Claim Missing Document
Check
Articles

TRANSFORMASI STRATEGI MANAJEMEN RUMAH SAKIT DALAM MENGHADAPI TANTANGAN KESEHATAN GLOBAL: SEBUAH TINJAUAN LITERATUR Sari, Putri Purnama; Reski Mulia Paramita; Purwadhi Purwadhi; Yani Restiani Widjaja
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 5: Oktober 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i5.8684

Abstract

Penelitian ini membahas transformasi strategi manajemen rumah sakit dalam menghadapi tantangan kesehatan global, termasuk pandemi, perubahan iklim, dan peningkatan penyakit tidak menular. Dalam konteks ini, rumah sakit perlu mengevaluasi dan mengadaptasi strategi manajemen untuk memberikan pelayanan kesehatan yang optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode literature review, mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan transformasi, seperti inovasi teknologi, pengembangan sumber daya manusia, dan kolaborasi antar institusi. Hasil menunjukkan bahwa inovasi, seperti telemedicine, meningkatkan efisiensi layanan, sementara pengembangan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan berkelanjutan sangat penting untuk meningkatkan keterampilan tenaga medis. Selain itu, kepemimpinan yang adaptif dan budaya organisasi yang mendukung inovasi memainkan peran krusial dalam proses transformasi. Namun, tantangan seperti resistensi terhadap perubahan dan kurangnya dukungan manajerial masih menjadi hambatan. Oleh karena itu, diperlukan strategi manajemen yang responsif dan adaptif untuk memperkuat sistem kesehatan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang berguna bagi praktisi dan pembuat kebijakan dalam merancang strategi yang lebih baik di masa depan, sehingga rumah sakit dapat terus berfungsi secara efektif di tengah perubahan yang cepat.
INOVASI DAN TANTANGAN DALAM MANAJEMEN STRATEGI RUMAH SAKIT: SEBUAH TINJAUAN LITERATUR Kuddi, Apriani; Amilia Devi Siregar; Angela Azalia Trisna Putri; Purwadhi Purwadhi; Yani Restiani Widjaja
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 5: Oktober 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i5.8685

Abstract

Tujuan Penelitian: Manajemen strategi rumah sakit menghadapi tantangan yang kompleks di era modern, termasuk kebutuhan inovasi dalam pengelolaan dan pelayanan kesehatan. Tinjauan literatur ini mengeksplorasi inovasi terkini serta tantangan utama dalam manajemen strategi rumah sakit, mengidentifikasi metode baru untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas organisasi kesehatan. Metode Penelitian: Tinjauan literatur dilakukan dengan menganalisis kumpulan artikel dari berbagai basis data akademik relevan, yang mencakup publikasi dalam lima tahun terakhir. Fokus utama adalah pada studi-studi yang membahas inovasi dalam strategi manajemen rumah sakit, termasuk adopsi teknologi baru, model bisnis inovatif, dan praktik manajerial terbaru. Hasil Penelitian: Inovasi dalam manajemen strategi rumah sakit meliputi implementasi teknologi informasi kesehatan, model organisasi, dan peningkatan sistem evaluasi kinerja. Tantangan utama termasuk resistensi terhadap perubahan, keterbatasan anggaran, dan kesulitan dalam integrasi teknologi baru. Kemajuan manajemen rumah sakit memerlukan keterampilan dan perubahan dalam organisasi. Kesimpulan: Inovasi dalam manajemen strategi rumah sakit menawarkan peluang besar untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi layanan. Tantangan harus diatasi dengan sistem manajerial, pelatihan staf, dan keberlanjutan finansial. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi solusi praktis dan strategi adaptasi.
HOSPITAL MANAGEMENT STRATEGIES IN PREVENTING ANTIBIOTIC RESISTANCE Worung, Ivan Master; Joko Pitoyo; Purwadhi Purwadhi; Yani Restiani Widjaja
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 5: Oktober 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i5.8688

Abstract

Introduction Antibiotic resistance is a challenge in health services in Indonesia. Data in 2019 by The World Health Organization (WHO) showed that around 4.95 million deaths were related to antibiotic resistance. Control of Antimicrobial Resistance in 2020-2024 based on the Vision of the National Action Plan (RAN) is a healthy Indonesia and free from the impact of antimicrobial resistance. Methods Literature Review conducted through articles published in the last 5 years. A review was conducted on articles related to management strategies in preventing antibiotic resistance. Articles taken as sources use English and Indonesian that are accredited by SCOPUS or accredited by SINTA. Finding Results Hospital strategy management to address antibiotic resistance such as development and implementation of antibiotic use policies, education and training, monitoring and evaluation of antibiotic use, infection control and prevention, appropriate use of diagnostic tests, infection and disease management, application of technology, and collaboration with external parties. Conclusion Antibiotic resistance in Indonesia and globally has become a problem that needs attention to prevent the occurrence of increasingly widespread antibiotic resistance. A good strategy will prevent antibiotic resistance from becoming more controlled so that it can have an impact on hospital services and also have a good impact on patients being treated.
LITERATUR REVIEW : STRATEGI PENINGKATAN KUNJUNGAN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT Triandana Budi Wisesa; Yani Restiani Widjaja; Purwadhi Purwadhi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 5: Oktober 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i5.8711

Abstract

Kunjungan Rawat Inap merupakan salah satu indikator terpenuhinya layanan kesehatan kepada masyarakat khususnya di Rumah sakit dengan perhitungan Bed Occupancy Rate (BOR). Pendekatan komunitas dianggap efektif dalam meningkatkan BOR dengan melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk tenaga kesehatan dan masyarakat. Strategis peningkatan pemasaran yang efektif dan peningkatan kualitas layanan merupakan kunci untuk meningkatkan kunjungan rawat inap di rumah sakit. Dalam penulisan ini mengulas literatur untuk mengeksporasi bagaimana strategi peningkatan kunjungan Rawat Inap Rumah sakit dapat menghasilkan profit pada pemanfaatan BOR oriented. Studi ini menggunakan tinjauan Literatur sistematis Kuantitatif, Kualitatif, Literature review dilakukan melalui Google Scholar, Pubmed, dan Garuda untuk melakukan analisa sesuai artikel yang relevan dengan judul penelitian. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa dengan beberapa metode analisa strategis peningkatan rawat inap berdasarkan BOR jelas memengaruhi pendapatan rumah sakit. Kondisi tersebut terlihat jelas sebelum kondisi pandemi terjadi peningkatan BOR diikuti dengan peningkatan pendapatan rumah sakit, namun saat kondisi pandemi BOR ruang rawat inap yang mengalami penurunan memengaruhi turunnya pendapatan rumah sakit. Pengendalian BOR dengan cara peningkatan kapasitas ruang rawat dapat menjadi solusi kebijakan untuk pimpinan rumah sakit. Usulan ini memberikan pemahaman yang komprehensif tentang bagaimana strategi meningkatkan Kunjungan rawat inap Rumah Sakit yang mendukung dengan cara segi pengukuran kualitas dan pendapatan bauran pemasaran jasa Rumah Sakit. Adapun Penyebab penurunan kunjungan rawat inap terbesar yang mengakibatkan inefisiensi nilai BOR dengan analisa fishbone adalah faktor manusia dan peningkatan adanya Marketing plan. Untuk itu perlu dilakukan peningkatan kompetensi sumber daya manusia sehingga tercapai tujuan yang diharapkan tanpa melupakan perbaikan faktor lainnya
PENGARUH KOMPETENSI DAN BUDAYA KERJA TERHADAP ETOS KERJA IMPLIKASINYA PADA KINERJA PEGAWAI Ismi Kusuma Dewi; Purwadhi; Yani Restiani Widjaja
Journal of Social and Economics Research Vol 5 No 2 (2023): JSER, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v5i2.243

Abstract

Sebuah perusahaan yang besar selain harus memiliki jumlah SDM yang memadai juga harus didukung oleh kualifikasi SDM yang memiliki kinerja unggul, etos kerja tinggi, dan kompetensi yang handal dalam menjalankan aktivitas perusahaan demi tercapainya tujuan. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat pengaruh Kompetensi dan Budaya Kerja terhadap Etos Kerja implikasinya pada Kinerja Pegawai Subdit Sosialisasi di Direktorat Idensos Mabes Polri. Pada penelitian ini peneliti mengambil suluh sample dari Subdit Sosialisasi Mabes Polri. Sample pada penelitian ini sebanyak 30 karyawan atau anggota Subdit Sosialisasi Direktorat Idensos Mabes Polri. Teknik penelitian yang digunakan yaitu non sampling dengan Teknik saturation sampling (mengambil seluruh anggota populasi). Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa kompetensi dan budaya kerja memiliki pengaruh yang positif terhadap etos kerja pegawai Subdit Sosialisasi Dit Idensos Mabes Polri, sementara kompetensi dan budaya kerja memiliki hubungan yang kuat terhadap kinerja pegawai Subdit Sosialisasi Direktorat Idensos Mabes Polri. Kompetensi dan budaya kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Etos Kerja, dan etos kerja memiliki pengaruh kepada kinerja pegawai Subdit Sosialisasi di Direktorat Idensos Mabes Polri.
PENGARUH KOMPETENSI DAN PROMOSI JABATAN TERHADAP KEPUASAN KERJA IMPLIKASINYA PADA KINERJA PEGAWAI Chandra Permana; Purwadhi; Yani Restiani Widjaja
Journal of Social and Economics Research Vol 5 No 2 (2023): JSER, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v5i2.246

Abstract

Kinerja dalam organisasi dapat dipandang sebagai totalitas hasil kerja yang dicapai suatu organisasi. Kinerja merupakan suatu proses tentang bagaimana pekerjaan berlangsung untuk mencapai hasil kerja. Salah satu factor yang dapat menunjang kinerja dari pegawai yaitu kepuasan kerja, selain itu promosi jabatan dapat memacu pegawai untuk mencapai sebuah tujuan dalam berorganisasi. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat Pengaruh Kompetensi Dan Promosi Jabatan Terhadap Kepuasan Kerja Implikasinya Pada Kinerja Pegawai Di Subdit Inkoor Direktorat Idensos Mabes Polri. Pada penelitian ini peneliti mengambil suluh sample dari Subdit Sosialisasi Mabes Polri. Sample pada penelitian ini sebanyak 30 karyawan atau anggota Subdit Inkoor Direktorat Idensos Mabes Polri. Teknik penelitian yang digunakan yaitu non sampling dengan Teknik saturation sampling (mengambil seluruh anggota populasi). Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif. Berdasarkan hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Kompetnsi dan Promosi Jabatan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja sedangkan kepuasan kerja memiliki pengaruh sebesar 40,3% terhadap kinerja pegawai, 59.7% dipengaruhi oleh variable lain yang tidak dilakukan dalam penelitian ini.
Manajemen Risiko Pengamanan Data Pasien Dalam E-Rekam Medis di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara Edy Husnul Mujahid; Acep Rohendi; Yani Restiani Widjaja; Erliany Syaodih; I Putu Sudayasa; Putu Agustin Kusumawati
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.215

Abstract

Transformasi digital dalam sistem pelayanan kesehatan telah mendorong adopsi e-rekam medis (EMR) untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan. Namun, implementasi EMR menghadirkan tantangan baru terkait pengamanan data pasien, khususnya di rumah sakit jiwa yang menangani informasi sangat sensitif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi manajemen risiko pengamanan data pasien dalam e-rekam medis di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara, serta mengidentifikasi kendala dan strategi mitigasi yang diterapkan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, dengan analisis tematik terhadap data yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kebijakan dan prosedur keamanan informasi telah disusun, pelaksanaannya belum berjalan optimal. Hambatan utama yang dihadapi antara lain keterbatasan pemahaman staf, infrastruktur teknologi yang belum memadai, serta lemahnya budaya organisasi dalam mendukung perlindungan data pasien. Strategi mitigasi seperti pembentukan tim IT dan pelatihan internal telah dilakukan namun masih bersifat terbatas. Kesimpulan penelitian bahwa implementasi manajemen risiko pengamanan data pasien dalam sistem e-rekam medis di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara masih belum berjalan secara optimal. Rumah sakit telah memiliki kebijakan dan prosedur dasar mengenai keamanan informasi, namun pelaksanaannya masih belum merata di seluruh unit layanan
Pembangunan Strategi Pemasaran untuk Meningkatkan Daya Saing Rumah Sakit di Era Digital Purwadhi; Yani Restiani Widjaja; Khusha Ibliyah; Sri Rahmawati Pontoh
MES Management Journal Vol. 3 No. 3 (2024): MES Management Journal 
Publisher : MES Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56709/mesman.v3i3.546

Abstract

Increased competition in the healthcare industry, especially in the digital era, requires hospitals to develop effective marketing strategies. This research aims to develop an appropriate marketing strategy to improve hospital competitiveness in the digital era. The research method used is descriptive qualitative with a literature study approach and SWOT analysis. Data were obtained from various sources, such as scientific journals, books, and articles related to hospital marketing in the digital era. The results showed that effective marketing strategies for hospitals in the digital era include building brand awareness through digital platforms, increasing engagement with patients through social media and websites, utilizing digital technology to improve patient services, building networks and collaborations with related parties, and building effective referral systems. This marketing strategy is expected to increase the hospital's competitiveness, attract more patients, and increase patient satisfaction.
Implementasi Strategi Transformasi Digital untuk Mengatasi Kesenjangan Distribusi Dokter Spesialis di Indonesia Purwadhi Purwadhi; Yani Restiani Widjaja; Ratna Indriana Donggori; Raka Indrabrata Setiawan
Jurnal Ilmiah Manajemen dan Kewirausahaan Vol. 5 No. 1 (2026): Januari: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Kewirausahaan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jimak.v5i1.5239

Abstract

The disparity in the distribution of specialist doctors in Indonesia is a structural challenge that creates disparities in access and quality of healthcare services between urban and rural/underdeveloped areas. The government addresses this issue through the Health System Transformation agenda, with the sixth pillar, Health Technology Transformation, as a key strategy. This study aims to analyze how the implementation of digital transformation strategies, specifically telemedicine supported by the SATUSEHAT ecosystem and Electronic Medical Records (RME), can be an effective solution to mitigate these challenges. Using systematic literature observation and SWOT analysis, this study examines Indonesia's digital ecosystem, compares it with best practices from Australia and Canada, and identifies critical success factors. The analysis shows that despite strong political commitment and an initial regulatory framework, implementation faces significant challenges related to digital infrastructure disruption, variability in healthcare human resource competencies, and data security issues. International case studies highlight the importance of a clear vision, stakeholder ownership, adaptable models, and operational efficiency. It concludes that digital transformation has significant potential to mitigate geographic challenges, but its success must rely on a holistic approach that integrates infrastructure strengthening, massive human resource capacity development, cybersecurity assurance, and the design of sustainable financing models. Strategic recommendations are formulated for macro-policy and managerial empowerment at the health facility level. Strengthening cross-sector collaboration, including public-private partnerships, is crucial for accelerating the adoption of digital technology in primary healthcare. Furthermore, adaptive monitoring and evaluation mechanisms are needed to ensure the transformation is aligned with the local context and population needs.
EVALUATION OF THE IMPLEMENTATION OF ELECTRONIC MEDICAL RECORDS IN THE INTENSIVE CARE UNIT OF SUNAN KUDUS ISLAMIC HOSPITAL Listiana Dewi Sartika; Erliany Syaodih; Yani Restiani Widjaja
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 9, No 2 (2024): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v9i2.2617

Abstract

An electronic medical record (RME) is a real-time, patient-centered medical record that provides information directly and securely to authorized users. With the novelty of RME in the health world, there are still not many studies that address the evaluation of RME in various aspects. This study is to determine the results of the evaluation of RME implementation in terms of roles, programs, regulations obj, objectives/ideal conditions, and hospital income. This study is a qualitative descriptive study. The method used is the interview—data processing with data reduction, organization, and interpretation. The data processing process is processed descriptively. The research was conducted in the Intensive Care Unit (ICU) of Sunan Kudus Islamic Hospital for 4 months from February to June 2024. Sampling technique with purposive sampling to officers related to medical records as many as 4 participants. Inclusion criteria are officers who manage medical records, patient service managers, and case mix. Exclusion criteria: refused to participate in the study. The results showed that RME is running well and has a positive influence in the ICU in terms of roles/functions, programs, regulations, expected goals, and income generation. In the role/function aspect, the informants have carried out their duties well in supporting RME. In the aspect of the program, it has been running well in accordance with the provisions; in the aspect of regulations, there is an SPO RME; in the aspect of goals, RME is beneficial for improving services even though several ideal conditions have not been achieved. In terms of revenue, implementing RME plays a role in increasing hospital revenue. The ideal conditions expected are continuous improvement and socialization through RME and health technology development.
Co-Authors A Rohendi Abdurrahman Samarqandy Rasta Acep Rohendi Adams Desto Edison Nasseri Agus Sunarto Akbar Zein Al Ghozali Albar, La Ode Muhammad Amilia Devi Siregar Andini Shellawaty Nugraha Andre Kesuma Angela Azalia Trisna Putri Annisa Berlia Maharani Arie Piet Yeuwun Aryo Dwi Wicaksono Ayu Purnama Dewi Bahari, Eko Satrio Brillianty Putrisari Sudarman Chandra Permana Dale Anggara Dasrun Hidayat Denny Christian Lukas Edy Husnul Mujahid Ellyana Ellyana Enjuldella Marcrisna Rohrohmana Erliany Syaodih Evelin Vianetha Prima Snak Fanny Fardiyani Feronica Melinda Muskitta Fifi Noviana Frety Tiurma Ara Gede Pramana Yogi H Purwadhi Hans Ariel Satyana Hasni Hanifah Hery Siswanto I Gede Sutawan I Gusti Ngurah Gede Swarga Prawira I Putu Sudayasa Indah Dwi Mentari Ismi Kusuma Dewi Joko Pitoyo Josephine Fausta Nazuli Kasmanto Kasmanto Kharmi Juni Yanti Khoirunnisa Siregar Khusha Ibliyah Kuddi, Apriani Kurnia Datu Kanoena Lethe Listiana Dewi Sartika Ludiwyk, Ludiwyk Lydia Gloriani Lethe Mairosa Nurul Fitriani Maria Hapa Maria Vita Widiyaningsih Mauriska Nara Sandi Muhammad Joni Chandra Muhammad Rakha Gustiawan Nayu Hestyna Wardany Nden Zulvia Afifah Nerissa Arviana Noor Roziq Ghulam Perdana Purwadhi Purwadhi Purwadhi PurwadhiPurwadhi Putri Purnama Sari, Putri Purnama Putu Agustin Kusumawati Putu Dewi Antari Putu Prayoga Tantra Raka Indrabrata Setiawan Ramadhani, Annisa Dwi Magistra Ratna Indriana Donggori Raysha Ramadhani Reski Mulia Paramita Rian Andriani Ristanti Pratiwi Ropa Mustopa Nurrahman Salia Marvinia Salwiyadi Salwiyadi Sri Rahmawati Pontoh Sri Wahyuni Sapri Tia Oktavia Tito Santana Triandana Budi Wisesa Tutwuri Handayani Tyas Utami, Dhian Uci Intan Permatasari Ulfa Novirwan Viany, Viany Vivi Rizki Hensmit Worung, Ivan Master Wulan Ervinna Simanjuntak Yanuar Ermawati Yuan Ade Sukma Zakiyatun Murtafi'ah Hamzah