidak mau membayar maka asetnya akan benar-benar dilelangkan atau dijual. Penelitian ini penting bagi lembaga keuangan agar terhindar dari pembiayaan yang bermasalah.
PENGARUH VARIABEL MAKROEKONOMI TERHADAP INDEKS SAHAM SYARIAH INDONESIA (ISSI) PADA TAHUN 2011-2022 Maulida Azzahra, Lailatul; Andni, Riyan
Journal of Sharia Economics Vol. 5 No. 1 (2024): Islamic Finance
Publisher : Program Studi Magister Ekonomi Syariah UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jose.v5i1.4201

Abstract

This research was motivated by the inconsistent relationship between the Indonesian Sharia Stock Index (ISSI) and macroeconomic variables that influence Indonesian sharia stock prices including the inflation rate, Bi Rate, rupiah exchange rate, world oil prices, gold prices, and economic growth. The research aims to analyze, determine and explain the impact of the Indonesian Sharia Stock Index on macroeconomic variables. This type of research uses quantitative data for the period 2011 to 2022 sourced from BPS, Investing.com, BI and OJK. Data analysis techniques involve multiple linear regression tests, classical assumption tests, and hypothesis tests. The indicator achievement results describe macroeconomic variables, namely Bi Rate has a significant negative impact, the rupiah exchange rate tends to be positive and significant, and economic growth has a significant positive impact, while inflation, world oil prices and gold prices have no impact and are not significant, meaning that the Indonesian ISSI sharia stock price experiences Volatility is not fully influenced by macroeconomics, especially Bi Rate, Rupiah exchange rate, and economic growth, which means these variables contribute to the movement of Indonesian Sharia stock prices (ISSI) so that research refers to policymakers, stakeholders and investors who can consider factors fundamentally. as well as analytics in decision making and portfolio management in the Indonesian sharia stock market.
Optimalisasi Layanan dan Keamanan: Studi Atas Implementasi Mobile Banking di Era Digital Andni, Riyan; Sattar
Journal of Trends Economics and Accounting Research Vol 6 No 1 (2025): September 2025
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/jtear.v6i1.2078

Abstract

This research aims to identify challenges in implementing mobile banking services and security at Bank Rakyat Indonesia. The large number of customer complaints has become an encouragement for researchers, with the hope that the results of this research can help improve the quality of mobile banking features to meet customer satisfaction. The research method used is a qualitative method with a field study approach. The research results show that advances in technology and information, especially mobile banking applications, have become significant progress in the banking sector. Mobile banking is a digital financial service in the form of an application that helps bank customers easily carry out banking transactions via smartphone. Using this application makes it easier for customers to carry out transactions anytime and anywhere without having to visit a bank office. However, there are several disadvantages to using this application, such as potential vulnerability to hackers posing as financial institutions, the need for a stable internet network, the risk of data theft, and the need for a sophisticated smartphone. With this, customers don't need to worry, Bank BRI has implemented a guaranteed security system, obtaining approval from the OJK and the Savings Loan Institution (LPS). BRI mobile banking services are also equipped with biometric security technology through the BRImo application, so users can log in to their BRImo account using fingerprints or facial recognition.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Kedungwungu melalui Sosialisasi dan Pelatihan Kerajinan Tangan dari Limbah Jerami Amalia, Eka Nurul; Farcha, Iddiya; Anggraini, Devy Dwi; Fatmawati, Fatmawati; Akrom, Luqi Zidan Shofi; Ibadillah, M. Nashuikhul; Sari, Putri Nabela Sintiya; Putri, Resti Astuti Misatun; Rizka Ulima Qotrunnida; Rizki Nur Wijayanti; Vicky Mailani Widya Astuty; Zunita Zahrotur Rohmah; Ahmad Febrizan; Andni, Riyan; Kirom, Cihwanul; Noor, Sufiana
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/methabdi.Vol4No2.pp240-246

Abstract

Kedungwungu Village is one of the villages with prime commodities in the form of rice agricultural products. The existence of rice farming products has a positive impact on economic growth in Kedungwungu Village. However, the boom in rice farming also hurts society. Straw waste which is the result of rice farming is not utilized by the people of Kedungwungu Village. The people of Kedungwungu Village prefer to burn or leave straw waste next to the rice fields. Accumulating straw waste can pollute the environment and even cause various diseases. Meanwhile, burning straw waste can hurt human health and pollute the air. Based on these problems, outreach, and training on straw crafts were carried out to minimize the non-utilization of straw waste by the people of Kedungwungu Village. There are two sessions, namely a socialization session and a training session. The outreach session aims to provide public understanding of the dangers of not utilizing straw waste from various aspects of life. Meanwhile, the training session provided the public with an understanding of the use of straw waste in more useful items, namely straw crafts. This activity involved members of the Kedungwungu Village PKK as participants. From this activity, it was found that the participants were happy with the activities carried out because they could provide insight into the negative impacts of not utilizing straw waste and how to use it. Participants also explained that with this activity they also gained knowledge about making crafts from straw waste which adds functional value and economic value.
Significance Of Mobile Banking Services In Indonesia: Through The Impact Of Bca Syariah Customer Satisfaction And Loyalty Larasati, Pipit; Andni, Riyan; Fatchurrohman, M; Yasoa, Mohd Rushdan; Palupi, Nur Wulan Intan
Ecopreneur : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 5 No. 02 (2024): Ecopreneur : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Institute of Research and Community Service at Islamic University of Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was conducted at IAIN Kudus. The purpose of this study is to ascertain how Indonesian BCA Syariah customers' loyalty and level of satisfaction affects their use of mobile banking services. In order to conduct this study, quantitative methods were used. Customers of BCA Syariah in Indonesia make up the population used in this study; 106 samples were collected as responders. employing purposive sampling, a non-probability sampling technique. Respondents to the questionnaires were given out in order to collect data for this study. Following the collection of the data, data analysis was done using SPSS tools to process the results of validity and reliability tests, classical assumption tests, and hypothesis testing. Based on the findings of the analysis that was done, this study demonstrates that. Based on the t test, satisfaction and loyalty variables partially influence m-bankin services. And based on the F test, the variables of satisfaction and loyalty jointly influence mobile banking services.
Co-Authors Afandi, Johan Afisa, Ulya Noor Ahmad Febrizan Akrom, Luqi Zidan Shofi Amalia, Eka Nurul Amelia Putri, Alya Rizka Anggraini, Devi Dwi Anggraini, Devy Dwi Anindya, Suxiang Anjelina, Novita Aqliya, Jauharotun Sholha Arief Hidayat Afendi, Arief Hidayat Aulia, Cholivatul Avinash, Buschhaus Ayumna, Frida Salma Azhari, Delbi Rizka Adik Azzahra, Lailatul Maulida Betania Kartika Muflih Bevoor, Bevoor Candra, Eki Choirun Nisa, Alfi Dhia R.A., Salsabila Dwi Nastrilia, Maula Dzuriyah, Tsaniyatul Farcha, Iddiya Fatchurrohman, M Fatmawati Fatmawati Fatmawati, Fatmawati Faza, Iqbal Faza, Muad Eka Fina, Nailil Ibadillah, M. Nashuikhul Inayah, Sania Hanim Iqbal Maulana Izah, Naili Jie, Lie Jixiong, Cai Johanna, Anne Kirom, Cihwanul Kunasari, Kunasari Larasati, Pipit Mafaticha, Anni Maulida Azzahra, Lailatul melani, Wiwik melani Muttaqin, Ibnu NA, Lailatin Nishfinur Nabila, Lana Nisrina Nafsi, Farichatun Naila Fitriana, Eka Nida, Rahma Sofia Nikmah, Zahrotun Nisa, Yasinta Khoirun Nur Aris Nur, Silva Maulida NURUL HIDAYAH Octaviana, Donna Laili Palupi, Nur Wulan Intan Puspa Anggrayni, Arnetha Putri, Resti Astuti Misatun Rahati, Yeni Ayu Rahma, Sukma Aulia Rahman, Akhlis Auliya Rasyida, Ana Mar’atur Rizka Ulima Qotrunnida Rizki Nur Wijayanti Rizkia, Reza Fitriana Rizkina, Fanisa Rizqi, Salsa Bela Putri Rofianti, Devi Triana Sabila, Fatma Lailatus Sari, Putri Nabela Sintiya Sattar Sattar Sattar, Sattar Septiyanti, Dwi Sironi, Manuela Sri Mulyani Sufiana Noor Syukri Fathudin Achmad Widodo Vicky Mailani Widya Astuty Wardani, Dhias Pramudita Kusuma Wardani, Rina Umi Widyaningrum, Lina Xin, Derr Yasoa, Mohd Rushdan Yingxiang, Schunk Zhang Wei Zunita Zahrotur Rohmah