Andi Dio Nurul Awalia
Unknown Affiliation

Published : 18 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Analysis of Gamification Implementation in E-Learning Models on the Psychology of Engineering Major Students Putri Fariza; Sofyan, Vina Annisa; Rosidah; Andi Dio Nurul Awalia; Annajmi Rauf; Elma Nurjannah
Jurnal MEKOM (Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan) Volume 12, Issue 2, August 2025
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/mkpk.v12i2.9897

Abstract

Gamification is one of the learning strategies in education that can increase students’ interest and motivation in the learning process. The application of gamification is implemented in the E-learning model. In general, students do not enjoy repetitive tasks over long periods of time, yet they are willing to spend a considerable amount of time playing games. This study aims to understand the psychology of students regarding the implementation of gamification across all Engineering Departments at Universitas Negeri Makassar. This descriptive research model was conducted to examine students’ responses after its implementation. Students from Universitas Negeri Makassar in all Engineering Departments participated using a Google Form questionnaire with 15 statements as the data collection method. Data were obtained through a Likert Scale and analyzed using qualitative descriptive statistics. This analysis was intended to describe the characteristics of each variable. The results of this study indicate that the implementation of gamification in E-learning can enhance students’ active learning performance and has a significant impact on the psychology of each student.
Transformasi Pembelajaran: Bagaimana E-learning Meningkatkan Prestasi Mahasiswa Vokasional St Hutami Haryati; Andi Dio Nurul Awalia
Innovation and Applied Education Journal Volume 2, Issue 1, Februari 2025
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/iaej.v2i1.252

Abstract

Transformasi digital dalam pendidikan menghadirkan peluang sekaligus tantangan, tergantung pada kesiapan lembaga pendidikan dalam menghadapinya. Salah satu bentuk transformasi tersebut adalah e-learning, yang berkembang pesat sebagai alternatif pembelajaran tatap muka selama masa pandemi COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan e-learning dapat meningkatkan prestasi akademik mahasiswa vokasional, Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain survei, melibatkan 55 responden mahasiswa yang mengikuti perkuliahan melalui platform e-learning. Pengumpulan data dilakukan pada Oktober–November 2023 menggunakan kuesioner digital, dan hasilnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat variasi persepsi terhadap beberapa fitur e-learning, secara umum responden menunjukkan sikap positif terhadap penggunaannya. Mahasiswa merasa bahwa e-learning mendukung efektivitas belajar, meningkatkan produktivitas, serta mendorong kreativitas dalam proses pembelajaran. Selain itu, akses fleksibel dan kemudahan interaksi turut memperkuat persepsi positif terhadap platform ini. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap penguatan literatur empiris mengenai integrasi teknologi digital dalam pendidikan vokasional, serta menekankan pentingnya perencanaan e-learning yang terstruktur untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan prestasi mahasiswa secara berkelanjutan.
Analisis Media Pembelajaran Berbasis Gamifikasi Dalam Penggunaan E-Learning Pada Mahasiswa Universitas Negeri Makassar Dwi Hana Pertiwi; Muhammad Alfin Muammar; Faturrahman; Andi Dio Nurul Awalia
Innovation and Applied Education Journal Volume 2, Issue 2, Juni 2025
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/iaej.v2i2.255

Abstract

Penggunaan media pembelajaran berbasis gamifikasi dalam e-learning menjadi pendekatan yang semakin relevan dalam menjawab tantangan pembelajaran digital. Namun, efektivitasnya dalam meningkatkan keterlibatan mahasiswa masih memerlukan kajian lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons mahasiswa terhadap implementasi gamifikasi dalam sistem e-learning di Universitas Negeri Makassar. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel terdiri dari 41 mahasiswa Universitas Negeri Makassar dari berbagai jurusan yang dipilih secara acak. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner digital yang disebarkan secara daring. Hasil analisis menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memberikan tanggapan positif terhadap penggunaan gamifikasi dalam pembelajaran daring. Beberapa elemen, seperti kerja sama tim, pemberian tantangan, dan sistem penghargaan, dinilai efektif dalam meningkatkan motivasi dan keterlibatan mahasiswa. Meskipun demikian, terdapat pula beberapa aspek yang dinilai kurang optimal dan memerlukan pengembangan lebih lanjut. Temuan ini merekomendasikan agar institusi pendidikan tinggi terus mengembangkan strategi gamifikasi yang lebih inovatif, adaptif, dan sesuai dengan karakteristik mahasiswa. Penelitian lanjutan disarankan untuk mencakup sampel yang lebih luas serta mempertimbangkan variabel lain seperti motivasi belajar, gaya kognitif, dan lingkungan pembelajaran.
Implementasi E-learning pada Mahasiswa UNM dengan Menggunakan Model UTAUT Elma Nurjannah; Annajmi Rauf; Andi Dio Nurul Awalia; Putri Nirmala
Innovation and Applied Education Journal Volume 2, Issue 3, Oktober 2025
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/iaej.v2i3.255

Abstract

E-learning telah menjadi strategi penting dalam menyediakan akses yang luas dan mudah terhadap pendidikan berkualitas. Di Indonesia, konsep ini banyak diterapkan di perguruan tinggi, termasuk Universitas Negeri Makassar (UNM), sebagai sarana pendukung kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa serta faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan mereka dalam menggunakan e-learning dengan mengadopsi model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT). Model UTAUT dipilih karena memiliki struktur teoritis yang kuat dalam menjelaskan penerimaan teknologi dan relevan untuk menilai keberhasilan implementasi sistem pembelajaran daring. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei terhadap 32 mahasiswa aktif UNM yang telah menggunakan platform e-learning kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap efektivitas e-learning, kemudahan penggunaan, dukungan institusi, dan pengaruh sosial, yang seluruhnya sesuai dengan empat konstruk utama UTAUT: performance expectancy, effort expectancy, social influence, dan facilitating conditions. Temuan ini memberikan bukti empiris bahwa e-learning telah diadopsi dengan baik dan dapat menjadi dasar penguatan kebijakan transformasi pembelajaran digital di perguruan tinggi.
Korelasi Literasi Teknologi Pendidikan dan Kecemasan Pembelajaran Daring Siswa SMP Nurrahmah Agusnaya; Andi Dio Nurul Awalia; Aprilianti Nirmala S
Innovation and Applied Education Journal Volume 2, Issue 3, Oktober 2025
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/iaej.v2i3.253

Abstract

Pendidikan mengalami transformasi signifikan seiring kemajuan teknologi, khususnya dalam konteks pembelajaran daring yang menjadi semakin umum akibat pandemi COVID-19 dan revolusi industri 4.0. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara literasi teknologi pendidikan dengan tingkat kecemasan siswa dalam mengikuti pembelajaran daring. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei dan teknik random sampling. Sebanyak 66 siswa SMPN 1 Kahu menjadi responden dengan instrumen kuesioner yang mengukur kecakapan teknologi dan tingkat kecemasan. Data dianalisis secara deskriptif dan korelasional. Hasil menunjukkan bahwa literasi teknologi siswa berada pada kategori baik (rerata 3.4–4.2), sementara tingkat kecemasan tergolong rendah (rerata 2.6–3.3). Terdapat kecenderungan korelasi negatif antara kecakapan teknologi dengan kecemasan, di mana sebagian besar siswa meyakini bahwa kemampuan menggunakan teknologi dapat membantu mengurangi tekanan selama pembelajaran daring. Temuan ini mendukung hasil penelitian sebelumnya dan memberikan implikasi penting bahwa peningkatan literasi teknologi dapat menjadi strategi efektif dalam menekan kecemasan akademik siswa. Penelitian ini merekomendasikan penguatan program literasi digital di sekolah guna mendukung kesiapan belajar siswa di era digital.
Analisis Penerapan Model Utaut Dalam Aktivitas Pengguna Sistem Informasi Akademik Di Universitas Negeri Makassar Andi Dio Nurul Awalia; Desy Maryani; Devi Miftahul Jannah
Innovation and Applied Education Journal Volume 2, Issue 1, Februari 2025
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/iaej.v2i1.254

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi penerapan Model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) dalam aktivitas pengguna Sistem Informasi Akademik (Syam-Ok) di lingkungan Universitas Negeri Makassar. Artikel ini membahas konsep Sistem Informasi Akademik, kepentingan penerapan model UTAUT, dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan dan penggunaan Syam-Ok oleh mahasiswa dan staf. Model UTAUT mengintegrasikan fitur-fitur utama dari delapan teori penerimaan teknologi, mencakup faktor-faktor seperti harapan kinerja, harapan upaya, pengaruh sosial, dan kondisi yang memfasilitasi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, mengumpulkan data melalui kuesioner elektronik yang diisi oleh mahasiswa Jurusan Teknik Informatika dan Komputer. Analisis deskriptif digunakan untuk mengolah data dan mengidentifikasi pola umum dari respons responden terhadap pertanyaan dalam kuesioner. Temuan utama menunjukkan bahwa aspek harapan kinerja, harapan upaya, dukungan sosial, kondisi yang memfasilitasi, efikasi diri komputer, sikap terhadap teknologi, niat berperilaku, dan penggunaan sebenarnya memiliki kontribusi positif terhadap penerimaan dan penggunaan Syam-Ok. Hasil ini memberikan wawasan berharga bagi Universitas Negeri Makassar untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi penggunaan Sistem Informasi Akademik, serta rekomendasi untuk optimalisasi teknologi di lingkungan akademik. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman faktor-faktor yang memengaruhi adopsi teknologi dalam konteks pendidikan tinggi.
Pelatihan SmartPLS Berbasis Online sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Analisis Data Mahasiswa Annajmi Rauf; Andi Dio Nurul Awalia; Rosidah; Irwansyah Suwahyu; Asham Bin Jamaluddin; M. Miftach Fakhri
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3: Issue 3 (Oktober 2025)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Percepatan transformasi digital di perguruan tinggi menuntut kesiapan infrastruktur dan ketersediaan materi pembelajaran yang relevan untuk mendukung proses belajar berbasis teknologi. Namun, berbagai laporan menunjukkan masih adanya kesenjangan akses teknologi dan materi digital yang memadai, sehingga berdampak pada rendahnya keterlibatan dan kepercayaan diri mahasiswa dalam mengikuti pelatihan online, termasuk pelatihan analisis data menggunakan software SmartPLS. Kondisi ini menegaskan perlunya kajian empiris mengenai peran Availability of Learning Materials (ALM) dan Accessibility and Connectivity (AC) terhadap tingkat Participant Engagement (PE) dengan Confidence (C) sebagai variabel psikologis yang berpengaruh. Penelitian ini menggunakan metode pre-experimental dengan desain One-Shot Case Study (X → O), di mana 62 mahasiswa menerima perlakuan berupa pelatihan SmartPLS dan kemudian mengisi kuesioner posttest. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa ALM berada pada kategori sangat baik, AC berada pada kategori baik, C meningkat meskipun belum optimal, dan PE berada pada kategori baik. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas materi serta akses teknologi yang memadai berperan penting dalam membangun self-efficacy mahasiswa dan meningkatkan keterlibatan peserta pada pelatihan daring. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengembangan pelatihan teknis berbasis teknologi, terutama pentingnya menyediakan materi komprehensif, memastikan dukungan konektivitas, serta menambah sesi praktik mandiri guna meningkatkan efektivitas pelatihan di masa mendatang.
The Role of Artificial Intelligence in Improving Students' Self-Regulated Learning through Adaptive Feedback in Facing Socioeconomic Inequality Nurjannah, Elma; Andi Dio Nurul Awalia; Agusnaya, Nurrahmah; Fakhri, M. Miftach
Jurnal MediaTIK Volume 8 Issue 3, September (2025)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/mediatik.v8i3.10808

Abstract

The transformation of higher education through artificial intelligence is increasingly relevant in addressing the challenges of access, quality, and diversity of student learning needs. Although this technology promises a more adaptive and personalized learning experience, its use is still influenced by socioeconomic inequalities that create gaps in access to and perceptions of technology. This study aims to analyze how artificial intelligence, through cognitive and affective feedback, can improve students' independent learning abilities, with motivation as an intermediary variable and socioeconomic status as an external factor that influences the effectiveness of technology utilization. This study uses a quantitative approach with a cross-sectional design. The instrument, in the form of a structured questionnaire with a Likert scale, was distributed to 450 students from various universities in Indonesia. The questionnaire was compiled based on theoretical indicators from five main constructs and validated through convergent validity and construct reliability tests using outer loading and average variance extracted. The data were analyzed using partial least squares structural equation modeling to test direct and indirect causal relationships, as well as the mediating role between variables. The main results show that artificial intelligence supports students in understanding material in a structured manner and increases emotional engagement, which ultimately strengthens self-regulation and meaning-making in the learning process. Motivation was found to be a significant link between technology and learning outcomes, while socioeconomic background significantly influenced the intensity of technology use. This study concludes that artificial intelligence can be an effective and inclusive learning innovation if it is developed with consideration of cognitive, affective, motivational, and social inequality aspects in education.