Claim Missing Document
Check
Articles

Effectiveness of Diets Incorporating Nano-Zeolite and Urea-Impregnated Nano-Zeolite on Fermentation Efficiency in Rumen Fluid In Vitro Kardaya, Dede; Dewi, Pia Nurmala; Sudrajat, Deden; Wahyuni, Dewi; Pramartaa, Ikhsan Qodri; Gopar, Ruslan Abdul; Negara, Windu; Nurlaela, Raden Siti
Indonesian Journal of Applied Research (IJAR) Vol. 6 No. 3 (2025): Indonesian Journal of Applied Research (IJAR)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ijar.v6i3.767

Abstract

Zeolite had been widely investigated in animal feed for its ability to improve feed efficiency and reduce ammonia emissions, and nano-zeolite offered greater adsorption capacity due to its expanded surface area. This study evaluated the effects of nano-zeolite supplementation on ammonia (NH₃), volatile fatty acids (VFA), the VFA/NH₃ ratio, and pH during in vitro rumen fermentation. A two-factor randomized block design (6 × 6) with four replicates was used. Incubation time (2, 4, 8, 12, 24, and 48 h) served as the first factor, and six dietary treatments served as the second factor: control, urea-supplemented concentrate, inactivated nano-zeolite, activated nano-zeolite, urea-impregnated inactivated nano-zeolite, and urea-impregnated activated nano-zeolite. Nano-zeolite, whether active or urea-impregnated, did not significantly improve rumen fermentation efficiency based on NH₃, VFA, or VFA/NH₃ ratio. All nano-zeolite diets performed similarly to the control and urea-only diets. Fermentation efficiency peaked at 4 and 8 hours of incubation, indicating that nano-zeolite combined with urea supported stable fermentation, particularly during early to mid-incubation.
Karbohidrat Kompleks Kentang dan Implikasinya terhadap Kesehatan Metabolik Safitri, Desi Agustina; Nurlaela, Raden Siti; Nurhalimah, Siti
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 1 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i1.22641

Abstract

Kentang merupakan jenis umbi yang kaya akan karbohidrat kompleks dan memiliki potensi yang besar sebagai sumber makanan fungsional berkat keberadaan resistant starch yang dapat mendukung kesehatan metabolik. Resistant starch berfungsi seperti serat makanan yang dicerna di usus besar dan memproduksi senyawa yang bermanfaat dalam pengaturan kadar glukosa dan lipid. Di samping itu, kentang juga mengandung berbagai vitamin, mineral, serta senyawa bioaktif termasuk flavonoid dan fenol yang memiliki sifat antioksidan. Faktor pertanian seperti ketebalan media tanam dan seberapa sering nutrisi diberikan berpengaruh terhadap perkembangan tanaman dan mutu umbi. Teknik pengolahan dan penyimpanan dapat pula meningkatkan jumlah resistant starch, sehingga manfaat fungsional kentang menjadi lebih kuat. Ulasan ini memberikan analisis lengkap tentang kandungan gizi, sifat prebiotik, efek metabolik, dan faktor budidaya serta pengolahan yang memengaruhi kualitas kentang. Secara keseluruhan, kentang memiliki karakteristik yang mendukung perannya sebagai makanan fungsional yang dapat membantu dalam pengendalian glukosa, kesehatan usus, dan keseimbangan metabolisme.
Aktivitas Air sebagai Determinan Stabilitas Fisikokimia dan Umur Simpan Susu Bubuk Chandra, Calya Fahira; Nurlaela, Raden Siti; Nurhalimah, Siti
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 1 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i1.22713

Abstract

Aktivitas air (aw) telah lama dikenal sebagai faktor penting yang memengaruhi stabilitas fisikokimia susu bubuk, namun kajian yang mengintegrasikan dampaknya terhadap mutu dan umur simpan masih terbatas. Ketidakpastian mengenai bagaimana aw berinteraksi dengan kondisi penyimpanan dan komponen susu bubuk menjadi alasan perlunya tinjauan sistematis. Penelitian ini bertujuan merangkum hubungan aw dengan perubahan mutu serta ketahanan simpan susu bubuk berdasarkan berbagai temuan empiris. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan studi pustaka dengan menelaah jurnal terpublikasi yang membahas dinamika aw, kadar air kritis, isoterm sorpsi, perubahan struktur, dan respons fisikokimia selama penyimpanan. Data diekstraksi dan dianalisis secara komparatif untuk mengidentifikasi kesamaan pola dan faktor penyebab perubahan mutu. Hasil telaah menunjukkan bahwa peningkatan aw menurunkan stabilitas matriks, mempercepat transisi fase kaca ke fase plastis, meningkatkan penggumpalan, menurunkan kelarutan, dan mempercepat oksidasi lemak. Nilai aw terbukti lebih sensitif dibanding kadar air total dalam memprediksi ketahanan simpan. Keterbatasan kajian ini adalah ketergantungan pada data sekunder dan variasi metodologi antar studi. Secara keseluruhan, aw merupakan determinan utama mutu susu bubuk, sehingga kontrol kelembapan, jenis kemasan, dan suhu penyimpanan menjadi implikasi penting untuk pengelolaan stabilitas produk.
Struktur dan Sifat Fungsional Karbohidrat dalam Bahan Pangan Berbasis Umbi Lokal Serta Implikasinya terhadap Mutu Pangan Azzahra, Rizela; Nurlaela, Raden Siti; Nurhalimah, Siti
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 1 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i1.22734

Abstract

Karbohidrat merupakan salah satu komponen penting dalam bahan pangan yang fungsinya tidak hanya terbatas pada penyediaan energi, tetapi juga berkontribusi terhadap sifat fungsional serta kualitas produk pangan. Struktur kimia karbohidrat, khususnya pati yang tersusun atas fraksi amilosa dan amilopektin, diketahui sangat memengaruhi perilaku fungsional dalam sistem pangan. Namun, kajian yang secara spesifik membahas hubungan antara struktur kimia dan sifat fungsional karbohidrat dari umbi lokal Indonesia masih terbatas. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji hubungan struktur kimia dan sifat fungsional karbohidrat umbi lokal serta implikasinya terhadap mutu pangan. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menelaah artikel ilmiah nasional dan internasional yang relevan, terutama yang membahas pati singkong dan ubi jalar. Hasil telaah menunjukkan bahwa perbedaan struktur molekul pati, rasio amilosa amilopektin, serta karakteristik granula pati berpengaruh signifikan terhadap sifat gelatinisasi, viskositas, daya ikat air, dan stabilitas tekstur produk pangan. Karbohidrat berbasis umbi lokal memiliki potensi signifikan sebagai bahan baku pangan bermutu karena sifat fungsionalnya yang dapat dioptimalkan melalui proses pengolahan dan modifikasi. Pemahaman mengenai keterkaitan antara struktur dan fungsi karbohidrat menjadi landasan penting dalam pengembangan produk pangan berbasis sumber daya lokal yang berkualitas dan berkelanjutan.
Pengaruh Kandungan Serat Karbohidrat terhadap Mutu Fungsional Pangan Azwharid, Lintang Ayu Mielza; Nurlaela, Raden Siti; Nurhalimah, Siti
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 1 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i1.22880

Abstract

Karbohidrat serat merupakan bagian yang sangat penting dalam menciptakan makanan fungsional, karena berfungsi sebagai sumber gizi dan juga sebagai faktor yang memengaruhi kualitas fisik, kimia, sensori, dan fisiologis dari produk makanan. Meningkatnya angka penyakit tidak menular membuat pemanfaatan serat karbohidrat menjadi sebuah strategi berbasis makanan untuk memperbaiki kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari bagaimana kandungan dan jenis serat karbohidrat mempengaruhi mutu fungsional makanan dengan mengacu pada literatur dari jurnal nasional dan internasional. Metode yang digunakan adalah kajian literatur yang bersifat deskriptif-analitis terhadap publikasi ilmiah yang berkaitan dengan karakteristik serat, fungsi dalam teknologi pangan, dan dampak fisiologisnya. Hasil dari kajian tersebut menunjukkan bahwa serat karbohidrat, khususnya serat larut, memiliki pengaruh besar dalam peningkatan viskositas, kemampuan mengikat air, stabilitas produk, serta penurunan indeks glikemik. Selain itu, serat juga berfungsi sebagai prebiotik yang membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan. Namun, penambahan serat yang berlebihan bisa mengurangi kualitas sensoris dari makanan. Oleh karena itu, perlu adanya optimasi jenis dan jumlah serat serta penerapan teknologi pengolahan yang tepat dalam mengembangkan makanan fungsional yang berbasis serat karbohidrat.
Kajian Literatur: Pati Singkong dan Potensinya dalam Industri Pangan Sabila, Putri Nur; Nurlaela, Raden Siti; Nurhalimah, Siti
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 1 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i1.22931

Abstract

Pati singkong (Manihot esculenta Crantz) merupakan sumber pati utama di wilayah tropis dan memiliki peran strategis dalam industri pangan. Kajian literatur sistematis ini bertujuan untuk menganalisis potensi pati singkong berdasarkan karakteristik dasarnya serta pengaruh berbagai metode modifikasi terhadap sifat fungsionalnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa karakteristik pati singkong, terutama komposisi amilosa-amilopektin, ukuran granula, dan sifat gelatinisasi, sangat bervariasi tergantung pada varietas dan kondisi lingkungan, sehingga dapat disesuaikan untuk berbagai aplikasi pangan. Modifikasi secara biologis melalui fermentasi terbukti meningkatkan porositas granula, kandungan pati resisten, dan nilai gizi. Modifikasi fisik seperti Heat Moisture Treatment (HMT) meningkatkan stabilitas pasta serta ketahanan terhadap panas dan geser. Sementara itu, teknologi non-termal seperti Pulsed Electric Field (PEF) mampu memodifikasi struktur pati tanpa bahan kimia, sesuai dengan tren clean label. Kesimpulannya, pati singkong dan produk turunannya seperti MOCAF memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai bahan pengental, penstabil, bahan pengisi, atau komponen pangan fungsional dan bebas gluten dalam industri pangan modern. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengoptimalkan metode modifikasi dan aplikasi spesifik guna mendukung pemanfaatan berkelanjutan.
Kestabilan Pigmen Alami dalam Bahan Pangan terhadap Pengaruh Proses Pengolahan dan Faktor Lingkungan Febriyani, Syifa Fauziyah; Nurlaela, Raden Siti; Nurhalimah, Siti
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 2 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i2.22743

Abstract

Warna merupakan salah satu faktor utama yang memengaruhi persepsi mutu dan tingkat penerimaan konsumen terhadap produk pangan. Penggunaan pigmen alami seperti antosianin, klorofil, karotenoid, betalain, serta senyawa fenolik semakin diminati sebagai alternatif pewarna sintetis, namun penerapannya masih menghadapi kendala terkait kestabilan warna selama pengolahan dan penyimpanan. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik serta stabilitas pigmen alami yang berasal dari bahan pangan berdasarkan hasil-hasil penelitian ilmiah yang telah dipublikasikan. Metode yang digunakan berupa literature review terhadap artikel ilmiah nasional yang mengkaji pengaruh suhu, lama pemanasan, metode ekstraksi, serta faktor lingkungan terhadap perubahan warna pigmen alami. Hasil kajian menunjukkan bahwa pigmen antosianin memiliki sensitivitas tinggi terhadap peningkatan suhu dan waktu pemanasan, sedangkan klorofil mengalami perubahan warna akibat degradasi struktur molekul selama perlakuan panas. Stabilitas pigmen betalain sangat dipengaruhi oleh teknik ekstraksi yang digunakan, sementara paparan cahaya dan kontak dengan air terbukti mempercepat degradasi pigmen berbasis senyawa fenolik. Secara umum, kestabilan pigmen alami dipengaruhi oleh jenis pigmen, kondisi pengolahan, serta faktor lingkungan, sehingga pengendalian ketiga aspek tersebut menjadi kunci dalam pengembangan pewarna pangan alami yang lebih stabil dan aman.
Analisis Perubahan Kandungan Karbohidrat dan Protein pada Cookies Akibat Substitusi Tepung Labu Kuning Yanti, Rima; Nurlaela, Raden Siti; Nurhalimah, Siti
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 2 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i2.22773

Abstract

Studi ini mengaplikasikan metodologi Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) untuk mengevaluasi dan mensintesis data empiris terkait dampak substitusi parsial tepung terigu dengan tepung labu kuning (Cucurbita moschata) terhadap kadar karbohidrat dan protein cookies. Pendorong utama penelitian ini adalah kebutuhan mendesak untuk mengembangkan makanan ringan fungsional, mengingat cookies konvensional cenderung memiliki kandungan karbohidrat tersedia yang tinggi dan rendah serat (Sri Rejeki et al., 2024), yang berasosiasi dengan masalah metabolisme (Afandi et al., 2019). Penelusuran literatur dilakukan secara sistematis pada basis data akademik dengan membatasi publikasi antara tahun 2015 hingga 2025 (Agus Cahyono et al., 2019). Analisis temuan konsisten menunjukkan bahwa penambahan tepung labu kuning secara signifikan *menurunkan total kandungan karbohidrat* cookies (Hatta & Sandalayuk, 2020). Hal ini terjadi karena komponen pati yang tinggi digantikan oleh serat pangan yang melimpah dalam labu kuning, berimplikasi pada peningkatan potensi prebiotik produk (Puspaningtyas et al., 2019). Sementara itu, tingkat protein cookies umumnya tetap terjaga atau hanya mengalami reduksi marginal. Kesimpulannya, pemanfaatan tepung labu kuning terbukti menjadi strategi fortifikasi yang efektif untuk menghasilkan cookies dengan profil gizi yang lebih seimbang dan berorientasi kesehatan.
Analisis Perbandingan Stabilitas Pascapanen Sawo (Manilkara zapota) dan Mangga (Mangifera indica) Berdasarkan Aktivitas Air dan Proses Reaksi Kimia Danias, Desti Isna; Nurlaela, Raden Siti; Nurhalimah, Siti
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 2 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i2.22796

Abstract

Buah sawo (Manilkara zapota) dan mangga (Mangifera indica) merupakan komoditas hortikultura tropis yang memiliki tingkat risiko kerusakan tinggi akibat aktivitas biologis dan berbagai proses reaksi kimia. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis perbandingan terhadap stabilitas kedua buah tersebut dengan fokus pada peran ketersediaan air atau aktivitas air, kerja enzim, serta berbagai perubahan reaksi kimia yang terjadi selama penyimpanan. Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap berbagai hasil penelitian pascapanen dan teknologi pengolahan pangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa stabilitas mangga sangat dipengaruhi oleh kontrol aktivitas air untuk meminimalkan reaksi kimia yang merusak warna asli buah. Sebaliknya, pada sawo, stabilitas bahan segar lebih dipengaruhi oleh pengendalian aktivitas enzim melalui teknologi pelapisan, sementara pada produk olahan, perubahan kimia sengaja diarahkan untuk mencapai rasa dan aroma yang diinginkan. Studi ini menyimpulkan bahwa meskipun kedua buah melibatkan jalur reaksi kimia yang serupa, strategi pengendalian stabilitas yang diterapkan berbeda signifikan sesuai tujuan akhir produk.
Pengaruh Aktivitas Air dan Kadar Air terhadap Kerenyahan Snack Ekstrudat Berbasis Tepung Jagung Selama Penyimpanan Handayani, Dhiva Dwi; Nurlaela, Raden Siti; Nurhalimah, Siti
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 2 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i2.22798

Abstract

Snack ekstrudat berbasis tepung jagung memiliki karakteristik utama berupa tekstur renyah yang dipengaruhi oleh kadar air dan aktivitas air, terutama selama penyimpanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh aktivitas air dan kadar air terhadap kerenyahan snack ekstrudat berbasis tepung jagung selama penyimpanan. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan deskriptif kualitatif terhadap jurnal ilmiah sepuluh tahun terakhir. Analisis dilakukan dengan membandingkan hasil penelitian terdahulu terkait kadar air, aktivitas air, dan perubahan tekstur produk. Hasil kajian menunjukkan bahwa snack ekstrudat dengan kadar air rendah sekitar 2,7% dan aktivitas air rendah cenderung memiliki tekstur yang lebih renyah dan stabil, sedangkan peningkatan kadar air pada kisaran 7,15–10,16% selama penyimpanan dapat menyebabkan penurunan kerenyahan dan mutu tekstur produk.
Co-Authors Adnandhika, Muhammad Faris Tsany Amalia, Faridah Dieni Amalia, Rafishca Amanah, Lisania Aminullah Aminullah Andani, Cinta Andita Nurintania M Aprialdi, Muhammad Agung Aprilia, Reva Arista, Gita Martya Azkia, Mila Azwharid, Lintang Ayu Mielza Azzahra, Rizela Chandra, Calya Fahira Costa, Arkanjela Zirlany Da Danias, Desti Isna Darmawan, Fatahillah Dinyas Dede Kardaya Deden Sudrajat Desti Novia Salsabilla Dewi Wahyuni Dewi, Pia Nurmala Distya Riski Hapsari Distya Rizki Hapsari Eriani, Gita Nur Erna Puspasari Eva Fadillah, Anatasya Faridah Handayasari Febriyani, Syifa Fauziyah Gopar, Ruslan Abdul Handayani, Delis Handayani, Dhiva Dwi Hasanah, Fitriah Nur Hastuti , Arti Hastuti, Arti Helmi Haris Ikhsan Qodri Pramartaa Indriani Intan Kusumaningrum Janah, Siti Lasdiana Nur Jannah, Siti Zainabul Januar, Dini Kartawiria, Rifky Fauzi Althafry Kurniawan, M. Fakih LIA AMALIA Lia Amalia Mandira, Mugi Tyas Maulida, Dinar Siti Maulidi, Muhammad Riham Muhammad Rifqi Najma, Siti Negara, Windu Noli Novidahlia Noordianty, Andina Syita Puspa, Nurkania Kresna Putri, Amanda Artatia Rabani, Titi Fania Rachmalia, Dita Rahmani, Alifia Ramadhan, Muhamad Fauzi Ramadhanti, Fairuz Irdina Rifqi , Muhammad Riyaldi, Mufti Ridho Rizki, Ahmad Miftahul Rohmah, Salma Amiatri Rosy Hutami Ruhiya, Fajar Sabila, Putri Nur Safitri, Desi Agustina Salsabila Sari, Trifani Permata Septiani, Siti Dwi Setiawati, Indri Shafa, Putri Siti Nur Halimah Siti Nurhalimah Siti Nurhalimah Siti Nurjanah Spirulina, Syifa Dwi Sukmaningrum, Devitri Sumiarti, Weni Sutisna, Noviyanti Syahbana, Egi Aulia Tias, R Guhti ayu Nun Titi Rohmayanti Triyassari, Fiola Ulfah, Luthfia Utama, Naufal Saputra Wiraningrum, Sekar Wisnu, Danu Yanti, Rima Yanti, Siti Anisa Maulida Zakiyyah, Syahla Zalfa, Detya