Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Analisis Pemuatan Batubara Menggunakan Floating Crane dengan Metode Ship to Ship pada PT PBMM di Taboneo Anchorage Putra, Rizky Suryana; Sihaloho, Otri Wani; Sri Wahyuni, Anak Agung Istri; Dahri, M.
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6466

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelaksanaan pemuatan batubara menggunakan floating crane dengan metode ship to ship serta mengidentifikasi faktor-faktor dominan yang memengaruhi produktivitas pemuatan di Taboneo Anchorage pada PT Puradika Bongkar Muat Makmur (PBMM). Mengingat posisi strategis Indonesia dalam rantai pasok energi global, efisiensi logistik maritim di titik transhipment ini menjadi sangat krusial, terutama dalam menghadapi tantangan operasional di perairan terbuka seperti cuaca ekstrem dan potensi kerusakan alat mekanis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dan asosiatif untuk menguji hubungan antarvariabel. Data dikumpulkan melalui distribusi kuesioner kepada 30 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling, meliputi Section Head, Supervisor, Foreman, dan Operator yang terlibat langsung di lapangan. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak SPSS 26, mencakup uji validitas, uji reliabilitas yang menunjukkan konsistensi tinggi (Cronbach’s Alpha 0,963), uji asumsi klasik, serta analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pelaksanaan pemuatan berjalan efektif, didukung oleh koordinasi tim yang solid, dengan dominasi respon setuju sebesar 63,33%. Analisis regresi menghasilkan persamaan Y = −2,431 + 1,051X, yang mengindikasikan bahwa setiap peningkatan kualitas pada waktu kerja dan proses operasional akan meningkatkan produktivitas secara signifikan. Hal ini diperkuat oleh nilai t-hitung sebesar 10,124 dan koefisien determinasi ($R^2$) sebesar 0,785, yang berarti variabel independen berkontribusi sebesar 78,5% terhadap variasi produktivitas. Temuan ini menekankan pentingnya strategi preventive maintenance yang ketat dan manajemen roster kerja yang disiplin sebagai kunci utama untuk memitigasi kendala operasional dan meningkatkan throughput batubara nasional.
Analisis Faktor Keterlambatan Layanan Clearance Out di PT Samudera Agencies Indonesia Cabang Surabaya Abrianto, Muhammad Hari; Sihaloho, Otri Wani; Wahyuni, Anak Agung Istri Sri; Nofandi, Faris
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7713

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan dan kinerja layanan pengurusan bea cukai di PT. Samudera Agencies Indonesia, Cabang Surabaya, dengan penekanan pada pemanfaatan teknologi informasi, kualitas sumber daya manusia, dan faktor keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran dengan desain penjelasan sekuensial. Data kuantitatif dianalisis terlebih dahulu melalui regresi linier berganda, uji t parsial (uji-t), dan uji t simultan (uji-F), kemudian diperkuat lebih lanjut menggunakan data kualitatif melalui wawancara dengan responden dari departemen operasional dan keuangan. Analisis kuantitatif menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi (X₁) secara signifikan mempengaruhi kinerja layanan pengurusan bea cukai dengan nilai t sebesar -2,349 dan tingkat signifikansi 0,027 (<0,05). Kualitas sumber daya manusia (X₂) juga menunjukkan pengaruh yang signifikan dengan nilai t sebesar -2,177 dan tingkat signifikansi 0,039 (<0,05). Sementara itu, faktor keuangan (X₃) memiliki pengaruh positif yang signifikan dengan nilai t sebesar 2,698 dan tingkat signifikansi 0,012 (<0,05). Secara bersamaan, hasil uji F menunjukkan nilai F sebesar 6,482 dengan tingkat signifikansi 0,002 (<0,05), yang menegaskan bahwa ketiga variabel independen tersebut secara bersama-sama memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja layanan. Hasil kualitatif mendukung temuan statistik dengan menunjukkan bahwa gangguan sistem Inaportnet, akurasi data manifes, dan sinkronisasi faktur dan pembayaran merupakan faktor utama yang memengaruhi kelancaran layanan. Studi ini merekomendasikan penguatan integrasi sistem informasi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, dan optimalisasi koordinasi administrasi keuangan untuk meminimalkan keterlambatan dalam layanan kliring.
PENGARUH FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL TERHADAP DEVIASI DYNAMIC POSITIONING SYSTEM PADA OPERASI REMOTELY OPERATED VEHICLE DI AHTS OPS AQEELA Fanny Nurdiansyah, Mario; Agung Istri Sri Wahyuni, Anak; Wani Sihaloho, Otri; Arleiny, Arleiny
SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2026)
Publisher : Penerbit Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/sibatik.v5i4.4495

Abstract

Position deviations in Dynamic Positioning (DP) systems on offshore support vessels like AHTS OPS Aqeela threaten Remotely Operated Vehicle (ROV) operation safety during subsea inspections. This study analyzes the partial and simultaneous effects of internal factors (engine load, thruster load) and external factors (current speed, wind speed) on DP deviation. Employing a quantitative inferential approach with multiple linear regression, data were sourced from 90 purposive samples of DP View Print records (every 30 minutes over 5 days in May 2025 at Bukit Tua Field). Instruments included Bridgemate MT printouts, analyzed via SPSS for classical assumption tests, t-test, F-test, and R². Results reveal current speed significantly influences deviation positively (t=6.273, p=0.000), while others do not partially; simultaneously, all variables are significant (F=10.341, p=0.000), explaining 32.7% variance. Current speed dominates due to hydrodynamic forces on hull and umbilical, with internal loads acting reactively. Recommendations prioritize current monitoring for enhanced safety.
Analisis Teknis Sistem Pemeliharaan Sekoci Penolong Berbasis Planned Maintenance System (PMS) Untuk Meningkatkan Keandalan dan Kesiapan Operasional Kapal Sitepu, Firdaus; Joewono, Andrew; Sihaloho, Otri Wani; Sutralinda, Dety
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026): Mei-Agustus, Sustainable Development Goals (SDGs): Multidisciplinary Perspectiv
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/8xjj3v27

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan Planned Maintenance System (PMS) pada sekoci penolong KM. Gunung Dempo untuk meningkatkan keandalan dan kesiapan operasional. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan telaah catatan pemeliharaan. Analisis dilakukan melalui gap analysis, Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), serta evaluasi keandalan menggunakan parameter Mean Time Between Failure (MTBF), failure rate, dan availability rate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PMS telah diterapkan dan secara umum memenuhi persyaratan SOLAS, namun masih ditemukan ketidakkonsistenan jadwal pemeliharaan, keterlambatan inspeksi komponen kritis, dokumentasi yang belum optimal, serta belum diterapkannya evaluasi berbasis keandalan secara kuantitatif. Analisis FMEA mengidentifikasi wire rope, davit, release mechanism, dan mesin sekoci sebagai komponen dengan risiko kegagalan tertinggi. Oleh karena itu, penerapan Risk-Based Maintenance yang didukung FMEA dan reliability engineering direkomendasikan untuk meningkatkan keandalan, menurunkan risiko kegagalan, meningkatkan ketersediaan sistem, serta memperkuat kesiapan operasional sekoci dalam kondisi darurat.
Analisis Penerapan PTOS-M (Pelindo Terminal Operating System Multipurpose) Guna Mendukung Peningkatan Produktivitas Bongkar/Muat Terminal Berlian Manyar Sejahtera di Pelabuhan Gresik Fina Zahrotul Azizah; Muhammad Dahri; Edi Kurniawan; Otri Wani Sihaloho
OPTIMAL Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Ekonomi dan Manajemen
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/optimal.v5i1.5763

Abstract

Indonesia, as an archipelagic country, has a strategic maritime territory, making sea transportation the primary mode for supporting national economic activities. Gresik Port, as one of the key ports in the Madura Strait region, plays a vital role in supporting logistics activities, particularly through Berlian Manyar Sejahtera (BMS) Terminal, which focuses on dry bulk and general cargo operations. With the increasing volume of cargo handled, there is a need to enhance the effectiveness and efficiency of operational productivity. To address this challenge, the Pelindo Terminal Operating System Multipurpose (PTOS-M) was implemented, integrating real-time management of terminal operations. This study aims to analyze the impact of PTOS-M implementation on loading and unloading productivity at Berlian Manyar Sejahtera Terminal and to formulate recommendations for improving system effectiveness and efficiency. A quantitative approach with simple linear regression analysis using SPSS v16 was employed, involving 35 respondents consisting of operational staff, service users, and LALA KSOP Class II Gresik employees. The results indicate that PTOS-M implementation has a positive and significant effect on loading and unloading productivity, suggesting that optimizing the PTOS-M system can enhance the operational effectiveness and efficiency of cargo handling activities at Gresik Port.
Analisis Kendala-Kendala Kegiatan Pekerjaan Pengerukan Terhadap Keselamatan Pelayaran di Kolam Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Angeli Ariesta Putri; Otri Wani Sihaloho; Dyah Ratnaningsih; Romanda Annas Amrullah
OPTIMAL Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Ekonomi dan Manajemen
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/optimal.v5i1.5779

Abstract

Shallowing due to sedimentation in the Tanjung Perak Port Pool, Surabaya is one of the main challenges that affect shipping safety. This shallowing can reduce the depth of the pool, hinder ship maneuvering, and increase the risk of ships running aground, especially for large ships. Periodic dredging is a strategic solution to maintain the depth of the port pool according to shipping safety standards, in accordance with the International Safety of Life at Sea (SOLAS) regulations. This study aims to determine, analyze and find efforts from the obstacles faced in the implementation of dredging activities in the Tanjung Perak Port Pool, Surabaya towards shipping safety. The research method used by the author includes descriptive analysis with a quantitative approach, data obtained by the author from questionnaires, interviews and field observations. The results of the study indicate that the main obstacles in dredging in the Tanjung Perak Port Pool, Surabaya include high ship traffic that hinders the smooth running of work, delays in the arrival of the Trailing Suction Hopper Dredger (TSHD) type dredger, and technical problems with dredging equipment. These obstacles have an impact on the dredging work process and increase the risk of shipping safety. There is a significant relationship between the constraints of dredging activities and shipping safety in the Tanjung Perak Port Basin, Surabaya, as evidenced by questionnaire data. Therefore, a strategy is needed to reduce the impact, such as improving coordination between the Port Authority and the Vessel Traffic Service (VTS), optimizing the dredging schedule, and improving maintenance of dredging equipment. With the improvement efforts in the dredging system, it is hoped that shipping safety in the Tanjung Perak Port Basin, Surabaya can be maintained, so that dredging work continues to operate optimally and supports the smoothness of maritime traffic in the Tanjung Perak Port Basin, Surabaya.
Penerapan Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Perkapalan dan Kepelautan (SIMKAPEL) Terhadap Penerbitan Sertifikat Keselamatan Kapal di KSOP Kelas III Tanjung Pakis Arzario Putra Widiono; Otri Wani Sihaloho; Femmy Asdiana; Faris Nofandi
OPTIMAL Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ekonomi dan Manajemen
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/optimal.v5i2.5888

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Maritime and Shipping Management Information System Application (SIMKAPEL) in the issuance of ship safety certificates at the Class III Port Authority and Harbour Office of Tanjung Pakis Lamongan. The research method used is a descriptive quantitative approach, with data collection through questionnaires and observation. Before the implementation of SIMKAPEL, the certificate issuance process was conducted manually, leading to delays and inaccuracies. After the implementation of SIMKAPEL, there was a significant improvement in service efficiency and accuracy, marked by a faster and more transparent process. The Wilcoxon test showed a significance value of 0.001, indicating a significant improvement in service quality post-implementation. SIMKAPEL was developed as a solution to address issues in archiving services within government agencies. It is designed to digitize the recording, storage, and retrieval processes of archives, thus enhancing administrative service efficiency and effectiveness. The system implementation accelerates work processes, minimizes data loss, and improves accuracy and accessibility of archive information. SIMKAPEL is also equipped with user authentication features, activity log recording, and keyword-based document search. It is expected that SIMKAPEL will become a model for the development of reliable and integrated archiving information systems in various public service agencies.