Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pemberdayaan Ibu PKK Sebagai Jumantik dan Pelatihan Pembuatan Loan Cinol (Lotion Anti Nyamuk Citronella Oil) di Desa Singorojo Kabupaten Kendal Kartika Sari, Wulan; Nugraheni, Bekti; Sholikhah, Maratus; Syukur, Mighfar; Suryaning, Masitoh
Jurnal Dimas Vol 1 No 1 (2019): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI YAYASAN PHARMASI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1827.667 KB) | DOI: 10.53359/dimas.v1i1.8

Abstract

Masyarakat Indonesia sudah cukup mengetahui mengenai penyakit demam berdarah. disebut DemamBerdarah Dengue (DBD) dalam istilah medis disebut sebagai dengue hermorrhagic fever. Virus dengue inimenyerang seseorang melalui perantara nyamuk Aedes eegypti dan Aedes albopictus. Mulanya virus hidup di selyang menuju saluran pencernaan nyamuk. Sekira 8 hingga 10 hari berikutnya, virus menyebar ke kelenjar salivanyamuk, yang memproduksi saliva (atau "ludah"). Ini berarti bahwa saliva yang diproduksi oleh nyamuk tersebutterinfeksi virus dengue. Oleh karena itu ketika nyamuk menggigit manusia, saliva yang terinfeksi tersebut masukke dalam tubuh manusia dan menginfeksi orang tersebut. Data yang diperoleh dari Biro Komunikasi danpelayanan Masyarakat menginformasikan bahwa kasus DBD terus meningkat, Secara nasional berdasarkanperkembangan informasi diperoleh data hingga tanggal 3 Februari 2019 terdapat kasus DBD sebanyak 16.692kasus dengan 169 orang meninggal dunia. Dari kasus ini perlu adanya jumantik di setiap rumah dan dilingkungan tempat tinggal, termasuk di sekolah. Untuk dapat memberantas sarang nyamuk perlu adanya 1 rumah1 Jumantik sehingga diharapkan bisa menyelamatkan satu keluarga untuk menurunkan angka kesakitan, kematiandan menekan Kejadian Luar Biasa (KLB). Serta meningkatkan peran serta ibu ibu PKK dalam pembuatan lotionanti nyamuk sereh (Loan Cinol) di desa Singorejo Kabupaten Kendal.
Jurnal Pengabdian Masyarakat Pemanfaatan Ekstrak Lidah Buaya sebagai Antiseptik (Hand Sanitizer) serta Sosialisasi Hygne dan Sanitasi Diri sebagai Pencegahan Penularan Covid-19 di Desa Kertosari Kabupaten Kendal: Pemanfaatan Ekstrak Lidah Buaya sebagai Antiseptik (Hand Sanitizer) serta Sosialisasi Hygne dan Sanitasi Diri sebagai Pencegahan Penularan Covid-19 di Desa Kertosari Kabupaten Kendal Kartika Sari, Wulan; Suryaning Prahasiwi, Masitoh; Nugraheni, Bekti; Syukur, Mighfar; Sulistyowati, Etty
Jurnal Dimas Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI YAYASAN PHARMASI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1477.113 KB) | DOI: 10.53359/dimas.v3i2.28

Abstract

Abstrak Tanaman lidah buaya merupakan tanaman yang memiliki banyak manfaat dan mudah ditemui di wilayah Indonesia yang merupakan negara tropis. Kandungan saponin dalam lidah buaya memiliki kemampuan untuk membersihkan kotoran yang melekat pada kulit serta berfungsi sebagai antiseptik Pada masa pandemi ini antiseptik (hand sanitizer) banyak dibutuhkan oleh masyarakat. Untuk meningkatkan peran serta masyarakat maka perlu diberikan suatu pelatihan melalui ibu-ibu pengerak PKK di desa Kertosari agar dapat memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan lidah buaya sebagai bahan antiseptik ramah lingkungan. Kegiatan pelatihan menggunakan metode demonstrasi dan diskusi secara daring pada rentang waktu bulan Agustus – September 2020, dikarenakan adanya pandemi Covid-19. Kegiatan ini bertujuan supaya ibu-ibu kader PKK dapat memanfaatkan lidah buaya sebagai bahan baku hand sanitizer, memberikan pemahaman pentingnya hand sanitizer sebagai proteksi dini dalam penanganan Covid-19 dan memberikan infomasi mengenai hygne dan sanitasi diri dan keluarga sehingga meningkatkan kewaspadaan di masa pandemi Covid-19 serta dapat memberikan informasi kepada lingkungan masyarakat disekitarnya, Kegiatan pengabdian telah terlaksana dan tersampaikan dengan baik, serta menghasilkan produk yang berupa sediaan hand sanitizer yang mudah diaplikasikan pada tangan dan tidak lengket. Serta adanya sosialisasi hygne dan sanitasi menambah wawasan mengenai cara yang tepat dalam pemakaian produk dan penerapan pola hidup sehat bagi masyarakat Desa Kertosari. Kata Kunci: Aloe vera, Antiseptik (hand sanitizer), Covid-19, Hygne dan Sanitasi Abstrak Aloe vera is a plant that has many benefits and is easily found in Indonesia, which is a tropical country. The saponin content in aloe vera has the ability to clean dirt attached to the skin and can function as an antiseptic. During this pandemic, antiseptic (hand sanitizer) is needed by the community. To increase community participation, it is necessary to provide training through PKK women in Kertosari village so that they can have knowledge and skills in using aloe vera as an environmentally friendly antiseptic material. The training activities used online demonstration and discussion methods in the period August – September 2020, due to the Covid-19 pandemic. This activity aims so that PKK cadres can use aloe vera as a raw material for hand sanitizers, provide an understanding of the importance of hand sanitizers as early protection in handling Covid-19 and provide information about personal and family hygiene and sanitation so as to increase vigilance during the Covid-19 pandemic. 19 and can provide information to the surrounding community, Service activities have been carried out and conveyed well, and produce products in the form of hand sanitizer preparations that are easy to apply to hands and are not sticky. As well as the socialization of hygne and sanitation, it adds insight on how to properly use products and implement a healthy lifestyle for the people of Kertosari Village. Keywords: Aloe vera, Antiseptic (hand sanitizer), Covid-19, Hygne and Sanitation
Aplikasi Teh Incip Begawat Sebagai Permen Jelly Teh Jahe: The aplication of Begawat "Incip Tea" as Ginger Tea Jelly Candy Anggoro, Aloysius Barry; Purwaningsih, Yuliana; Elisa, Novi; wibowo, sulistiyanto; Pratiwi, Arik Dian Eka; Syukur, Mighfar
Jurnal Dimas Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyrakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI YAYASAN PHARMASI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53359/dimas.v4i1.30

Abstract

Teh Incip merupakan hasil perkebunan desa Begawat, Kec. Bumijawa, kabupaten Tegal. Teh Incip adalah teh sangrai secara tradisional yang memiliki aroma yang khas dan rasa sepat khas teh. Inovasi produk teh untuk meningkatkan nilai ekonomisnya. Salah satu inovasi produk dari teh adalah permen jelly. Kombinasi teh Incip dengan jahe menghasilkan permen Jelly teh jahe. Metode pengabdian yang dilakukan dengan cara survei lapangan, rapat koordinasi tim pengabdian dengan mitra, kemudian dilakukan penyuluhan dengan warga yang dilakukan dengan metode ceramah, diskusi, tanya jawab dan pelatihan pembuatan permen teh jahe. Pembuatan permen dilakukan dengan mencampur ekstrak jahe, filtrat teh, gula pasir, agar-agar, jelly, dan sedikit pengawet. Pemanasan campuran ini hingga menjadi caramel dan mengental. Hasilnya dituang dalam cetakan dan dikeringkan pada suhu kamar selama 1 jam, hasil cetakan dipotong sesuai selera dan dikeringanginkan selama 1-2 hari dan siap dikemas. Permen yang dihasilkan berbentuk jelly kenyal dengan rasa jahe. Warga sangat antusias dengan pengabdian yang diberikan. Harapan dari tim pengabdian adalah warga dapat memproduksi permen jelly teh jahe dan dapat memasarkannya sehingga dapat meningkatkan ekonomi warga.
Pembuatan Minuman Herbal Instan dengan Bahan Jahe, Sereh, Kelor (Jaseke) untuk Stamina Tubuh kartika, wulan; Sulistyowati, Etty; Herlyanti, Kyky; Mighfar Syukur; nugraheni, bekti; Suryaning Prahasiwi, Masitoh
Jurnal Dimas Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI YAYASAN PHARMASI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53359/dimas.v5i2.68

Abstract

Menjaga kesehatan tubuh merupakan hal yang sangat penting karena dengan memiliki tubuh yang sehat dapat mencegah dari penyakit. Menjaga kesehatan tubuh dimulai dari saluran pencernaan, apabila mikroba pada saluran pencernaan terjaga dengan baik, tentunya tubuh akan lebih aman dari serbuan virus yang masuk. Upaya untuk meningkatkan daya tahan tubuh agar terhindar dari virus ialah dengan cara mengonsumsi rempah-rempah tradisional berupa minuman herbal. Bentuk atau program kegiatan yang cocok untuk mengatasi proses pencegahan pada virus ini ialah mengenai proses peracikan rempah-rempah berupa jahe, daun kelor, serai, dan gula menjadi bentuk minuman herbal yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh atau dapat meningkatkan imun tubuh. Hasil dari program pengabdian kepada masyarakat ini berupa peracikan beberapa bahan alam yaitu rempah-rempah menjadi minuman herbal, kemudian produk hasil karya pengabdian ini dibagikan atau didistribusikan kepada perangkat Kelurahan dan masyarakat. Hal ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Gemah, Pedurungan, Semarang karena kondisi saat ini dalam upaya pencegahan dari virus ialah dengan cara meningkatkan daya tahan tubuh kita. Program pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat membantu agar imun tetap terjaga dan masyarakat selalu sehat.
Potential Antioxidant Activity in Octyl p - Methoxycinnamate (OPMC) Compound Synthesized by Sonochemical Method Erwin Indriyanti; Dhimas Adhityasmara; Masitoh S. Praharsiwi; Ahmad Wildan; Ahmad F. Masduqi; Mighfar Syukur; Erlita V. Mutiara; Rahmawati S. Dinurrossifa
Jurnal Akademika Kimia Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/j24775185.2023.v12.i2.pp100-107

Abstract

Octyl p - methoxycinnamate (OPMC) is a cinnamic acid derivative compound synthesized from p-methoxy cinnamic acid (PMCA) which is reacted with octanol in an acidic condition. OPMC has a substituted benzene group at the para position and conjugated at the carbonyl group. The method used to synthesize OPMC compounds is an esterification reaction with the help of ultrasonic waves at a sonication temperature of 60 0C for 4 hours. The synthesized compounds were then subjected to organoleptic tests, thin layer chromatography tests, solubility tests, melting point tests, FTIR - ATR, and GC - MS. The results showed that the OPMC results were in the form of fine white crystals. The qualitative test was carried out using thin-layer chromatography (TLC) showing an Rf value of 0.65 using n-hexane: ethyl acetate (4:1) eluent. OPMC synthesized is soluble in ethanol, methanol, chloroform, and ether and insoluble in water. The percentage yield of OPMC synthesized 55.72 % Melting point test with melting point apparatus showed that octyl p - methoxycinnamate started to melt at 50 0C. Analysis using FTIR - ATR showed 2919 and 2851 cm-1 (C - H alkyl) The absorption of the extended C=O ester group was at 1692 cm-1 close to the C=O ester (1712 cm-1). C=C group of alkenes and aromatics (1636, 1603, 1573, and 1510 cm-1). The stretching of the C-O ester group at wave number 1252 cm-1, Absorption for the stretching of the C-O ether group at wave number 1170 and 1167 cm-1. The wave number of 820 cm-1 indicates the presence of an aromatic group substituted at the para position. Tests with GC - MS found an abundance of compounds with 97.52 % base peak 290 m/z. Synthesized OPMC compounds have activity as a strong antioxidant with an IC50 value of 96.092 ppm.