Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengaruh Kecepatan Bongkar Batubara Terhadap Waktu Tunggu Tongkang di Pelabuhan IBT Mekar Putih Azhari, Hafidz Rayhan; Sihaloho, Otri Wani; Wahyuni, Anak Agung Istri Sri; Amrullah, Romanda Annas
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6461

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif korelasi fungsional dan pengaruh variabel kecepatan bongkar (discharge rate) terhadap durasi waktu tunggu (waiting time) armada tongkang di Pelabuhan IBT Mekar Putih, yang berperan sebagai simpul vital dalam rantai pasok energi nasional. Dalam ekosistem logistik maritim yang kompleks, inefisiensi operasional pada terminal curah kering (dry bulk terminal) sering kali bermanifestasi sebagai stagnasi antrean di area labuh (anchorage area), yang berdampak langsung pada pembengkakan biaya demurrage dan ketidakpastian jadwal pasokan batubara ke pembangkit listrik. Menggunakan desain penelitian kuantitatif eksplanatori, studi ini menguji hipotesis pengaruh kinerja alat dan manusia terhadap durasi antrean armada. Data empiris dikumpulkan melalui instrumen kuesioner berskala Likert yang didistribusikan kepada 30 responden ahli operasional (termasuk Department Head, Supervisor, Foreman, dan Operator) selama periode Desember 2024 hingga Juni 2025, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik regresi linier sederhana dan uji hipotesis. Hasil analisis statistik mengungkapkan nilai Koefisien Determinasi (R2) sebesar 0,763, yang mengindikasikan bahwa 76,3% variabilitas waktu tunggu tongkang dipengaruhi secara signifikan dan dominan oleh stabilitas kecepatan bongkar. Persamaan regresi yang dihasilkan, Y = 11,801 + 0,717X, mengonfirmasi secara matematis bahwa setiap peningkatan unit performa bongkar akan secara nyata mereduksi durasi waktu tunggu armada. Temuan ini memberikan implikasi bahwa stagnasi di area labuh dapat diminimalisir secara efektif melalui strategi pemeliharaan preventif alat bongkar, peningkatan kompetensi ritme kerja operator, dan digitalisasi sistem penjadwalan sandar guna mencapai efisiensi operasional pelabuhan yang berkelanjutan.
Analisis Pemuatan Batubara Menggunakan Floating Crane dengan Metode Ship to Ship pada PT PBMM di Taboneo Anchorage Putra, Rizky Suryana; Sihaloho, Otri Wani; Sri Wahyuni, Anak Agung Istri; Dahri, M.
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6466

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelaksanaan pemuatan batubara menggunakan floating crane dengan metode ship to ship serta mengidentifikasi faktor-faktor dominan yang memengaruhi produktivitas pemuatan di Taboneo Anchorage pada PT Puradika Bongkar Muat Makmur (PBMM). Mengingat posisi strategis Indonesia dalam rantai pasok energi global, efisiensi logistik maritim di titik transhipment ini menjadi sangat krusial, terutama dalam menghadapi tantangan operasional di perairan terbuka seperti cuaca ekstrem dan potensi kerusakan alat mekanis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dan asosiatif untuk menguji hubungan antarvariabel. Data dikumpulkan melalui distribusi kuesioner kepada 30 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling, meliputi Section Head, Supervisor, Foreman, dan Operator yang terlibat langsung di lapangan. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak SPSS 26, mencakup uji validitas, uji reliabilitas yang menunjukkan konsistensi tinggi (Cronbach’s Alpha 0,963), uji asumsi klasik, serta analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pelaksanaan pemuatan berjalan efektif, didukung oleh koordinasi tim yang solid, dengan dominasi respon setuju sebesar 63,33%. Analisis regresi menghasilkan persamaan Y = −2,431 + 1,051X, yang mengindikasikan bahwa setiap peningkatan kualitas pada waktu kerja dan proses operasional akan meningkatkan produktivitas secara signifikan. Hal ini diperkuat oleh nilai t-hitung sebesar 10,124 dan koefisien determinasi ($R^2$) sebesar 0,785, yang berarti variabel independen berkontribusi sebesar 78,5% terhadap variasi produktivitas. Temuan ini menekankan pentingnya strategi preventive maintenance yang ketat dan manajemen roster kerja yang disiplin sebagai kunci utama untuk memitigasi kendala operasional dan meningkatkan throughput batubara nasional.
Analisis Faktor Keterlambatan Layanan Clearance Out di PT Samudera Agencies Indonesia Cabang Surabaya Abrianto, Muhammad Hari; Sihaloho, Otri Wani; Wahyuni, Anak Agung Istri Sri; Nofandi, Faris
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7713

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan dan kinerja layanan pengurusan bea cukai di PT. Samudera Agencies Indonesia, Cabang Surabaya, dengan penekanan pada pemanfaatan teknologi informasi, kualitas sumber daya manusia, dan faktor keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran dengan desain penjelasan sekuensial. Data kuantitatif dianalisis terlebih dahulu melalui regresi linier berganda, uji t parsial (uji-t), dan uji t simultan (uji-F), kemudian diperkuat lebih lanjut menggunakan data kualitatif melalui wawancara dengan responden dari departemen operasional dan keuangan. Analisis kuantitatif menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi (X₁) secara signifikan mempengaruhi kinerja layanan pengurusan bea cukai dengan nilai t sebesar -2,349 dan tingkat signifikansi 0,027 (<0,05). Kualitas sumber daya manusia (X₂) juga menunjukkan pengaruh yang signifikan dengan nilai t sebesar -2,177 dan tingkat signifikansi 0,039 (<0,05). Sementara itu, faktor keuangan (X₃) memiliki pengaruh positif yang signifikan dengan nilai t sebesar 2,698 dan tingkat signifikansi 0,012 (<0,05). Secara bersamaan, hasil uji F menunjukkan nilai F sebesar 6,482 dengan tingkat signifikansi 0,002 (<0,05), yang menegaskan bahwa ketiga variabel independen tersebut secara bersama-sama memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja layanan. Hasil kualitatif mendukung temuan statistik dengan menunjukkan bahwa gangguan sistem Inaportnet, akurasi data manifes, dan sinkronisasi faktur dan pembayaran merupakan faktor utama yang memengaruhi kelancaran layanan. Studi ini merekomendasikan penguatan integrasi sistem informasi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, dan optimalisasi koordinasi administrasi keuangan untuk meminimalkan keterlambatan dalam layanan kliring.
PENGARUH FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL TERHADAP DEVIASI DYNAMIC POSITIONING SYSTEM PADA OPERASI REMOTELY OPERATED VEHICLE DI AHTS OPS AQEELA Fanny Nurdiansyah, Mario; Agung Istri Sri Wahyuni, Anak; Wani Sihaloho, Otri; Arleiny, Arleiny
SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2026)
Publisher : Penerbit Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/sibatik.v5i4.4495

Abstract

Position deviations in Dynamic Positioning (DP) systems on offshore support vessels like AHTS OPS Aqeela threaten Remotely Operated Vehicle (ROV) operation safety during subsea inspections. This study analyzes the partial and simultaneous effects of internal factors (engine load, thruster load) and external factors (current speed, wind speed) on DP deviation. Employing a quantitative inferential approach with multiple linear regression, data were sourced from 90 purposive samples of DP View Print records (every 30 minutes over 5 days in May 2025 at Bukit Tua Field). Instruments included Bridgemate MT printouts, analyzed via SPSS for classical assumption tests, t-test, F-test, and R². Results reveal current speed significantly influences deviation positively (t=6.273, p=0.000), while others do not partially; simultaneously, all variables are significant (F=10.341, p=0.000), explaining 32.7% variance. Current speed dominates due to hydrodynamic forces on hull and umbilical, with internal loads acting reactively. Recommendations prioritize current monitoring for enhanced safety.