Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Efficiency of Village Government Administration Information System Applications in realizing Public Information Openness Putri, Amanda; Taufiq, Ahmad; Swasanti, Ida
Publik : (Jurnal Ilmu Administrasi) Vol 12, No 2 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/pjia.12.2.%p.2023

Abstract

The Bojonegoro Regency Government, which is overseen by the Bojonegoro Regency Community and Village Empowerment Service, initiated the creation of the Village Government Administration Information System Application (SIAP DESA). This application can be freely accessed by the public, however, it was discovered that in its implementation the village SIAP application was not completely efficient. Based on initial observations, it was found that many villages had not completed the information in the village SIAP Application. The aim of this research is to determine the efficiency of the Village SIAP Application in realizing public information transparency. The method used is a descriptive qualitative approach with data collection through interviews, observation and documentation. The research results show that the village SIAP application is not completely efficient. Several factors that underlie this include the Village SIAP Application, there is a menu that has no time limit for uploading files, namely the data menu for the Village Head, Village Apparatus, PAW Members and Legal Products. Furthermore, there is also no time limit for completing data updating, making each village feel more relaxed in updating data in the application. The government's digital update in building the village SIAP application is the right step for efficiency, especially in terms of materials and costs. However, the SIAP Village Application can be said to be fully efficient if the menus are complete, accurate and updated. Therefore, it is important to create a timeline for updating the Village SIAP Application menus to show openness of public information to the community and related stakeholders.
Public Value Public Services at R. Ali Manshur Jatirogo Regional Hospital Sunmainah, Sunmainah; Suprastiyo, Ahmad; Swasanti, Ida
Publik : (Jurnal Ilmu Administrasi) Vol 12, No 2 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/pjia.12.2.121-132.2023

Abstract

Public value is a popular way to evaluate the effectiveness and efficiency of public services. This research aims to describe the public value of public services at R. Ali Manshur Jatirogo Regional Hospital. This research uses descriptive research with qualitative data analysis techniques. The technique for determining informants uses Purposive Sampling and Snowball Sampling. The focus of this research is described according to public value theory which consists of legitimacy and support, operational capabilities, and substantial value. Data collection techniques were obtained through observation, in-depth interviews, and documentation. Research data was analyzed using Miles and Huberman data analysis techniques using data reduction, simplification, abstraction, and data transformation. Based on the research results, it was found that the public services of R. Ali Manshur Jatirogo Regional Hospital have largely fulfilled the elements of public value theory. However, there are still shortcomings, such as the absence of blood bank services and a family waiting room which is still in progress. The R. Ali Manshur Jatirogo Regional Hospital always tries to make improvements to these deficiencies. However, in several cases, the researchers did not receive sufficient information from R. Ali Manshur Regional Hospital. So, it can be concluded that there is still a little lack of openness in certain matters, but it can be said that public services at R. Ali Manshur Jatirogo Hospital have quite good public value.
Innovation of Public Service E-Court of Bojonegoro Religious Court: Study Case of Divorce Case Agustina, Laily Rahma; Taufiq, Ahmad; Swasanti, Ida
Journal of Management and Administration Provision Vol. 4 No. 3 (2024): Journal of Management and Administration Provision
Publisher : Pusat Studi Pembangunan dan Pemberdayaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55885/jmap.v4i3.433

Abstract

This article aims to describe the innovation of the Bojonegoro Religious Court in resolving divorce cases to create good public services and to find out whether there are challenges in developing this e-court application innovation. The problem focuses on how effective e-court innovation is in improving the quality of public services, especially divorce handling and identifying obstacles and aspects that need to be improved so that it becomes a sustainable application in the future. In order to approach this problem, a theoretical reference from M. Roger is used, with 5 innovation attributes, namely: relative advantage, suitability, complexity, possibility of trying and ease of observation. Data was collected through a case study approach, interviews, observations, and analyzed qualitatively. This study concludes that in this modern era the government is required to create a service that can make things easier for society through the use of technology. One of the uses of technology made by the Supreme Court is e-court. E-Court is an electronic administration service that allows people to conduct matters online. This service aims to make it easier for people who are constrained by time and costs, as well as reaching areas farthest from the court. Several service features available in e-court include online case registration (E-Filling), electronic down payment estimates (E-Payment), online summons (E-Summons) and online trials (E-Litigation).
Evaluasi Program Santunan Kematian Bagi Masyarakat Miskin di Kabupaten Bojonegoro Saputri, Dian; Swasanti, Ida; Novianto, Herta; Lukito, Cahya
JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara) Vol. 8 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/jian.v8i3.1063

Abstract

Program santunan kematian yaitu pemberian bantuan kepada masyarakat miskin yang meninggal dunia yang diterimakan oleh ahli waris. Bantuan santunan kematian diberikan kepada setiap masyarakat miskin di daerah yang terdaftar sebagai penduduk Kabupaten Bojonegoro secara sah. Program santunan kematian ini sebagai wujud kepedulian pemerintah Kabupaten bagi masyarakat untuk meringangkan beban keluarga yang ditinggalkan. Dalam pengurusan santunan kematian ini ada kendala dalam pencairan santunan kematian yaitu bedanya berapa lama proses pencairan ditransfer ke rekening ahli waris berbeda-beda jadi banyak masyarakat yang sering komplain. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana evaluasi program santunan kematian bagi masyarakat miskin Kabupaten Bojonegoro tahun 2023 (Studi di Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro). Metodologi penelitian menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Dengan tujuh belas informan sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dokumetasi. Metode analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa program santunan kematian ini sudah berjalan sesuai dengan aturan yang dipakai dan sudah berjalan secara optimal. Adapun beberapa kendala dilapangan disebabkan kurang adanya pemahaman dan sosialiasi tentang program santunan kematian.
FORMULASI KEBIJAKAN PEMEKARAN DESA DI DESA NGUMPAKDALEM KECAMATAN DANDER KABUPATEN BOJONEGORO Yulisza Adeliya Maharani; M. Miftahul Huda; Ida Swasanti
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 12 No. 1 (2024): Sawala : Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/sawala.v12i1.7992

Abstract

Karena kurangnya perhatian, proses perumusan kebijakan menjadi sangat sulit. Terakhir, opini publik seringkali diabaikan saat membuat kebijakan. Formulasi kebijakan adalah proses pembuatan dan pelaksanaan berbagai kebijakan untuk mencapai tujuan tertentu. Kebijakan pemekaran wilayah diatur oleh UU No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah dan Permendagri No 1 Tahun 2017 tentang Desa. Kebijakan ini mencakup empatdesa di empat kecamatan yang tersebar di kabupaten Bojonegoro yaitu desa Napis kecamatan Tambakrejo, desa Leran Kecamatan Kalitidu, desa Ngumpakdalem kecamatan Dander, dan desa Sukorejo kecamatan Bojonegoro Kota. Namun, hingga saat ini pemekaran wilayah ini masih belum terjadi dan memerlukan banyak proses. Penelitian ini hanya berfokus pada pembuatan kebijakan pemekaran desa di desa Ngumpakdalem, yang memiliki populasi lebih dari sepuluh ribu orang di kecamatan Dander kabupaten Bojonegoro. Studi ini bertujuan untuk mengetahui apa yang dilakukan pemerintah desa, pemerintah daerah, dan masyarakat selama proses pemekaran desa yang belum selesai. Teori formulasi William N. Dunn yang mencakup indikator pengenalan, spesifikasi, pendefinisian, dan pencarian masalah digunakan dalam penelitian ini, yang merupakan metode kualitatif.
Achieving Zero Poverty Goal in Bojonegoro Through the Welfare Sheep Program: Public Value Perspective Alfiatur Rohmah; Ana Kumalasari; Ida Swasanti; Ousman Corr
Journal of Law, Politic and Humanities Vol. 5 No. 3 (2025): (JLPH) Journal of Law, Politic and Humanities
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jlph.v5i3.1326

Abstract

The main objectives of this study are to evaluate the public value of the Welfare Sheep Program in achieving zero poverty in Bojonegoro Regency. This program is one of the efforts made by the Government to improve the welfare of the poor as a form of responsibility and concern from the Government to reduce poverty rates. This study adopts a qualitative method with a case study approach. This type of research is qualitative descriptive. Data collection was carried out through observation, interview, and documentation techniques. The researcher applies Mark Moore's theory of public value, namely Legitimacy and Support, Operational Capability, and Substantial Value. The findings of the study show that the Welfare Sheep program has succeeded in increasing the income of beneficiary families in the form of increasing the number of sheep. However, the availability of quality feed is still the main obstacle to the program's sustainability because of sheep deaths. This happens because no technology can increase livestock productivity through feed. By using modern technology, the feed management process becomes faster, more effective, efficient, and can help meet the nutritional needs of sheep in real-time and allows farmers to produce more nutritious feed that is in accordance with the nutritional needs of sheep.
KUALITAS PELAYANAN AKTA KELAHIRAN (SUATU STUDI DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN BOJONEGORO) Ida Swasanti
JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara) Vol. 1 No. 2 (2017): August 2017
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/jian.v1i2.60

Abstract

Pembangunan bangsa Indonesia memerlukan generasi-generasi penerus dalam hal ini khususnya anak yang akan menggantikan generasi yang tua. Pemerintah bertanggung jawab memberikan jaminan perlindungan atas hak-hak anak demi masa depan mareka. Anak sebagai penerus bangsa merupakan asset paling berharga untuk melanjutkan pembangunan, anak mempunyai hak dan kewajiban yang dilindungi oleh hukum, Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, Pasal 21 menyatakan ’’Negara dan pemerintah berkewajiban dan bertanggung jawab menghormati dan menjamin hak asasi setiap anak tanpa membedakan suku, agama, ras, golongan, jenis kelamin, etnik, budaya dan bahasa, status hukum anak, urutan kelahiran anak, dan kondisi fisik dan/atau mental’’Pemberian jaminan terhadap status hukum anak (anak sah), salah satunya adalah dengan kepemilikan akta kelahiran sangat penting diberikan oleh Negara. sebagai bukti ahli waris yang sah serta memperoleh kedudukan yang pasti sebagai Warga Negara Indonesia. Meski akta kelahiran sangat pentingnya, tetapi dalam kenyataan yang ada, banyak terjafdi keterlambatan dalam kepemilikan akta kelahiran.
Evaluasi Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2018: (Studi Kasus Di Desa Pejok Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro) Swasanti, Ida
JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara) Vol. 3 No. 2 (2019): August 2019
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/jian.v3i2.355

Abstract

Dalam Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2017 Tentang Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2018 pasal 4 disebutkan bahwa penggunaan Dana Desa harus diprioritaskan untuk membiayai program dan kegiatan di bidang pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan mendeskripsikan Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2018 di Desa Pejok Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro. Jenis penelitian ini ialah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang menekankan analisis terhadap data dan informasi yang dipaparkan, dikaji atau dianalisa dengan kaidah-kaidah, norma-norma atau ketentuan- ketentuan serta pedoman-pedoman yang seharusnya dipergunakan dan diterapkan pada topik kajian penelitian yang dijabarkan dalam fokus penelitian. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara umum prioritas penggunaan Dana Desa di Desa Pejok Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro masuk pada kategori cukup baik. Namun ada beberapa kekurangan yang ditemukan diantaranya adalah kurangnya partip-sipasi masyarakat dalam forum Musrembangdes, dan tidak adanya publikasi mengenai prioritas penggunaan Dana Desa oleh Pemerintah Desa di ruang publik.
Evaluasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah: (Studi Di Desa Gununganyar Kecamatan Soko Kabupaten Tuban) Swasanti, Ida
JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara) Vol. 4 No. 1 (2020): February 2020
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/jian.v4i1.362

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Desa Gununganyar Kecamatan Soko Kabupaten Tuban. Riset menggunakan teori evaluasi dari William N. Dunn, yang terdiri dari enam indikator utama. Yakni, efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Penelitian dengan metode deskriptif melalui pendekatan kualitatif. Metode Purposive Sampling digunakan dalam menentukan informan. Hasil penelitian, pada kriteria efektivitas sudah berjalan secara efektif, meskipun dalam penetapan penerima belum optimal karena sosialisasi yang masih kurang. Kriteria efisiensi juga sudah tercukupi karena seluruh usaha yang dilakukan berjalan dengan baik, namun belum bisa mencapai kriteria kecukupan karena swadaya dari KPB tidak tercipta. Sehingga, masyarakat penerima harus mengeluarkan dana lebih untuk upah tukang. Peneliti menyarankan agar peran serta fungsi seluruh aparat pelaksana ditingkatkan serta pemberian sanksi tegas apabila terjadi penyelewengan. Pemberian sosialisasi seharusnya dilakukan secara merata kepada seluruh lapisan masyarakat, perlu dilakukan pembinaan kepada warga dengan harapan terciptanya swadaya secara optimal.
Collaborative Governance Dalam Penanganan Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) Di Kabupaten Bojonegoro Devi Septiana, Alfita; Suprastiyo, Ahmad; Swasanti, Ida
JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara) Vol. 5 No. 1 (2021): February 2021
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/jian.v5i1.384

Abstract

Metodologi penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan, mencatat, analisis, dan menginterpretasikan kondisi yang terjadi atau ada. Informan dalam penelitian ini adalah 13 orang dari wilayah kecamatan Sumberrejo. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, kemudian penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh adalah bahwa : 1) Kondisi awal pembentukan tim Gugus Tugas bertujuan untuk meminimalisir jumlah masyarakat yang terpapar Covid-19, 2) Pembentukan tim Satgas hanya tersusun oleh beberapa aktor yang memiliki keterikatan dengan pemerintah, 3) Kepemimpinan di kecamatan Sumberrejo memanfaatkan kewenangannya dengan cukup baik dalam memengaruhi masyarakat untuk menaati prokes, 4) Proses kolaboratif dari Tim Gugus Tugas belum bisa dikatakan sebagai kolaborasi pendekatan Hexa Helix, karena belum ditemukan keterlibatan dari para akademisi, media massa, NGO, business, serta masyarakat yang terdampak. Kerjasama yang dilakukan melalui pembentukan Tim Gugus Tugas belum dapat dikatakan optimal jika dinilai dari pendekatan Hexa Helix. Kolaborasi dapat dikatakan optimal jika terdapat keterlibatan dari pihak- pihak yang berpengaruh dalam permasalahan yang terjadi. Seperti keterlibatan akademisi yang akan menyumbangkan pemikirannya sebagai masukan dalam kebijakan, peran business dan NGO dalam kontribusi materiil dan moriil bagi masyarakat. Berikutnya, peran media massa serta masyarakat yang terdampak dalam memengaruhi masyarakat lainnya untuk menaati prokes.